【FULL】My Mowgli Boy EP23【INDO SUB】| iQiyi Indonesia
[Tersedia subtitle Bahasa Indonesia] Dunia dengan keberadaan dirimu yang pertama kali kusadari Sepasang mata yang menatap tembus jiwaku Setiap hal kecil yang tiada hubungan Mengapa kau bisa melihatnya Aku yang dulu sebelum bertemu denganmu Tidak pernah terpikirkan cinta seperti apa Apakah kau juga sama kau seperti angin yang datang Membawaku pergi meninggalkan kumpulan manusia
Memeluk langit yang biru Jika kau angin yang lembut Biarlah aku mengembara bersamamu Bergandengan tangan dan mulai lagi memahami jelas pemandangan Memahami jelas pemandangan Mungkin saja suatu hari angin akan berhenti Jika bisa Aku berharap dapat membuat janji denganmu Berjumpa di tempat yang dulu Tidak peduli berapa banyaknya awan Hujan deras ataupun cuaca cerah
Menghirup udara yang sama Apakah kau tetap sama Mempertahankan hati yang paling semula Tetap suka melihat bintang Jika kau angin yang lembut Biarlah aku menjadi lonceng anginmu Setiap hari mendentingkan suara kebahagiaan My Mowgli Boy Episode 23 Sedang apa? Pergi saja. Kalau begitu aku pergi, ya? Kamu mau pergi ke mana?
Aku pergi mencari Saudara Ziyue. Membaca buku, lalu belajar sesuatu. Cepat pulang. Hati-hati di jalan. Mengganggu sekali. Ha–Halo, mencari Ling Xi, ya? Betul. Ling Xi, ada teman yang datang mencarimu. Siapa yang datang mencariku? Masuk saja. Terima kasih. Itu… Pada saat ada di dalam lift kemarin, aku tulus memberikan ucapan selamat kepadamu. Jika kamu
Tidak percaya aku… Aku akan minta maaf lagi kepadamu. Maaf… Aku dulu benar-benar… Anggap saja aku mabuk, ya? Anggap saja aku bicara sembarangan saat mabuk. Bagaimana kalau kamu memukulku 100 kali di dalam hati, boleh begitu? Sebenarnya, hal itu sudah berlalu. Sekarang aku ada hal yang lebih penting. Ingin meminta bantuanmu. Mencari aku?
Kalian tinggal di sini, sempit atau tidak? Aku dapat menyewa dengan harga yang lebih rendah di sana. Kamu sudah tidak ada dendam, ya? Tidak dendam. Air, listrik dan gas, aku bisa membayar semuanya. Tentang kebersihan, aku juga dapat membersihkannya. Untuk makan, aku dapat berbagi. Kak Ling Jie, apakah akhir-akhir ini kamu baik-baik saja?
Apakah ada terjadi sesuatu? Kenapa? Situasi ini masih tidak cukup untuk menggoda orang? Kalau begitu, aku sudah berpikir dengan baik. Hanya jika kamu pindah ke sini, kamar utama yang sebenarnya diberikan kepadamu, Mowgli tinggal di kamar kedua, aku tinggal di ruang kaca. Untuk biaya sewa, kita bagi rata sajabagaimana? Kak YiLing,
Apa akhir-akhir sedang terjadi sesuatu? Apakah… Menjumpai hal yang tidak baik? Tidak apa-apa. Apakah Wolf memotong gajimu? Atau Manipulator Zheng mengganggumu? Apakah orang brengsek itu mempersulitmu lagi? Atau kamu membeli sesuatu yang tidak jelas dari situs bank internet dan melakukan pinjaman? Tidak. Hanya saja, hidup sampai sekarang dan baru mengerti.
Tiba-tiba seorang diri harus menanggung beban yang banyak, sungguh sangat sulit. Awalnya aku berpikir untuk mempertahankan rumah tangga. Itu sudah cukup. Tapi sekarang malah berubah menjadi satu orang sendirian yang harus menghadapi seluruh persoalan. Pekerjaan, rumah, kehidupan. Semua hal tersebut dapat menekanmu. Ternyata menghadapi segala aspek kehidupan, sangatlah tidak mudah.
Aku juga tidak tahu bagaimana dulu aku bisa mengatasinya. Ternyata setiap orang bukanlah seperti kelihatannya, yang sepertinya semua sangat mudah. Kalau aku bicara, kamu sedang mengalami masa sulit. Masa-masa seperti ini harus dinikmati. Sekarang kamu tidak menikmatinya, menunggu setelah kamu berhasil, sibuk sampai kamu merasa pusing. Mana ada waktu untuk menikmatinya, betul tidak? Selain itu,
Jika dibandingkan pada saat masa sulit, hanya dengan ini kamu dapat merasakan kesuksesan setelah kesulitan. Apa yang kamu katakan sepertinya cukup masuk akal. Betul, kan? Kamu pikir lagi, kamu sekarang seorang diri, tidak memiliki teman serumah yang cukup baik, sendirian menikmati ruangan ini. Kamu berkata kedepannya akan menikah lagi. Maksudku adalah… Kamu…
Kamu kedepannya akan menikah lagi, saat dua orang tinggal bersama kamu juga tidak memiliki ruang kosong ini, kan? Kamu sekarang bicara seperti ini, berpikir seperti ini, hanya membuat diri sendiri merasa tidak gembira, betul tidak? Mengapa membuat diri sendiri merasa tidak bahagia? Semakin menyulitkan, semakin membuat diri sendiri bahagia.
