【FULL】My Mowgli Boy EP47【INDO SUB】| iQiyi Indonesia
[Tersedia subtitle Bahasa Indonesia] Dunia dengan keberadaan dirimu yang pertama kali kusadari Sepasang mata yang menatap tembus jiwaku Setiap hal kecil yang tiada hubungan Mengapa kau bisa melihatnya Aku yang dulu sebelum bertemu denganmu Tidak pernah terpikirkan cinta seperti apa Apakah kau juga sama kau seperti angin yang datang Membawaku pergi meninggalkan kumpulan manusia
Memeluk langit yang biru Jika kau angin yang lembut Biarlah aku mengembara bersamamu Bergandengan tangan dan mulai lagi memahami jelas pemandangan Memahami jelas pemandangan Mungkin saja suatu hari angin akan berhenti Jika bisa Aku berharap dapat membuat janji denganmu Berjumpa di tempat yang dulu Tidak peduli berapa banyaknya awan Hujan deras ataupun cuaca cerah
Menghirup udara yang sama Apakah kau tetap sama Mempertahankan hati yang paling semula Tetap suka melihat bintang Jika kau angin yang lembut Biarlah aku menjadi lonceng anginmu Setiap hari mendentingkan suara kebahagiaan My Mowgli Boy Episode 47 Sebuah lagunya Liang Liang, tidak tahu apakah bisa dinyanyikan atau tidak. Masih belum bisa berdiri tegak.
Biasanya tidak memakai sepatu hak tinggi, jadi tidak begitu terbiasa. Istriku. Lihatlah ini. Ada apa? Orang tuanya Tang Cheng luar biasa, sudah pernah pernah memenangkan begitu banyak penghargaan internasional ya, coba kamu lihat! Penghargaan fotografi global geografis secara nasional, penghargaan Hasselblad internasional fotografi. Luar biasa! Mereka sudah memenangkan begitu banyak penghargaan,
Bolehkah kita memamerkan ke orang-orang? Kenapa tidak boleh? Kamu jangan lupa, istrimu ini… juga merupakan sosok yang terkenal di sekitar lingkungan ini, benar tidak? Lihatlah produk terbaik ini, yang berseragam sama, Hu San Jia, coba bilang padaku, siapa yang bisa membodohiku? Hebat tidak? Mentalnya masih termasuk sehat. Lao Lu,
Kamu, coba liat apakah aku begini saja sudah cukup? Apakah terlihat bagus? Pelan-pelan sedikit… Selain lengan bercorak kupu-kupu ini, lalu corak Michelin ini, lalu di bagian rambut yang terdapat sedikit perbedaan, yang lainnya tidak jauh berbeda dengan anak muda usia 20 an. Lumayan bagus! Menyebalkan! Pelan-pelan sedikit. Keinginan untuk terlihat lebih hidupnya lumayan kuat.
Mereka sudah berada di lingkungan sekitar sini. Cepat! Mari kita sambut! Cepat! Tunggu sebentar! Ada apa lagi? Meja, meja mahjong, cepat ditutupi, jangan sampai kelihatan! Ayo, tutupi dulu. Apa kabar semua? mereka ada ayah ibuku, selamat datang di rumahku. Selamat datang! Kalau begitu aku juga akan memperkenalkan, kedua orang ini…
Adalah ayah ibuku yang sering aku bicarakan. Sebenarnya tadi aku berpikir bisa lebih santai ketika kita ke rumahmu, tapi kelihatannya tidak seperti yang aku pikirkan. Mohon maaf, sudah mengganggu waktu kalian. Benar, benar, benar. Tidak merepotkan, sama sekali tidak. – Apa kabar! – Apa kabar, apa kabar! Ayo keluarkan oleh-olehnya! Sungguh merepotkan, cuma datang berkunjung,
Kenapa harus bawa oleh-oleh. Benar juga, masih harus bawa oleh-oleh, sungguh merepotkan, benar sekali. Pertama kali berkunjung, sedikit hadiah dari kita, rasa hormat dari kita. Hadiah apa ini? Jangan bilang ini emas, perak atau batu giokkah? Kalau benar, kita tidak mampu untuk menerima hadiah seperti ini. Tenang dulu, jangan asal menebak.
Coba kalian buka dan lihat dulu. Semoga kalian menyukainya. Ayo cepat dibuka, cepat dibuka. Bukalah. Ini adalah batu sedimen koleksi kita, kalau dilihat dari coraknya, ini setidaknya terbentuk dari puluhan juta tahun yang lalu. Coba kamu lihat! Batu itu kemungkinan sudah dilewati banjir berkali-kali, perubahan aliran sungai, angin kencang ataupun hujan es.
