【FULL】My Mowgli Boy EP1【INDO SUB】| iQiyi Indonesia
[Tersedia subtitle Bahasa Indonesia] Dunia dengan keberadaan dirimu yang pertama kali kusadari Sepasang mata yang menatap tembus jiwaku Setiap hal kecil yang tiada hubungan Mengapa kau bisa melihatnya Aku yang dulu sebelum bertemu denganmu Tidak pernah terpikirkan cinta seperti apa Apakah kau juga sama kau seperti angin yang datang Membawaku pergi meninggalkan kumpulan manusia
Memeluk langit yang biru Jika kau angin yang lembut Biarlah aku mengembara bersamamu Bergandengan tangan dan mulai lagi memahami jelas pemandangan Memahami jelas pemandangan Mungkin saja suatu hari angin akan berhenti Jika bisa Aku berharap dapat membuat janji denganmu Berjumpa di tempat yang dulu Tidak peduli berapa banyaknya awan Hujan deras ataupun cuaca cerah
Menghirup udara yang sama Apakah kau tetap sama Mempertahankan hati yang paling semula Tetap suka melihat bintang Jika kau angin yang lembut Biarlah aku menjadi lonceng anginmu Setiap hari mendentingkan suara kebahagiaan My Mowgli Boy Episode 1 Setiap tahun di seluruh dunia terdapat jutaan anak kecil Yang menghilang ataupun dijual belikan.
Beberapa diantaranya, ditelantarkan di dalam hutan, dibiarkan untuk mati kelaparan, atau menjadi santapan binatang buas. Namun, beberapa yang beruntung, dapat bertahan hidup. Mereka berbeda dari binatang, juga bukan bagian dari masyarakat modern. Mereka disebut.. Mowgli Di hutan Kolkata, India, ditemukan Gadis Serigala. Kebiasaan hidup mereka, dapat disamakan dengan kehidupan serigala liar.
Lelaki dengan perilaku aneh, yang muncul di jalanan Spanyol, dapat dipastikan bahwa sejak berusia sepuluh tahun telah hidup dan tumbuh, bersama dengan binatang buas di hutan. Apakah aku terlihat gemetar? Coba aku lihat. Xi Ye, apakah kita sudah bisa mulai bekerja? Sekarang sudah siang. Aku tahu. Apa sudah selesai gunting kukunya?
Apa itu yang ada di belakang? Apa kamu tadi melihatnya? Xi Ye, bisakah kita tidak membuat masalah? Bukankah kita sudah setuju, mulai syuting ketika matahari terbit? Aku tahu. Aku tidak hilang ingatan. Tapi, kalau kita tidak mulai sekarang, hari ini dipastikan kita tidak bisa pulang, bukankah malam ini kamu ada acara makan bersama?
Tidak boleh marah, bengkak ini tidak boleh membesar. Jika masih diundur lagi, akan selesai di malam hari, sampai rumah nanti, sudah tengah malam lagi, sepertinya waktu tidur sehatku gagal lagi. Kamu, cepat bujuk. Cepat, cepat, cepat. Jangan sentuh aku, aku tidak mau. Kamu pergilah, pergilah, pergilah.. Jangan sentuh aku. Aku tidak berani.
Pergilah, aku tidak mau. sana! Pergi sana! Aku tidak mau, Li Kai. Lumayan. Kalau begitu aku panggil mereka siapkan pengambilan gambar produk baru. Kak Ren He, Kak Li Kai, siap-siap ambil gambar produk baru. Cepat sedikit. Segera.. Segera.. Xi Ye, ini adalah baju musim terbaru, silakan dipakai. Xi Ye, kamu siap-siap dulu, segera mulai.
Halo semua, Halo semuanya, Xiyou-ku. Kali ini, demi kalian, aku menciptakan mori style, maka, baik pola dan warna, semuanya dekat dengan alam. Aku ingin ketika kalian memakainya, ada sejenis sinar, matahari, lalu udara, seperti terpakai di tubuh kalian. Yang paling penting, aku harapkan, hatiku, dan hati kalian menyatu bersama. Bicara sampai disini,
Aku juga harus menyebutkan para pekerjaku, kali ini sungguh sangat berterima kasih pada mereka, mereka sangat mentoleransi kemanjaanku. Apakah para Xiyou-ku, mau memberikan salam pada mereka? Hai, kalian sudah berusaha keras. Suara apa itu? Mungkin seekor binatang kecil Aku adalah orang yang begitu menyukai binatang kecil, bagaimana mungkin kalau melihat, tidak menolongnya.