Kamu dapat melihatnya dengan cukup baik. Aku memang berpikiran terbuka. Tapi, masa sulit ini, kamu juga harus mencari cara untuk keluar. Kamu tidak bisa terus-menerus ada di sini. Menurutmu bagaimana keluar dari masa sulit ini? Menurutku? Aku rasa sekarang aku cukup menikmati hidup yang seperti ini. Menikmati penderitaan terlebih dahulu.
Pasti akan selalu ada jalan. Membicarakan hal ini denganmu sedikit melelahkan. Kamu bebas melakukan apa saja. Aku mau berbaring sebentar. Akhir-akhir ini, tidak tahu mengapa selalu mengantuk. Keluar dari masa sulit. Semangat! Melewati masa sulit. Baiklah, sampai jumpa. Sampai jumpa. Menikmati kesepian. Menikmati kesulitan. Menikmati kesepian. Nikmati! Sudah lewat masa berlakunya. 2000 satu buah.
Mahal sekali. Xiao Wang. Malam ini tidak pergi makan? Tidak, makan di rumah. Istrimu pasti membuat masakan yang enak untukmu. Betul. Masakan buatan istriku enak. Kamu diberi minum arak apa? Minum sedikit arak putih. Arak putih, tingkat alkoholnya tinggi. Kemampuan minumnya bagus. Xiao Mo! Bagus. Sini, bawa 20 kotak ini ke gudang nomor 2.
Aku mengerti. Sungguh tidak ada cara lagi. Sudah tidur? Ayo mengobrol. Sekarang baru jam 10. Apa harus tidur begitu awal di keluarga kita? Matilah! Jika bukan karena terlalu dingin, aku sekarang akan bangun dan menendang kalian! Tidak jadi ngobrol, hemat baterai. Berantakansekali! Siapa yang melihat kaos kakiku? Siapa yang bisa membantuku mencarinya?
Aku akan terlambat ke rapat. Aku hanya bilang, berantakanku pun tetap ada aturannya, harus bertindak sendiri. Jika punya kemampuan, datang saja sendiri untuk membantuku mencarinya. Orang ini tidak mengembalikan selimut ke kamar. Berpikir diletakkan di sini, apa bisa difermentasikan menjadi pohon uang? Kamu mencari kaos kaki, mengapa harus duduk di atas badanku?
Kamu tidur di sini semalaman. Apa kamu lumpuh? Walaupun badanku berbaring di sini semalaman, tapi pikiranku berjalan dalam kecepatan tinggi. Kamu pikir, kamu adalah Hawking? Bangunlah. Percaya atau tidak aku patahkan kakimu, menjadikanmu orang lumpuh! Kalau begitu, sungguh merepotkanmu. Kamu membusuk saja di sini. Kamu punya uang untuk membelikan dia banyak snack,
Kenapa tidak membayar biaya hidupmu? Juga tidak tahu cara menanganinya. Buruk sekali temperamennya. Diputuskan… Mendengar laporan dari semuanya, saya sungguh merasa sangat puas. Kalian bekerja dengan sangat teliti. Sangat baik. Saya harap kedepannya, semuanya juga dapat berjuang lebih keras lagi untuk membuatnya lebih baik lagi. Selanjutnya, saya ingin meminta maaf, saya terlambat. Tidak menunda pekerjaan.
Benar-benar… Bagaimana dia datang begitu telat? Topik selanjutnya, prioritas utama pekerjaan tahun ini adalah membangun sebuah program konsultasi. Tujuannya adalah untuk dapat membantu dengan efisien dalam memberikan solusi untuk kesulitan pribadi. Di saat yang sama juga dapat meningkatkan nama baik dan jumlah penerimaan kasus firma hukum kita. Bagaimana menurut kalian? Bos,
Perusahaan kita tidak memiliki informasi teknologi. Tidak masalah jika tidak memiliki informasi teknologi, berdasarkan program aplikasi original kita, dapat menambahkan kolom pertanyaan dan jawaban. Baiklah, siapa yang mau bertanggung jawab? Apakah ada yang mau mengembangkan modelnya? Aku tidak memiliki waktu. Baiklah, tidak ada yang mau berdedikasi. Soal ini harus laki-laki yang mengerjakannya.
