【FULL】Flavour It’s Yours EP21【INDO SUB】| iQiyi Indonesia

Sudah bangun. Apakah kamu tahu di dunia ini siapa yang paling kaya? Bill Gates, Warren Buffet, Jack Ma. Siapa kalau begitu? Ultraman. Ultraman? Karena di semua ATM, tertulis namanya. ATM. Lu Weixun. Kamu lagi bercanda ya? Tidak lucu ya! Tetap saja kamu lebih cocok kalau tertawa, karena dasarnya pun tidak cantik.

Kalau sedih malah semakin jelek. Kamu! Lalu aku demi siapa lagi? Demi aku… demi aku… Tahu kalau kamu masih… Tenang saja. Kita pasti bisa menang. Percalayah padaku. Makanlah. Enak tidak? Perlombaan ini total ada 3 babak. Babak pertama, silahkan kedua pihak mengeluarkan satu perwakilan. Pilih tiga macam arak untuk lawan. Satu orang lainnya menguji.

Tuliskan informasi kualitas dan informasi pabrik anggur. Total 15 menit. Apakah sudah siap? Sudah. Mari mulai. Silahkan. Blackberry, cherry, raspberry, juga ada rasa Licorice, kopi, dan tanah. Ini terlalu mudah. Gelas pertama. Blueberry, kismis hitam, blackberry yang menawan. Rasa buah yang pekat, disajikan dengan mawar, adas besar. Aroma rempah-rempah panggang. Tekstur yang creamy dan berlapis-lapis.

Kandungan tanin yang lembut bagaikan beludru. Terselubung dengan rasa buah hitam. Membawa rasa segar dari jus buah. Keseimbangan struktur keasaman. Sisa rasa yang tahan lama. Juga dengan sedikit sentuhan, rasa coklat hitam. Gelas kedua. Strawberry, Licorice. Rasa kuat menyengat saat masuk ke dalam mulut. Ada lapisan dan rasa mendalam. Juga ada plum, mulberry, syrah.

Namun tidak biasa, rasanya lebih padat kental. Strukturnya rumit namun tidak kehilangan keseimbangannya. Ini adalah, gelas ketiga. Berhenti. Waktu selesai. Babak pertama berakhir. Kalau begitu mari kita lihat, anggur merah gelas pertama. Karya nomor satu. Lembah Napa, Amerika Serikat. Ini adalah gelas pertama. Gelas kedua, Anggur merah shiraz dari Delenburg. Lembah Mc laren Australia

Maka gelas terakhir, gelas ini adalah Anggur merah kering khas dari Chateau Pavie Prancis. Ketiga botol arak merah milik Nona He semuanya terjawab dengan benar. Lalu sekarang… Adalah saatnya kita lihat ketiga botol arak dari Tuan Lu. Botol pertama, Anggur merah dari Chateau Angelus Prancis dan lainnya. Ini adalah botol pertama yang Tuan Lu cicipi.

Botol kedua adalah Kilang Anggur Bocasterle Prancis. Anggur merah dari Chateau de Beaucastel Hommage a Jacques Perrin, Prancis. Untuk botol terakhir. Penfolds Koonunga Hill Shiraz, Australia. Anggur merah kering Cabernet Sauvignon. Botol arak ketiga Tuan Lu dijawab dengan salah. Makanya, Pemenang dari babak kita yang pertama adalah… Lu Weixun dan He Buzui. Selamat!

Ternyata adalah model perkenalan dari syrah series. Shiraz Australia. Satu kategori dijual dengan harga jual mulai dari 100. Anggur biasa tanpa ciri khas apapun. Lu Weixun, sangat licik bukan. Ya. Kamu benar-benar telah menemukan titik butaku. Kamu telah terlalu lama meninggalkan bidang ini. Tidak mengerti lagi selera konsumen sekarang. Aku rasa hanya kebetulan. Paman Wan.

Buzui… Bagaimana kabar akhir-akhir ini? Kami semua baik, kamu tenang saja. Baiklah. Direktur Lu, terima kasih. Sini sini sini… duduk. Baik baik. Anakmu Zeze bagaimana kondisinya sekarang? Terima kasih banyak atas perhatianmu. Dia sangat sehat sekarang. Syukurlah kalau begitu. Direktur Lu, Terima kasih banyak atas kesempatan yang diberikan Anda di saat itu,

Sehingga saya bisa membayar biaya operasi Zeze, barulah hubungan sebagai ayah dan anak kami bisa tahan sampai sekarangp. Jangan bicara begitu. Paman Wan dengan ayahmu begitu dekat. Ini juga sangat kebetulan, bukan? Nona muda itu, kamu mengenalnya. Dia adalah anak perempuan dari Kilang Anggur keluarga He. Siapa? Anak perempuan dari He Wangyou. Aku sudah ingat.