Kita berharap Tang Cheng dan Ziyue bisa seperti batu sedimen ini, bisa melewati segala percobaan hidup yang dialami. Baik! Ini sudah terlalu bagus untuk dijadikan hadiah kenangan. Benar. Aku menyukainya, sunguh. Jangan berdiri di saja, ayo masuk ke dalam! Benar juga, ayo masuk ke dalam rumah, duduk di dalam. Ayo jalan, sini!
Jangan sungkan, mari sini! Silahkan. Mari, silahkan masuk ke dalam rumah, silahkan masuk! Mari duduk di dalam rumah! Sini kamu! Kuberitahu ya, lihat mereka, mereka berdua adalah orang yang berpendidikan tinggi, nanti ketika makan bersama, jangan merasa malu-malu, keluarkan semua kosakata bahasa yang kamu tahu! Tidak masalah! Jangan lupa mengajarkanku juga ya!
Baik, ayo jalan, jalan! Hari ini kita kedatangan tamu terhormat, kita benar-benar merasa tersanjung atas kehadiran kalian, kita sudah menyiapkan beberapa makanan dan minuman. Dari lubuk hati kami yang paling tulus, jika ada yang kurang berkenan, mohon maafkan kami. Tidak ada. Ayo… Ayo bersulang! Ayo… Silahkan. Ayo bersulang! Kenapa sepertinya ada yang aneh?
Aku juga merasa begitu. Ayo makan. Ayo makan. Ziyue masih muda dan masa depannya menjanjikan, juga gigih dan mengerti tentang batas diri, putriku benar-benar bangga terhadapnya. Kamu terlalu memuji, terlalu memuji, anak anjing ini lemah berpikir, dan hanya takut ketinggalan jadi lebih cekatan dibandingkan orang lain. Lemah, lemah apanya. ayo cepat! Kegigihan akan menghasilkan kesuksesan,
Mengubah kebodohan dengan ketekunan! Benar! Kegigihan akan menghasilkan kesuksesan, mengubah kebodohan dengan ketekunan! Mari, mari, mari minum! Baik! Ayo sini. Minumlah! Ayo. Ziyue, ada apa dengan ini? Sedang latihan sandiwarakah? Apa yang kamu lakukan? Aku juga tidak tahu apa yang terjadi. Kuberitahu kalian ya… Ibu, ini… kita, jangan bahas tentang diriku lagi. Mari sambil makan,
Sambil membicarakan hal lain. Membicarakan hal lain? Benar, membicarakan tentang hal lain, sambil makan sambil berbincang. Bicarakan tentang hal lain! Benar! Bicarakan… bicarakan hal lain saja, hal lain saja, hal lain… Kalian sering mengambil foto di alam liar. Apakah kalian sering menemui hal-hal yang aneh? Benar. Kalau untuk hal-hal yang aneh sepertinya tidak ada.
Biasanya kita berada di lingkungan alam liar dalam jangka waktu yang lama, jadi kita lebih akrab dengan binatang dibandingkan dengan manusia. Suatu kali kita sedang memotret seekor singa, tapi jaraknya terlalu jauh. San di antara kita juga terdapat banyak rumput alang-alang, lalu kita berdua… bergerak mendekatinya. Akhirnya…
Jarak kita dengan singa tersebut hanya beberapa meter saja. Dengan singa tersebut? Benar. Lalu singa tersebut menatap kita, sedikit sikap akan memangsapun tidak ada. Bagus kalau begitu. Karena jaraknya sangat dekat, sampai jenggot singanyapun terlihat dengan jelas, itu adalah sebuah karunia dari alam, di lingkungan alam liat, masa-masa ini adalah masa yang paling membahagiakan.
Ya benar. Aku teringat sesuatu, aku teringat sesuatu, aku sudah pernah melihat hasil karya kalian, kalau tidak salah itu, itu, itu seekor macan yang berwarna putih bukan? Macan salju? Benar, macan salju, macan salju. Benar, macan salju. Itu… cahaya dan bayangannya itu, itu… itu seperti garis otot-ototnya. Itu… benar itu!
Kekuatan dan keindahan yang luar biasa ya. Indah. Aku jujur saja, itu adalah macan yang baru kita selamatkan, saat itu, macannya terlihat lemah sekali, berat badannya hanya dua pertiga dibandingkan berat bedan normal macan pada umumnya. Dua pertiga? Masih ada selembar lagi, masih ada lagi, itu yang seekor orang utan,
Itu, orang utan yang berpantat merah itu, pantatnya itu terlihat lebih besar. Benar! Apakah itu juga yang kalian selamatkan? Pasti kalian yang selamatkan juga. Benarkah? Dia terserang penyakit apa? Dia tidak terserang penyakit, namanya monyet hitam, bentuk tubuhnya memang seperti itu. Benar. Pantatnya memang berwarna merah, memang seperti itu. Sepertinya lebih baik membahas tentang diriku.