Apakah ada yang mau menawarkan dirinya? Saya mempelajari kasus mengenai hukum pidana. Apa yang bisa saya lakukan pada kasus ini? Tang Cheng. Tang Cheng. Mengenai permasalahan yang tadi, apa kamu memiliki penilaian yang membangun? Tidak ada, kalian silakan lanjutkan. Baik, lanjutkan. Apakah ada yang mau menawarkan dirinya? Aku sudah mempersiapkan semua barang-barangnya. Ingatlah untuk memakannya.
Aku pergi dulu. Tunggu sebentar. Mau pergi ke mana? Juga, dari mana kamu mendapatkan banyak uang untuk membelikanku makanan ringan? Jangan-jangan kamu… Apakah kamu merasa dirumah ini, akhir-akhir ini ada hal aneh yang terjadi? Aku tidak merasa ada hal aneh. Aku merasa cukup normal, aku hanya pergi mencari Saudara Ziyue untukmelihat buku.
Belajar memahami sedikit hal. Aku ingin lebih awal di sini, sehingga dapat menemukan posisiku. Aku juga berharap dapat membantu mengatasi kemiskinan kita. Pergi dulu. Ya sudah pergi saja. Pulang lebih awal. Baik, sampai jumpa. Berat, ya? Tidak berat. Sekarang sudah tidak ada orang yang memberikanku coklat. Mengapa aku mencari masalah. Bokong…Pinggang… Bokong. Perutini, inipinggang. Perut…
Ini… Kenapa? Apakah merasa tidak nyaman? Betul, tidak nyaman. Tanganmu yang membuatku tidak nyaman. Tolong perhatikan sedikit hal ini. Kamu juga tidak perlu terus-terusan menyentuhku. Bagaimana aku menyentuhnya? Inilah alasan mengapa aku tidak suka mengajar anggota perempuan. Seringkali merasa sensitif, harus bagaimana kita mengajarnya? Lupakan saja. Anggap saja aku sedang sial. Sungguh nasib buruk untukmu,
Bertemu dengan pelatih yang hina ini. Tapi kali ini, dia harus minta maaf dengan benar. Jika tidak, akan semakin banyak orang yang bernasib sial. Ada apa dengan hari ini? Aku hanya mengajar seperti biasa, sebentar saja sudah menjadi musuh semua bangsa. Orang yang seharusnya merasa sengsara adalah diriku. Aku katakan kepadamu Nona Tang,
Sebelumnya, pacar laki-lakimu memukulku beberapa kali tanpa alasan. Jika jadi diriku, aku belum berkata apa-apa. Hari ini kamu menuangkan lagi sebaskom air kotor. Apakah aku sudah mengganggumu? Kamu bilang sebelumnya dia dia memukulmu. Memukul dengan serius, sampai sekarang memar ini masih belum sembuh. Bagaimanapun juga, kamu ada disini hari ini. Mari kita perjelas hutang ini.
Kamu harus menggantikan dia membayar. Kamu pantas menerimanya. Jadi orang yang seharusnya minta maaf dengan benar, bukankah seharusnya dirimu? Percaya atau tidak, aku dan dia sekarang akan pergi melapor polisi. Menurut undang-undang tentang manajemen keamanan publik pasal 42, peraturan yang sesuai untuk berurusan denganmu. Masih memakai nama hukum untuk menakutiku, ya? Bagaimana?
Kamu sangat terikat dengan pacarmu, ya? Jika pacarku ada disini, kamu akan mati dengan tragis. Orang yang bertindak kotor seperti kamu ini berani berbuat tidak berani bertanggung jawab. Jenis orang hina yang suka mengambil keuntungan dari perempuan, seharusnya di tampar di wajah. Pergi ke padang rumput di Afrika, lalu diinjak-injak oleh Orang utan,
Kemudian digantung diatas pohon dan dikeringkan, terakhir ditembakkan sampai ke alam semesta, mengelilingi planet Pluto. Orang sepertimu pada dasarnya tidak pantas menjadi pelatih! Otakmu ada masalah, ya? Datang ke sini berbuat onar. Aku datang ke sini untuk membuat masalah, aku membuat masalah untuk orang hina sepertimu. Aku sekarang akan segera melapor polisi,
Untuk memberi bantuan hukum kepada wanita ini. Bagaimana? Apa kamu takut? Maaf, aku yang salah. Maaf. Terima kasih. Pengacara Tang, yang tadi terima kasih. Untung saja ada kamu. Jika tidak, aku hanya bisa diam menderita dan tidak berbuat apa-apa. Dengar-dengar, pelatih itu kemungkinan besar akan dikeluarkan. Lain kali, jika bertemu dengan kejadian seperti itu,
Kamu harus melawannya sampai akhir. Jenis orang seperti ini, menindas dan takut pada yang kuat. Semakin kamu menghasut, dia akan semakin menjadi-jadi, harus tidak boleh melepaskannya. Meskipun aku sangat ingin melakukannya… Sangat kagum kepadamu. Kamu sendiri sangat hebat, juga memiliki seorang pacar yang bisa mendukungmu. Pengacara Tang, kamu tidak apa-apa? Tidak apa-apa.
