Day Breaker | EP24 | Berharap Dunia Tidak Ada Lagi Narkoba【INDO SUB】iQIYI Indonesia
[Tersedia subtitle Bahasa Indonesia] Hari ini… [Tujuh tahun lalu] adalah misi pertama kalian sejak bergabung dengan Tim Investigasi Gabungan. Ini juga pertama kalinya kalian menghadapi ujian hidup dan mati. Sebelum kalian melaksanakan tugas, aku akan mengatur tugas untuk kalian. [Impian] Kuberi kalian waktu 10 menit, tuliskan impian dalam hati kalian.
Tulis di kertas putih menggunakan pena di atas meja, dan masukkan ke dalam amplop. Lalu, tuliskan nama kalian dan serahkan padaku. Kalian bisa menggunakan imajinasi, dan berekspresi dengan bebas. Ide apa pun juga boleh. Bahkan boleh berasumsi. Berasumsi bahwa seumpama kalian sekarang bukan polisi anti narkoba, lalu siapa kalian? Kalian juga bisa menuliskan
Hal yang belum pernah kalian lakukan atau hal yang ingin dilakukan, lalu beri tahukan padaku. Ada apa? Karena sudah terbiasa memegang pistol, apa kalian tak bisa menggunakan pena lagi? Sudah tak bisa menulis lagi? Segera selesaikan tugasnya. Kalian sekarang masih punya waktu 8 menit. Kapten Guo. Katakan padaku, kenapa malah menyerahkan kertas kosong? Jangan bilang
Kalau kamu adalah mesin yang tidak berperasaan. Impianku sejak kecil adalah menjadi seorang polisi anti narkoba. Berhubung impianku sudah terwujud, jadi, aku tak perlu menulis lagi. Baik. Orang ini, adalah polisi senior anti narkoba, Ge Liang. Dalam sebuah aksi penangkapan 3 tahun yang lalu, dia jatuh ke saluran drainase, dan meninggal. Saat mayatnya ditemukan,
Tangan kanannya masih memegang erat kerah baju si penjahat narkoba. Saat itu kami bersama. Aku ingat impian yang dia tulis adalah ingin membuka pabrik peternakan ayam dengan kakaknya sendiri. Orang itu, Yuan Ye. Tahun lalu, dalam sebuah misi pengintaian, dia diserang oleh penjahat narkoba dan meninggal. Dia meninggal saat baru berusia 29 tahun.
Waktu itu, impian yang dia katakan padaku, adalah ingin menjadi seorang pilot. Dia ingin melihat Bumi dari langit yang tinggi, untuk melihat apa ada penjahat narkoba yang bersembunyi di sudut lain. Yang paling di belakang itu, Yang Jie. Saat dia meninggal, anaknya baru saja lahir. Tentu saja, bagi orang-orang biasa, harapannya sangat sederhana.
Dia hanya berharap anaknya tumbuh besar setiap harinya. Dia bisa melihat anaknya tumbuh menjadi dewasa. Sesederhana itulah harapannya. Namun, baginya, itu malah menjadi sebuah harapan yang tak bisa dicapai. Setiap orang di sini punya keinginan. Setiap orang memiliki harapan. Aku tidak bisa mengatakannya dengan sangat detail. Karena aku ingin melindungi keluarga mereka.
Kuharap kamu bisa mengerti caraku. Aku mengerti. Di dalam diri mereka, ada seorang prajurit yang memiliki darah dan daging. Lalu, justru para prajurit yang memiliki darah dan daging ini, malah tak punya batu nisan yang layak meski telah berkorban. Jadi, kita hanya bisa menggunakan cara ini untuk mengenang mereka. Aku berharap
Kamu juga adalah seorang prajurit yang memiliki darah dan daging. Sekarang, katakan yang sebenarnya padaku. Jika kamu tidak menjadi polisi anti narkoba, sebenarnya apa yang ingin kamu lakukan? Lapor, Kapten. Aku tak pernah berpikir sebelumnya. Aku hanya ingin menangkap penjahat narkoba. Baik, mulai hari ini, kamu boleh meninggalkan kepolisian. Jangan kira aku bercanda.
Jawaban kertas kosongmu memberitahuku, kamu adalah mata-mata yang sangat hebat. Kamu ingin aku menjadi mata-mata? Kuntuo, si gembong narkoba, membawa heroin no. 4 miliknya dan mencari pembeli di Asia Tenggara. Lalu, Pala adalah salah satu di antaranya. Kita butuh seseorang untuk bersembunyi di sekitar Pala, demi mendapatkan informasi tentang Kuntuo.
