【FULL】Standing in the Time EP20【INDO SUB】| iQiyi Indonesia

Standing in the Time Episode 20 Saya pasti tidak bisa ambil foto buku saya. Kamu pernah tanda tangan kontrak, ini adalah kontrak yang ada hukumnya. Memutuskan kontrak denda 1.000.000 RMB. Foto atau tidak foto? Apakah kamu sedang berlari ke arah saya? Xia Fan bisa menyukaimu. Kamu jangan memandang tinggi diri sendiri. Cinta, haruslah dirasakan sendiri

Kamu barulah tahu, apakah cocok untuk sendiri? Jangan sampai saat terluka, baru menyesal. Konten fashion Sementara masih Xiao Mo mewakili sebagai penangung jawab. Kegiatan pemilihan pimpinan model, sangat dipeduli, baik dari internet juga sangat tinggi. Hasil dari 2 model boleh dibilang imbang. Sekarang berdasarkan pembaca dari internet hasil voting mengumumkan sebagai Resa kami,

Model spesial terpilih adalah… Zhou Zimo. Selamat… Ke depannya majalah berharap pada Zhou Zimo untuk menarik para pambaca. Kamu harus membantu saya. Sayalah yang harus mengucapkan selamat ke kamu. Walaupun cuma penanggung jawab sementara, tapi saya rasa kamu punya kemampuan melakasanakan tugas ini. Zhou zimo di majalah Resa bisa berkembang lebih bagus. Kamu jangan sungkan.

Kamu bisa menarik Zhou Zimo, model yang begitu bagus. Dan lagi kamu terhadap dia, arah harus tepat, tidak heran Amanda lebih memandang kamu. Zhou Zimo kedepannya lebih mementingkan kamu, lebih banyak perhatian. Tenanglah, model yang begitu bagus saya pasti pergunakan sebaik baiknya. Selamat ya Xia Fan, saya merasa Zhou Zimo pasti bisa terpilih. Terima kasih.

Tadi sewaktu editor mengumumkan, wajah Xiao Mo tidak bagus. Li Xiao, pimpinan sudah mengatur naskah koreksi dua ke kamu. “Cinta” Cheng Anye. Sepertinya kamu ambil naskah ini baru beberapa hari kan? Cerita apa? Imajinasi, dewa, cinta. Liu Haochen… Kamu koreksi pertama, proofreading pertama sangat mudah. Saya bukan proofreading pertama, kamu proofreading sekali lagi dengan benar

Sudah boleh. Tapi saya merasa novel ini sepertinya pernah lihat sebelumnya. Sepertinya saat proofreading, kamu melihat bagian depan belakangnya secara alami Muncul. Perasaan sepertinya ada di internet sebelumnya, sama persis. Saya ingat ada seorang penulis, sepertinya 4 huruf. 4 huruf? Kakak Shitou, kamu lihat Liu Haochen. 4 huruf dia juga ingat, dia pemeriksa buku

Di test dengan baik. Sudahlah, mengerti. Mengerti apa? Kamu harus ungkit ke penaggung jawab. Jangan main lagi! Jangan bercanda saya sedang naik level. Bilang ke saya juga tidak ada hubungannya, jangan urusin dia. Apa maksud kamu tidak ada hubungannya denganmu? Forum apa yang kamu cerita itu? Saat SMA, saya di forum Xin Ya.

Forum Xin Ya? Forum Xin Ya, Forum Xin Ya. Kak Shitou lihat dia! Liu Haochen… Kamu salah ingat kali, tidak ada di Forum Xin Ya. Tidak mungkin, waktu itu yang saya pergi adalah Forum Xin Ya. Kalau begitu masalah apa? Zimo, kamu lihat kata kata ini begitu familiar, punya gambaran tidak siapa yang tulis? Xiao…

Xia Fan, saya ingat kamu bilang saat kamu SMA, suka melihat novel cinta bukan? Iya, kenapa? Kamu punya gambaran tidak ada sebuah buku namanya “Cinta” tentang imajinasi. Pemeran laki-laki, pemeran laki-laki, pemeran laki-laki namanya Fan Ye, kamu masih ada gambaran kah? Saya ingat, saya ingat. Tapi saya cuma ingat nama buku. Bukanlah ini.