Kreditor akan segera ke rumah. Saat aku kecil, aku selalu bermimpi, saat aku menikah, harus memakai gaun yang seperti dewi. Ekornya slim fit yang seperti dewi. Sekarang sudah besar, hanya merasa harus ada ekor yang memanjang, ada rok yang mengembang. Kamu sekarang ada dimana? Jika melihat pesan ini tolong telepon aku. Menurutmu,
Jika aku mau berpergian dan berfoto dengan mengenakan gaun ini, apa akan merepotkan? Halo, nomor telepon yang Anda tuju saat ini sedang berada dalam panggilan. Maaf. Sayangku, aku sudah bicara beberapa kali, jika sedang bersama denganku jangan membahas tentang pekerjaan. Maaf, aku ada sedikit hal yang penting. Baju ini terlihat bagus. Benarkah?
Kamu merasa yang ini bagus atau yang barusan tadi lebih bagus? Aku rasa semuanya bagus. Bagaimana kalau aku coba lagi untuk kamu lihat? Baiklah. Kamu tunggu sebentar, ya. Menurutmu kita mau bepergian dan bulan madu kemana? Untuk berpergian, aku rasa pergi ke Praha lebih baik. Aku rasa disana sangat indah. Untuk bulan madu,
Aku mau yang sedikit romantis, menurutmu pergi ke Itali bagaimana? Sayangku… Kamu suka pergi kemana, maka kita pergi kesana. Tapi kalau pergi ke Itali, setiap kali selalu beli, beli, dan beli, juga tidak terlalu baik. Menurutmu, jika pergi ke Islandia bagaimana? Kalau Islandia, Aku rasa kita bisa melihat aurora bersama, ke mata air panas.
Dipikir-pikir romantis juga. Ling Yu, aku ingin mengucapkan selamat tinggal kepadamu. Ayah Ibuku mengirim orang untuk mengawal aku kembali. Kita tidak bisa bermain bersama lagi kedepannya. Sangat senang mengenalmu. Ada kesempatan, datanglah mencari aku. Kamu bilang apa? Bagaimana? Ke mana dia? Kalau tidak ada telepon masuk, sekali datang telepon juga bukan mengenai hal yang baik.
Kakak… Bolehkah kamu berhenti sebentar? Aku ingin menelepon Ayah Ibu untuk terakhir kalinya. Aku memohon kepadamu. Terima kasih. Kalian sungguh luar biasa. Biasanya tidak pernah mempedulikanku. Saat mempedulikan anak perempuan orang lain, ternyata cukup bertanggung jawab juga. Siapa yang menyuruh Ayah dan Ibunya memiliki persahabatan yang baik dengan kami? Tidak ada cara lagi.
Bahkan jika putrinya melarikan diri, kita tidak memiliki tanggung jawab untuk mencarinya. Jadi kalian sungguh lucu, menyulitkan putri sendiri, untuk mencarinya. Aku dengannya tidak memiliki persahabatan yang baik. Jangan acuh tak acuh seperti itu. Bagaimana mungkin perlakuan terhadap manusia dan binatang berbeda? Ayah jamin, hanya kali ini, kedepannya akan mengganti rugi dirimu. Tahu…
Masih bagus kali ini mengantar dia pergi. Jika kalian berani melemparkanku dengannya ke suatu tempat, aku akan mati langsung di depan kalian. Kenapa? Kenapa harus kembali? Berikan aku satu alasan. Kenapa? Aku tidak mengerti. Kami merasa tidak aman, kamu seorang anak perempuan, tinggal begitu jauh dari kami. Apa? Di sini sangat aman.
Aku tengah malam jam 12 berjalan-jalan dengan santai, tidak ada masalah sedikitpun. Sama sekali tidak perlu khawatir tentang perampok. Apa? Tengah malam jam 12? Kamu berjalan kaki sendirian? Ibu, tolonglah. Ini bukanlah inti dari pembicaraan kita. Apakah sekarang aku tidak baik-baik saja? Sayang, orang jahat tidak akan menggunakan kata “bahaya” dituliskan diatas kepalanya. Sekarang baik,
Belum tentu kedepannya tidak bermasalah. Tapi aku merasa disini sedikitpun masalah tidak ada. Apa kalian pernah datang ke Tiongkok? Di sini sungguh tidak seperti yang kalian pikirkan. Apakah kalian tahu? Makanan disini enaknya sampai seperti melayang, pelayanannya juga sangat baik. Juga, anggaplah turun salju, juga ada orang yang sepanjang malam membersihkan saljunya.
