【FULL】My Mowgli Boy EP31【INDO SUB】| iQiyi Indonesia

[Tersedia subtitle Bahasa Indonesia] Dunia dengan keberadaan dirimu yang pertama kali kusadari Sepasang mata yang menatap tembus jiwaku Setiap hal kecil yang tiada hubungan Mengapa kau bisa melihatnya Aku yang dulu sebelum bertemu denganmu Tidak pernah terpikirkan cinta seperti apa Apakah kau juga sama kau seperti angin yang datang Membawaku pergi meninggalkan kumpulan manusia

Memeluk langit yang biru Jika kau angin yang lembut Biarlah aku mengembara bersamamu Bergandengan tangan dan mulai lagi memahami jelas pemandangan Memahami jelas pemandangan Mungkin saja suatu hari angin akan berhenti Jika bisa Aku berharap dapat membuat janji denganmu Berjumpa di tempat yang dulu Tidak peduli berapa banyaknya awan Hujan deras ataupun cuaca cerah

Menghirup udara yang sama Apakah kau tetap sama Mempertahankan hati yang paling semula Tetap suka melihat bintang Jika kau angin yang lembut Biarlah aku menjadi lonceng anginmu Setiap hari mendentingkan suara kebahagiaan My Mowgli Boy Episode 31 Namanya juga permainan, pasti ada menang dan kalah, sangat normal sekali.

Cukup tutup mata pura-pura tidak lihat saja, kan? Aku bilang ya, ibu Ziyue, kamu juga terlalu baik. Kalau apapun selalu hanya tutup mata pura-pura tidak tahu saja, cepat lambat nanti bisa melukai diri sendiri. Pokoknya nanti jika ada dia maka tidak ada kita, jika ada kita maka tidak ada dia. Baiklah, baiklah.

Akulah yang buat keputusan di rumahku. Untuk seterusnya, aku bertekad tidak akan mengajak Lao He bermain lagi, sudah beres, kan? Sungguh menyebalkan. Benar-benar bikin lelah saja. Pantas saja, akhir-akhir ini tidak ada yang mengajakku, ternyata ada yang sedang bersekongkol di belakangku. Kalau kelakuanmu lebih bagus sedikit, tentu yang lain juga tidak akan mengeluarkanmu.

Karena di rumahmu, kamu saja membuat keputusan, bukankah tinggal membuka 2 meja Mahjong saja? Aku beri tahu ya, kalau kamu mau datang, silahkan datang saja. Tidak ada yang memaksamu. Apa-apaan ini! Aku beri tahu ya, sekalipun diajak aku juga tidak akan datang. Lagipula cuma ke rumahmu yang fengshuinya bawa nasib buruk itu.

Aku beri tahu ya, setiap anakmu pulang, dengan bunyi berdenting, dan raut wajah dingin yang merana, keberuntunganku langsung berkurang setengah gara-gara dia. Apa maksudmu? Kemampuan bermain kartumu tidak baik, malahan mau menuduh dan menyalahkan orang lain. Anakmu itulah yang mencari masalah denganku. Kenapa memangnya? Aku memang tidak suka, melihat tampangnya yang membawa sial itu.

Kalau tidak ada urusan lain lagi, aku sudah mau pergi membawa mobilnya. Maaf, bisakah Anda tunggu sebentar lagi? Ling Xi, mobilnya sudah keserahkan. Apakah kamu mau turun melihat mobilnya lagi, untuk mengucapkan selamat tinggal yang terakhir kalinya. Tidak usah, biarkan saja dia pergi. Baiklah. Mobil ini, adalah mobil pertama yang dimiliki oleh pacarku.

Jadi bagi dia mobil ini sangatlah berarti. Mohon Anda menjaganya baik-baik. Aku mewakili pacarku mengucapkan terima kasih pada Anda. Tuan, apakah aku perlu menjelaskan tentang mobil ini kepada Anda? Baik. Penampilan luar dari mobil ini, intinya terletak pada modelnya yang sederhana. Lalu sistem tenaganya, dilengkapi dengan transmisi manual dengan sembilan kecepatan. Juga dilengkapi dengan

Mesin V4 turbocharged 2.0 Liter Daya output maksimum adalah 184 tenaga kuda. Kecepatannya maksimumnya berapa? Kecepatan maksimumnya bisa mencapai 230 km perjam. 230. Benar. Apakah ada pertanyaan? Kalau begitu sama dengan 4 kali kecepatan serigala, 2 kali kecepatan cheetah. Cheetah? Kami jauh lebih cepat dari cheetah. Masih sebanding dengan jaguar. Berapa harganya?

Anda lihat di sini, untuk model ini harganya kira-kira segini. Saudara Ziyue, kamu dimana sekarang? Sekarang pandanganku tentang hidup dan dunia sedang kacau. Cepat ke sini, bantu aku menyusunnya. 30. 50. 70. 120. Saudara Mo, kamu sedang menghafal kode morse? Aku sedang melihat mobil. Melihat mobil? Sekarang aku tahu dimana letak perbedaanku dengan Li Yuheng.