Di saat seperti ini, tentu saja harus pergi memeriksanya, Para Xi You, Aku sekarang membawa kalian memeriksanya, apa yang terjadi di dalam sana. Demi kalian, aku bersedia. Apakah sudah siap? Ayo berangkat. Xi Ye, Bagaimana kamu bisa pergi seperti ini? Kamu masih mau mengejar mobil balap ya? Sebenarnya jadi syuting, tidak? Kita sudah berangkat lho,
Memeriksa ada apa di dalam hutan?? Masih belum terlihat. Dimana ya? Sungguh penasaran, ada apa di dalam. Apakah kalian gugup? Aku ada sedikit gugup. Apakah kalian mendengar suaraku, Para Xiyou-ku? Halo.. Kenapa tidak ada sinyal ya? Dimana ini? Tempat aneh apa ini? Suara apa itu? Aku tidak perlu lah menolong binatang kecil lagi,
Jika seperti ini terus, malah harus aku yang menunggu orang untuk ditolong. Manipulator Zheng, hadiah yang kuberikan untukmu, apakah kamu terkejut? Mohon maaf, aku tidak terkejut dan tidak takut sama sekali, lain kali bisakah ganti yang lain? Mata-mata resepsionis, apakah Zheng Li ada di kantor? Kamu tidak merasa tertarik? Bagus jika tidak tertarik.
Jika kamu merasa tidak tertarik, malam ini aku undang kamu keluar, dijamin akan kuberikan kejutan yang lebih besar, lebih menakutkan lagi, bagaimana? Tidak usah. Hari ini saluran darahku sudah habis, lain hari saja aku datang sendiri untuk berterima kasih. Serius, aku, malam ini ingin mengundangmu makan malam. Pasti tidak ada kejutan apapun, tidak menakutkan,
Kamu datang saja dengan tenang. Kalau begitu, kali ini, aku juga sangat serius menolakmu, karena hari ini aku sudah ada janji. Si Lu Ziyue lagi, benar, kan? Kamu juga tahu, teman-temanku itu, tidak memiliki hubungan percintaan dan kehidupan pribadi selalu mencariku untuk menemaninya pergi Gym dan makan. siapa cepat dia dapat, kalau mengundangku harus cepat-cepat,
Baiklah, begitu saja, selamat tinggal. Si Ling lagi, halo? Amy? Ini aku. Aku ingin bertanya sebentar, Kakak Zheng Li bilang malam ini dia ada janji, apakah itu benar? Jadwalnya setelah ini ada.. ada urusan dengan teman. Aku mengerti kalau begitu. Amy, baru-baru ini aku membeli lipstik edisi terbatas, jika aku datang ke kantor nanti,
Akan aku bawakan untukmu ya. Terima kasih, Nona Ling. Tidak perlu sungkan. Selamat tinggal. Milk tea dan lipstik, tentu saja aku pilih milk tea. Tampan sekali. Sebenarnya aku pikir, kalau kamu temani aku makan, aku bisa lebih tenang sedikit. Sepertinya harus sendirian lagi. Tidak apa-apa. Hanya untuk makan saja, makan sendirian juga bisa.
Kamu yang merayakan usia 60 tahun, kamu rayakan saja sendirian, kenapa harus aku pulang ikut membuat sesak, bukankah ini mau mencari keributan sendiri? Ayah, Selamat Ulang Tahun. Kemari, kamu coba lihat, bagaimana rangkaian bungaku ini? Cukup bagus, lah. kamu saja belum bergerak, sudah bilang cukup bagus. Kamu begitu peduli padanya, ini rumah dia atau rumahmu?