Pada dasarnya tidak perlu khawatir pergi keluar. Hal yang paling penting adalah, disini memang tidak ada tragedi penembakan, jadi bisa ada bahaya apa? Segera datang ke perusahaan, serahkan kopernya kepada Lu Ziyue. Kamu menyuruhku pergi, aku langsung pergi. Nah… Aku datang lebih awal. Sebelumnya, aku berpikir hanya makanan Tiongkok yang enak,
Tapi setelah aku datang, aku baru menemukan, yang enak di sini bukan saja makanannya. Selain itu, setiap sajian memiliki budaya didalamnya, setiap tempat memiliki dialeknya sendiri. Sedang apa dia datang kesini? Aku merasa budaya Tiongkok sangat dalam, aku cukup menyukainya. Selain itu disini aku menemukan teman yang sangat tulus. Dan juga, lingkungan organisasiku,
Di sini juga ada kantor cabangnya. Aku bisa melanjutkan menjadi sukarelawan. Mengapa tidak membiarkanku tinggal? Apakah itu, teman yang sebelumnya, bersama kamu membohongi kami? Tidak usah pedulikan dia. Ini adalah ide aku. Kita tidak melarang kamu berteman, tapi temanpun juga ada beberapa macam. Kalau memang itu benar – benar adalah teman yang sangat baik,
Kita juga menerimanya untuk datang main ke rumah. Sudahlah. Kamu cepat pulang. Kita bicarakan masalah ini empat mata. Aku tidak mau pulang. Aku sangat… Aku sangat ingin tinggal disini. Sayang, jangan menangis. Kalau begitu nanti saja hal ini dibereskan. Rewel. Semakin keras semakin bagus. Kamu bisa berbincang dengan Ibumu dulu, lalu lihat pemandangan di sekitar
Untuk membuat kenangan. Benar. Kalau ada yang mau dikatakan, katakan saja. Kami berusaha untuk memuaskan kamu, kecuali tinggal di Tiongkok. Ayah… Ibu… Aku tahun ini sudah berumur 19. Aku bukan bayi berumur sembilan bulan yang masih kalian gendong ditangan kalian. Aku punya pandangan, wawasan, pemahaman dan penilaian sendiri. Aku ingin menjalani
Hidup aku sendiri, apakah tidak boleh? Tidak bisakah kalian mendukung aku? Kamu dari tadi berbicara, masih membahas hal yang kami tidak setujui. Kamu tahu kami sangat memanjakan kamu, hanya dalam hal ini, tidak boleh. Baiklah. Aku pulang. Setelah aku pulang, aku akan baca buku saja. Tidak keluar kamar. Aku tidak makan juga.
Aku juga tidak mau bicara sama kalian. Aku… Tapi aku sebelum pulang, aku mau menangis disini sebentar. Baik. Sayang, jangan menangis. Cepat hapus air matanya. Kita pelan – pelan bicarakan lagi, ya? Tidak. Kalau aku tidak menangis, apakah kalian memperbolehkan aku tinggal disini? Jangan menangis. Jangan menangis, ya? Setelah air mataku habis, aku menangis darah,
Setelah menangis darah, menangis air mata lagi. Aku tidak mau pulang. Kalau kamu tidak menangis, kita bisa lanjutkan berbincang masalah ini. Bagaimana? Baiklah. Kalau begitu, aku anggap kalian menyetujui aku tinggal di sini. Terima kasih Ayah, Ibu. Kalian tidak perlu khawatir. Aku bisa menjaga diriku sendiri. Kita belum sepenuhnya menyetujui. Sebelum menemukan wali,
Kamu jangan pergi sembarangan. Kalau kamu tidak bisa menjaga diri, kami sendiri yang akan kembali kesana, lalu bawa kamu kembali. Aku mengerti. Sampai jumpa. Terima kasih. Aku sudah tahu, mataku tidak pernah salah. Temanku semuanya bisa diandalkan. Kuncinya adalah air matamu itu sangat penting bagi ayah dan ibumu. Mereka tidak tahan melihatmu menangis. Oh, iya.
Bagaimana dengan orang yang menjagamu? Tidak mungkin mobil jeep ini… Masuk. Kenapa? pinggangnya sakit? Apakah aku telat datangnya? Tidak. Datangnya tepat waktu. Aku cuma menunggumu seorang. Aku kira aku telat. Dia… Coba kamu lihat ini. Jika ini tidak ada masalah, berarti ini dianggap sudah selesai. Kenapa orang yang bersangkutan tidak datang?
Orang yang bersangkutan sedang di luar negeri. Hal ini kukira kamu sudah jelas. Bukan… Maksudkuitu… Lu Ziyue. Setelah dia menyampaikan ini, apa dia tidak ada menyampaikan hal lain? Tidak ada hal yang bersangkutan dengan tugas ini disampaikan. Kalau hal yang tidak bersangkutan? Ada satu. Kalau ada waktu kosong, kita makan bersama. Mengajak aku?