Silahkan silahkan… Baik. Ayo kita pergi. Paman Wan Kami sudah selesai makan. Kalau begitu kami pamit dulu. Baik baik. Sampai jumpa, Paman. Sampai jumpa. Zeze. Dokter menyarankan menginap untuk sementara waktu. Sebagai proses penyembuhan. Aku tidak sakit. Zeze. Direktur Wan juga demi kebaikanmu. Babak kedua. Disini ada 101 gelas arak merah,

Dan kedua belah pihak mulai menguji di saat bersamaan. Pertama-tama, pihak yang dapat menulis lima puluh satu nama anggur dengan benar, dia lah yang menang. Apakah kalian sudah siap? Siap. Pertandingan dimulai. Ayo! Kamu bisa! Baik! Kita lanjutkan. Guru. Tidak perlu. Tidak perlu membuang-buang waktu. Kita sudah menang. Kurangi sifat menyepelekan orang.

Selain itu mereka juga bukannya bisa selalu menebak dengan jitu. Jangan terpengaruh, kita lanjutkan. Pin Lizhu, cepat pergi! Pemenang dari babak kedua adalah Lu Linong dan Mu Chunfeng. Selamat. Maaf. Aku seharusnya lebih cepat lagi. Tidak apa-apa. Kamu sudah melakukan yang terbaik. Kenapa? Tidak apa-apa. Hanya kamu yang selembut ini, aku tidak begitu terbiasa.

Jika kembali ke masa lalu, kalau kamu kalah, pertandingan akan menjadi lebih sengit. Ayo bertempur. Sampai jumpa besok. Babak ketiga kita pasti akan menang. Sampai jumpa besok. Selamat malam. Selamat malam. Rencana akuisisi kali ini, kita bicarakan lagi rabu ini. Kamu atur waktu meeting setelah jam 2. Kamu tunggu. Jangan kamu buang-buang waktu lagi.

Sistem babak ketiga mirip dengan babak kedua. Bahkan secocok-cocoknya kamu dengan Nona He tetap saja kalian berdua. Kamu tidak ada peluang menang. Jangan-jangan kamu sudah lupa, Kemampuan indra pengecapku Semuanyakarena hatimu yang telah melatihnya. Menyangkalku, sama dengan menyangkal dirimu sendiri. Aku percaya dengan diriku sendiri. Xun. Setiap satu gelas air. Sebelumnya,

Pernah merendam satu macam buah. Kamu harus teliti dalam mencicipi, lalu beritahu aku buah apa yang kurendam itu. Gelas ini pernah untuk merendam semangka. Betul. Gelas berikutnya. Gelas ini tidak pernah untuk merendam buah. Gelas ini pernah untuk merendam peppermint. Tapi kan peppermint bukan buah. Sangat cerdas. Anak baik. Jika boleh mengembalikan harapan ibu,

Aku juga ingin kembali ke saat itu. Apakah kamu sungguh mengerti ibumu? Ini… apakah ini bukan mimpi? Melainkan ingatanku yang hilang? Halo. Yi Nanke, ada sesuatu hal yang ingin kuberitahu padamu. Tapi aku juga tidak bisa memastikan kebenarannya. Hal yang tidak bisa dipastikan lebih baik tidak usah dibicarakan. Kamu tunggu sebentar.

Di bagian bawah tanah dari pabrik anggur yang lama, Kemungkinan ada terkubur seseorang. Apa katamu? Sejak indra pengecapku kembali, yaitu sejak aku meminum Arak Bunga Pir, aku sering bermimpi hal-hal yang aneh. Kira-kira… di hari dimana aku terjatuh ke dalam tempayan arak, bersamaan dengan malam dimana ayahku tersesat. Benar. Aku selalu memimpikan satu orang.