Namanya apa saya lupa. Jadi kamu ingatnya dimana? Kelihatan kan? Forum Xin Ya. Saya mencarinya, tapi di Xin Ya tidak ada. Bukankah kamu langsung memasukan nama naskahnya, tidak bisa. Waktu itu saya dari dalam label langsung download. Begini, nanti aku carikan untuk kamu. Setelah ketemu kabarin kamu oke? Xiao, saya tidak ngomong dengan kamu dulu.

Rapatku segera telat. Begitu dulu yah. Baik lah terima kasih, kamu sibuk dulu, sampai jumpa. Novel imajinasi, saya paling tidak mau baca. Sekelilingku juga tidak ada teman yang menulis novel jenis ini. Cari tempat parkir? Iya… Rapat saya segera telat, disini juga tidak ada. Parkirkan saya di sini. Kalau kamu? Apa aku? Punyaku adalah punyamu,

Punyamu adalah punyaku. Kata-kata bagian depan boleh juga, yang terakhir tidak usah. Parkir tidak? Kamu membiarkan aku. Menunggu sponsor Ibes terhadap majalah Resa sangat lah tertarik, terutama terhadap Zhou Zimo. Zimo sekarang dia adalah pimpinan. Pasti penting untuk di didik. Semua editor sewaktu memilih pertanyaan, harus fokus ke dia. Dan lagi sekarang

Produk artis majalah kami, masker Xiao Mi Hu sudah menandatangani kontrak dengan kami. Xiao mo, kerjaan Zimo ini sekarang kamu yang pegang. Jadi lain kali di kerjaan, kamu boleh berduaan dengan Zimo berkomunikasi, tidak perlu melalui Xia Fan lagi. Ini… Ini saya putuskan mendadak, saya ingin bersama kalian berdua berunding. Begini, Amanda,

Saya dan Zimo sudah bekerja sama lama. Saya sudah tahu sifatnya. Saya khawatir tiba-tiba tukar orang, mungkin bisa ada masalah. Iya. Saya juga merasa Zhou Zimo dan Xia fan sudah lama, sekarang tukar orang tidak terlalu cocok. Jika tidak anda… Xia Fan, tahun depan di bulan ke 2 topik valentine day.

Sekarang kamu bisa mulai kerjakan. Saya rasa Xiao Mo dan Zimo komunikasi berdua tidak hanya bisa meningkatkan kualitas kerja, juga bisa mengurangi beban pekerjaan kamu. Amanda, kalau tidak kamu diskusikan dulu. Maksud kamu? Lihat maksud dari Zhou Zimo sendiri Saya semua oke. Baiklah. Kamu cari waktu bicarakan dengan dia. Baiklah, kalian sibuk dulu.

Siang ini makannya bagaimana? Tidak enak, tidak ada selera. Ma, saya sudah datang. Fanfan… Ada, ada. Papa… Sudah tahu, sudah tahu. Saya telepon sekarang, kamu sudah bangun dan ketemu. Tidur sebentar, tidur sebentar. Bawa barang lagi? Ada barang tua dari rumah jadi bawa ke sini, kasih dia lihat lagi. Sebenarnya, panti jompo sekarang ini,

Kamu adalah yang paling rajin. Sudah seharusnya. Dia adalah mama saya, dengan begitu hatinya bisa lebih baik Benarkan? Ada masalah panggil saya. Iya. Mama ingat ini tidak? Kamu belikan aku lampu pelindung amat. Saya bawa kemari untukmu. Ini adalah kamarmu, di dekat tempat tidur ada bel, saya bawa kemari untuk kamu. Letakan disini.