Mari, mari makan. Baiklah. Jangan merasa sungkan, jangan merasa sungkan terhadap orang sendiri. Lao Lu, kamu lihat kuahnya sudah mengering, kamu, kamu cepat tambahkan kuahnya, ayo cepat, cepat. Ini, bagaimana dengan ini? Cepatlah! Cabut listriknya, cabut listriknya! Ini, ini! Kenapa ini, kenapa bisa begini? Hari ini kita sungguh menyesal, bisa terjadi lelucon seperti ini
Dan jadi bahan tertawaan kalian. Tidak, tidak apa-apa. Ini semua karena aku dan ayahnya terlalu khawatir dengan anak kita ini. Ziyue ini anak yang sangat pengertian. Dia, dia anak yang baik, hanya saja kita sebagai orang tuanya, aku jujur saja, aku dan ayahnya hanya orang biasa saja, tidak mempunyai status sosial apapun
Dan juga tidak memiliki ketenaran, anak kita Ziyue bisa hebat seperti ini, semua dari dirinya sendiri, kalian bisa melihat kalau kita hanya berasal keluarga biasa saja, tidak ada yang bisa kita berikan ke dia, hanya memiliki sebuah meja yang sudah diangkat. Ibu, jangan berbicara seperti itu. Ziyue dan Tang Cheng bisa bersatu seperti sekarang,
Ini bukan sebuah hal yang mudah. Benar. Jadi aku berharap kalian berdua bisa merestuinya. Aku menyetujuinya, kita berdua mengangkat kedua tangan dan menyetujuinya. Bagus, ini sungguh bagus. Aku berterus terang, Ziyue, juga banyak membantu kita secara diam-diam. Dia, membantu apa? Benar ya, sebelum datang ke sini, aku selalu merasa takut, gaya bicarapun tidak pernah berlebihan,
Sebenarnya Tang Cheng, dia tumbuh dewasa dengan sendirinya. Benar, anak ini memang tidak pernah mencemaskan orang lain. Benar, karena dia tidak pernah membuat orang lain cemas, jadi aku lebih banyak menggunakan waktuku untuk kegiatan penyelamatan binatang dibandingkan menjaga dia, karena itu kita berdua merasa malu terhadap putri kita,
Aku berpikir tidak peduli sebanyak apapun penghargaan yang kita menangkan, itu juga tidak akan dapat menebusnya. Untung saja kalian masih memiliki hati nurani. Kita sungguh berterima kasih, pada keluarga bahagia seperti kalian ini dapat menerima Tang Cheng, juga untuk menebus rasa bersalah aku dengan ibunya. Anak ini memang terlihat imut, benarkah?
Aku masih mempunyai satu permohonan. Masih, masih ada hal lain? Bisakah kalian mengajarkan kita bermain mahjong? Kita yang biasa berada di alam liar, sangat langka bisa mendapatkan kesempatan seperti ini. Kalian membuatku kaget saja, boleh ya, tidak masalah, bermain mahjong itu adalah keahlianku, serahkan padaku saja, akan kuajarkan kalian.
Dia juga mau mengajukan permohonan untuk masuk ke dalam Guinness Book of Records. Baguslah kalau begitu, baguslah. Perubahan sikap ini… Sepertinya terlalu cepat. Biarkan aku menceritakan tentang lingkungan sekitar sini. Garis strip, angka-angka, kita masih belum membahas masalah pernikahan kalian! Pernikahan apa yang mau dibahas, bicara tentang mahjong saja, tentang mahjong, mahjong, mahjong.
Mahjong apanya… Kemudian dia terbagi atas timur, selatan, barat, utara, tengah, huruf kanji Fa, polos kemudian ada delapan jenis bunga, sudah mengerti? Apakah tidak lebih baik kita mencobanya lansung? -Baik, ayolah. Tolong ajarkan aku. Pernikahan apanya. Sangat bagus. Apakah nota ini juga tidak ada? Alasannya? Mereka menyebutkan kalau ada beberapa
Pemesanan di akhir bulan tidak dapat diselesaikan tepat waktu. Apa yang dimaksud tidak dapat diselesaikan dengan tepat waktu? Panggilkan manager Yang ke sini! Apakah kamu mendengarnya atau tidak? Panggilkan manager Yang ke sini! Manager Yang belum kembali, dia masih berada di tempat pelanggan. Masuk! Kamu pergi dulu. Ada apa dengan kamu?