Dia memakai baju hitam. Siapakah dia? Aku tidak tahu. Aku tidak dapat lihat jelas wajahnya. Jadi orang berjubah hitam yang kamu bilang itu, adalah orang yang mengubur seseorang di pabrik anggur bawah tanah bukan? Benar. Ternyata begini. Kalau begitu harus lapor polisi. Namun… Aku tidak bisa meyakinkan. Apakah itu adalah mimpi

Atau ingatanku yang telah hilang. Bisa jadi karena aku berpikir terlalu banyak. Terlebih lagi tidak ada bukti, tidak bisa sembarangan lapor polisi. Apakah benar atau tidak, pergi lihat saja pasti akan tahu. Lain hari kita pergi lihat bersama ya. Pergi sekaranglah. Sekarang? Bagaimana perginya? Barangkali teman-teman yang bersamamu saat itu Mungkin saja bisa membantu. Aku,

Yi Nanke. Aku, Teman saat itu. Kakak De, Buzui Paman Wan. Sudah selarut ini mau ngapain keluar rumah? Aku mau bertemu teman. Sudah selarut ini masih mau bertemu teman? Bukan, ituloh arti dari yang Paman bicarakan itu. Kamu lihat langit sudah gelap, sudah selarut ini, benar kan? Kamu perempuan seorang diri keluar tidak aman.

Kalau tidak aku antar kamu pergi saja ya. Tidak perlu, Paman. Aku naik taksi saja tidak apa kok. Sangat mudah. Siapa nama temanmu? Namanya Yi Nanke. Kami keluar untuk menyelesaikan suatu hal. Ketika masalah sudah selesai aku akan pulang secepatnya. Anda tenang saja ya. Sampai jumpa, Paman. Kamu juga datang. Apa yang kalian lakukan?

Kakak Dao ini ada kesulitan, kita harus bantu. Jalan… saudara-saudara… Bagaimana kamu bicara dengan mereka? Tidak ada yang perlu dibicarakan dengan mereka. Kasih uang sudah cukup. Pergi tidak? Yi Nanke. Apakah kamu tidak merasa kita pergi begini terlalu terburu-buru? Kamu masih ingin ada seorang bos kambing keluar? Sebentar lagi kita pergi main mahjong.

Mengalahkanku waktu itu. Tanganku sampai gatal. Sudah lama tidak pernah main lagi. Baiklah… Kamu temani saya, temanilah. Cepat kembali. Hanya tahu jalan terus tapi tidak lihat ada orang di depan. Ada orang menjaga. Apa yang harus dilakukan? Aku punya cara untuk masuk. Aku dulu kan pernah menjadi satpam, sedikit tahu rahasia dibidang ini.

Mencoba masuk sebenarnya tidak masalah. Tapi sejauh ini, perubahan di dalam pabrik tentu tidak sedikit. Untuk menemukan posisi ditahun itu. Masih butuh waktu. Kalau begitu biarkan mereka yang menyadarinya saja. Apa maksudnya? Mengalihkan fokus. Mengalihkan fokus? Mengalihkan fokus. Beibei. Beibei. Beibei… Beibei… Beibei cepat kembali ke ayah sini. Ada apa ini?

Kenapa kamu meninggalkan ayah, Beibei? Ngapain sih? Ada apa? Teriak apa?? Beibei kami lari ke tempat kalian ini. Siapa Beibei? Itu anjing keluarga kami. Dia masuk ke dalam. Cepat buka pintunya. -Aku mencari anjing?? -Anjing apa? Disini tidak ada anjing. Disini adalah Gudang Wanjia. Property atas nama Grup Keluarga Lu. Pernah dengar Grup Keluarga Lu?

Aku beritahu kamu, kalau mau mencari anjing carilah ke tempat lain. Disini tidak ada. Pergi pergi pergi! Kenapa kamu bicara seperti ini? Ada apa dengan Gudang Wanjia? Ada apa dengan Grup Keluarga Lu? Grup Keluarga Lu juga tidak bisa mencuri anjing keluarga kami. Aku suruh kamu pergi, kamu cepat pergi, dengar tidak?!

Tidak mengerti bahasa orang ya? Buka atau tidak?! Aku tidak buka! Kau buka atau tidak?! Tidak buka! -Beibei -Turun! Ayo turun! Beibei… -Turunlah Beibei… Apa yang kamu lakukan! Cepat turun! -Turun sini, -Beibei… -Beibei… -Turun ayo turun turun… ngapain sih? Saudara-saudara semuanya keluar. Turun turun… Ada apa? Jangan buat masalah disini! Turun! Turun!

-Kenapa kalian memukul orang? -Apa-apaan ini?! Kenapa?! Yi Nanke. Hati-hati… Ada perkelahian di sebelah sana, cepat bantu. Datang datang… Apakah kamu masih ingat bahwa disitu? Perubahan disini sungguh terlalu besar. Aku harus berpikir. Sepertinya adalah gudang ini. Ayo. Kira-kira disini. Kalian orang sebanyak ini mengintimidasi orang yang sedikit ya? Apa? Apa-apaan kamu ini?