Masih ingat ini? Kamu rajut untuk saya… Baju sweater, juga belum selesai. Kerja 3 hari malas 2 hari. Ini kamu buatkan untuk papa aku syal rajut, juga belum selesai. Saya letakan disini. Saat mau rajut, kamu rajut. Ingat ini tidak? Saat tahun baru lalu, kita foto keluarga. Papa saya datang telat akhirnya,

Tapi di studio foto. Saya dan papa berteriak. Melihat masih ada apa? Kamu masih ingat tidak? Saya sebelum ujian perguruan tinggi menggunakan duit angpau membeli radio. Masih ingat tidak? Bagaimanapun marahin saya, bilang saya tidak ada kerjaan pasti. Selalu dengerin lagu percintaan, tidak belajar dengan baik, tidak kerja dengan baik. E-book. Li Xiao,

Buku yang kamu mau sudah saya carikan. Namanya “Kota Cahaya” karya Situ Jiayi. Liu Haochen, nama buku “Kota Cahaya”, penulis Situ Jiayi. Kenal tidak? Benar, benar, benar, adalah Situ Jiayi. Kak Shitou… Sudah pulang. Pimpinan redaksi bilang apa? Sudah lewat iya kan? Lewat… Sudah ku katakan padamu, mainan kamu ini tidak bisa lewat.

Serangga tidak berkaki, semua belum terjual sama sekali. Kamu masih menulis benda yang belum pasti. Ini namanya pengetahuan. Jika kamu tidak tahu, kamu boleh komen sesuka kamu. Pengetahuan sastra? Saya beri tahu kamu apa itu pengetahuan sastra. Jika orang bisa mengerti barulah namanya pengetahuan sastra. Tulisan kamu ini, penggunaan kata-kata tidak biasa, intinya tidak jelas.

Sama sekali tidak ada orang mengerti kamu tahu tidak? Dan lagi satu buku ini semuanya penuh dengan emosi. Ada makna kenyataan tidak? Kamu pikir bisa kode tulisan artinya bisa menulis? Kamu kenal tulisan bisa jadi editor? Apa katamu? Katakan sekali lagi! Editor Wu. Saya bilang. Apa? Cheng Anye. Cheng Anye sudah datang.

Apa kabar? Apa kabar? Apa kabar? Cepat, cepat, silahkan masuk. Buku kalian bisa ada di Dong fan, saya merasa sungguh bangga. Saya ingin membentuk kerjasama ini. Mari, duduk, duduk, duduk . Semoga buku baru kita bisa terjual . Semuanya berjalan mulus. Kamu sudah bawa ini ya? Edit. Kamu adalah Lei Yang? Cheng Anye…

Benar, benar, benar, adalah saya. Maaf, maaf. Lama tidak bertemu, sudah berapa tahun? Kamu lihat. Kalian berdua adalah kenalan lama. Bukankah begitu? Konsep baru saat itu, waktu berlalu dengan cepat. Jangan-jangan kamu punya karya baru mau ditunjukan? Yang juga adalah tanggung jawab dari Editor Wu? Iya. Buku baru orang lain sudah keluar beberapa waktu.

Oh iya? Bagaimana penjualannya? Buku kamu saya pasti baca dengan baik. Tidak masalah. Anye, ini… Ini semua? Nanti saat kamu pergi, ambil saja sesuka hati. Mau berapa ada berapa. Baik, baik, baik. Semuanya ada tanda tangan Lei Yang. Oh ya? Editor Wu, anda tahu tidak waktu itu Lei Yang kita si ganteng yang diakui.