Bunga diganti, sarung sofa pun diganti, semua diganti sesuai dengan kesukaannya, sebenarnya ini ulang tahun siapa? Ling Xi sejak kecil tidak menyukaiku, hubungan kita berdua tidak pernah akur. Jarang-jarang dia dapat pulang ke rumah, bukankah aku harus mengubah dekorasi, agar dia dapat merasa berada di lingkungan berbeda. Jika ingin melihatnya, dia pasti bisa,
Tapi dia saja berpura-pura buta, apa kamu masih mau memaksanya melihat? Kalau begitu harus lebih berusaha lagi. Kamu juga. Jelas-jelas peduli dengannya. Darimana kamu melihatnya? Jika kamu tidak peduli dengannya, kenapa memintanya untuk pulang makan bersama? Sedari tadi selalu disini membaca buku, bukankah kamu sedang menunggunya? Sudahlah. Aku mengerti isi pikiranmu,
Bicaralah baik-baik ketika dia kembali. Hari ini aku memasak banyak makanan, semua adalah yang disukainya, kalian baik-baik makan bersama. Jangan sampai bertengkar lagi ketika makan. Jadi aku masih harus mengalah padanya? Sudah umur berapa dia, coba lihat dia sekarang ini, seperti apa dia? Ling Xi sudah datang ya. Mari, masuklah. Ling Xi, mari. Masuk, masuk.
Mari, mari, mari. Ayahmu sudah lama menunggu. Duduk disini saja. Duduklah. Kalian silakan bicara dulu, aku siapkan makan malamnya. Susah-susah pulang ke rumah, masih tidak mau baik-baik memanggil orang. Sejak aku sekolah menengah, aku sudah tinggal sendirian, setiap kali pulang selalu kosong di rumah, jadi tidak ada kebiasaan memanggil orang.
Kalau begitu, kamu lebih sering pulang rumah makan, toh, hal ini tidak akan membunuhmu. Sekalian juga, agar lebih terbiasa berhubungan dengan Bibi Wenyu-mu. Aku tidak perlu berhubungan dengan orang lain. Aku cukup merasa bebas untuk tinggal sendirian. Dibandingkan harus berhubungan dengan orang lain, merasa jauh lebih bebas. Apakah orang lain dapat dibandingkan dengan keluarga?
Orang-orang itu, apakah mereka sungguh-sungguh perhatian kepadamu? Aku tidak perlu orang lain perhatikan. Aku sendirian seperti ini juga sangat baik. Sekarang ini aku, menyewa gedung perkantoran, membuka studio sendiri untuk menghasilkan uang, cicilan mobil, dan cicilan rumah, aku bisa membayar semuanya. Kamu tidak perlu mengkhawatirkan aku. Bagus, jangan sampai saat kamu tidak sanggup lagi,
Pulang mencari pertolonganku. Tenang saja, jika kamu ingin menolongku, pasti ada syarat yang diberikan. Aku yang begitu mencintai kebebasan, tidak akan pernah kerja denganmu. Hai, Paman, Bibi. Sudah. Terima kasih. Ayah. Sudah pulang ya. Ma, aku pulang. Selamat ulang tahun, paman. Ini dari Aku dan Ling Yu, hadiah yang kami cari dengan cermat untukmu,
Tolong diterima. Keluarga sendiri, untuk apa sungkan. Sudahlah, berikan kepadaku. Terima kasih, Bibi. Datang lagi, seseorang asing. Nanti kita akan menjadi satu keluarga, pasti lebih sering berjumpa. Ling Xi, kamu benar-benar orang sendiri, pulang ke rumah makan dengan kotor pun, tidak apa-apa. Kamu ganti pakaian saja dulu, kamarmu sejak dulu tidak pernah disentuh. Baiklah.