Maaf sudah merepotkan, Guru Hou. Kalau begitu aku juga ada pesan untuk dia. Tolong Anda bantu sampaikan. Silakan. Kalau ada waktu, kita makan bersama. Saya yang diajak? Lu Ziyue… Aku ingin berbicara dengan dia. Kamu sedikitpun tidak kangen aku, ya? Aku tidak perlu keatas. Aku benar bisa tinggal di atas?
Benar – benar tidak perlu peduli apa yang dipikirkan dia? Kalau, bagimana kalau sampai dia mengusir aku? Kamu tidak perlu khawatir. Dengan ini kamu baik – baik saja. Tapi… aku ambil uangmu begitu saja, tidak baik, kan? Kamu tidak perlu merasa terbebani. Kamu cukup bawa dia ke kamar itu dan berikan kepada orang yang
Seperti arwah gentayangan itu saja. Dia adalah adik perempuanku. Lalu, hal ini kamu tidak perlu khawatir. Aku bisa bantu kamu menyelesaikan segala hal. Baterai ini cepat sekali habisnya. Tunggu sebentar. Benda – benda beracun tidak bisa dibuang begitu saja. Kamu bisa mencemari lingkungan. Aku mencemari lingkungan? Kamu membiarkan tanah terkikis dengan zat beracun.
Apakah kamu tega membuat hewan kecil kehilangan rumahnya? Aku membuat hewan kecil kehilangan rumahnya? Benar! Sekarang tidak semua baterai harus di daur ulang. Tapi didalam ini ada litiumnya, komponen utamanya adalah dimetil sulfat, dietil karbonat, dan etilen karbonat. Proses dekomposisinya memiliki volatilisasi gas limbah organik, harus diklasifikasikan sebagai sampah, harus dibuang kepada tempat seharusnya.
Kamu luar biasa. Kalau menurut kamu, aku seharusnya buang kemana? Kasih aku. Barang beracun seperti ini, seharusnya ada mekanisme daur ulang, tapi aku lihat ternyata disini tidak ada yang baik. Kamu beri kepadaku. Aku beri nanti kepada organisasi lingkungan yang bisa membantu mengurusnya. Organisasi lingkungan. Organisasi seperti itu
Apakah organisasi yang membuat orang sadar akan lingkungan? Benar. Apakah aku bisa bergabung? Aku sangat ingin bisa masuk ke organisasi seperti itu. Menurutku ini sangat bagus. Boleh tidak? Boleh. Kami juga sedang mempersiapkan acara daur ulang baterai bekas, tapi kami juga tidak terlalu fasih dengan tempat ini. Kalau kamu ikut bergabung, itu bagus sekali. Benar?
Sepakat, ya? Sepakat! Kamu lihat, sebenarnya aku setiap kali sortir sampahnya lagi. Tetapi beberapa sampah yang seharusnya aku buang di mana, atau tidak bolehdibuang ke mana, sebenarnya aku sendiri tidak bisa memilah dengan jelas. Tetapi jika ada organisasi seperti itu, bisa membangun kesadaran kita untuk peduli lingkungan, dan bisa membantu kita menjadi ramah lingkungan.
Bagus juga. Benar. Kamu tahu tidak, ada banyak bahan kimia, obat kadaluwarsa, hingga bahan kosmetik, semuanya tidak bisa dibuang sembarangan. Terkadang saya membuangnya begitu saja, lalu mencemari pemakaian air seseorang selama beberapa tahun, tidak sebanding. Lalu, beberapa barang beracun, pada saat pembusukan, bisa mengeluarkan gas beracun, dan itu membahayakan lingkungan dan orang disekitar.
Jadi, ilmu lingkungan ini sangat penting. Tidak disangka, kalau kamu yang kamu ngerti lebih hebat daripada Saudara Ziyue yang kukenal itu. Saudara Ziyue… Yang kamu maksud itu Guru Lu Ziyue yang di Universitas Pu Hua? Kamu juga kenal dia? Dulu sering dengar, jarak di antara orang itu, jaraknya cuman jarak enam orang saja.
Aku sebelum datang ke Tiongkok, sama sekali tidak ada apa – apa. Kalau sekarang dipikir – pikir, masuk akal juga, pergi kemanapun, ternyata semuanya saling kenal. Aku dan kalian benar – benar berjodoh. Begini juga sangat baik, lagipula, kamu seharusnya tinggal disekitar sini kan. Kalau aku ada hal yang tidak mengerti mengenai ilmu lingkungan,
Aku langsung tanya ke kamu. Boleh. Salam kenal, namaku Mowgli. Kakak Ge Li. Namanya bagus sekali. Salam kenal. Namaku Chu Shi. Kalau begitu aku jalan dulu, -Sampai jumpa. -Baik. -Terima kasih. -Kembali. Tidak perlu mengetok lagi. Aku ada kunci. Silahkan masuk. Ini siapa? Kenapa begitu aneh. Sedikitpun tidak ada yang aneh,
Dia bilang dia itu adalah temannya Tang Cheng, apanya yang aneh. Salam kenal kakak, namaku Chu Shi. Ini uang rental kamar. Rental kamar? Tidak disangka kalau Tang Cheng ini, terkadang otaknya masih fleksibel. Apakah tenda itu termasuk sebuah kamar? Itu punyaku. Jangan berharap untuk benda itu. Kamar yang itu punyaku,
Yang lain kamu bisa sembarang pilih. Silahkan, silahkan. Sudah kubilang, sudah kubilang tidak bisa. Rumah kami sudah tampung dua orang pengangguran, sudah terlalu berantakan, masih mau ditambah satu lagi. Kamu mau aku jadi tempat ternak babi? Tambah berantakan saja. Hei kamu, lempar kemana kamu? Kamu ini, seharian berbaring disini.