Kelompok B sebagai penulis juara 1. Pemuda yang cepat sukses. Saat itu saya hanyalah nominasi group C. Tahun itu ya tahun itu, sekarang sudah beda. Sekarang kamu adalah penulis muda yang laris. Mana? Dimana? Itu saya ada sedikit masalah, lain hari ngobrol lagi. Kamu masih sibuk? Jangan pergi, jangan buru-buru. Duduk, mari duduk,

Semuanya duduk, semuanya duduk. Jumpa teman lama, ngobrol bernostalgia, sungguh baik. Jangan buru-buru, hari ini ada pemotretan. Foto apa? Cover buku baru. Kalian tidak tahu? Lei Yang adalah dibawah Dong Fan majalah fashion. Model pria utama Resa. Model? Hebat! Sungguh banyak keahliannya. Kalian berdua bernostalgia, ngobrol yang baik. Lei Yang kamu juga ngobrol dengan dia.

Saling bertukar informasi. Saya dan manager kamu membahas masalah buku. Kalian ngobrol daja, kita ngobrol kita punya. Kamu kenapa? Duduk tidak tenang. Wu Yu tidak membalas pesan saya. Tidak! Kamu beneran menghubungi Wu Yu? Tentu saja. Saya adalah penanggung jawab, penulis yang dia tanggung terlibat dalam penjiplakan. Saya tidak hubungi dia, hubungi siapa?

Saya kali ini tidak melewati level. Saya duluan ke penanggung jawab, menungkit kecurigaan saya. Sangat bagus Li Xiao, kali ini ada kemajuan, kerja tidak sembrono. Terima kasih pimpinan. Kamu kenapa pergi? Cari dia. Pimpinan Lu, ini tidaklah sembrono? Dengar dari penanggung jawab Wu bahwa buku kamu Serangga Tidak Berkaki Adalah serangga mana? Ada hama,

Serangga Tidak Berkaki. Ada bakat, yang dalam. Saya pasti baca baik-baik Tidak usah. Buku saya, juga bukan cara kerjamu. Perkiraan saya kamu tidak mengerti. Bagaimana dengan penjualan? Penjualan… Untuk sebuah buku pentingkah? Kita semua adalah penulis yang penting… Isinya. Konten jadi raja. Kamu tahu artinya? Konten dalam buku Anye pembaca harus mengerti, dan merasakan.

Kamu serangga tak berkaki, nama buku saja tidak mengerti. Anye saya masih punya sedikit masalah, kita lain hari ngobrol lagi. Saya kirimin kamu wechat, kamu kenapa tidak membalas saya? Zimo… Ada masalah apa? Saya datang ada satu hal penting yang mau beritahu kalian. Kamu bertangganggung jawab atas “Cinta” adalah menjiplak.

Xia Fan sudah memberitahu aku penulis aslinya. Kota Cayhaya. Penulisnya Situ Jiayi. Bagaimana? Bagaimana berterima kasih padaku. Saya mau membahas sedikit masalah, saya mau balik ke bagian pemeriksaan, nanti saya cari kamu. Tidak… Kamu ini sibuk apa ya? Kamu adalah penanggung jawab, kamu bertugas atas jiplakan. Kamu punya bukti apa “Cinta” adalah jiplakan? Kamu adalah…

Jangan bilang lagi. Saya adalah Cheng Anye. Cheng Anye, benarkah yang dia bilang? 2 orang, tunggu saya di sini. Kamu! Cheng Anye, oang asli. Iya. Ada masalah apa? Kalian bukannya pergi keluar untuk mengetahui keadaan itu? Buku ini banyak perusahaan perfilman mengincar nya. Sedang membahas kontrak. Kalau terjadi masalah bagaimana? Saya sudah pernah menjiplaknya.

Kamu tahu tidak buku Cheng Anye. Jika terjadi masalahh pihak penerbit akan mengalami kerugian yang besar. Kalau cuma terbit serangga tak berkaki Dong Fan sudah bangkrut duluan. Serangga tidak berkaki bagaimana kamu… Setidaknya dia bukan jiplakan. Li xiao, kamu sekarang tidak punya bukti yang kuat yang membuktikan itu jiplakan. Kamu lihat Cheng Anye

Tadi bagaimana dia menyapa kamu? Saya adalah Cheng Anye, saya orang nya penuh percaya diri dan stabil, tidak depresi. Jadi saya beritahu kamu, masalah ini tidak lah gampang. Wu Yu, kamu pernah lihat siapa menjiplak 2 huruf itu tempel di jidat? Dia begitu jelas, sengaja pura-pura tenang. Sudahlah!