Atasan mengira bahwa bawahan Kuntuo, Liang Long, adalah sebuah celah masuk. Akan kukirimkan info terakhir gengnya padamu. Pikirkan baik-baik. Suatu hari, kita bisa saja menjadi orang di dalam batu nisan ini, dan akan menjadi sebuah batu nisan yang tak bernama dan tak dikunjungi orang, atau deretan tulisan yang tertulis dingin di koran,
Bahkan menjadi bajingan yang dibenci oleh orang yang paling kamu cintai. Setelah mengetahui semua ini, apa kamu masih ingin menyelesaikan misi? Aku bersedia. Baik. Ingat. Tak peduli kapan pun juga, kamu adalah seorang polisi anti narkoba. Kapten Guo, apa yang tertulis di kertas jawabanmu? [Day Breaker] [Episode 24] Bagaimana? Manajer… Apa bisa dibuat malam ini?
Tidak masalah. Tidak masalah? Setiap kali, kamu selalu bilang tidak masalah. Lalu, sebenarnya sebelum tengah malam atau larut tengah malam? Aku… aku usahakan. Sudah berapa tahun kamu bekerja di perusahaan? Sudah hampir 4 tahun. Sudah 4 tahun? Sudah 4 tahun, tetapi masih berada di posisi ini. Apa kamu tidak introspeksi diri?
Di usia yang canggung ini, kamu harus lebih berusaha daripada anak muda. Baik. Sudahlah. Cepat letakkan mobil-mobilan ini. Sudah sebesar ini masih saja suka bermimpi. Yang asli pun tak akan sanggup kamu beli. Manajer, maaf. Aku angkat telepon dulu. Halo? Ini aku. Apa? Baiklah. Aku akan segera ke sana. Kenapa menjawab telepon saat jam kerja?
Cepat kerja! Apa kamu tidak dengar perkataanku? Tidak ingin kerja lagi, ya? Cepat! Untuk apa kamu melepas kartu kerja? Aku sedang bicara denganmu! Kenapa kamu lepas kartu kerjanya? Kamu mau ke mana? Berhenti! Aku sedang bicara padamu, berhenti! Tidak ingin kerja lagi, ya? Aku sedang bicara padamu, berhenti! Mau ke mana? Kenapa menarikku? Lepaskan!
Apa yang mau kamu lakukan? Pergi menemui seseorang yang dijuluki Gajah. Di mana Luo Xiang? Bawa aku menemuinya. Minggir. Jika kamu minggir, akan kubawakan makanan enak untukmu. Ayo, kita berangkat. Bangun. Bukankah tadi sudah kubilang? Tunggulah kami dengan baik di rumah. Ada sedikit urusan yang harus kuurus. Aku akan segera kembali. Kamu tenang saja.
Aku pasti akan membawanya kembali. Bersabarlah menunggu kepulangan kami di kedai teh. Ayo. Sudah? Pulanglah. Ayo, kita pergi. Kita mau ke mana sekarang? Pusat komando. Petugas Su, selamat datang kembali ke tim. Kami sudah menerima surat rekomendasimu. Ini adalah balasan resmi dari atasan. Apa dia yang memberikannya pada kalian? Iya. Manajer, lihatlah.
Ini perdagangan manusia, ‘kan? Segera lapor polisi. Cepat! Apa beberapa mobil itu sudah diperiksa? Kuntuo yang mempersiapkannya terlebih dahulu. Apa masih belum ada kabar dari Luo Xiang? Saat ini, kita hanya bisa memastikan bahwa Luo Xiang dan Kuntuo dibawa pergi oleh beberapa mobil itu. Lalu, orang-orang yang baru saja melapor polisi itu
Adalah penduduk desa di sekitar Segitiga Emas. Apa yang sebenarnya ingin dilakukan Kuntuo ini? [Luar negeri] Aku bisa tampil kembali, aku sungguh harus berterima kasih padamu, karena telah membantuku menyingkirkan semua pesaing. Ternyata kamu itu mengambil keuntungan. Tidak, tidak, tidak. Yang benar adalah kami. Aku sangat mengagumi caramu bekerja.
