【FULL】Eternal Love Rain EP16【INDO SUB】| iQiyi Indonesia

[Tersedia subtitle Bahasa Indonesia] [Eternal Love Rain] [Episode 16] [Kediaman Su] Sisik, kau juga tak mau dia pergi. Karena itu kau tak mau keluar, ‘kan? Persis seperti yang kuinginkan. Ning Xiu Rui, jangan salahkan aku. Mungkin takdir ingin mempertahankanmu di sisiku. – Nona Muda. – Xiao Ru. Kau mengocehkan apa tengah malam begini?

Tuan dan Nyonya akan menyalahkanku lagi jika mereka tahu. Xiao Ru, pergilah dan cari semua bukuku tentang naga, lalu berikan kepadaku. Cepat. Naga adalah makhluk keberuntungan dari Langit. Itu saja? Pasti ada catatan dan cara agar naga bisa tinggal di darat selamanya. [Kediaman Ning] Aku mulai tidak sabar. Kenapa belum terjadi apa-apa?

Apakah dia sungguh akan datang? Kau benar-benar datang! Sudah kuduga. Sisik memang yang terbaik. Kediaman Su ada di belakang kita. Kau tidak takut dilihat oleh ayahmu? Aku akan menurunkan suaraku. Ini Festival Qiqiao. Kita tak boleh melewatkan bintang Vega dan Altair. Menurut legenda, pada hari Festival Qiqiao,

Jika kau menyampaikan harapan kepada bintang Vega dan Altair, harapanmu akan terwujud. Itu hanya dongeng takhayul. Kata siapa? Harapanku baru saja terwujud. Apa harapanmu? Agar bisa melihatmu dalam waktu yang lama. Kau sungguh ingin bersamaku? Meskipun kita mungkin menghadapi banyak bahaya dan ancaman? Kenapa kau bilang begitu? Asalkan bersamamu, aku tak takut terhadap apa pun.

Harapan terbesarku dalam hidup adalah bisa bersama pria yang kucintai setiap hari. Baik dalam kesenangan atau kesulitan, aku akan selalu ada di sisinya, selalu menjaganya, dan takkan pernah meninggalkannya. [Aku telah hidup sendiri selama ratusan tahun] [di negeri ini tanpa keluarga.] [Alih-alih mendampingi kaisar dari beberapa generasi saat mereka wafat,]

[yang setiap hari kupikirkan hanyalah mencari Sisik dan pulang. [Setelah kini Sisik ada dalam jangkauan,] [aku justru tak bisa pergi.] [Ternyata penantian 500 tahun itu] [hanyalah untuk bertemu dengan wanita] [yang bersedia mendampingiku selamanya.] [Jika bintang Vega dan Altair sungguh bisa mengabulkan harapan,] [aku, Ning Xiu Rui,] [berharap kau hidup bahagia dan panjang umur.]

Nona Muda, apa yang kau lakukan tengah malam kemarin? Apakah kau disihir? Kau bahkan tak tidur ketika pulang semalam. Lalu, kini kau menyulam di sini pagi-pagi begini. Saat aku bangun pagi ini, tiba-tiba aku merasa harus lebih bajik dan serbabisa. Dengan begini, aku bisa bersamanya dan… Nona Muda, kulihat sulaman nagamu sudah setengah jadi.

Namun, kau tak bisa melanjutkan sisanya. Bagaimana jika kita pergi sekarang? Kita bisa kembali dan tidur sebentar. Kata siapa aku tak bisa menyulam sisanya? Aku tahu cara menyulamnya sekarang. Nona Muda, kau melihat naga lagi? Sudah. Aku sudah menyelesaikannya. Nona Muda, sulaman sisik ikanmu bagus sekali. Jangan asal bicara, ini jelas naga.

Aku menyulamnya berdasarkan sisik naga Ning Xiu Rui. Kuakui sulaman tubuh naganya tak sebagus ekornya, tetapi pasti tak jauh berbeda. Yin Yin, kau benar-benar sangat mencintai Tuan Ning. Kalian sempat tinggal bersama. Kenapa belum ada kabar baik dari kalian berdua? Kau bahkan pindah dari Kediaman Ning pada akhirnya. Mungkinkah cintamu bertepuk sebelah tangan selama ini?

Tuan Ning selalu menjadi pria yang sederhana dan tenang. Kalaupun dia telah memiliki perasaan untukku, dia takkan menunjukkannya begitu saja. Jika aku tidak menyulam tanda cinta kami ini hari ini, kalian takkan mendapat kehormatan untuk melihat mahakarya ini. Apakah kau dan Tuan Ning akan segera menikah? Xiao Ru. Ya, Nona Muda.