Apakah kamu akan membiarkannya terus seperti itu? Aku akan pergi menyelesaikan masalah ini. Aku saja yang pergi. Jumlahnya tidak seberapa banyak, biar aku saja yang pergi, kamu tidak perlu turun tangan lansung. Aku orang yang paling cocok untuk pergi ke sana. Oh ya, manager Yang masih berada di luar kota dengan pelanggan, aku merasa khawatir,
Kamu ikut menyusul ke sana, biarkan Linda memesankan tiket pesawat untukmu. Aku sudah sampai, setelah rapat kamu ke sini saja. Selama beberapa tahun terakhir, tim kita berhasil menghindari beberapa resiko buruk dengan menolak beberapa tawaran proyek, mari kita semua lebih berusaha lagi. Apakah kamu bisa melakukannya sendiri? Perlukah aku mempercepat rapat ini
Dan segera ke sana? Poin yang terakhir masih harus ditinjau kembali lagi. Lucu sekali. Jangan khawatir, aku sudah bisa mandiri sekarang. Nyonya Chen. Ling Xi. Kalian juga sudah lama saling mengenal, kalau terjadi kesalahpahaman, lebih baik diselesaikan dari awal. Baiklah, aku pergi ke ruangan uap dulu,
Kalau sudah selesai, kamu bisa mencariku di ruangan uap nomer 404. Mari! Karena kita bisa bertemu di sini, aku rasa ini bukan sebuah kebetulan, kalau ingin mengatakan sesuatu, katakan saja. Ling Xi ya, aku orang yang melihatmu tumbuh dewasa dan kamu juga memahami Paman Zheng dengan baik. Kalau begitu kamu salah,
Aku sama sekali tidak memahamimu, dulu aku berpikir aku sudah memahamimu, tapi akhirnya aku menemukan kalau semuanya adalah palsu. Aku tahu ada beberapa hal yang masih membuat dirimu kesal, aku memahaminya, aku juga lagi berusaha untuk menebus semua ini. Sebenarnya apa yang kamu inginkan? Kamu, kamu lansung katakan saja, jangan bertele-tele dan bertindak semaumu saja.
Aku ingin kamu membersihkan nama ayahku, dan membuat sebuah pernyataan di depan seluruh karyawan Wolf bahwa ayahku tidak bersalah, dia tidak melakukan hal-hal yang bersalah terhadap mereka, dan orang yang tidak tahu berterima kasih itu adalah kamu, Zheng Weijue. Aku juga ingin berbuat seperti itu, tapi sekarang bukan saat yang tepat. Apakah kamu berpikir
Sekarang aku bisa mempercayaimu? Biar kuberitahu, bisnis yang kamu lewatkan itu hanya uang kecil bagiku. Kalau benar itu adalah uang kecil, hari ini kamu juga tidak mungkin bisa duduk di sini. Nyonya Chen! Nyonya Chen! Di dalam sini ada orang, siapa itu! Di dalam sini ada orang! Apakah ada yang mendengar? Buka pintunya! Buka pintu!
Ada orang di dalam sini! Tolong! Tolong! Tolong! Buka pintunya! Buka pintunya! Nomor yang anda hubungi tidak bisa menjawab, harap dapat menghubungi kembali. Mengenai proyek yang tadi, maksudnya Tuan Li adalah? Maksud saya, kita akhiri pertemuan ini. Aku saja yang pergi. Jumlahnya tidak seberapa banyak, biar aku saja yang pergi,
Kamu tidak perlu turun tangan lansung. Aku orang yang paling cocok untuk pergi ke sana. Tolong! Tolong! Tolong! Tolong! Buka pintunya! Berdiri di Ying Men, prajurit ketiga memanggil semua anak-anak, mendengarkan suara batang akar, pukulan gendang pertama, nasi untuk perang, pukulan gendang kedua, jubah perang, pukulan gendang ketiga, sarung pedang, pukulan gendang keempat, menyiapkan prajurit.
Zheng Weijue! Aku tahu kamu ada di luar sana, cepat keluarkan aku, Zheng Weijue! Tolong! Tolong! Kamu sudah mengabaikan aku, apakah ada sedikit merasa menyesal? Menyesal? Kalau ada kesempatan untuk memilih dari awal, walaupun kebenarannya masih merupakan sebuah misteri, aku tidak akan mengabaikan kamu lagi. Tinggalkan semuanya, kalau tidak itu akan mencekik lehermu sendiri,
Jika lain kali kamu mengalami hal seperti ini lagi, tidak akan ada orang yang membukakan pintu untukmu. Ling Xi! Ling Xi! Kenapa dengan kamu? Ada apa? Kenapa bisa begini? Sini, sini, aku tidak akan mengizinkanmu untuk melakukan semua ini sendiri, apakah kamu sudah mendengar? Aku mau melindungimu, sudah tidak ada apa-apa.