Kalau dilihat dari penampilan luar, kami berdua sepertinya sama. Tetapi aku rasa yang paling membedakan kami berdua adalah kekayaan dan materi yang kami punya. Apa kamu menemui suatu masalah? Masalah tentang nilai materi. Menurutmu di kota sebesar ini, jumlah gaji rata-rata tiap orang kira-kira sekitar 60.000 – 70.000 Yuan, lalu mengapa orang-orang ini

Memaksakan diri di luar kemampuannya, hanya untuk membeli mobil mewah, dan rumah yang bagus. Mengapa? Mungkin untuk mendapatkan suatu rasa aman, atau sebagai bentuk perwujudan dari suatu nilai harga diri masing-masing. Prinsip hidup manusia lebih kejam jika dibandingkan dengan prinsip hidup makhluk hidup di hutan. Hewan-hewan di dalam hutan, asalkan masih bisa hidup

Dan bisa melihat matahari esok, sudah dianggap sebagai seluruh arti kehidupannya. Tetapi bagi manusia, kehidupan itu tidak hanya harus hidup, namun harus hidup dengan baik pula. Sebenarnya terkadang, nafsu dan ambisi dari manusia ini juga dapat menjadi pendorong untuk terus berkembang. He he…. Menurutmu di kota sebesar ini, orang yang punya sebuah rumah

Kira-kira tidak lebih dari 10 persen di antaranya, kan? Aku rasa benar. Aku ada di dalam 90 persen itu. Tapi 90 persen orang tersebut juga masing-masing memiliki cara hidupnya sendiri. Menurutmu, bagaimana caranya agar bisa termasuk dalam 10 persennya itu? Dengan bekerja keras, giat mencari uang. Oh ya, dengar-dengar perusahaan Mozi Capital milik Li Yuheng

Menawarkan pekerjaan untukmu, gaji dan fasilitasnya pasti sangat bagus. Ya. Gajinya sangat besar, kesempatan berkembang juga sangat besar. Kalau begitu bagus sekali, pria yang bisa menarik perhatian Li Yuheng sudah menang dari sejak titik awal permulaan. Bisa dibilang begitu, hanya saja sebenarnya, akhir-akhir ini aku sepertinya sudah menemukan pekerjaan yang aku cintai.

Maksud dari perkataan Saudara Mo adalah ingin menolak tawaran Mozi Capital? Sekarang aku belum mempertimbangkannya, nanti setelah sudah ada keputusan, baru aku beri tahu kamu lagi. Mengapa tiba-tiba kamu tertarik untuk membeli mobil dan rumah? Sebenarnya ini bukan keinginanku, tetapi keinginan Ling Xi. Walaupun dia biasanya selalu tertawa xixixi hahaha…

Tetapi aku yang paling mengerti dia, aku tahu bahwa saat dia menjual rumah dan mobilnya, dia berharap suatu hari nanti dia akan bisa membeli kembali mobil dan rumahnya itu. Benar. Harus bisa mendukung pacar sendiri. Kenapa kamu menghela napas? Ada apa? Tidak ada. Zhiyan berkata ingin pindah ke Selandia Baru. Selandia Baru?

Selandia Baru itu ada di belahan bumi yang satunya lagi, sangat jauh. Kalau dia pindah, apakah dia masih akan kembali? Secara teori begitu. Lalu kamu akan ikut bersama dia? Aku masih memikirkannya, ada kemungkinan iya. Kenapa aku bisa jadi begini ya? Tidak disayangi oleh ayah dan ibu sendiri,

Sekarang satu-satunya cinta yang dimiliki juga dijual murah. Cocok sekali, seperti sajak yang berirama. Memangnya anakku kenapa? Walaupun anakku seburuk apapun, jika dibandingkan dengan anakmu, dia tetap bagaikan berdiri di puncak Gunung Everest. Benar juga. Anakmu hebat sekali ya. Sejak kecil sudah sangat cemerlang. Apanya yang bergelar Doktor, pengacara besar? Itu karena…

Itu karena suasana di keluarga kami sangat bagus. Kalau begitu kenapa tiap hari aku lihat dia hanya menaiki sepeda rusak itu? Rumah tidak punya, mobil juga tidak ada. Aku beri tahu ya, kalau saja ada seorang anak gadis yang tertarik pada anakmu, pasti matanya sudah buta. Aku punya mobil Jeep,

Aku juga punya rumah yang besar, walaupun begitu aku tetap menyukai dia. Kamu… Kamu siapa? Aku adalah pacar Lu Ziyue. Aku suka Lu Ziyue. Aku suka pada karakternya, pada hatinya. Tidak seperti sebagian orang yang sudah mengenakan banyak perhiasan dan penuh make up, tetapi tetap tidak dapat menyembunyikan jiwanya yang buruk. Kamu…. Kamu… Apa maksudmu?