Bawa karya sulaman kita. Ayo kembali ke Kediaman Ning. Baiklah. Tanda cinta apa? Dia hanya membual. Aku bahkan tak tahu dia menyulam apa. Aku belum pernah melihatnya. Nona Muda, apakah Tuan Ning benar-benar akan menikahimu? Tidak. Bukankah artinya kau berbohong, Nona Muda? Pelankan suaramu. Jangan sampai kusirnya mendengarmu. Namun, Nona Muda,

Jika Tuan Ning tidak meminangmu, lama-kelamaan, bukankah akan memalukan jika orang-orang mengetahuinya? Aku tahu itu. Namun, aku bisa apa lagi? Tidak bisa. Aku harus mencari cara. Nona Muda, apa yang akan kau lakukan kepada Tuan Ning? [Karena kau tak bisa kembali ke laut,] [aku akan memberimu rumah di sini.] Nona Muda, ekspresimu menakutkan. Xiao Ru,

Menyelinaplah ke kamar ayahku malam ini, lalu curilah memorialnya. Aku akan membuat langkah besar. [Kediaman Ning] Guru, ini koleksi anggur terbaikku yang berusia satu abad. Lebih tepatnya, ini milik ayahku. Cobalah. [Merenung di Bawah Rembulan] Kudengar dari Ji’er bahwa kau menyerahkan seluruh hartamu kepada para pejabat terkemuka di Istana agar mereka merawat Keluarga Su.

Kau telah membuat kesalahan, Guru. Seharusnya kau memberiku beberapa harta. Aku akan berjanji takkan mengeksekusi Keluarga Su, bukan begitu? Kau tahu aku selalu menginginkan vas keramik putihmu itu. Lupakan itu. Maksudmu kau tidak jadi pergi? Sisik itu adalah jantung Su Yin Yin. Tanpa itu, dia tidak bisa hidup. Namun, bagaimana dengan tubuhmu? Kau tahu,

Selama 500 tahun terakhir, kuhabiskan setiap waktuku untuk memikirkan bagaimana aku bisa pulang. Meskipun hanya ada sedikit kesempatan, akan kulakukan semampuku untuk memperjuangkannya. Lalu, sekarang, aku akhirnya mendapat kesempatan untuk pulang. Namun, aku bimbang. Aku baru sadar sekarang betapa dekatnya aku dengan negeri ini. Aku sangat ingin bersamanya. Guru, pernahkah kau memikirkan

Bahwa kau bisa hilang dari dunia ini bahkan sebelum Su Yin Yin meninggal karena usia tua? Lima ratus tahun adalah waktu yang cukup lama bagi manusia. Jika aku bisa menghabiskan sisa hari-hariku bersamanya, aku takkan menyesal dalam hidupku. Namun, saat ini, aku ingin sekali berada di sisinya. [Berkembang Menuju Kesuksesan]

Aku lelah. Aku akan kembali untuk beristirahat. Guru, tidak mudah bagiku untuk keluar dari Istana. – Biarkan aku minum dengan… – Maafkan aku, Yang Mulia. Aku datang kemari hari ini untuk minum denganmu sampai fajar. Nikmati malammu. [Merenung di Bawah Rembulan] Pada akhirnya, aku sendirian. Sungguh kesepian. Ini tengah malam. Tetaplah aman. Ini tengah malam.

Tetaplah aman. Naga itu telah menunjukkan dirinya. Itu pertanda baik. Aku beruntung. Siapa itu? Siapa di sana? Siapa pria mabuk ini? Tuan Muda? Tidak! Seseorang dibunuh! [Kediaman Ning] Kau mau ke mana? [Kediaman Ning] Ada urusan penting yang harus kulakukan. Urusan apa? Jangan cemaskan itu. Kau akan punya banyak kesempatan untuk mencemaskanku di masa depan.

Omong kosong apa yang kau bicarakan? Cukup. Ada hal penting yang harus kulakukan. Aku akan bicara denganmu nanti. Tunggu kabar baikku. Su Yin Yin. Mulai sekarang, setiap kali kau berbalik, aku akan selalu menunggumu. Kau tak bisa menarik perkataan itu. Lepaskan. Kita ada di jalan. Tidak, aku tidak mau. Baiklah, terserah kau saja.