Ternyata kolagennya lebih bagus dari kakiku. Memangnya kenapa paman? Kamu sudah bangun? Jangan bilang kamu memiliki penyakit ya, tidur seperti sebuah balok kayu. Kamu yang punya penyakit! Kepalaku terasa sangat pusing, apakah aku sudah tertidur cukup lama? Apakah kamu tidak mengingat apapun? Tentu saja aku masih mengingatnya, aku juga bukan hilang ingatan,
Aku, aku dikurung oleh Zheng Weijue dalam ruangan sauna itu, aku sudah teriak-teriak memanggil, sampai tenggorokanku pecah, aku teriak sampai suaraku habis, dia, dia masih bisa menyanyikan sebuah lagu opera di depan pintu, lalu… Lalu dia melepaskanmu, dan kamu berjalan terhuyung-huyung ke depan kemudian melihatku. Kalau kamu tidak ada di sana,
Aku mungkin sudah pingsan di sana. Apakah kamu masih mengingat apa yang terakhir kukatakan kepadamu? Masih ya, terakhir kamu mengatakan bahwa kalau kolagenku lebih bagus dari kakimu. Benar, ingatanmu sungguh bagus. Ayo kita pergi makan, biar menambah sedikit suplemen untuk otak babimu itu. Bantu aku berdiri! Sini! Ke sebelah mana? Ayo Jalan.
Dia keluar bersama nyonya Chen? Apakah kamu berpikir hari ini bisa bertemu dengan Zheng Weijue, itu merupakan satu kebetulan? Berarti mereka berdua bekerja sama untuk memberiku pelajaran? Seharusnya aku yang disalahkan, aku tidak mempelajari lebih dalam mengenai hubungan mereka, kalau tahu kamu mau pergi ke perjamuan makan terakhir seperti itu, aku tidak akan mengizinkanmu pergi.
Zheng Weijue ya, ternyata merupakan lawan yang kejam juga, aku melawannya dengan cara seperti ini, tidak tahu sampai kapan baru bisa memutar balikkan keadaan ayahku. Ini tidak seburuk yang kamu bayangkan, dia bisa datang sendiri mencarimu, itu menandakan bahwa kamu sudah memukul sampai titik kelemahannya. Titik kelemahannya? Dia itu seekor ular phyton emas yang kurus,
Sedangkan aku hanya seekor unicorn yang hidup, kamu bilang aku bisa memukul bagian titik kelemahannya, bahkan memukul setengahnya saja aku tidak mampu. Jangan mencela diri sendiri, seekor raksasa yang sangat besar mungkin saja bisa dikalahkan oleh besar badannya sendiri. Agak sedikit filosofis, apa artinya itu, coba katakan. Apakah kamu tahu, pada saat perang dunia kedua,
Negara jerman membuat sebuah tank besar bernama Panzer, berat keseluruhannya mencapai 188 ton, ketebalan lapisan bajanya mencapai 240 mm, benar-benar merupakan sebuah mesin pembunuh. Lalu apakah semuanya berjalan dengan baik-baik saja? Kenyataannya, mesin tersebut tidak pernah ikut serta dalam peperangan, karena terlalu berat, setiap jam hanya bisa berjalan sejauh 13 km,
Karena itu untuk berjalan lintas negara sangatlah sulit, jadi bisa dibilang itu hanya terlihat bagus di penampilan saja. Jadi maksud kamu, Zheng Weijue kemungkinan seperti sebuah Panzer yang tidak bisa bergerak. Benar. Teman-temanku pernah mendengar bahwa Zheng Weijue menggunakan seluruh harta kekayaannya ke dalam proyek Senmu ini, sekarang dia berada dalam situasi dilema,
Proyek yang lain nilainya tidak seberapa, dan untuk saat ini, pergerakan dia sudah terbatas, sedikit salah bergerak akan menghasilkan efek buruk. Kalau begitu berarti hari ini pengorbananku tidak sia-sia, benarkah? Sekarang jalur pendanaannya Zheng Weijuan sudah terputus, dia harus mencari investor yang baru, kalau begitu sebelum dia menemukan investor baru tersebut,
Kita harus menemukannya terlebih dahulu, kemudian kita harus membujuk mereka dan mengatakan pada mereka kalau Zheng Weijue bukan orang baik-baik, biar mereka semua tahu siapa sebenarnya Zheng Weijue itu. Dia sudah mengancammu seperti itu, kamu masih bisa bersikap seperti itu terhadapnya, itu namanya membunuh dirimu sendiri. Dia sudah menjebak ayahku hingga begitu buruk,
Kalau aku hanya duduk diam saja melihat dia menjebak orang lain, aku tidak akan bisa tidur nyenyak. Sudahlah, jangan menambahnya lagi. Lingkaran investasi ini adalah bidangku, untuk membuat teman-temanku memberi muka kepadaku tidak begitu sulit, sebaiknya kamu banyak istirahat, kamu masih tidak mau banyak beristirahat, apakah kamu bersedia menghamburkan uangmu?