Semua orang pasti akan membunuh gajah itu. Hanya kamu, yang berpikir untuk menggantinya dengan batu. Bahkan bisa dikatakan, kamu lebih pintar dari orang yang kamu gantikan. Aku bukan pengganti siapa pun. Aku adalah aku. Aku hanya ingin menjadi seorang polisi, dan hidup dengan tenang. Apa bagusnya jadi polisi? Huacheng dipenuhi dengan uang.
Asalkan kamu mau membungkuk dan bekerja sama dengan kami, kamu bisa memungut uang di mana pun. Jika ingin bekerja sama, aku hanya akan bekerja sama dengan orang di belakangmu. Siapa? Orang yang bisa menggantikan laporan autopsi. Katakan saja. Semuanya sudah siap. Kamu duduklah sebentar. Aku akan segera kembali. Kamu datang tepat waktu.
Orang ini dulu adalah saudara dekat Luo Xiang, sekarang dia menjadi bisu. Tiap hari, dia memberikan isyarat dan bilang kamu bukanlah Luo Xiang. Aku takut, jika dia terlalu banyak bicara dan tersebar ke telinga polisi, itu akan menghancurkan masa depanmu. Dari sekilas saja, dia terlihat seperti orang bodoh. Kamu percaya pada ucapannya? Bodoh atau tidak,
Kita akan tahu setelah mencobanya. Zhaoda Mingbai, aku tanya padamu. Apa ini Kak Xiang-mu? Aku tanya sekali lagi padamu. Apa ini Luo Xiang? Apa sudah dipikirkan dengan jelas? Kamu benar-benar orang bodoh. Apa maksudmu? Mengujiku? Zhaoda Mingbai, kamu sudah boleh pergi sekarang. Kamu seharusnya berterima kasih kepadaku. Sekarang, kamu baru benar-benar aman.
Apa kamu merasa sangat terkejut? Tak menyangka bahwa itu aku, ‘kan? Kamu sudah lulus ujian. Apa kamu bertanya-tanya kenapa Kuntuo bisa bersamaku? Aku yang menariknya keluar dari tumpukan mayat di Segitiga Emas. Mendukungnya selangkah demi selangkah hingga hari ini. Pantas saja dia selalu bersembunyi di Huacheng. Kamu yang mengatur semua ini? Tentu saja.
Tempat yang dilindungi olehku adalah yang paling aman. Karena kamu sudah lulus ujian, aku akan jujur padamu. Sekarang atasan mengawasi dengan ketat. Aku pun agak kurang leluasa. Bagaimanapun juga, dia adalah seorang penjahat narkoba. Jadi, selanjutnya kamu yang akan membantuku. Bantu aku berkomunikasi dengannya. Tahukah kamu kenapa kami menggunakanmu? Karena kamu bisa berakting.
Aktingmu sangat bagus. Kamu sudah membohongi semua orang, tetapi hanya aku saja yang tak bisa dibohongi. [Petugas Liao mengusulkan Rencana Tengah Malam.] [Direktur Bu dan Tim Investigasi Gabungan,] [memanfaatkan Rencana Tengah Malam ini.] [Mereka semua] [Liao Yongjia] [mengira bahwa mereka bisa mengendalikan seluruh situasinya.] [Namun, mereka tidak menyadari] [bahwa kamulah pemenang terbesar dari rencana ini.]
Halo, Tuan. Silakan sebelah sini. [Awalnya, aku berencana menyerahkan hal-hal ini] [pada Petugas Liao dan Yu Shenghai.] [Namun, mereka itu yang satu keras kepala,] [yang satu tidak bisa ditebak.] [Sungguh tak bisa ditugasi dengan tugas berat.] [Laporan Autopsi, Luo Xiang] Cepat, cepat jalan. Cepat! Cepat, cepat. Cepat, cepat, cepat. Berdiri dengan baik! Cepat, cepat.
Cepat, cepat, cepat. Cepat, cepat, cepat. Cepat! Cepat, cepat, cepat. Cepat, cepat, cepat. Cepat, cepat, cepat. Cepat turun! Kamu juga jangan terkejut. Semua ini adalah rencananya. Meski caranya agak kuno, tetapi mungkin saja berguna. Saat ini, aku tak bisa menampakkan diri. Bawalah dia berkeliling. Mau lari ke mana? Kembali! Kembali!