Kamu sudah bertumbuh bersama dengan sofanya, ya? Ya Tuhan… Kenapa rumah ku jadi begini? Jauhi barang kualitas jelek untuk jauh dari kerepotan, benar – benar sangat penting. Halo. Disini adalah tempat tinggal pribadi, bukan tempat perlindungan untuk hewan, bukan tempat untuk terima hewan liar kecil seperti kamu, tahu tidak? Saya sangat lembut dan cantik begini,
Apakah kamu tidak mau memikirkannya tentang hal ini? Aku waktu berhasil melewati imigrasi Tiongkok, sangat bersyukur, sangat senang. Benar sangat senang? Kamu waktu sedang diperiksa imigrasi, kenapa orang imigrasinya tidak tahan kamu, aku sekarang merasa sangat menyesal, atau kalua tidak sekarang kamu, keluar, ok? Aku tidak pergi, aku tidak bisa pergi.
Daftar keinginan saya belum terpenuhi, aku belum dapat pacar disini, kalau aku benar – benar keluar dari pintu ini, Semuanya akan jadi gagal. Aku tidak pergi. “Gong Kui Yi Gui”, “gui” apa itu? Kata itu dibaca “kui”, tahu tidak? Kalau kamu ingin tinggal di Tiongkok, penjualan serpihan otakmu harus bisa naik secara linear.
Kamu ijinkan aku tinggal , ya. Aku bisa melakukan banyak hal, aku bisa buat kopi, buat sereal, membersihkan toilet, sortir sampah, aku juga bisa memberikan interpretasi simultan yang sempurna dengan gratis, sepeser uangpun tidak kuterima. Kalau tidak, semua facial mask aku kuberikan kepadamu. Ini terhitung sebagai bonus. Boleh tidak? Facial mask, bisa aku terima.
Tapi aku tidak ingin bonus. Yang pertama, aku sama sekali tidak ingin kamu masuk. Yang kedua, tolong buka matamu lebar – lebar, lihat dimana tempat kamu bisa tinggal? Ada. Itu kamar aku. Disini, disitu. Disitu, disini. Aku bisa pakai kantong tidur, saya akan baik – baik saja.
Kalau benar – benar tidak bisa, di sofa juga boleh. Sofa adalah sumber inspirasi saya, kamu ingin istirahat disini? Tidak boleh. Tidak ada cara lain. Tapi aku sudah bayar uang rental kamar. Rental kamar? Mengapa ada hal rental begini? Aku saja tidak tahu tuan rumahnya siapa. Aku beri ke mereka. Baik. Hebat sekali. Aku…
Aku makan keripik buat menenangkan sendiri. Enak, kan? Dia yang beli. Kenapa ruangan ini sangat panas? Berasa hangat kan disini? Uang listrik dia yang bayar. Baik. Beberapa ini anggap sebagai pembayaran kamu menginap malam ini. Besok bangun pagi dengan tepat waktu sudah harus pergi. Kak Ling Xi. Kak Tang Cheng sudah pergi?
Dia bisa di dalam suasana yang kacau ini, dia bisa bangun semalaman itu sudah terlihat seperti dipaksa untuk sembuh. Aku ingin bilang, nanti aku bawa teman kemari. Kalau kamu bawa temanmu kemari, aku harus terlihat sopan. Tapi, aku benar – benar tidak bisa pindah dari tempat ini, kamu dan temanmu bisa tidak menganggap aku
Sebagai bagian dari sofa. Kalian terserah. Tidak peduli. Sangat tidak peduli. Terserah duduk dimana. Kak Ling Xi, kenalkan temanku, ini adalah temanku Ling Yu. Ling Yu, kakakmu. Aku tahu. Aku sangat kenal orang ini, tidak perlu dikenalkan. Semua barangku sudah dikemas, diusir atau tidak semua tergantung kamu. 交给 ia rakuaku yang urus. Sangat sial,
Begitu bertemu denganmu, langsung terjadi hal buruk, kamu bawa sial, ya? Aku tidak membawa sial. Jika Ayah yang menyuruhmu untuk menjadi pelobi, kamu bebas berbicara. Aku kebetulan lewat, datang dan mau mengunjungi kamu. Boleh duduk? Duduk saja. Kamu kalau ada sesuatu, cepat diomongkan. Aku sangat sibuk. Dengar – dengar kamu tidak mau pergi ke perusahaan,
Kamu tidak takut ayah kecewa? Air mata buaya. aku sudah tahu. Kamu terhadap aku, sudah memegang dendam. Aku tidak pergi ke kantor, kamu seharusnya lega kan, Kakak. Sebenarnya aku tidak ada dendam terhadap kamu. Hanya saja aku takut kamu kurang latihan, begitu kembali cuma menambah kekacauan. Kamu tidak perlu berdebat sendiri.