Penulis yang saya jumpa lebih banyak dari kamu. Sekarang saya memohon kamu, tolong, masalah Zeng Jun baru saja selesai. Disaat ini, kamu jangan lagi kasih saya masalah bisa tidak? Sekarang saya tidak ingin omong kosong dengan 2 orang itu. Sekarang satu-satunya harapanku yaitu buku barunya Cheng Anye, bisa terbit dengan mulus. Wu Yu!

Bukannya kamu selalu bilang ke saya kamu sangat punya tujuan kan? Kamu selalu ngomong ke saya harus bertanggung jawab dengan pembaca. Dia menjiplak begini, bisa tanggung jawab ke pembaca tidak? Kalian berdua dengerin saya. Kamu, bukti yang kamu cari sama sekali bukan bukti, kamu tahu tidak? Penulis aslinya sudah keluar? Penulisnya belum keluar

Kamu bisa mutusin siapa yang jiplak punya siapa kah? Juga kamu! Dari pada kamu disini bergurau bersama dia, lebih baik pikirin di rumah, buku baru harus tulis apa. Saya beritahu kamu, buku saya tidak bisa dijiplak untuk meningkatkan penjualan, tidak punya arti sama sekali. Makanya kamu tulis sebuah buku yang ada nilai penjualannya.

Satu lagi buku serangga tanpa kaki, orang bilang itu jiplak. Biarpun Cheng Anye jiplak, tapi buku barunya ada yang baca. Yang kamu tulis dirumah itu nama nya kode. “Cinta” itu nama buku. Saya pasti bisa ketemu penulis asli nya Cheng Anye. Membuktikan bahwa itu adalah jiplak. Kamu tunggu saya! Kamu! Wu Yu, tadi itu keterlaluan.

Bagaimana bisa dia menyuruh kamu meminta maaf? Kamu pasti bisa menjadi penulis yang baik. Resa cari saya ada masalah. Masalah Cheng Anye, saya bisa memeriksanya. Baik. Zimo ini adalah Xiao Mo, kamu kenal dia. Karena saya ada bagian yang baru harus tanggung jawab, jadi lain kali bagian pemotretan model laki-laki

Semuanya Xiao Mo yang tanggung jawab. Ada masalah apa, kamu langsung komunikasi bisa lebih gampang. Fu Kan kontennya berkaitan dengan model fashion laki-laki, semuanya saya tanggung jawab. Kita berdua saling membahas apa yang bisa meningkatkan kualitas kerja. Maksud Amanda. Tidak salah lagi. Ada masalah apa, kamu tanya saja dia. Zhou Zimo? Saya sudah tahu.

Kalau begitu saya pergi sibuk dulu. Zimo, kamu lihat bentar ini adalah pemotretan untuk minggu depan. Warnanya terlalu mencolok, dan juga terlalu heboh, tidak cocok dengan saya. Tidak heboh kok. Dan lagi model sebenarnya harus menyesuaikan style. Maaf, saya angkat telepon dulu. Halo, sudah ketemu? Sudah kerja keras. Kamu bantu saya tanya,

Kita di waktu yang sama perlombaan penulis karya baru. Iya. Mungkin bisa tahu, namanya Situ Jiayi. Betul, betul, betul. Saya pasti mau Cheng Anye mengakui masalah menjiplak. Baik, terima kasih. Maaf, saya hari ini sedang tidak mood, ganti hari pemotretan. Ini semua sudah di persiapkan dengan baik. Bos, saya pergi dulu. Baik. Bos pergi.

