【FULL】Eternal Love Rain EP22【INDO SUB】| iQiyi Indonesia

[Tersedia subtitle Bahasa Indonesia] [Eternal Love Rain] [Episode 22] Hari ini aku datang untuk mengucapkan selamat tinggal kepadamu. Selamat tinggal? Tunggu dulu. Kau baru saja kembali. Kau mau pergi ke mana lagi? Aku tak peduli. Kau akan membawaku bersamamu tak peduli apa yang terjadi. Tanpamu, aku akan mati karena bosan di Istana. Ji’er.

Aku tak bisa selalu ada untukmu lagi. Belajarlah untuk memecahkan masalahmu sendiri. Kuharap kau bekerja keras dan menjadi orang yang lebih baik agar tak mengecewakan orang lain. Sebagai Putra Mahkota, kau tak bisa selalu bergantung kepadaku dan kakakmu. Kuharap suatu hari nanti kau akan memenuhi tanggung jawabmu. Guru, kenapa kau tiba-tiba memberitahuku ini?

Seolah-olah kita takkan bertemu lagi. Ji’er. Kau adalah pria dewasa sekarang. Berjanjilah satu hal kepadaku, ya? Apa pun yang kau inginkan, Guru. Jagalah Su Yin Yin selamanya. Dan kuharap kau akan berusaha sebaik mungkin untuk melindungi orang-orang di sekitarmu. Menjaga Su Yin Yin? Bagaimana denganmu, Guru? Kau mau pergi ke mana? Ji’er. Berjanjilah kepadaku.

Baiklah, Guru. Aku berjanji kepadamu. [Daftar Nama Pasukan Pertahanan Kota] Ini adalah bukti penting dalam kasus Naga Jahat Pencuri Jantung. Kau harus mengungkap kebenarannya. Guru. Aku akan memastikan nama baikmu pulih kembali. Aku akan pergi, Ji’er. Guru. Kali ini, bisakah aku melihatmu pergi? Tuanku. Terjadi pembobolan di Ruang Interogasi Mahkamah Agung. Sepertinya ada yang dicuri.

Sepertinya Ning Xiu Rui tidak menyerah. Apa kau tak khawatir dia akan mengincar kita karena ingin membalas dendam atas penyergapan itu? Bagaimanapun juga, dia licik. Jika hanya mengenai dia, dia akan gentar. Sayang sekali. Keluarga Su dan Tang terhubung dalam berbagai cara dengannya sekarang. Saat ada yang terpengaruh, semuanya ikut terpengaruh.

Orang-orang yang berkaitan dengannya akan mengalami akhir yang mengerikan. Jadi, dia takkan bertindak gegabah. Kau sungguh berpikir aku takut denganmu? Tuanku… Pertemuan yang sangat menarik. Jadi, pria yang selama ini kucari akhirnya muncul di hadapanku. Tunggu dulu. Antara kau dan Su Yin Yin… Salah satu dari kalian harus mati, bukan? Melihat penampilanmu,

Su Yin Yin, wanita paling cantik di Shengjing, pasti sudah lama mati. Mo Cheng Feng. Apa kau sungguh berpikir kau bisa bertindak seenaknya di Shengjing? Mo Cheng Feng? Mo Cheng Feng… Luar biasa, Tuan Ning. Kau bisa mengenaliku meskipun wajahku menjadi mengerikan seperti ini. Apakah karena kau bersyukur kepadaku karena membiarkanmu memiliki Yin Yin?

Mo Cheng Feng, setiap tindakan memiliki konsekuensi. Kau telah menyakiti banyak orang. Ini saatnya kau membayar akibat dari perbuatanmu. Ning Xiu Rui. Kau… Kau akhirnya menunjukkan sifatmu yang sebenarnya. Rasanya pasti melelahkan, berpura-pura baik dan tak bersalah. Aku satu-satunya orang yang mengetahui sifat kejammu itu. Mo Cheng Feng.

Banyak orang telah mati karena perbuatanmu yang keji. Namun, kau tidak menyesal? Seharusnya kau yang menyesal. Semua ini terjadi karena kau! Ayahku sudah tua. Hidupnya akan segera berakhir. Kenapa kau tak membiarkan dia menjalani sisa hidupnya dengan tenang? Kenapa? Aku tak menyakiti ayahmu. Dia hanyalah korban konspirasi. Alasannya tetaplah kau!

Orang-orang yang berpihak denganmu layak mati. Ning Xiu Rui. Su Yin Yin sudah mati. Ada apa? Apakah sakit rasanya karena kehilangan orang yang sangat kau cintai? Rasa sakit yang kurasakan lebih besar lagi! Sialan kau! Ning Xiu Rui. Kenapa kau tak membunuhku? Kau sudah berdosa terhadap orang-orang. Jadi, kau akan dihukum oleh mereka.