Paman, aku doakan, semoga sehat selalu, penuh senyuman setiap hari. Ayah, semoga tubuhmu sehat bugar selalu, dan semakin dalam sayang dengan Mama. Apaan? Dalam apaan? Sungguh.. Kami paling berharap kalian dapat selalu baik-baik saja. Sudah, sudah. Tidak perlu satu-satu mendoakan begitu, aku juga bukan berumur 70-80 tahun, sekeluarga dapat duduk dan makan malam bersama,
Juga disebut kebahagiaan. Ling Xi, kamu, beberapa masakan ini semua adalah yang kamu suka, jika ada makanan lain yang ingin kamu makan, akan kubuatkan segera. Tidak perlu, beberapa masakan ini sudah cukup baik. Ayah, si Gao Jie, dia masih menyiapkan sendiri sebuah kejutan untukmu. Paman, hari ini adalah ulang tahunmu ke-60,
Kata orang, belum merayakan jika tidak sampai Hua Jia (usia 60 tahun). Aku tahu, kamu tidak percaya hal-hal seperti itu, tapi, paling tidak kue harus ada, bukan? Kalau tidak, seperti tidak ada perayaan, sungguh sebuah penyesalan. Tidak perlu mengkhawatirkan kesehatan, kue ini, rendah lemak. Kamu lihat, anak muda sekarang begitu pintar memikirkannya. Sedari tadi aku,
Sedang memikirkan apakah nanti, memasak mie ulang tahun saja sudah cukup? Ditambah lagi, Ling Yu, hari ini dia mendapatkan projek yang sangat sulit, sungguh sangat sulit. Dua kabar baik sekaligus datang, wajib untuk dirayakan. Xiao Yu, untuk hal ini, kamu melakukannya dengan baik, anggap saja ada kemajuan. Ayah, Gao Jie terlalu melebihkan.
Dalam melakukan pekerjaan di kantor, bagaimanapun pengalamanku masih sangat kurang. Kamu tidak perlu banyak pengalaman, kamu hanya perlu menjadi anak Ayah yang baik, secara otomatis akan ada banyak paman berpengalaman di kantor, yang akan datang membantumu. Lian Xi! Benar! Kemampuanku, memang masih harus ditingkatkan, memerlukan banyak belajar dari mereka semua. Sudah, sudah.
Di hadapan keluarga sendiri tidak perlu begitu merendah. Jika kamu ada waktu luang, perbanyaklah dengan departemen Zheng Li, belajar dan tanya-tanya, Saling kerja bersama-sama, pasti lebih baik daripada bekerja seorang diri. Baik. Sebenarnya, sekarang ini masih belum cukup, tidak apa-apa. Yang terpenting adalah masa depan. Target hidup aku dan Ling Yu, adalah menjadi,
Seperti Paman dan Bibi yang begitu luar biasa. Yang satu, di rumah mengurus semua urusan rumah tangga, yang satu lagi diluar, sebagai bisnis elit, sungguh membuat iri banyak orang. Gao Jie, kamu sungguh pandai sekali bicara, lihatlah mulutmu manis sekali, seperti kue ini, sama manisnya. Bibi, justru kamu yang manis. Lihatlah, kulitmu, bersinar seperti madu.
Cukup, cukup. Silakan, makan yang banyak. Mari. Kamu juga mari.. Baik, baik, baik. Ini juga, ini.. Paman juga satu ya.. Baik.. Aku ambilkan satu untukmu, Paman silakan coba yang ini.. Baik. Mari, Gao Jie. Baik. Aku bukakan pintu. Selamat malam, ini paket Anda, tolong tanda tangannya. Baik, terima kasih. Ini. Terima kasih. Paman, Bibi,
Hadiah ini, adalah acara utama hari ini, kalian pasti sangat suka. Ayah, ini.. adalah hadiah yang Gao Jie pilih dengan cermat dalam waktu yang lama. Lalu, bingkai bagian dalam ini, didesain sendiri olehnya. Dia sangat menyukai hasilnya. Kenapa kalian memberikan ini.. Aku dengar dari Ling Yu, Paman dan Bibi belakangan sedang ikuti tren terbaru,
Yaitu, membuat sebuah foto pernikahan. Aku pikir, sebuah mutiara harus memiliki kotak giok yang serasi. Foto yang begitu memiliki arti, pasti harus memiliki suatu, bingkai yang sama baiknya dengan statusnya, baru sesuai. Aku pikir, fotonya ditaruh disini, penuh kehormatan. Menurut kalian, fotonya ditaruh dimana yang bagus? Posisi ini cukup baik.