Sesuai pernyataan Anda, menantu perempuan pasti tidak mungkin dibelikan? Ibu. Ayo kita pergi! Buat apa terdiam seperti itu, mau menunggu sampai ketahuan? Benar. Benar, menantuku, ayo kita pulang! Kamu punya rumah yang besar ya. Bukan, aku cuma sewa. Tadi itu cuma supaya terdengar lebih hebat. Sudah tidak ada orang di belakang, kan? Tidak ada.

Terima kasih ya, hari ini sungguh… Terakhir kali kita bertengkar, aku lihat Anda sepertinya sangat hebat. Kenapa hari ini seperti tidak ada semangat. Bertengkar itu, juga harus bertemu dengan lawan yang tepat. Jika lawannya tepat barulah kamu bisa mengerahkan seluruh semangat bertengkarmu. Dengan orang yang tidak tahu aturan seperti dia,

Kamu mau beradu pendapat juga tidak akan nyambung. Aku beri tahu padamu, si Lao He itu, sudah terkenal di lingkungan kecil kami, siapa yang ketemu dia pasti buntu. Aku hari ini benar-benar sial, harus bertengkar dengannya. Kalau menurut Anda begitu, pertengkaran kita sama hebatnya, berarti kita berdua sudah bertemu dengan lawan yang tepat.

Ada pepatah mengatakan, tidak bertengkar maka tidak saling mengenal. Kau tidak usah bicara lagi, kita berdua bertengkarnya sangat cocok sekali. Lihatlah, ini sudah jam berapa. Apa sekalian ikut makan bersama di rumah kami? Tidak usah, aku sudah makan. Sudah makan? Makan apa? Beli di warung pinggiran. Ini mana bisa dibilang makanan. Kamu biasanya makan apa?

Biasanya jika lapar, aku beli sandwich di toko di bawah kantor, atau beli di warung-warung. Itu kan sangat tidak sehat. Orang tuamu dimana? Orang tuaku tidak tinggal bersamaku, aku tinggal bersama teman baikku. Lalu, temanmu juga tidak memasak? Temanku malah masih bergantung padaku. Benarkah? Sungguh kasihan. Hari ini aku beli sayur kebanyakan,

Lebih satu orang makan juga tidak apa-apa, ayo, ayo. Makan di rumah kami saja. Ayo jalan. Tidak, tidak, tidak usah. Ziyue juga tidak di rumah, dia masih ada kelas malam ini. Ayo. Kita jalan. Jangan sungkan. Jangan takut. Tidak apa-apa, sudah kubilang, Ziyue hari ini tidak pulang ke rumah. Aku beri tahu ya,

Hotpot buatan bibi ini sangat enak sekali. Nanti aku buatkan untukmu. Ayo. Jalan. Ayo masuk. Jangan sungkan. Ayo jalan. Cepat sedikit! Baiklah! Masak ini dulu, lalu setelah itu masak yang ini. Kamu sudah selesai potong? Kamu ini, tidak usah buru-buru. Cepat sedikit, kamu benar-benar lambat. Ini pisau, lho. Pisau….

Ini bukan pertama kalinya kamu memotong, kan. Kan sudah sering. Cepatlah sedikit! Anak gadis itu pasti sudah lapar sekali. Piringnya cukup, tidak? -Cukup, cukup, cukup. -Masih perlu, tidak? Cukup, kamu urus punyamu saja. Ok, baiklah. Bahan dasarmu bagaimana? Sangat enak, kamu tenang saja. Daging yang lain sudah bisa dibawa keluar untuk dimasak.

Bibi, aku bantu ya. Anak gadis berkulit halus sepertimu tidak cocok berada di dapur. Keluarlah, keluarlah. Paman, aku bantu kamu saja. Tidak perlu. Tidak usah, tidak usah. Di sini banyak minyak dan asap, kamu keluar minum teh saja. Benar, benar, benar. Cepat keluar. Keluarlah cepat, pergilah! Kalau begitu aku, aku lap meja saja. Tidak perlu.

Tidak perlu dihiraukan. Anak gadis satu ini benar-benar… Tidak apa-apa. Tidak perlu diperdulikan, kamu keluar saja. Sungguh, kamu keluar saja, cepat. Tidak apa-apa. Anak satu ini… Anak ini benar-benar… Kamu cepat sedikit. Ya, sebentar lagi. Kamu bagaimana? Sudah, aku sebentar lagi selesai. Ok. Cepat keluar rapikan mejanya, aku sebentar lagi selesai. Baiklah.

Paman, aku bantu kamu. Tidak perlu. Apa yang kamu lakukan di sana? Mau membereskan meja makan, kan? Tidak usah, tidak usah. Di keluarga kami makan dan bersantai, ada acara apapun semuanya dilakukan di atas meja mahjong ini. Aku datang. Hari ini koki sudah bekerja keras. Ayo, ayo, cepat bereskan mejanya. Tunggu, tunggu.