[Tolong eksekusi dia.] [Mahkamah Agung] [Kuil Naga] Pangeran Xiu Rui, kau… Jangan berkata apa-apa. Aku sudah mengambil keputusan. Setelah aku mengganti jantungnya dengan jantungku, tolong bawa Yin Yin kembali ke Kediaman Su dengan aman. Pangeran Xiu Rui, tenang saja. Aku akan memastikan Nn. Su pulang tanpa terluka. Yin Yin. Yin Yin. Jantungmu

Akan kembali berdenyut sebentar lagi. Yin Yin. Kau hidup kembali, Yin Yin! Aku sangat merindukanmu. Yin Yin. Apa kau ingat betapa rewelnya dirimu dulu? Kau memanggilku sesukamu. Aku telah hidup dalam kesendirian selama 500 tahun di dunia fana. Tak sekali pun aku berpikir tentang mengubah siapa pun atau tentang berubah. Tapi bertemu denganmu

Telah memberikan perubahan di dalam diriku. Kau memberiku kehangatan. Kurasa di dunia ini, kau adalah hal yang paling penting bagiku. Di masa depan, saat kau sudah pulih, aku mungkin tak ada di sampingmu. Tapi tak apa. Aku akan berusaha sebaik mungkin untuk membawamu kembali. Dan tetap melindungimu dengan cara lain. Ning Xiu Rui.

Ning Xiu Rui! Ada apa denganku? Kenapa aku merasa seolah-olah telah bermimpi dalam waktu yang sangat lama? Kami akan menikah. Tapi kenapa dia terbaring diam di peti mati es? Dia tak mau bergerak tak peduli sekuat apa aku berusaha membangunkannya. – Yin Yin. – Nyonya, pelan-pelan. Putriku. Sayangku. – Sayang. – Ibu.

Di mana Ning Xiu Rui? Kenapa dia tak ada di sini? Yin Yin, asalkan kau kembali… Aku senang kau sudah kembali. Mengenai hal yang lain… Aku akan memberitahumu nanti, ya? Aku sudah memberikannya Sisik itu. Kenapa aku yang bertahan hidup? – Yin Yin. – Tak mungkin.

– Jangan menangis. – Dia pasti kembali ke Kediaman Ning, kesal karena diriku. – Aku akan menemuinya di sana. – Yin Yin. – Nona Muda. – Jangan! – Nyonya. – Jangan pedulikan aku. – Hentikan dia sekarang. – Baiklah. Nona Muda! [Kediaman Ning] [Kapan pun kau berbalik,] [aku akan selalu menunggumu di sana.] [Cincin ini]

[adalah satu-satunya hal yang ditinggalkan ibuku sebagai kenang-kenangan.] [Aku akan memasangnya di jarimu hari ini.] [Ning Xiu Rui, aku menikahi naga!] [Aku akan menjadi pengantin naga!] Ning Xiu Rui! Ning Xiu Rui! [Ketenangan di Atas Segalanya] Ning Xiu Rui! Kau ada di mana, Ning Xiu Rui? Yin Yin. Nona Muda. Bukan dia. Nona Muda.

Aku baik-baik saja. Ning Xiu Rui! Bisakah kau mendengarku? Jawab aku! Naga bodoh. Jangan berpikir kau bisa bersembunyi dariku seperti ini. Aku akan berada di sini. Dan aku akan selalu menunggumu. [Mahkamah Agung] Tuan-Tuan, sudah diketahui bahwa pelaku dalam kasus pencuri jantung itu adalah Mo Cheng Feng, buron itu. Ning Xiu Rui tak bersalah.

Kalian tak bersalah, tapi terpuji karena menyelamatkan orang-orang yang tak bersalah. Kalian boleh pulang. Ning Xiu Rui adalah naga pencuri jantung. Aku tak pernah mencuri jantung orang lain. Bukan aku pelakunya. Itu adalah Ning Xiu Rui. Aku tak bersalah. Di sinilah Ning Xiu Rui membunuh ayahku. Dia juga akan membunuhku di sini. Tidak. Tidak.

Ning Xiu Ren. Selamatkan aku, Ning Xiu Ren! Tanpa diriku… Tanpa diriku, kau takkan bisa membunuh Ning Xiu Rui. Kalian semua pembohong. Pembohong. Yang Mulia! Yang Mulia! [Ketenangan di Atas Segalanya] Yang Mulia. Yang Mulia. Berhenti. Aku sudah setuju untuk kembali ke Istana. Kau ingin memaksaku untuk pergi ke mana? Yang Mulia.