Papa Jin Zhu yang melakukan investasi untukku adalah ayahku yang sebenarnya. Terima kasih. Apakah ada orang yang pernah bilang padamu kalau kamu kelihatan ganteng ketika sedang berteriak marah-marah di dalam swalayan? Gantengkah? Aku tidak peduli dengan apa yang orang lain katakan. Sombong! Kamu termasuk orang yang serba bisa, tapi kamu pasti mempunyai
Masalah yang tidak bisa kamu selesaikan sendiri, coba katakan padaku, mungkin aku bisa membantumu, aku tidak suka berhutang budi kepada orang lain, kamu sudah membantuku, aku juga ingin membantumu. Baiklah kalau begitu, siapa tahu ada beberapa hal yang bisa kamu bantu, seperti hubungan asmara. Hubungan asmara? Hubungan asmaraku sendiri saja gagal,
Bagaimana bisa membantu orang lain? Aku ingin bertanya padamu. Apa yang mau kamu tanyakan? Apakah kamu mau… Mau apa? Apakah kamu mau… Bisakah kamu jangan makan tahu terus menerus? Ganti makanan lain. Tidak mau, aku memang suka makan tahu, tahu mentah juga sangat enak. Maaf sudah merepotkan Tuan Li sampai harus ikut mengantarkanku turun.
Dengan senang hati. Silahkan lewat sini. Baik. Tuan Zhao, terima kasih atas bantuanmu. Tidak perlu sungkan, semoga kerjasama kita berjalan lancar. Sampai jumpa. Baik, aku pastikan dulu angka-angka ini. Baik, silahkan bicara. Baik. Baik, silahkan bicara. Baik, yang 6.3 itu… Selamat pagi! Selamat pagi! Silahkan duduk. Mohon kalian pasti membantu kita,
Anggap saja aku berhutang budi terhadap kalian. Tuan Li, sepertinya ini bukan dirimu, kamu begitu menguras tenaga untuk mengerjakan hal-hal yang tidak menyenangkan seperti ini. Apa yang sedang kamu gambar? Manager Mo, kamu sudah kembali, bagaimana perjalanan bisnisnya? Kondisi perusahaan semakin memburuk, pelanggan kita juga bukan orang bodoh. Habislah,
Belakangan ini, kita kehilangan tagihan sampai kepala menjadi botak, proyek Senmu juga terus menerus minta tambahan dana, aku mendengar kalau Tuan Zheng masih mencari investor baru tapi belum mendapatkan satupun, sekarang ini kita seperti sebuah petasan, sekali Tuan Zheng membakarnya, salah satu dari kita akan terbang ke langit. Bersebelahan dengan matahari ya,
Orangnya ada di mana? Apa kabar! Tadi aku melakukan pemesanan dan aku ke sini untuk mengambil yang manis. Tuan Li ya, aku sudah beberapa kali pergi ke kantor kalian, tapi pintunya selalu tertutup, Apakah sikapmu memang seperti itu? Orang yang sudah mengambil hak milik orang lain, kalau orang tersebut datang kepadaku,
Aku tidak mungkin membuka pintu untuknya. Aku tidak mengerti apa yang kamu maksud? Kita ini hanya pernah sekali mengajukan sebuah gugatan, sama sekali tidak ada dendam pribadi. Itu tergantung dengan apa yang dikatakan, aku bertemu dengan seorang penjual buah, dan dia pernah menjual buah yang tidak bagus kepada temanku,
Tentu aku harus memberitahukan kepada penjualnya. Baik, kita semua adalah orang bisnis, dalam dunia bisnis, demi menghalangiku mendapatkan investor, kamu menekan rendah bagian sahammu sendiri, kamu berbuat seperti itu, kalau suatu saat bisnismu mengalami kemunduran, itu berarti nanti akan kehilangan istri dan juga kehilangan prajuritmu, Apakah kamu tahu? Tidak ada hal yang bisa diprediksi,
Ketika kamu mendapatkan proyek Senmu, bukannya kamu merasa kalau kamu sudah berada di dalam puncak kejayaanmu? Tapi sekarang, takut dengan kehilangan kepemilikan terhadap proyek ini, takut dengan kehilangan kekuasaan dalam mengambil keputusan, apakah tidak merasa lelah? Aku tidak pernah memikirkan kata seandainya. Apakah kamu tidak merasa kalau kamu tidak layak melakukan ini?
Asalkan Ling Xi bahagia, aku sudah merasa layak. Apakah begitu sulit untuk implementasi di tempat yang lebih luas? Aku tidak ingin mendengarnya, aku hanya beri kalian waktu 2 hari, aku tidak peduli dengan apa yang akan kalian lakukan, bahkan kalau harus menggali sampai kedalaman 3 kakipun harus mengeluarkannya untukku! Siapa yang menyuruhmu menukar tiket pesawat?