Sampai jumpa, sudah kerja keras, sudah kerja keras. Adik perempuan, tolong bantu saya membalikan label itu. Baik, baik. Setiap hari ibuku selalu minta foto. Saat kamu makan jangan kerja dulu bisa tidak? Kalau begini pencernaan tidak bagus. Saya tahu, saya sekarang sedang memeriksa buku ini. Terkait penjiplakan. Xia fan sudah mengkopi

File dari penulis asli ke saya. Saya sedang mencocokan. Akhir-akhir ini bagaimana dengan Zimo? Lumayan baik. Pemeriksaan penjiplakan kali ini adalah kami berdua saling bahu membahu. Tapi saya merasa kalian berdua akhir-akhir ini sangat sedikit bergerak. Usia sudah tua, selalu memikirkan masalah bisa tidak dicerna dengan baik. Ini apaan? Ilmu semu.

Pangsit kamu belum selesai makan. Xiaoxiao… Halo, Zimo, Xia fan sudah membiarkan Kota Cahaya nya Situ Jiayi kirim ke saya. Saya sudah mencocokannya. Kamu tahu Cheng Anye ini sedikit keterlaluan. Cinta dia ini, selain ditengah dan terakhir ada beberapa adegan yang harus ditulis lebih luas . Tempat lain juga harus sama persis,

Bahkan tanda baca dan nama orang tidak ada yang berubah. Agak keterlaluan. Jadi kamu disana bagaimana? Situ Jiayi sudah ketemu belum? Situ Jiayi ini… Dia adalah seorang penulis online. Saya sudah cari beberapa teman-teman penulis kami sudah tanya. Tapi terhadap penulis online, tidak ada yang bisa dijelaskan. Dan juga, ketika Situ Jiayi

Setelah launching Kota Cahaya, tidak pernah launching barang baru lagi. Jadi saya cari dia, juga butuh waktu yang pasti. Saya di internet tidak menemukan dia, juga tidak ada kabar sama sekali. Saya hubungi teman teman. Baik. Kalau begitu, selamat malam. Selamat malam. Nona Xia, mulai hari ini kamu punya tempat parkir sendiri.

Nomor parkir nya 042. Saya tidak mengajukan. Kemarin Kak Wu Yu sudah bicara dengan kepala kita menyapa dengan benar. Spesial pesan satu buat anda, anda langsung nyetir ke sana. Terima kasih. Hari ini group ini ada permintaan yang heboh. Kekuatan, exited. Dan body languange harus ada gerakan yang senada, kaki angkat tinggi. Mengerti?

Baik, kita coba. Fotonya bagaimana? Sangat bagus. Tidak, tidak cukup, kurang heboh. Kaki kamu angkat lebih tinggi. Tangan, lengan harus lebih terbuka. Lebih heboh lagi. Masih kurang, kaki kamu harus lebih tinggi. Berhenti, berhenti, berhenti. Kenapa? Kamu tidak merasa sangat canggung? Jangan canggung? Saya kasih kamu lihat. Zimo sangat hebat, setiap lembar sangat hebat,

Kamu lihat… Kulitas mereka semuanya sama persis, sesuai standard international. Group ini sudah selesai foto. Kita heboh sedikit, lalu foto lagi satu group. Sesuai suasana sekarang, oke? Halo? Sudah ketemu… Ok! Kamu segera kasih alamat ke saya. Itu… yang ini tidak ada terobosan baru, kamu pikir baik-baik lagi, saya sama sekali tidak mengakui,

Segini saja dulu. Zhou Zimo… Setelah pikir kita foto lagi. Situasi apa? Semuanya, melalui saya cocokan dengan teliti, “Cinta” nya Cheng Anye, semuanya jiplakan Situ Jiyi punya Kota Cahaya. Kesamaan nya mencapai 95% di atas. “Cinta” Selain kurang adegan, yang diperluas di dalam ini tanda baca dan nama orang, tidak ada yang di ganti.