Aku mau melakukan tindakan nyata untuk berterima kasih kepadamu. Ayo. Ayo, ayo, ayo. Hati-hati panas. Lu Ziyue tumbuh besar di lingkungan yang seperti ini, sungguh tidak mudah. Ini, sawinya enak. Bibi, setelah ini bolehkah aku memanggilmu ibu angkat? Boleh. Anak angkatku. Ini. Bersulang! Anakku, ayo, ibu tuangkan lagi untukmu. Terima kasih.

Kali ini boleh tidak aku di sini sedikit lebih lama? Boleh. Kapan pun juga boleh, keluarga kita suka keramaian. Benar. Sekarang kamu sudah jadi anak angkat kami, begitu ada waktu datang saja, ibu suka padamu. Mari bersulang lagi. Bersulang! Bersulang! -Ayah angkat, makanlah! –Terima kasih. Mari, ibu tuangkan lagi untukmu. Ibu, makan sayurnya.

Ya, terima kasih. Kamu juga, makanlah! Tujuan jangka pendek. Satu. Menyimpulkan pengalaman, memulai kembali dari awal. Dua. Bekerja keras mencari uang, untuk menanggung seluruh keperluan rumah. Tiga. Memberikan kehidupan yang lebih baik untuk Mowgli. Kamu tenang saja. Aku akan bekerja keras, agar tidak menjadi beban bagimu. Kamu sudah bangun. Sekarang jam berapa?

Aku baru saja lihat jam tangan, jam 11. Sudah semalam ini? Jam 11? Ada apa? Salah posisi tidur. Tidak, tidak, tidak. Aku bantu pijatkan. Tidak bisa, tidak bisa. Buku hari ini belum selesai kubaca. Jangan bergerak. Aku bantu pijatkan. Sakit, sakit, sakit. Hei, dewi berleher bengkok, kamu harus bisa menyeimbangkan antara waktu bekerja dan beristirahat.

Dengan begitu barulah hasilnya akan lebih baik. Apakah sudah lebih baikan? Sudah enakan. Mowgli, lihatlah! Malam ini langitnya indah sekali. Oh ya, saat kamu sedang tidak ada pekerjaan, ikutlah denganku, kembali ke hutan. Di dalam hutan kamu bisa melihat galaksi bima sakti. Dulu aku selalu berjalan dengan kepala tertunduk,

Sama sekali tidak pernah mengangkat kepala dan melihat langit, ternyata seindah ini ya. Apakah kamu tahu? Sebuah kegagalan yang tidak dapat dihindari, jauh lebih berarti dibandingkan sebuah kesuksesan yang sudah pasti. Ling Xi, 10 tahun lagi, aku akan membelikanmu rumah dan mobil. Aku juga bisa membeli rumah, dan aku juga bisa membeli mobil.

Nanti saat aku berhasil mengumpulkan semua bawahanku dulu, aku akan memulai kembali masa kejayaanku. Setelah itu aku akan menghidupimu. Mana boleh begitu. Dalam hal menghidupi keluarga, seharusnya pria yang lebih berusaha keras, walaupun sulit dan capek juga tidak apa-apa. Kamu baru saja datang ke tempat ini, dalam banyak hal tidak perlu buru-buru. Pelan-pelan saja. Jadi,

Kamu sekarang tidak perlu khawatir. Apa yang aku khawatirkan? Aku tidak khawatir. Benarkah? Tidak khawatir, kalau begitu tersenyumlah untukku. Lihatlah, sungguh tampan. Mata yang besar, hidung mancung, mulut kecil, kenapa bisa tampan begini? Tidak boleh. Ada apa? Kamu mengira Tang Cheng akan pulang lagi? Malam ini dia ada kasus, sepertinya tidak akan pulang. Ayo.

Mohon semuanya antri dan berbaris di sini. Yang nomornya dipanggil silahkan masuk untuk wawancara. Kakak Kerang, kamu sudah siap? Tenang saja, aku sudah siap sejak tadi. Di dalam masih ada satu orang, berikutnya adalah kamu. Semangat! Banyak orang yang ingin melestarikan lingkungan, namun tidak memiliki keyakinan yang cukup dapat terus melakukannya,

Dan juga tidak tahu tujuan diri sendiri. Kalau kamu, apa tujuan awalmu? Berkontribusi pada pelestarian lingkungan, mendedikasikan masa muda untuk pekerjaan lingkungan. Lalu apa kamu sudah mempelajari tentang perkembangan industri ini di masa yang akan datang? Semuanya berkata pelestarian lingkungan adalah sebuah industri baru yang memiliki masa depan. Aku juga merasa begitu. Lingkungan pekerjaan kita

Terkadang sedikit buruk, harus selalu berada di lingkungan terbuka, tidur di dalam tenda adalah sebuah hal yang sering terjadi. Tenda, aku bisa. Jika tidur di tenda, malam hari bisa memainkan gitar, menyanyikan lagu-lagu, membuat diri sendiri bahagia, berkemah dan makan barbekyu juga cocok sekali. Yang berikutnya, Salam hormat untuk para pewawancara. Langsung saja ke intinya,