Aku tak pernah percaya dengan cara yang hebat. Aku hanya percaya pada orang. Hanya orang yang bisa dikontrol. Sudah lihat orang-orang ini? Asalkan bisa memberi mereka sedikit keuntungan, mereka sangat ingin menggali narkoba dari dalam perut rekan dan menelannya sendiri. Di matamu, mereka sama sekali bukanlah orang. Semua orang adalah alat, termasuk kamu dan aku.
Barang yang akan dibawa ke Asia Tenggara ada di dalam perut orang-orang ini. Apa kamu tidak dengar perkataan Wakil Direktur Sha? Dia tak akan muncul lagi. Pekerjaan yang tersisa akan diserahkan padamu. Berhenti! Berhenti, berhenti! Bangun, bangun! Telan! Cepat makan! Makan, cepat! Makan, cepat! Makan! Dia hanyalah sebuah alat. Diperbaiki sedikit masih bisa digunakan.
Kurung dia dulu. Ayo, ayo! Ayo, jalan! Cepat! Tunggu sebentar. Tak mau barangnya lagi? Bagimu, pilihanmu sangat penting. Pergilah. Ayo, jalan! Cepat! [Pemancarnya masih ada.] [Saat tengah malam nanti,] [biarkan anak-anak merangkak keluar ruangan,] [dan berikan pemancar di rak barang padaku.] Sini. Ada terowongan di sebelah toilet. Bawa semuanya pergi dulu. Bagaimana denganmu, Paman?
Cepat pergi. Hati-hati. Bagaimana? Apa ada kabar? Belum. Lapor. Baru saja menerima sebuah info koordinat. Periksa. 90 derajat Lintang Utara, 7,55 derajat Bujur Timur. Aku tahu di mana itu. Target sudah terkunci. Perhatian, semuanya. Lokasi target sudah terkunci. Semuanya berangkat! Cepat pergi! Berangkat! [Setia dan Patriotik] Berdasarkan informasi yang dikumpulkan Luo Xiang sebelumnya,
Lokasi spesifiknya sepertinya adalah peternakan terbengkalai yang dievakuasi Kuntuo 5 tahun yang lalu. Tidak perlu mewaspadainya lagi? Tidak perlu mengujinya lagi? Begini saja? Iya. Sudahlah. Baik. Mulai sekarang, urusan di sini akan diserahkan pada kalian berdua. Kita bertiga harus bersatu. Ayo. Berkurang 2 pengungsi. Apa yang terjadi? Tidak tahu. Kami menemukan ini di bawah.
Aku yang melakukannya. Apa kamu sedang mengulur waktu? Kamu sungguh Luo Xiang? Bos. Apa maksudnya? Kamu tahu bahwa dia benar adalah Luo Xiang, tetapi kamu masih menyuruhku memancingnya ke sini? Apa kamu sudah tahu rencana ini sejak awal? Kamu menjebakku! Lima tahun yang lalu, aku pernah kabur sekali.
Lalu, dipenjara selama 4 tahun di sebuah bilik. Aku tidak ingin kabur lagi! Baiklah, sebelum tertangkap, akan kucari kambing hitam. Selamat, Petugas Luo. Dengan kerja sama kita, kita berhasil membunuh Gembong Narkoba Kuntuo, dan membiarkannya mendapatkan hukuman yang pantas. Ke… kenapa? Kenapa kamu? Kamu tidak percaya? Jangan bilang kamu tidak percaya.
Aku sendiri pun tidak percaya. Namun, tidak ada cara lain. Bukti hilang bersama kematiannya. Selama kamu tidak mengatakannya, aku pun tak akan mengatakannya. Tidak ada yang tahu apa yang terjadi di sini. Bagaimana? Ingin hidup? Jika ingin hidup, kamu harus bekerja sama denganku. Kamu akan menjadi Kuntuo kedua. Petugas,
Orang-orang kami dikurung di dalam rumah itu. Bawa dia pergi dulu. Bagaimana? Pak, sanderanya ada di sana. Ayo. Bawa mereka pergi dari sini. Baik. Cepat. Mari berpencar mencarinya. Baik. Luo Xiang! Luo Xiang. Ini aku. Aku tahu itu kamu. Lima tahun ini, aku selalu memimpikan adegan seperti ini. Tembakan ini… sudah seharusnya kuhalangi dari awal.