Tak bisa, ada hal penting yang harus kulakukan. Tunggu kabar baikku. Kau sudah mendengar tentang kejadian semalam? Aku sudah mendengar. Itu sudah menyebar ke seluruh kota. Dibunuh dan jantungnya diambil. Itu mengerikan. Ya. Kasus Mo Qing Shan belum selesai. Sudah ada korban lain. Aku bahkan mendengar bahwa pelakunya bukan manusia. Naga jahatlah yang memakan jantungnya.

Jahat sekali. Apakah seseorang sengaja menyebarkan rumor ini? Itu sungguh mengganggu. Tidak ada luka di tubuhnya, hanya jantungnya yang diambil. Tak mungkin manusia mampu melakukan itu. Ya, itu mustahil. Apakah itu semacam sihir? Selain itu, penjaga itu bilang dia melihat seekor naga muncul. Itu pasti perbuatan naga jahat itu. Benar.

Lebih baik memercayai sesuatu daripada tak memercayai apa pun. – Benar. – Itu benar. Salam, Yang Mulia. Berdiri. Terima kasih, Yang Mulia. Ada yang perlu dilaporkan, Pejabat? Yang Mulia, telah terjadi pembunuhan aneh di kota ini kemarin. Tak ada luka di tubuh korbannya, tetapi petugas koronernya mendapati jantung korban itu telah dicabut.

Cara pembunuhan seperti itu jarang terjadi. Itu mirip dengan kasus Mo Qing Shan. Tidak ada jejak bukti di TKP. Kini insiden itu telah menimbulkan kehebohan besar di Shengjing. Menurut kesaksian penjaga yang menemukan korban itu, dia melihat seekor naga terbang ke langit sebelum dia menemukan korbannya. Semua orang membicarakan tentang naga jahat yang mencelakai orang.

Rumor naga jahat pemakan jantung menimbulkan kepanikan di kota ini. Tentu saja. Itu kejadian mengerikan. Sangat aneh. [Aku sangat ingin] [bersamanya.] [Mo Qing Shan kemarin tewas di penjara.] [Jantungnya juga diambil.] [Kematiannya sangat aneh.] [Aku lelah. Aku ingin kembali untuk beristirahat.] Yang Mulia. Aku tak pernah menyangka akan ada

Kejadian semengerikan itu di kota kekaisaran ini. Tuan Luo, hal ini berdampak buruk bagi masyarakat. Selidikilah secepatnya. Baik, Yang Mulia. Adakah kabar terbaru tentang kasus Mo Qing Shan? Aku telah menyelidikinya tanpa henti. Dilihat dari kondisi mayat-mayatnya, dipastikan bahwa kasus-kasus itu berkaitan. Tingkatkan penyelidikannya, selesaikan kasus ini secepat mungkin. Baik. [Perpustakaan Istana] Salam, Yang Mulia.

Silakan berdiri. Terima kasih, Yang Mulia. Sepertinya aku pernah melihatmu di suatu tempat. Kau teman dekat Li Qi itu, ‘kan? Tak kusangka Li Qi mengenal seseorang sepertimu. Aku benar-benar telah meremehkannya. Apakah kalian berdua semacam… Su Yin Yin, kau tak bisa sesukanya membahas urusan kekaisaran, ‘kan? Aku telah melakukan kesalahan. Katakan kepadaku.

Apa alasanmu kemari hari ini? Aku ingin meminta Yang Mulia mengizinkan pernikahanku. Mengizinkan pernikahan? Aku tak pernah melihat gadis yang lugas sepertimu. Katakan, kau ingin menikah dengan siapa? Sekretaris Agung Ning Xiu Rui. Sekretaris Agung? Kenapa dia tak datang kemari? Sebenarnya dia pemalu. Dia cenderung ragu-ragu. Jika menunggunya datang,

Aku takkan tahu berapa lama harus menunggu. Lebih baik aku datang kemari sendiri. Aku akan selamanya berterima kasih jika Yang Mulia bisa mengizinkan pernikahan ini. [Apakah Guru berbuat sejauh ini] [hanya untuk menemanimu?] [Jika kau menikahinya,] [akankah dia tergoda] [untuk memperpanjang hidupnya di darat…] Berdirilah terlebih dahulu. Terima kasih, Yang Mulia. Tinggalkan kami. Baik.

Nona Su. Aku tak bisa mengizinkan pernikahan ini. Kenapa? Terkadang kau harus melepaskan. Terkadang, ketika kau tahu itu takkan berhasil, tetapi bersikeras untuk tetap bersama, kalian berdua bisa terluka. Yang Mulia, kau memintaku untuk melepaskan Ning Xiu Rui? Nona Su. Sisik di tubuhmu adalah satu-satunya kesempatan Ning Xiu Rui untuk kembali ke Istana Naga.