Mengapa kamu ingin melakukan pekerjaan ini? Karena, ada banyak temanku yang mati karena polusi lingkungan. Tuan Mo, mungkin Anda sangat menginginkan pekerjaan ini, tetapi tidak berarti harus membuat cerita palsu hanya untuk ini. Teman-teman yang kumaksud adalah hewan-hewan kecil yang tinggal di dalam hutan. Hubungan antara aku dan mereka

Sama seperti hubungan pertemanan antara sesama manusia. Sebenarnya banyak orang yang tidak tahu, bahwa sampah yang mereka buang dengan mudahnya, di alam ini, bisa menyebabkan kerusakan yang sangat besar terhadap lingkungan. Aku pernah melihat dengan mata kepalaku sendiri, serigala yang mati dengan sengsara, hanya karena memakan kantong plastik. Dan juga pembuangan limbah industri

Yang tidak terkontrol, kelihatannya hanya mencemari sebuah sungai saja, tetapi bagi para hewan tersebut, sungai itu adalah seluruh rumah mereka. Lalu ada sebagian orang yang ingin memakan hewan langka yang unik, mereka lalu membunuh banyak hewan-hewan liar. Banyak orang yang tidak tahu, tindakan yang kelihatannya hanya sebuah tindakan ceroboh, sebenarnya menimbulkan kerusakan yang sangat besar.

Karena itu, aku ingin melakukan sesuatu hal untuk membantu melestarikan lingkungan. Aku sangat ingin mendapatkan pekerjaan ini. Jika kamu harus merencanakan sebuah kegiatan kota, apa yang akan kamu buat? Kalau di dalam kota, aku akan menghentikan kebaikan yang berlebihan dari orang-orang kepada hewan. Pandangan yang cukup baru dan aneh.

Karena rasa cinta yang berlebihan dari orang-orang, mereka sembarangan melepaskan hewan. Akibatnya, mereka merusak keseimbangan ekosistem. Kasus seperti ini banyak sekali terjadi. Aku tahu, bahwa niat awalnya sebenarnya adalah baik, tetapi karena kurangnya pengetahuan, akibatnya keburukannya malah melebihi kebaikannya. Daripada melakukan hal-hal baik di belakang orang lain, seperti memunguti sampah orang lain,

Lebih baik melakukan sesuatu dari sumbernya. Seperti membuat beberapa pengetahuan tentang pelestarian lingkungan dapat masuk ke dalam hati orang-orang tersebut. Oh ya, ini adalah kegiatan yang aku lakukan di kampusku dulu, hasilnya sangat lumayan. Kalian lihat dulu. Ini sangat bagus. Lihat. Bagus sekali. Tuan Mo, kami sangat puas terhadap Anda.

Untuk berikutnya mungkin ada masa magang, dalam masa magang ini, ada beberapa tugas pengamatan yang harus diselesaikan. Setelah tugas pengamatan selesai, Anda sudah bisa mulai bekerja. Jadi harus tunggu beberapa waktu dulu ya? Hanya sebentar saja. Terima kasih. Mengenai proyek Resort Senmu ini, aku menyarankan semuanya untuk tetap berhati-hati, bagaimanapun pasti ada resikonya

Jika mengiklankan suatu proyek yang belum terbentuk. Sedikit kesalahan saja, akan mempengaruhi citra perusahaan. Kekhawatiran Xiao Yu sedikit berlebihan, Grup Keluarga Gao adalah salah satu perusahaan terbesar dalam industri ini. Budidaya intensif telah dilakukan selama bertahun-tahun, rasio munculnya resiko sangat kecil. Dalam kemungkinan terburuk, kalaupun ada faktor resiko tertentu,

Asalkan kita dapat mengontrol kontennya dengan ketat, maka tidak akan ada masalah besar. Direktur Zheng, apa pendapat Anda? Walaupun ini adalah proyek Gao Jie, tetapi orang yang bijak tidak menghindari orang yang pandai. Kerjasama antara dua perusahaan ini adalah sebuah kesuksesan yang sudah pasti terwujud jika syaratnya terpenuhi, akan sama-sama menguntungkan kedua pihak.

Kemampuan Xiao Yu semuanya juga sudah lihat sendiri, dengan adanya kekhawatiran seperti ini, berarti membuktikan dia telah memikirkan semuanya dengan matang. Ya. Baiklah. Yang bertanggung jawab dalam perekrutan tim adalah Bai Yiling dan Zheng Li. Ling Yu akan membantu penyelesaiannya. Baiklah, tidak ada masalah. Baik. Anak muda. Paman Zheng. Sedang memikirkan apa? Tidak ada apa-apa.

Ambillah. Terima kasih, Paman Zheng. Raut wajahmu kelihatannya tidak terlalu baik. Ada masalah apa? Tidak ada. Menurutku, keuntungan perusahaan seharusnya adalah nomor satu. Tetapi ada kalanya, kita juga harus menghargai pemikiran pribadi masing-masing. Meskipun bagi mereka, kamu adalah manajer departemen yang kejam dan tidak berperasaan, tetapi semuanya tahu kamulah yang paling bekerja keras.