Kenapa kamu mengundurkan jadwa penerbanganmu? Belakangan ini perusahaan mengalami begitu banyak masalah, itu semua merupakan kerugian-kerugian yang tidak bisa digantikan, kalau kamu memintaku untuk memutarbalikkan keadaan, bagaimanapun juga aku harus melakukan sebuah persiapan, baru bisa pergi melakukan negosiasi. Kalau begitu kamu masih membela kepentingan perusahaan, bukan demi kepentingan pribadi, waktu itu kamu sengaja mendatangiku,
Sebenarnya apa yang kamu inginkan. Kalau kamu ingin mencurigaiku, lalu kenapa kamu masih mau mengambil resiko ini untuk menggunakanku, sebelum aku datang, aku sudah memberitahukan semuanya dengan jelas, tujuanku ke sini adalah ingin mencari pelaku sebenarnya di tahun itu, kalau kamu benar-benar mencurigaiku, aku bisa mengundurkan diri sendiri, bukti-bukti itu, bisa aku temukan sendiri.
Tunggu sebentar! Aku sudah mengerti, kamu ingin meminjam tanganku untuk menyelesaikan masalahmu sendiri, kalau begini, aku termasuk sudah baik terhadapmu, kamu jangan berpikiran untuk melakukan trik apapun di depanku, kemampuanmu seperti apa, kamu sendiri yang lebih mengerti. Pengendara motormu masih berjarak 28 rumah dari tempatmu, bisakah aku memesan layanan servis?
Menjadi seorang bos bisa sampai seperti ini. Sudah lama tidak bertemu. Bukannya kita baru bertemu beberapa waktu yang lalu? Pernahkah? Bukankah bagimu aku ini seorang iblis? Kamu adalah iblis bagi seorang Ling Xi. Apa yang kamu bilang tadi? Ada berapa orang? Aku segera ke sana, tunggu aku di sana. Pinjamkan aku mobilmu sebentar, terima kasih.
Ke mana kamu mau pergi? Yang ini enak, apakah kamu sudah mencobanya? Lihat kalian ini, cuma memikirkan diri sendiri saja, papa Jin Zhu saja belum makan, masih punya muka untuk makan, mari, papa Jin Zhu, ini buat kamu. Tidak perlu, aku tidak ingin makan. Kalau begitu aku tidak perlu sungkan lagi ya. Ini buat kamu,
Ini buat kamu. Sudah cukup manis itu. Yang ini lebih besar, dan lebih hangat, kuberikan untukmu, tidak perlu sungkan. Kamu itu benar-benar teman baikku. Seorang pria hanya butuh bertanggungjawab terhadap bisnis mereka sendiri, sedangkan seorang wanita harus bertanggungjawab terhadap tubuhnya sendiri, benar-benar bernasib buruk. Jangan marah lagi, kamu hanya perlu makan makanan berserat setiap harinya,
Yang ini bebas gula. Enak sekali, kamu beli di mana? Bukan aku yang membelinya, sekarang aku adalah orang yang sedang menghemat, karena itu tidak mungkin aku bisa membeli kue tart ini, Li Yuhang yang memberikan untukku, jadi kubagi juga ke kalian, aku orangnya sangat bermurah hati. Ada apa? Ada masalah? Tahukah Anda bahwa,
Li Yuhang membantu kamu untuk melobi teman-temannya di lingkaran investasi beberapa waktu yang lalu? Aku tahu ya. Dia pergi menemani orang minum, minum sampai hampir mati, apakah kamu tahu? Aku tahu ya. Apa yang kamu bilang? Aku tidak tahu tentang itu, kenapa dia mau menemani orang minum arak, dia hanya bilang padaku kalau itu semua
Hanya rekan-rekan bisnis dia saja. Apakah kamu juga mempercayainya? Kalau begitu kenapa dia mau pamer kepadaku? Sini, sini, coba kamu jelaskan padanya dari sudut pandang seorang pria. Dia sepertinya takut memberimu beban. Kenapa harus memberiku beban, aku juga bukan sebuah kantong air asin, kenapa takut memberiku beban? Ya Tuhan, akhirnya aku mengerti,
Kenapa cintamu terhadap Zheng Li bisa bertepuk sebelah tangan selama bertahun-tahun, kalau dilihat dari cara berpikir otakmu, Li Yuhang itu selalu memusatkan perhatiannya kepada dirimu saja, dia menyukaimu. Kamu jangan bercanda lagi, dia menyukaiku… aku tidak tahu mengenai hal ini, dia menyukaiku? Sepertinya aku harus minum 2 pot Ergotou untuk menyadarkan otakku,
Tidak mungkin itu, dia tidak mungkin menyukaiku. Coba katakan apa yang ada di pikiranmu. Kamu dan Mowgli juga sudah berpisah untuk waktu yang cukup lama. Kenapa kamu memukulku? Apakah nama ini mengandung racun dan tidak boleh disebut? Apakah kamu memutuskan tidak mau menjalin hubungan asmara lagi seumur hidupmu? Kenapa aku harus menjalin hubungan asmara?