Kau tahu, dia telah menunggu 500 tahun, berpikir bahwa suatu hari dia akan menemukan Sisik dan bertemu kembali dengan keluarganya di laut. Namun, saat dia tahu bahwa Sisik itu ada di tubuhmu, dia bimbang. Aku sudah berniat mengembalikan Sisik ini. Namun, aku tidak tahu kenapa, pada hari Festival Qiqiao, aku tak bisa mengeluarkannya dari tubuhku.

Meskipun dia naga, dia telah membayar harga yang mahal setiap kali dia melindungimu. Sisik sangatlah berharga bagi para naga. Ketika seekor naga kehilangan Sisik, ia harus menderita hukuman yang lama. Karena itu, tanpa Sisik, Ning Xiu Rui tidak bisa kembali ke laut. Dia bahkan tak bisa menginjakkan kaki di laut. Selama 500 tahun,

Setiap kali dia berjalan ke laut dengan pikiran untuk pulang, airnya akan menggerogoti tubuhnya. Namun, sejak dia bertemu denganmu, penderitaan itu tak penting lagi baginya. Namun, pengikisan di kulitnya makin parah. [Ayo.] Jadi, tanpa Sisik, air laut bisa berdampak sangat buruk baginya. Apakah Sisik sungguh tak bisa dilepas atau dia yang tak tega melepasnya?

Dia mungkin telah mengambil keputusan tentang itu. Nona Su, ada banyak orang di dunia ini yang ingin mendapatkan Sisik itu. Jalan yang akan kau lalui akan sulit dan tak terduga. Kau akan menghadapi banyak bahaya. Lalu, tanpa Sisik, berapa lama Ning Xiu Rui bisa melindungimu? Yang Mulia, aku mengerti. [Dasar kura-kura besar!]

[Aku hanya ingin memeriksa lukamu.] [Aku akan beristirahat sekarang.] [Pulanglah.] Apa yang Kaisar bicarakan denganmu? Itu rahasia. Ning Xiu Rui, bisakah kau mengulangi perkataanmu kepadaku? Yang mana? Yang kau katakan saat kita berpamitan di depan rumahmu pagi ini. Su Yin Yin, mulai sekarang, setiap kali kau berbalik, aku akan selalu menunggumu. Katakan lagi.

Su Yin Yin, mulai sekarang, setiap kali kau berbalik, aku akan selalu menunggumu. Ning Xiu Rui, terbangkan aku kembali. Su Yin Yin, kau berlebihan lagi. Kita ada di Istana Kekaisaran. [Kediaman Su] Yin Yin, ini. Makanlah daging babi rebus. Kau selalu takut menjadi gemuk, tetapi kita harus makan daging.

Ini semua adalah hidangan lezat yang ibumu masak untukmu. Aku tahu kau tak suka makan ikan. Ini, makanlah lebih banyak sayuran. Dia… Ketika aku memintanya makan lebih banyak dahulu, dia selalu menolak karena dia takut berat badannya bertambah. Namun, hari ini… Apa yang merasukinya? Yin Yin. Yin Yin.

– Lin Lin. – Kau datang, Lin Lin. Bibi. Lin Lin. Kau dan Yin Yin tumbuh bersama. Aku yakin kalian bisa membicarakan apa pun. – Ada apa? – Kau harus membantuku berbicara dengan Su Yin Yin. – Dia… – Dahulu aku berpikir dia terlalu keras dan bersikap tak pantas, tidak seperti selayaknya wanita.

Namun, lihat dia sekarang, disuruh makan, dia mau. Disuruh minum pun, dia mau. Dia seperti sedang disihir. Aku sangat mencemaskannya. Bibi, tenang. Biasanya dia mengoceh tentang menikahi naga, omong kosong yang telah dia katakan selama bertahun-tahun. Dia tiba-tiba berhenti baru-baru ini. Aku sangat senang dia jatuh cinta dengan Tuan Ning. Kupikir dia akhirnya akan menikah.

Namun, sekarang aku tak tahu bagaimana harus berbicara dengannya. Bibi, cinta tidak bisa dipaksakan. Bagaimana kalau begini, Lin Lin? Carilah cara untuk mengajaknya berjalan-jalan. Mungkin dia akan lebih baik. Aku… Baiklah. Yang Mulia. Apakah aku sudah mengizinkanmu masuk? Apakah aku sudah mengizinkanmu berdiri? Berdiri dan bicaralah. Ini, Yang Mulia. Apa ini? [Titah]

[Kembali ke Istana untuk menyiapkan pemilihan putri mahkota.] Kakak memanggilku ke Istana lagi? Ini perintah Yang Mulia. Hari pemilihan putri mahkota akan segera tiba. Memilih istri adalah hal penting bagi seorang putra mahkota. Itu terkait dengan kemakmuran negara. Jadi, aku yakin kau harus kembali ke Istana lebih awal untuk bersiap. Baiklah. Aku mengerti.