♫Candu empati adalah kamu♫. Maaf. ♫Kamu yang berucap kata-kata kosong♫ ♫Keraguan datang dan pergi♫ Luo Xiang, ♫Disembunyikan dari kebenaran♫ jangan tinggalkan aku. ♫Pena yang dipegang erat itu♫ [Usai kali ini, kamu berencana melamar Kakak Ipar?] [Setelah hari ini selesai,] [semuanya adalah awal yang baru.] Katakan. Selama 5 tahun ini, kenapa kamu tidak datang mencariku?
Aku menyopir taksi selama 5 tahun, untuk menghindari masalah. Aku juga memberikan nama palsu untuk diriku, namanya Chen Mo. Sebenarnya kamu itu Chen Mo atau Luo Xiang? Kamu berharap siapa aku, maka aku adalah dia. [Menjadi Luo Xiang] pasti sangat sulit, ya? ♫Kilas balik romansa, air mata pun menetes♫ Pacarku suka makan pangsit buatan Anda.
Dulu dia sering membawaku kemari. Aku ingin belajar dan membuatkannya sendiri. ♫Tak berkelanjutan dan telah ditetapkan akhirnya♫ Suatu hari nanti, kamu akan ingin melarikan diri dari kubangan lumpur ini. ♫Memandang cinta, untuk keluar dari bayangan♫ Pada saat itu, aku akan membantumu sekuat tenaga, agar kamu dan Xi bisa hidup dengan normal. ♫Terpisahkan hingga akhir♫
Bukankah kamu bilang pada Liang Long, ingin membeli cincin berlian untuk melamarku? ♫Diam-diam menulis urutan dan merubah judul♫ ♫Membuat catatan saat kebencian terkumpul♫ Itu bohong. Bohong? ♫Aku bermusuhan dengan diriku sendiri♫ Baguslah kalau bohong. Apa kamu tahu? Mengagetkanku saja. Aku takut aktingku terlalu bagus. ♫Pena yang dipegang erat itu♫ Kamu terlalu mendalami peran.
Bagaimana kalau nanti tak bisa mengakhirinya? Baguslah kalau bohong. Aktingku juga tidak buruk. ♫Bertindak sebagai pelampias bagi bibir♫ Aku pergi dulu. Baik. [Ayah.] [seperti apakah dunia tanpa narkoba itu?] [Jika tidak ada narkoba di dunia ini,] [ia akan menjadi lebih terang] [daripada yang kita lihat.] Ini sulit sekali. Aku tak mau menghafalnya lagi.
Begitu banyak PR yang kamu pelajari dengan sangat cepat, kenapa masih tak bisa hafal daftar elemen? Ayo, anak baik. Aku mau main itu. Kamu harus mendengarkanku. Kamu harus memutarnya 3 ke kiri dan 3 ke kanan, lalu kamu tak boleh membiarkan cakarnya jatuh bebas. Sudahlah, tak main lagi!
Berusaha 2 hari pun masih tak bisa menangkapnya. Pasti ada orang yang melakukan sesuatu pada mesin ini. Jangan marah, jangan marah. Cepat, 2 kali lagi. Tambah, tambah… Mau tambah berapa lagi, Kak? Tambah 1 botol lagi. Jangan pelit. Baik, baik, baik. Tambah 1 botol lagi. Ayo, ayo, duduk dulu. Kuambilkan dulu untukmu.
Biar kuambilkan 1 botol alkohol untukmu. Sadarlah sedikit. Ini baru namanya saudara. Paman. Setiap hari cuma tahu minum arak! Duduklah di sini untuk menghilangkan efek alkohol! Paman, tidak apa-apa. Kak Xiong. Sudah datang? Itu, Kak Xiong… Barangnya sudah lengkap bulan lalu. Anda lihatlah ini. Tai, jelaskan padanya apa yang terjadi. Kak Hui,
Daging babi yang dikirim bulan lalu ada masalah dengan sertifikat karantinanya. Semuanya ditahan di sana. Karena hal ini, lisensi pemasaran pasar hasil pertanian kami berdua jadi dicabut. Ini adalah surat vonis hukuman. Seharusnya tidak begini! Siapa yang mengurusi masalah ini? Adik Ipar. Aku tak mau menghafalnya lagi. Di mana Xiang? Seharian aku tidak melihatnya.