Beberapa tahun ini, aku sendiri sudah menyaksikan prestasi kerjamu untuk perusahaan. Tetapi menurutku, terkadang saat kamu menemui masalah, tidak peduli dalam situasi apapun, kamu seharusnya mengutarakannya. Jika kamu merasa sulit untuk membicarakannya, segeralah cari aku. Aku akan berusaha semampuku. Paman Zheng, terima kasih. Kemari, duduklah. Silahkan duduk. Oh ya, kerja sama dengan Keluarga Gao ini

Kamu yang dulu mencetuskannya, benar, kan? Tetapi mengapa pada rapat hari ini, kamu malah seperti tidak mendukung. Mengapa? Paman Zheng, Anda juga tahu tentang hubunganku dengan Gao Jie, aku takut jika bekerja sama nanti, urusan kerja dan urusan pribadi akan tercampur jadi satu, dan akan sedikit tidak nyaman. Tetapi sekarang sudah baik.

Zheng Li juga akan ikut bergabung, dan Bai Yiling akan membantunya. Sebenarnya aku sangat tenang, jika proyek ini diserahkan kepada mereka berdua, bagaimanapun mereka berdua diam-diam adalah sepasang… sepasang atasan dan bawahan. Kamu tidak perlu memperdulikan aku, aku sudah tahu dari awal kalau mereka berdua berpacaran. Anda sudah tahu. Zheng Li, sudah mendapatkan cintanya sendiri.

Bagi kami yang sudah berumur ini, tidak perlu terlalu campur tangan. Aku sangat berharap dia mendapatkan kebahagiaannya sendiri. Paman Zheng, Zheng Li bisa punya ayah seperti Anda, sungguh sangat beruntung. Aku berterima kasih kepadamu. Oh ya, kamu kelihatannya kurang fit, sebaiknya malam tidak usah keluar dulu. Pulanglah lebih awal. Baik. Yi Ling, Yi Ling,

Aku tahu kamu sedang tidak ingin melihatku, bisakah kamu memberi aku waktu lima menit? Ada apa, bicaralah. Ini 50.000 yuan, kamu ambil saja dulu, sisanya aku sudah mengajukan pinjaman hutang, semuanya ada di dalam. Aku tahu, aku dulu adalah orang yang brengsek yang sudah mengecewakan kamu dan menipumu, bahkan berhutang padamu. Tetapi kamu tenang saja,

Sisanya aku pasti akan pelan-pelan mengembalikannya. Sekarang hanya ini yang aku punya. Pertama kalinya kamu bisa berbicara jujur seperti ini, aku sedikit tidak terbiasa. Mungkin, kejahatanku sudah terlalu banyak, jadi untuk membayar karma. Bagaimana dengan perusahaanmu? Sekarang baru berkembang, masih kacau sekali, tidak ada pelanggan dan sumber daya. Tetapi aku percaya melalui kerja kerasku,

Semuanya akan semakin baik. Lalu mengapa kamu masih berdiri di sini? Menunggu aku memujimu, ya? Uang yang aku pinjam, aku pasti akan mengembalikan semuanya padamu. Nanti saja setelah lunas baru dibicarakan lagi. Terima kasih. Pria tampan mana yang sedang kamu lihat? Chi Xu. Buat apa dia mencarimu? Mengembalikan hutang. Kamu juga merasa aneh, kan?

Dia kenapa tiba-tiba menjadi baik? Apa dia ingin kembali berhubungan lagi denganmu? Dia ingin kembali padaku? Mohon maaf, aku sudah bukan aku yang dulu lagi. Iya juga. Kamu sekarang adalah milikku, kalau begitu biarkan saja dia menghabiskan sisa hidupnya dengan penyesalan. Oh ya, aku ingin memberitahumu, teman sekamarku di kampus

Ingin mengajakku makan bersama minggu depan, kami berjanji akan membawa pasangan masing-masing. Minggu depan mungkin aku akan dinas beberapa hari. Tidak masalah, aku akan berikan kamu libur. Apa tidak lebih baik… Jangan ragu. Mereka bahkan sudah mengira kalau aku dan Lu Ziyue adalah pasangan kekasih. Kalau tidak menggunakan kesempatan ini untuk menjelaskan semuanya, bagaimana bisa?

Benar, tidak? Ayo. Kalau tim Anda tidak dapat dibentuk tepat waktu, maka proyek ini ada kemungkinan akan dibatalkan. Aku cukup mengenal mereka, beberapa waktu ini aku juga sudah melakukan pengamatan terhadap mereka. Berikan aku waktu tiga hari, aku akan membentuk sebuah tim yang sempurna untukmu. Xi Ye, Xi Ye. Tutu. Kamu sudah datang.

Duduk, duduk, duduk. Maafkan aku, Xi Ye, tadi macet di jalanan. Tidak apa, aku juga barusan sampai. Cepat duduk. Duduklah. Mau minum apa? Hazelnut Latte? aku pesankan untukmu. Tidak perlu, Xi Ye. Aku hanya punya waktu 10 menit, setelah itu sudah harus absen di kantor, ada apa kamu mencariku? Katakan saja.