– Haruskah aku memberitahumu ini? – Sebaiknya tidak. Kau ingin aku kembali? Aku akan kembali atas kemauan sendiri. Berhentilah berusaha mengikatku seperti pangsit. Itu akan mempermalukan diriku sebagai seorang putra mahkota. Kau mengerti? Ini lebih menarik daripada kembali. Apa yang begitu menarik? Penyelamatmu akan menikah. Benarkah? Yang Mulia! Bagaimana dengan ikannya?

Yang Mulia! Tunggu aku, Yang Mulia. Kenapa ada banyak lentera merah di Kediaman Pejabat Tang padahal sekarang bukan musim perayaan? [Kediaman Pejabat] Apakah Jenderal Tang menikah lagi? Bukan. Tapi Nona Muda akan menikah pada tanggal sembilan bulan ini. Tanggal sembilan? Cepat sekali. Dan pernikahan Nn. Tang sudah disusun? Siapa suaminya?

Tuan Yun Qi, putra dari Tuan Yun. Tuan Yun Qi? Pasangan yang sempurna. Cendekiawan dan petarung. Pasangan pernikahan ini sangat serasi. Mereka diciptakan untuk satu sama lain. Selamat. Minggir. Yang Mulia. Minggir. Kau sudah mau pergi? Lemah sekali. Itu aneh. Tunggu aku, Yang Mulia. Awas. – Awas. – Ini. Nona Tang, lihatlah ini.

Semua ini dari Keluarga Yun. – Tepat sekali. – Ini semua adalah barang bagus yang tak bisa ditemukan di dataran utara. Warna pakaian ini terlalu cerah. Belakangan ini keluargaku mengalami banyak masalah. Tak pantas rasanya jika memakai ini. Perkataanmu menunjukkan ketidaksopananmu. Keluarga Yun menghormati orang yang memiliki status lebih tinggi dan tua.

Nuansa pernikahan tak bisa dipengaruhi masalah pribadimu. – Lagi pula, itu adalah masalah kerabatmu. – Itu benar. Itu tak bisa dijadikan alasan bagimu untuk tak menghargai keluarga suamimu. Mungkin kau menghabiskan terlalu banyak waktu dikelilingi orang tak berpendidikan di dataran utara. Mulai sekarang, kau harus pelan-pelan mempelajari cara hidup di Shengjing. Tepat sekali.

[Apakah selama ini aku menantikan hal ini?] Nona Tang. Bagaimana bisa kau memilih hiasan rambut yang sederhana dibandingkan perhiasan itu? Tolong ingat bahwa Keluarga Yun adalah keluarga yang terpandang di Shengjing. Segala hal yang kita lakukan dan kenakan diperhatikan orang-orang. Satu kesalahan yang ceroboh akan mempermalukan Keluarga Yun. Menantu perempuan Keluarga Yun

Takkan pernah memakai hiasan rambut yang sederhana. Kakak. Kakak. Kakak. Untukku? Terima kasih. [Dua keluarga] [disatukan oleh pernikahan.] [Persatuan yang indah] [menjadikan kalian pasangan yang sempurna.] [Pohon buah persik mekar hari ini.] [Ini hari yang tepat untuk menikah.] [Semoga kalian memiliki banyak anak.] [Semoga anak-anak kalian selalu sukses.]

[Aku berharap kalian mendapatkan segala hal yang terbaik] [dan kehidupan yang damai.] [Paviliun Ji Yu] Kau ada di sini. Untuk apa calon pengantin ini mendesah? Entahlah. Aku memiliki segala hal yang selama ini aku impikan, tapi aku merasa seperti kehilangan lebih banyak hal. Katakanlah hal yang bisa dipahami. Karena sekarang Tuan Ning sudah pergi,

Apa yang akan kau lakukan? Bagiku dia terasa seperti masih berada di sekitarku. Aku merasa dia mengunjungiku sesekali. Terkadang, dia melihatku di pohon Kediaman Ning. Terkadang, dia menungguku di tebing tepi laut. Dan terkadang, dia menungguku kembali di Kuil Naga, tempat kami menikah. Yin Yin. Apakah ini membuatmu bahagia? Entahlah. Hal yang kutahu adalah

Inilah rasanya saat kau mencintai seseorang. Tak menyerah meskipun tahu bahwa itu adalah hal yang mustahil? Kau tak bisa memungkiri perasaanmu saat kau jatuh cinta. Saat kita masih kecil, kita bertengkar memperebutkan segala hal. Saat kita masih kecil, kita selalu bertengkar tentang siapa yang lebih baik. Tapi selama ini,

Kita sangat menginginkan agar masing-masing merasa bahagia. Yin Yin. Berbahagialah. Lin Lin, ada apa denganmu? Peganglah ini sendiri supaya kau tak basah kuyup. Apa? Jangan berjalan sambil kehujanan. [Kediaman Ning]