Karakteristik menjadi jelek. Dan juga, saya juga menggantikanmu memeriksa Chen Anye itu. Dia dan zimo kalian pernah satu Angkatan. Konten baru calon penulis, hanya saja, dia cuma masuk nominasi, setelah itu belajar di Perancis. Di Perancis menulis novel, terlibat dalam pinjam tanda tangan penulis. Karena ini, naskah di tolak. Setelah pulang ke negara asal,

Menerbitkan novel namanya Duan Qian Qiu. Langsung meledak. Jadi Duan Qian Qiu terlibat penjiplakan? Itu tidak. Tapi setelah itu, karya nya tidak ketahuan menjiplak. Itu sangat aneh. Kenapa? Tidak peduli Duan Qian Qiu apa itu. Semuanya, “Cinta” bagaimana? Haruskah saya panggil kamu Pimpinan Li? Apa maksud kamu Kak Shitou? Maksud saya adalah

Masalah ini kamu beritahu penangung jawab saja, jangan ikut campur. Zeng Jun masalahnya baru berlalu tidak lama. Kak Shitou, kali ini saya tidak melewati level, saya cari Wu Yu dulu. Tapi Edior Wu kita sama sekali tidak mengurusi masalah ini. Dia sekarang cuma lihat keuntungan saja. Dia cuma mengurus penerbitan, percetakan.

Sama sekali tidak mengurusi masalah menjiplak. Orang bagian tanggung jawab juga tidak urusin, kamu khawatir apa? Saya bukannya… Li Xiao, hasil begini terbit, ini terhadap penulis asli sangat tidak hormat, sangat sangat tidak hormat. Li Xiao saya mendukung kamu, semangat! Liu Haochen, lihat keramaian bukan masalah besar. Kak Shitou… Li Xiao,

Tulisan di dinding kamu kenal? Kenal. 2 tulisan akhir? Adalah “bukan”. Benar adalah “bukan”. Pimpinan Lu, kamu ikut campur apa? Wu Yu kamu sudah bilang jangan ikut campur, Li Xiao ngurusin apa? Sampai akhir diserahin ke orang jadi sasaran lagi. Kak Shitou, kamu tenang saja, saya tidak begitu bodoh. Iya “bukan”. Benar pimpinan, iya “bukan”.

Bukan sia-sia digantungkan di atas dinding. Kamu tahu apa? Jadi saya… Li Xiao, saya mendukung kamu. Terima kasih pimpinan. Li Xiao, Zimo, kamu kenapa datang? Ganteng datang. Pimpinan. Li Xiao mencari kamu. Maaf, mengganggu semuanya, ada yang penting. Tidak ganggu. Pacar begitu ganteng, lain kali sering datang. Jam kerja, tolong lebih serius. Ketemu. ketemu

Situ Jiayi? Kamu ikut saya pergi. Pimpinan… Pimpinan, ini berkaitan dengan Cheng Anye masalah buku. Itu Guru Shi, Departemen kamu yang bagian pemeriksaan tahap ke 2 belom berakhir. Situasi apa? Kamu terlalu membiarkan dia. Setidaknya dia terhadap karya proofreading dia, semakin lama semakin ada tanggung jawab. Ini bukan hal yang baik? Xiaoxiao,

Yang saya cari sebenarnya adalah pacar Cheng Anye. Mungkin dia tahu masalah Situ Jiayi. Pacar? Lalu dia dimana? Seharusnya di sini. Di sekitar sini? Iya. Saya harus memastikan sebentar. Seharusnya disini. Disini Apa kabar? Apa kabar? Kalian berdua pesan apa? Mau nanya bos kalian ada tidak? Saya sendiri. Ada masalah apa? Maaf mau tanya

Anda adalah… Pacar nya Cheng Anye kah? Apa maksud kamu? Saya… Itu begini, saya dan Tuan Cheng Anye sebelumnya adalah… Perlombaan calon penulis konten baru. Sudah kenal. Sebelum nya, saya di penerbitan Dong Fan sudah ketemu. Tapi terlalu sibuk, tidak sempat angkat telepon. Jadi… Kamu mencari saya sampai sini, bisa tidak ketemu dia?