Ada apa? Aku ingin menjadikan pemandian sebagai toko waralaba nasional. Bahkan aku juga sudah mencari bos investasinya. Halo. Aku adalah Cai Zhiming dari Grup Asia Selatan. Lingkup investasi perusahaan kami sangat luas, kami juga sangat tertarik dengan bagian makanan dan minuman. Bagus sekali kalau begitu. Silakan Anda duduk di sini sebentar,
Dan cobalah teh dari kedai teh kami yang sangat terkenal. Bantu aku menyambutnya. Baik. Kita bicarakan lagi nanti. Baik. Nyonya Bos. Aku mencari Petugas Liao. Petugas Liao yang mana? Petugas Liao Yongjia, sang pahlawan Huacheng. Lain kali jangan pakai baju ini kalau cari orang. Kamu akan menakuti semua tamu di tokoku. Maaf.
Aku baru dipindahkan dari Xiancheng. Aku sangat ingin bertemu dengannya. Oh ya, ini. Aku masuk ke akademi kepolisian setelah melihat posternya. Lalu, kenapa kamu tak mencarinya ke kantor? Aku sudah ke sana. Namun, saat aku ke sana, dia sudah pensiun, tak bisa bertemu dengannya. Lalu, kudengar, dia akan minum teh di sini setiap harinya. Maaf.
Apa dia ada di sini? Nyonya Bos. Bi… bisakah posterku diletakkan di sini? Kalau kamu melihatnya, suruh dia tanda tangan untukku di sini. Kumohon. Aku sudah mendengarnya. Tunggu sebentar. Nanti, bantu aku ambilkan pena. Polisi itu masih muda. Jika itu aku, hanya dengan mencium aroma teh, aku bisa menemukan keberadaan Petugas Liao.
Biarkan aku pensiun dengan santai. Jarang-jarang aku bisa lebih tenang. Bukankah aku sudah membiarkan ruangan ini untukmu, supaya bisa lebih tenang? Tidak perlu dilihat lagi. – Kamu tak punya bidak lagi. – Petugas Liao. Yu Shenghai dari Kantor Polisi Huacheng melapor pada Anda. Apa kamu bisa main ini? Bisa. Ayo, kamu saja. Kamu gantikan dia.
Ayo, kamu saja yang main. Apa sungguh bisa main? ♫Debu… apa sungguh bagai benar dan bukan?♫ Bisa, bisa. ♫Berteriak dan menghadapinya diam-diam, lalu mundur lagi♫ ♫Langit berkabut… jalan di depan adalah jurang maut♫ ♫Maju terus, perjuangan adalah akhir♫ ♫Mengarungi gunung dan melangkah maju♫ ♫Tak akan berani menjatuhkan keyakinan kemenangan dengan mudah♫
♫Menembus malam yang gelap dengan tanpa takut pada bahaya ini♫ [Ketika rekan kita menghadapi bahaya] [dan tetap maju tak gentar,] ♫Mencari sisi kebebasan♫ [apa mereka akan bertanya kenapa?] [Ketika mereka mengorbankan nyawa] [demi impian yang tidak beracun,] ♫Mengarungi gunung dan melangkah maju♫ [apa mereka akan bertanya kenapa?] [Ketika mereka melepaskan martabat
[dan kemuliaan demi usaha pemberantasan narkoba,] ♫Tak akan berani menjatuhkan keyakinan kemenangan dengan mudah♫ [apa mereka akan bertanya kenapa?] ♫Menembus malam yang gelap dan tertawa melihat indahnya dunia♫ [Menggunakan hidup sebagai pisau, menggunakan darah segar untuk berperang.] [Di dunia yang makmur ini,] [selalu akan ada orang yang maju menanggung beban dari ribuan orang.]
♫Api yang tak pernah padam, akan dinyalakan♫ [Film ini didedikasikan] [untuk semua polisi anti narkoba yang berani.] [Menurut statistik,] [jumlah pemakai narkoba di seluruh dunia pada tahun 2020] [mencapai sekitar 2,75 miliar.] [Narkoba mencelakai nyawa,] [menghancurkan keluarga dan masyarakat,] [serta telah menjadi musuh bersama dari seluruh umat manusia.] [Hargai hidup, jauhi narkoba,]
[gerakan anti narkoba tidak bisa ditunda!] [Pahlawan tak akan pernah mati, gerakan anti narkoba juga tak akan berhenti.] [Hanya berharap dunia ini tidak ada narkoba dan damai sentosa!]