Eh, biarkan Ayah Ibu saja yang memutuskan ditaruh mana, kita makan saja dulu. Benar, makan dulu, masakan sudah dingin, tidak enak lagi. ayo, makan. Kalian makan saja, aku sudah kenyang, pergi dulu. Apa pergi-pergi, masakan saja belum selesai dimakan. Aku tadi bilang, aku sudah kenyang. Jika aku sudah kenyang, kenapa aku harus tetap tinggal disini?
Apa kamu juga mau mengurusiku? Ling Xi, hari ini adalah ulang tahun ke-60 Ayahmu, berilah sedikit kehormatan untuknya. Aku sungguh ingin, dengan diam dan tenang memakan habis makanan ini. Tapi, aku sebenarnya tidak mengerti, untuk apa kalian membuat adegan seperti ini? Aku.. Bukan, dalam hal ini, aku sungguh tidak lakukan dengan benar.
Untuk apa kamu jelaskan kepadanya? Ini adalah urusan kita berdua. Lalu, untuk apa memanggilku pulang? Sebenarnya, aku juga tidak mau pulang. Semua salahku. Semua salahku.. Ini.. Baiklah, jika kamu tidak suka, Ling Yu ambil kembali, ambil kembali. Sini.. Sudah.. Sudah.. Sudah.. Semua salahku. Semua salahku. Kenapa kamu harus melihat suasana hatinya? Ini adalah rumahmu.
Jika kamu tidak mau makan, silakan pergi. Baik, pergi ya pergi. Aku pergi. Ling Xi.. Sejak kamu menikah dengan wanita ini, apa masih ada aku di matamu? Tidak ada! Benar, kan? Apa kamu masih ingat dengan Ibuku yang sudah meninggal? Tidak juga, kan! Apa kamu ingat, Ibuku seumur hidupnya demi kamu,
Bahkan acara pernikahan pun tidak ada, saat dia akan meninggal, satu-satunya harapan dia.. adalah membuat foto pernikahan bersama. Apa kamu melakukannya? Tidak! Baik, kalian sekarang adalah satu keluarga, aku adalah orang luar, begitu kan? Kalau begitu disini, aku ucapkan Selamat Ulang Tahun, aku doakan semoga kalian rukun untuk selamanya, sudah boleh, kan?
Lihatlah, apa yang kamu bicarakan? Kamu masih tidak pergi secepatnya, apakah aku terlalu sopan untukmu? Begitu? Paman, kamu jangan marah. Ling Xi, cepatlah kamu.. Aku sedang bicara dengan Ayahku, tidak ada hubungannya dengan orang luar sepertimu. Ling Xi! Apa kamu belum cukup juga membuat keributan? Hari ini adalah ulang tahun Ayah,
Makanan ini, kamu boleh tidak habiskan, tapi tidak perlu sampai menusuk begitu, boleh tidak? Menusuk? Siapa yang menusuk duluan? Jangan kamu pikir aku tidak tahu. apa rencana kalian ibu dan anak berdua ini. Ibuku baru satu tahun meninggal, mereka langsung menikah. Siapa yang tahu sejak kapan.. mereka sudah bersama.. Apa yang kamu lakukan?
Apa yang kamu lakukan?! Baik. Aku doakan kalian sekeluarga, bahagia selamanya. Ling Xi.. Atas dasar apa, aku sekarang.. seperti orang yang tidak diperlukan? Kalian semua satu keluarga, begitu bukan? Aku adalah orang yang tidak diperlukan. Nyeri pada tubuh, bukan masalah sepele, alat kesehatan fisik, berikanlah perhatian kepada keluarga yang dicintai.. Sialan! Keluarga..