Kalau aku, sama sekali tidak tertarik, dengan visi besar kamu. Kamu ingin mengambil apa dari ayahku, mohon cepat diambil, lagipula sebelumnya dia tidak peduli dengan aku, kedepannya aku juga tidak akan bergantung kepadanya. Semangat. Kalau begitu aku ada saran untuk itu. Kalau ingin berbicara, tolong langsung saja Sebenarnya, ayah sangat benci melihat kamu
Pengangguran seperti itu. Kalau kamu ingin mengisi ulang, aku rasa dia pasti akan terhibur. Jadi, kamu pertimbangkan untuk belajar di luar negeri? Yang pasti, ini hanya sebuah saran. Kalau aku sendiri, sudah punya rencana, tapi aku tidak ingin keluar negeri. Belakangan ini aku terus melihat kelas bisnis administrasi, aku ingin mendaftar, standarnya rendah,
Cocok dengan pemula seperti aku. Hanya saja… Kalau masalahnya adalah uang, aku bisa bantu kamu. Ini berapa? Satu. Kamu tidak apa – apa kan? Apakah kamu sedang menderita? Depresi yang ceria? Tidak. Aku baru – baru ini kondisinya sangat sehat, suasana hati juga baik. Tidak disangka mulai bisa melucu. Pertanda buruk!
Meskipun ini tidak terlalu lucu, Tapi setidaknya ada lucunya. Lalu… Kamu sekarang dengan wajah tua ini, dengan senyumannya yang baik, ini kenapa lagi? Mungkin karena belakangan ini, lingkupan di hidupku semuanya lebih baik. Uang ini kamu mau atau tidak? Ling Yu, kamu kenal aku sudah begini lama, kalau aku orang yang seperti apa,
Apa kamu tidak tahu? Kamu pikir aku orang yang seperti ini? Sekarang aku mau. Tapi, aku bukan cuma mau begitu saja. Surat pinjam, aku pasti akan berkani kepadamu, nanti waktu sudah ada uang, aku pasti kembalikan ke kamu, ok? Aku orang yang bisa dipegang kata – katanya. Ambil. Nanti pasti di ganti. Terima kasih.
Ling Xi, Kamu lihat, aku sudah bantu kamu menyelesaikan satu masalah. Temanku, apakah kamu bisa bantu aku juga? Tidak ada masalah. Sepakat. Tapi aku penasaran akan satu pertanyaan, kalian berdua bagaimana bisa saling kenal? Kalian bukan orang yang sama. Aku masih ada urusan, jalan dulu, ya. Karakternya jadi jelek begini, terkena dorongan dari mana,
Jangan-jangan menelan apa itu… Racun tertawa setengah epilepsi? Kakak adik ini memiliki hubungan yang baik, aku jadi ingin punya kakak. Kesalahpahaman yang besar, anak muda, benar – benar terlalu polos. Bahasamu bagus sekali, Kapan – kapan aku ajari kamu beberapa hal. Aku ketawa, ya? Pukul 18.40 Berdiri di seberang jalan
Mantel bertopi abu-abu menjuntai di bawah lutut Kau berjalan sampai ke hadapanku Dengan wajah tertunduk dan mata yang terpincing Matahari bersembunyi di belakang dan tertawa tanpa berkata-kata Angin yang sedikit sejuk dan malam yang ajaib Mata yang tersenyum memberikan sedikit kemabukan Tanpa kusadari perlahan menggandeng tangan dan memandang wajahku Pukul 18.40 Berdiri di seberang jalan
Mantel bertopi abu-abu yang menjuntai di bawah lutut Kau berjalan sampai ke hadapanku Dengan wajah tertunduk dan mata yang terpincing Matahari bersembunyi di belakang dan tertawa tanpa berkata-kata Angin yang sejuk dan malam yang ajaib Mata yang tersenyum memberikan sedikit kemabukan Tanpa kusadari perlahan-lahan berpaling melihat wajahmu
Tangan yang sedikit hangat dan sinar bulan yang redup Cahaya lampu yang lemah, wajah yang kecil Tanpa kusadari perlahan menggandeng tangan dan memandang wajahku