Yang menghambat sebuah hubungan asmara adalah hubungan cinta para remaja, benar-benar menghambat, sedangkan aku pengalamannya sudah banyak, benar tidak? Benar. Benar kepalamu! Inilah yang dinamakan menghindar, apakah kamu tahu? Kubilang padamu, menghindar dari sesuatu itu bukan hanya memalukan, tapi juga tidak berguna, aku jadi tidak mengerti, Li Yuhang itu rela menjadi ban cadanganmu,
Kamu bilang kalau kamu sudah lebih siap dari itu, kenapa kamu tidak mengganti bannya dulu, mobil ini harus bergerak terlebih dahulu, baru bisa tahu apakah bannya sesuai atau tidak. Aku tidak setuju, ban cadangan hanya bisa digunakan dalam keadaan mendesak, kalau kamu menggunakannya dalam waktu yang panjang, bisa menyebabkan kecelakaan,
Tapi juga tidak boleh ragu untuk bergerak maju, Hal yang paling pantang bagi seorang manusia adalah sifat yang masih suka berkhayal tentang milik dia yang sudah hilang, ini yang dinamakan dengan prakmatis. Tapi juga tidak boleh asal menempatkan diri sendiri di sembarang tempat, terkadang kalau kita terlalu berambisi, itu juga merupakan sebuah keberanian.
Bau apa ini, siapa yang mencuri makan di belakangku? Aku memberimu sebuah pertanyaan, seseorang kalau sudah mengalami patah hati, apakah dia seharusnya memulai sebuah hubungan baru? A. Iya. B. Tidak. Aku memilih C. Guru kalian di luar negeri sana juga tidak mungkin mengajarkan kalau kalian berasal dari negara timur kunokah, pertanyaan misterius sudah terjawab, memilih C.
Tidak juga, aku juga termasuk orang yang pernah mengalami patah hati. Menurut pengalamanku, aku rasa… menjalin sebuah hubungan asmara, bukan hal yang terpenting dalam hidup seorang manusia. Masih banyak hal lain, yang lebih layak untuk kita lakukan… seperti tentang kesejahteraan masyarakat. Dua bulan lagi, aku sudah mendaftarkan diri untuk ikut serta ke danau Qinghai.
Aku mau pergi memungut sampah, maukah kalian ikut bersamaku? Baik. Apakah kalian tahu, saat ini sampah yang tidak bisa didaur ulang sudah terlalu banyak. Banyak mata air yang tertutup olehnya, jumlah air di daratan. juga semakin lama semakin sedikit, burung-burung yang biasa suka berpindah-pindah, juga tidak datang lagi. Makanlah kuenya! Berisik! Pergi, pergi kamu!
Kamu benar-benar sudah salah paham terhadapku. Kalian sampai kapan mau seperti ini? Pertama kali dimulai, kalian bilang kalian tim eksplorasi. Lalu kemudian bilang, bilang kalian adalah tim ekspedisi. Membawa sekelompok orang menuju ke atas gunung itu, hingga menyebabkan atmosfer di sana jadi kurang bagus. Selama ini aku tidak pernah bertemu
Dengan tim ekspedisi yang membawa jebakan, sebentar menggali lubang, sebentar membuat asap. Kalian, kalian ini sebenarnya sedang melakukan hal buruk apa. Berapa jumlah mereka? Sudah berapa lama mereka pergi? Kamu… jangan bilang kamu satu kelompok dengan mereka. Kepala desa, kamu… Pergi sana, pergi! Aku tidak tahu. Kepala desa. Lao Xia! Xiao Ye,
Xiao Ye, ini benar kamu? Lao Xia, kalian, apakah kalian saling mengenal? Kami saling mengenal, Xiao Ye. Pukul 18.40 Berdiri di seberang jalan Mantel bertopi abu-abu menjuntai di bawah lutut Kau berjalan sampai ke hadapanku Dengan wajah tertunduk dan mata yang terpincing Matahari bersembunyi di belakang dan tertawa tanpa berkata-kata
Angin yang sedikit sejuk dan malam yang ajaib Mata yang tersenyum memberikan sedikit kemabukan Tanpa kusadari perlahan menggandeng tangan dan memandang wajahku Pukul 18.40 Berdiri di seberang jalan Mantel bertopi abu-abu yang menjuntai di bawah lutut Kau berjalan sampai ke hadapanku Dengan wajah tertunduk dan mata yang terpincing
Matahari bersembunyi di belakang dan tertawa tanpa berkata-kata Angin yang sejuk dan malam yang ajaib Mata yang tersenyum memberikan sedikit kemabukan Tanpa kusadari perlahan-lahan berpaling melihat wajahmu Tangan yang sedikit hangat dan sinar bulan yang redup Cahaya lampu yang lemah, wajah yang kecil Tanpa kusadari perlahan menggandeng tangan dan memandang wajahku