Siapa? Di momen vital ini, bergegaslah pergi! Pukul aku, ya kan? Apa? Bagaimana? – Pukul aku! – apa? -Baiklah. Tidak bisa! Bisa! Pukul kamu bagaimana? Xiongda, Xionger. Bergegas masuk. Hentikan! Hentikan semuanya! Ngapain? Kalian semua turun. Cepat turun sini, turun. Beri aku masuk. Jangan mengacau, masuk kedalam. Hentikan aku. Bangun. Cepat pergi.

– kejar! -pergi! -cepat kejar! Jangan lari, kejar! Berhenti! Pergi ke kamu sana! Kejar aku! Berhenti! Halo… Halo… Direktur Wan. Ada masalah di gudang sana. Masalah apa? Katanya ada seseorang tidak dikenal yang memaksa masuk ke dalam Gudang. Apakah orangnya sudah tertangkap? Masih belum. Ohya, Direktur Wan. Yi Nanke dan He Buzui hilang.

Kenapa sebodoh ini? Badan keamanan menanyakan apakah mau dilaporkan polisi? Tidak bisa. Tidak bisa lapor polisi. Tunggu aku kesana. Baik. Aku pergi sebentar. Kamu jaga baik-baik Tuan Muda. Baik. Tuan Zhong. Disini… disini… Kejar… cepat! Jangan lari! Berhenti disana! Berhenti! Disini. Kakak Dao. Ambil senjata… ambil senjata… Jujur sedikit… jujurlah… Ngapain kamu… taruh barang-barang.

Lepaskan. Taruh. Kakak Dao… kakak Dao… Cepat kamu gali. Aku bantu kamu lihat mereka. Apa ini? Sepertinya ini adalah cincin nikah orangtuaku. Sungguh. Ternyata sungguhan. Hentikan. Lapor polisi. Betul, lapor polisi. Jangan… jangan… Kakak Dao… Masalah lapor polisi ini kita pikirkan lagi ya. Tidak, ini… Direktur Wan. Direktur Wan. Akhirnya Anda datang.

Siapa yang lapor polisi? Bukan orang kita. Sudah berapa lama polisi datang? Sudah ada beberapa saat. Kesini dan memukul kami. Aku juga tidak tahu apa yang terjadi. Ada apa dengan semua ini? Masuk lalu memukul. Kelompok ini merampok gudang kami pada malam hari. Sedang merencanakan sesuatu. Memukul dengan sangat kejam.

Kami menerima telepon menyampaikan mengenai kasus pembunuhan. Pembunuhan. Kamu brengsek omong kosong saja! Diam! Bicaralah. Apa yang terjadi? Kemungkinan di bawah tanah sini terkubur ayahku yang sudah 20 tahun hilang. Ini, kepolisian. Ini tidak mungkin. Merupakan hal yang sama sekali tidak mungkin. Astaga… Keterlaluan! Kakak. Ini menakutkan. Aku takut. Apa yang kamu takutkan?

Kita bersaudara sekarang juga. orang yang sudah pernah melihat besarnya dunia. Salam, Direktur Wan… Direktur Wan., Direktur Wan… Direktur Wan… Polisi seperjuangan, salam hangat. Salam… salam… Kamu lihat. Sudah selarut ini masih merepotkanmu. Paman Wan Sungguh mohon maaf. Kamu kenal dia. Kalau ada apa-apa bicarakan saja padaku.

Dia adalah teman kerja lama ayah saya dulu di pabrik anggur. Kami menerima telepon menyampaikan bahwa disini ada kasus pembunuhan. Seharusnya kamu juga kenal. Buzui? Kenapa kamu juga disini? Kamu kenal mereka? Ya. Aku kenal wanita ini. Buzui… Dia itu adalah teman yang ingin kamu temui. Nakalnya… Cepat kembali. Bos Wan. Apakah Anda tahu?

Bagian bawah tanah tempat Anda disini kemungkinan terkubur seseorang. Nak… Perkataan ini tidak bisa sembarangan bicara. Ini adalah bukti. Simpan baik. Apakah masalah terbukti. Pihak keamanan kita akan menggali dalam masalah. Sebelum masalah terselesaikan, semuanya tidak diperbolehkan pergi. Pergi ke kantor dulu untuk mencatatnya. Semuanya. Gawat.