Kalau begitu aku singkat saja. Begini, aku sedang mempersiapkan untuk kembali bekerja lagi. Aku ingin membuat kantor yang baru. Benarkah? Selamat ya, Xi Ye. Kalau aku berikan kamu gaji dua kali lipat, apakah kamu masih mau kembali kepadaku? Itu… Bagaimana dengan Kakak Li Kai, dan Kakak Ren He? Kalau mereka setuju, aku juga akan mempertimbangkannya.

Baik. Aku tidak setuju. Aku tahu, dengan gajimu sekarang, kecuali untuk membayar uang transport dan sewa rumah, sisanya juga tidak banyak. Aku juga tahu kamu suka berwisata. Kalau kamu bersedia kembali, aku bisa memberikanmu bonus tahunan 2 kali, agar kamu bisa pergi berwisata, bagaimana? Benarkah? Sepertinya aku dulu memiliki sedikit kesalahan dalam rencana hidupku.

Demi mencari beberapa ribu Yuan lebih banyak, bekerja siang dan malam. Pada akhirnya juga tiap hari hanya membawa satu botol minuman goji berry ini, dan hanya menjalankan kehidupan seperti orang setengah baya lebih duluan. Aku tahun lalu di tempatmu, hanya karena flu saja sampai harus diinfus. Sekarang aku sudah di kantor yang baru.

Pagi hari jam 10 hingga sore jam 6. Peraturan disiplin tidak ada. Setelah pulang kerja masih sempat gym, atau makan kebab. Kamu tahun lalu sampai diinfus? Kenapa aku bisa tidak tahu? Hal yang terjadi dulu tidak usah dibicarakan lagi. Halo. Barbekyu? Datang, datang, datang. Pasti datang. Kalian tunggu aku ya. Maafkan aku, Xi Ye.

Tadi itu teman kerjaku mengajakku makan. Kita bicara nanti lagi ya. Halo. Ren He. Ini aku. Apa kamu sudah baca pesan dariku? Kamu dimana? Kapan tibanya? Aku tidak akan kembali. Aku sangat sibuk, begitu saja ya. Ren He. Hari ini lelah sekali. Lembur sampai semalam ini. Aku juga merasa begitu. Semoga besok tidak ketiduran.

Sampai jumpa Ren He. Ren He. Begini, timku sedang berencana untuk memulai lagi dari awal. Tidak ada hubungannya denganku. Aku ingin memanggil kalian kembali, kalau kalian bersedia… Aku tidak bersedia. Itu… Ren He, Ren He. Menurutku begini, menurut pendapatku kamu sekarang perlu kerja yang lebih banyak, kan? Jadi aku rasa

Kamu juga perlu lebih banyak waktu yang fleksibel untuk menjaga nenekmu, kalau kamu mau bergabung dengan timku, aku rasa ini akan memuaskanmu. Kamu rasa… menurutmu… coba dengarkan kata-kata yang selalu kamu gunakan ini, Ling Xi, masih tetap dengan penampilan yang tidak realistis, tidak pernah memikirkan apa yang dirasakan oleh orang lain.

Kamu selalu merasa dirimu adalah kaisar, saat senang kami harus menemanimu tertawa, saat sedih kami juga harus meneteskan air mata. Kesuksesanmu, adalah karena bantuan dari ayahmu. Tang Cheng sedang membantumu mengelap pantatmu. Tuan Mo melakukan segalanya untuk membantumu. Tanpa mereka semua, kamu bukanlah apa-apa. Dan lagi, kami tidak ingin kembali bukan karena masalah uang,

Juga bukan karena tekanan pekerjaan, semuanya karena kamu. Ling Xi. Kamu sangat menyebalkan. Sekaligus menerima tiga penolakan. Ling Xi, oh Ling Xi. Dulu begitu hebat, sekarang begitu memalukan. Tujuan pagi ini, sekarang sudah tidak berarti lagi. Jika tim belum juga terbentuk, maka tinggal menunggu kelaparan, ditambahkan air, dengan PM 2.5 saja.

Cepat pulang, aku ajak kamu makan besar. Sebesar apa? Bukan pizza dengan diameter 50 cm lagi, kan? Jika ingin mempromosikan restoran ramah lingkungan, bisa mengganti lampu di dalam restoran, dan lampu penerangan, serta lampu jalan, semuanya diganti dengan lampu LED yang hemat listrik dan tahan lama. Dengan begitu dapat mengurangi hingga 40% emisi karbon.