Aku masih punya waktu, ‘kan? Untuk apa terburu-buru? Masih ada beberapa pelajaran penting yang belum kuselesaikan dengan Guru. Kembali dan beri tahu Kakak, setelah menyelesaikan studiku, aku akan kembali ke Istana untuk bersiap. – Pergi sekarang. – Aku khawatir itu terdengar tak pantas. Apa yang tak pantas? Yang kupelajari di sini adalah seni mengelola negara.

Mana yang lebih penting? Mengelola negara, masalah besar yang menyangkut semua warga sipil, atau memilih istri, masalah antara dua orang? Kau paham ini, ‘kan? Aku paham. Kalau paham, tinggalkan aku untuk mempelajari angsa dengan tenang. Yang Mulia, itu merpati. Guru. Yang Mulia, sejak kapan kau menjadi begitu rajin dan pekerja keras? Kenapa aku tidak tahu?

Keadaan menuntutnya. Guru, aku membutuhkan kerja samamu. Beri aku beberapa pekerjaan rumah, kalau-kalau Kakak memeriksanya. Berarti aku harus berpikir keras buku seperti apa yang bisa menarik minatmu untuk belajar giat. Beri aku yang mudah saja. Guru. Guru. Itu memang mirip merpati. [Paviliun Ji Yu] Di tengah malam, naga jahat itu memangsa wanita yang sendirian.

Memangsa wanita yang sendirian. Permisi. Terima kasih. – Terima kasih. – Setiap orang di kota ini hidup dalam ketakutan. Ceritanya tentang apa? Kau tidak tahu? Cerita hari ini adalah tentang naga jahat yang mencuri jantung. Ceritanya bagus. Yin Yin, cerita hari ini adalah tentang naga jahat yang mencuri jantung. Kau belum pernah mendengarnya, ‘kan?

Naga itu menolak untuk pergi. Konon begitu naga datang ke dunia manusia dan memakan jantung manusia, ia akan bisa menjalani kehidupan manusia seperti manusia biasa. Jadi, orang di sebelah kalian bisa saja naga jahat itu. Su Yin Yin, kenapa kau menangis lagi? Maafkan dia, Semuanya. Dia hanya… Dia terlalu mendalami ceritanya. Lanjutkan. Dia terlalu mendalami.

Dia bisa jadi naga jahat itu. [Paviliun Ji Yu] Su Yin Yin, kau kenapa? Kenapa kau menangis lagi? – Bisakah kau diam? – Guru. Tunggu. Aku butuh waktu sebentar. Tunggu di sini. Guru, sebenarnya sebelumnya aku ingin memberitahumu… Aku akan kembali ke dataran utara bersama ayahku. Kenapa mendadak sekali? Ada masalah mendesak di ketentaraan

Yang harus diurus ayahku. Aku harus pergi bersamanya. Apakah kau akan kembali, Guru? Aku tidak tahu. Jika kau pergi, bawa aku bersamamu. Tidak bisa. Aku seorang gadis, bagaimana bisa aku membawa seorang pria? Namun, aku bisa menyamar sebagai wanita. Bawalah aku bersamamu, Lin Lin. Aku benar-benar tak ingin berada di sini lagi.

Aku merasa bisa melihat dia ke mana pun aku pergi. Bawalah aku bersamamu. Kumohon, Lin Lin. Baiklah. Bisakah kau berhenti menangis? Lalu, kenapa aku tak boleh ikut, Guru? Hentikan, pulanglah sekarang. Ayo. Kenapa kau hanya menuruti Su Yin Yin? Kenapa kalian semua menolakku? [Paviliun Ji Yu] Bagaimana dia bisa melakukan itu?

Waspadalah terhadap naga jahat itu. Apa yang akan terjadi dengan naga jahat itu? Cari tahu di pertemuan berikutnya. Kerja bagus. Besok, teruslah beri tahu orang-orang cerita tentang naga jahat yang mencuri jantung itu. Baik, Tuan. Kau bisa memercayaiku. Beri tahu Tuan Mo, besok aku akan memberi tahu seluruh kota ini

Tentang naga jahat yang mencuri jantung itu.