Siapa yang mau sekeluarga denganmu. Bagaimana bisa ada orang? Bagaimana bisa ada orang? Bukan tertabrak kan? Dimana ini? Tempat aneh apa ini? Suara apa itu? Boom Boom Boom.. Aku ingin bicara sesuatu. Kamu dengar ya, aku sepertinya menabrak satu orang. Sekarang di mobilku sepertinya ada satu orang. Apa? Aku tidak membohongimu,
Aku bilang, aku sepertinya menabrak seseorang. Dia sepertinya adalah manusia liar, aku menabraknya di dalam hutan. Manusia liar?! Tidak mungkin lah, Nona Besar Ling. Tidak, aku tidak membohongimu. Aku kasih tahu ya, dia mungkin adalah Orang utan di Gunung Tai, apakah kamu tahu? Alasan berbohongmu, semakin lama, semakin tidak masuk akal.
Terakhir kamu bilang, kamu diculik oleh Spiderman. Sepertinya ilmu pengetahuanmu semakin meningkat ya. Aku.. ini.. Untuk apa aku bohong padamu? Sungguh benar! Kamu tidak percaya padaku?! Aku sungguh sudah menabrak orang! Jika ada kesulitan, cari saja polisi. Aku juga bukan polisi, untuk apa kamu mencariku? Jika kamu bilang penyakit sutradaramu sedang kambuh,
Bantu aku dan pacar baruku, buatkan mini film. Wanita sialan ini, aku kutuk kamu, malam ini diselingkuhi lelaki, dan selamanya tidak ada lelaki yang mencintaimu. Bagaimana ini? Kakak? Kakak? Kakak? Jangan sampai dia meninggal di dalam mobilku. Tidak boleh terjadi. Apa kamu sudah sadar? Apakah bisa mendengarku? Tidak sehat di bagian mana?
Jangan khawatir, tidak apa-apa. Tingkat kewaspadaannya sangat tinggi, bajunya juga sobek-sobek, orangnya pun aneh. Aku duga, dia memiliki masalah di “sini” nya, apakah perlu memanggil psikolog, sekalian untuk memeriksa dia? Kita coba lihat dulu. Baru saja masih ada disini?! Kamu ayo turun. Hai pasien, jika ada yang kurang sehat, boleh beritahukan kepada kami. Aku rasa,
Sebaiknya kita undang psikolog. Halo, Halo, Halo, Dokter, jantungku ini, terus berdetak tidak berhenti, seperti akan keluar saja, obat yang kamu berikan padaku, Bisa sembuhkan tidak?. Aku sungguh menderita. Kamu gila, ya! Aahh.. ini adalah toilet wanita! Dasar mesum! Siapa yang membolehkanmu masuk? Apa yang kamu lakukan? Orang gila ya? Sungguh aneh,
Kemana perginya orang itu? Jangan sampai memberiku masalah lagi. Makin hari, makanan disini makin buruk. Kemarin masih ada daging, sayuran, dan sup. Hari ini hanya ada satu sayuran saja. Benar! Ini apanya yang sup? Kalau bukan kita sendiri tambahkan sup jagung.. Punyaku juga tidak ada. Sungguh keterlaluan! Tidak mungkin! Aku baru saja memeriksanya.
Dia masih bisa berlari, artinya kaki dia tidak ada masalah. Orangnya juga baik-baik saja. Kamu turun ke bawah dulu. Kamu turun dulu. Kita bicarakan baik-baik. Jangan gegabah. Turunlah, turun. Turun.. Benar.. Hati-hati.. Apa? Pihak keluarga, tolong dibantu, cepat sedikit. Jangan sampai dia mengenaliku! Cepat, cepat! Bantu kemari. Paman Kedua, Paman Kedua, apa yang kamu lakukan?
Turun, turun, turun… Tidak apa-apa.. Ini adalah Paman Kedua saya, kepalanya ada sedikit yang tidak baik, dia tersesat. Paman Kedua, baru saja sebentar tidak menjagamu, kenapa kamu langsung pergi? Ayo, pulang denganku. Keluaganya ini juga, kenapa baru sekarang datang? Orang ini, di kepalanya ada sedikit masalah. Ayo pergilah, pergilah.. Pergilah.. pergilah.. Silakan kembali semua.