Dia begitu terkenal, kalian masih bisa ketemu di Dong Fan. Kebohongan ini kurang sempurna. Anak muda, pikir satu lagi. Mau nanya apakah anda tahu Jiplakan Cheng Anye? Jiplak lagi? Bukannya dia bilang setelah dia terkenal tidak mau jiplak lagi? Sudah tidak ada harapan. Kali ini jiplak siapa punya? Saya tahu, kalian datang cari pacar dia,

Bujuklah dia. Ketika saya pernah jadi pacar dia, yang bisa saya bicarakan sudah saya biacarakan. Gunakan kata yang sekarang lagi ngetren, disebut “mantan”. Mantan… Kalau begitu, mau tanya kapan kalian Bersama? Kamu wartawan gossip? Bukan, bukan, salah paham. Saya sebenarnya adalah penerbitan Dong Fan bagian proofreading. Saya sekarang proofreading “Cinta” nya Cheng Anye. “Cinta”

Palsu tidak? Kalian kapan bersama? Perancis, saat kita di Perancis. Dia belum terkenal, apapun bukan. Masih seorang pecinta sastra. Perancis. Pasti anda tahu Situ Jiayi, benarkan? Apa? Situ Jiayi, sekarang adalah Cheng Anye segera terbit “Cinta” Kita curiga dia terlibat penjiplakan Situ Jiayi. Beberapa tahun lalu launcing lewat online, Kota Cahaya. Juga bisa di bilang,

Cheng Anye 6 7 tahun lalu, ketika belajar di Perancis saat pacaran dengan anda adalah Situ Jiayi launcing lewat online. waktu Kota Cahaya. Kalau begitu kita curiga dia, ketika itu, setelah baca lihat buku ini, tidak ada buku yang bisa di tulis lagi, lalu Kota Cahaya di jiplak. Dia masih mengira hal beberapa tahun lalu

Tidak ada orang yang mengetahuinya, diluar dugaan ditemukan oleh kita. Dan juga, kemarin setelah saya bandingkan, menyadari dalam Kota Cahaya, beberapa tulisan kamu bisa merasakannya. Yaitu Situ Jiayi menulis untuk diri sendiri pengalaman cinta dan perasaan. Kalau kita biarkan terus jiplakan Cheng Anye dan Situ Jiayi tidak menunjukannya.

Kalau begitu saya merasa ini ada benar nya. Situ Jiayi cinta yg terabaikan. Kota Cahaya. Kota Cahaya. Benar. Kalian boleh pergi. Fanye dan Danyi, tiap hari bisa datang ke pintu pelangi. Danyi begini, duduk diam-diam duduk di bawah pintu pelangi, melihat Fanye berlatih. Pintu pelangi cahaya nya 7 warna memancar di Fanye, wajah yang serius.

Danyi wajahnya hanya ada kebahagiaan. Hari demi hari, wajah Danyi bahagia tidak pernah hilang. Dua orang perhatikan dia begitu gampangnya. Tanpa tekanan melewati Hari-hari bahagia sendiri. Satu berlatih jadi dewa, satu cinta. Saya adalah… Situ Jiayi. Coba katakana, kalian berdua sebenarnya ingin apa? Tidak ngapa-ngapain. Mau kamu lihat jelas masalah kebenaran.

Karena anda adalah penanggung jawab. Kalian pastikan, jiplakan Cheng Anye itu, Jiayi itu, bukan lah dia jiplak Cheng Anye. Wu Yu, yang harus dikatakan sudah kita katakan dengan jelas. Percaya atau tidak tergantung kamu. Juga cinta itu, kalau kamu ingin keluar, keluar saja. Xiaoxiao, kita pergi. Berhenti! Masih ada masalah apa? Saya mau ketemu itu

Situ Jiayi