Mengenai AC, aku sarankan menggunakan AC ramah lingkungan, contohnya seperti AC TCL ramah lingkungan. Angin lembut yang dihembuskan, dapat secara efektif mengurangi penyakit AC. Membuat pelanggan merasa nyaman, dan dapat mengurangi kerusakan lapisan ozon di bumi. Tuan, mohon tanya, sudah boleh menghidangkan makanan? Boleh tunggu sebentar lagi? Terima kasih. Baiklah. Berikutnya,

Panel surya dapat dipasang di atap dan di area parkir outdoor, di dalam toko juga dapat dipasang papan notifikasi pemasangan pembangkit tenaga surya, sehingga mudah untuk melihat jumlah listrik yang dihasilkan. Ide ini sangat bagus. Selanjutnya aku akan mengirimkan ringkasan ide-ide ramah lingkungan, seperti sistem pendinginan restoran, kebersihan dan penggunaan air. Tuan Mo,

Beberapa solusi ramah lingkungan yang Anda tawarkan sangat bagus sekali, sungguh pemikiran yang bagus. Titik masuknya juga unik. Kemampuan dan profesionalisme Anda sangat sesuai dengan kebutuhan kami. Kami sangat puas terhadap Anda. Kalau begitu aku pastikan lagi, kapan masa uji coba dimulai? Kamu bersiap-siap dulu, minggu depan sudah bisa dimulai. Minggu depan.

Kami baru saja membahasnya secara internal. Anda bisa langsung datang dan bergabung dengan pekerjaan itu. Baik. Kalau begitu sampai jumpa. Begitu saja. Ling Xi, di sini. Pelayanannya sangat bagus. Aku ingin mengatakan suatu hal padamu. Ada pertanyaan yang ingin aku tanyakan. Kamu tanya saja. Wanita duluan. Apalagi, dewi yang sedang duduk di depanku ini

Adalah pacarku. Pacar lebih prioritas. Katakan saja. Apakah menurut kamu aku adalah orang yang merasa benar sendiri, egois, tidak berperasaan, dan penuh dengan kekurangan? Kamu ingin mendengarkan kebenaran atau kebohongan? Tentu saja kebenaran. Harus menghadapi rasa sakit barulah bisa berubah menjadi lebih baik. Katakan saja. Kalau begitu aku katakan ya.

Kamu tidak boleh marah dan balas dendam ya. Tenang saja, aku bukan orang yang seperti itu. Kamu masukkan kekhawatiranmu ke dalam perutmu. Walaupun aku marah, aku juga tidak akan meledak. Lebih banyak bahan peledak pun juga tidak akan meledak. Katakan saja. Saat aku baru mengenalmu, menurutku, kamu seperti seekor anjing pemburu di hutan,

Sangat agresif dan galak, serigala pun berani diganggu, jenis hewan yang dalam jarak satu kilometer harus membunyikan alarm secara kolektif. Lumayan. Lanjutkan. Semakin kamu mengatakannya, aku barulah bisa semakin banyak berubah. Terkadang kamu tidak patuh, brutal, galak, sombong, temperamental seperti nyonya besar, tidak masuk akal, tidak mengenal waktu, dan kemandirian sangat kurang, Lanjutkan, lanjutkan.

Tidak ada lagi. Itu adalah kamu yang dulu. Sekarang sudah berubah. Kalau begitu kamu sebutkan apa yang belum berubah. Yang belum berubah, perlakuanmu terhadap orang di sampingmu sangat kurang, misalnya terhadap ayahmu, setiap bertemu ayahmu, seperti bertemu dengan musuhmu. Itu tidak bisa dirubah lagi, diturunkan secara genetik, aku juga tidak bisa merubahnya.

Lalu masalahmu dengan ibumu, aku hanya tahu sedikit tentang dia, juga tidak terlalu familiar, jadi tidak baik sembarangan berkomentar, tetapi perlakuanmu terhadap Ling Yu sangatlah buruk. Setiap kamu marah dengan dia, sungguh menakutkan. Seperti besi solder merah yang terbakar, tidak ada yang berani menyentuhnya. Kalau kekuranganku memang sebanyak itu, kita putus saja. Putus? Ya.

Pukul 18.40 Berdiri di seberang jalan Mantel bertopi abu-abu menjuntai di bawah lutut Kau berjalan sampai ke hadapanku Dengan wajah tertunduk dan mata yang terpincing Matahari bersembunyi di belakang dan tertawa tanpa berkata-kata Angin yang sedikit sejuk dan malam yang ajaib Mata yang tersenyum memberikan sedikit kemabukan Tanpa kusadari perlahan menggandeng tangan dan memandang wajahku

Pukul 18.40 Berdiri di seberang jalan Mantel bertopi abu-abu yang menjuntai di bawah lutut Kau berjalan sampai ke hadapanku Dengan wajah tertunduk dan mata yang terpincing Matahari bersembunyi di belakang dan tertawa tanpa berkata-kata Angin yang sejuk dan malam yang ajaib Mata yang tersenyum memberikan sedikit kemabukan Tanpa kusadari perlahan-lahan berpaling melihat wajahmu

Tangan yang sedikit hangat dan sinar bulan yang redup Cahaya lampu yang lemah, wajah yang kecil Tanpa kusadari perlahan menggandeng tangan dan memandang wajahku