Ayo, Paman Kedua. Aku belum sempat merendahkanmu, kamu yang lebih dulu merendahkanku? Benar. Hari ini, aku yang salah. Tidak seharusnya aku menabrakmu. Tapi kamu juga tidak bisa, menggunakan cara ini untuk mengancamku, bukan? Kamu lihat, belum apa-apa sudah ingin loncat dari gedung, agar dilihat banyak orang, bukan? Sudahlah, percuma saja bicara panjang lebar.
Kamu bilang saja, berapa banyak uang yang kamu inginkan? Aku ini juga bukan orang yang pelit, ini aku berikan semua uang yang ada di dompetku, masih kurang? Eh, biaya pengobatan tadi, itu semua aku yang tebuskan, uang tunai ini semua yang aku punya. Sudah tidak ada lagi. Kalau kamu pikir masih kurang,
Aku.. aku hanya bisa menggesek kartu. Tapi kalau aku gesek kartu, bukankah akan menghabiskan waktu lagi? Ini, kamu ambil saja. Tidak perlu sungkan.. Sudah ambil, kan?! Sudah ambil, kan?! Benar sudah ambil, ya. Kalau kamu sudah ambil, artinya kamu setuju ya. Kita sudah selesaikan secara pribadi, kemudian hari jika ada masalah apapun,
Kamu tidak boleh lagi mencariku. Tidak ada bantahan, kan? Jika tidak ada bantahan, artinya kita sudah capai kesepakatan ya. Kalau begitu sudah selesai ya. Aku pergi dulu, selamat tinggal. Kenapa kamu lagi?! Bagaimana caranya kamu masuk? Aku.. aku.. Bukankah aku sudah berikan uangnya kepadamu? Jika kamu rasa uangnya kurang, kita bisa bicarakan baik-baik.
Aku bisa berikan lagi kepadamu. Tapi kamu sekarang ini, adalah menerobos masuk tanpa ijin, ini adalah rumahku, tahu kah kamu? Silakan kamu keluar! Segera keluar! Kamu jangan mendekat! Jangan mendekat! Aku bilang padamu.. kamu ini seorang anak lelaki. Ini kan hanya permulaan, kamu pasti sedang ada masalah, kan? Tapi jika kamu seperti ini sekarang,
Ini dinamakan… sebuah perampokan. Tindakan semacam ini sangatlah tidak sama dengan yang tadi. Apa kamu tahu sekarang ini, kamu begitu menakutkan? Kamu bisa dipenjara lho. Sepertinya sekarang sudah lewat masa bahaya, kalau tidak, si penagih hutang ini, sedari tadi akan meneleponku tanpa henti. Jangan mendekat! Aku beri tahu kamu… aku pernah belajar Taekwondo.
Aku sangat hebat lho. Aku juga pernah belajar Thai Boxing. Aku bisa memukul sampai kepala orang pecah, percaya tidak? Jangan mendekat! Aku pukul kepalamu sampai meledak jika kamu mendekat. Jangan mendekat! Jangan mendekat! Aku peringatkan ya! kamu jangan mendekat! Jangan lebih dekat lagi! Tidak boleh seperti ini! Ini adalah pelanggaran hukum! Pukul 18.40
Berdiri di seberang jalan Mantel bertopi abu-abu menjuntai di bawah lutut Kau berjalan sampai ke hadapanku Dengan wajah tertunduk dan mata yang terpincing Matahari bersembunyi di belakang dan tertawa tanpa berkata-kata Angin yang sedikit sejuk dan malam yang ajaib Mata yang tersenyum memberikan sedikit kemabukan Tanpa kusadari perlahan menggandeng tangan dan memandang wajahku Pukul 18.40
Berdiri di seberang jalan Mantel bertopi abu-abu yang menjuntai di bawah lutut Kau berjalan sampai ke hadapanku Dengan wajah tertunduk dan mata yang terpincing Matahari bersembunyi di belakang dan tertawa tanpa berkata-kata Angin yang sejuk dan malam yang ajaib Mata yang tersenyum memberikan sedikit kemabukan Tanpa kusadari perlahan-lahan berpaling melihat wajahmu
Tangan yang sedikit hangat dan sinar bulan yang redup Cahaya lampu yang lemah, wajah yang kecil Tanpa kusadari perlahan menggandeng tangan dan memandang wajahku