【FULL】My Mowgli Boy EP10【INDO SUB】| iQiyi Indonesia
[Tersedia subtitle Bahasa Indonesia] Dunia dengan keberadaan dirimu yang pertama kali kusadari Sepasang mata yang menatap tembus jiwaku Setiap hal kecil yang tiada hubungan Mengapa kau bisa melihatnya Aku yang dulu sebelum bertemu denganmu Tidak pernah terpikirkan cinta seperti apa Apakah kau juga sama kau seperti angin yang datang Membawaku pergi meninggalkan kumpulan manusia
Memeluk langit yang biru Jika kau angin yang lembut Biarlah aku mengembara bersamamu Bergandengan tangan dan mulai lagi memahami jelas pemandangan Memahami jelas pemandangan Mungkin saja suatu hari angin akan berhenti Jika bisa Aku berharap dapat membuat janji denganmu Berjumpa di tempat yang dulu Tidak peduli berapa banyaknya awan Hujan deras ataupun cuaca cerah
Menghirup udara yang sama Apakah kau tetap sama Mempertahankan hati yang paling semula Tetap suka melihat bintang Jika kau angin yang lembut Biarlah aku menjadi lonceng anginmu Setiap hari mendentingkan suara kebahagiaan My Mowgli Boy Episode 10 Pakai ini saja. Sangat bermanfaat. Terima kasih. Tidak disangka kamu baru saja memakai trik itu…
Kamu berusaha terlalu keras. Bagaimana? Bukankah gayaku ketika jatuh ke dalam air sangat elegan? Apakah tindakanku tadi bisa disebut sebagai penyerangan mendadak kepada atasan? Tidak, tidak, tidak! Kamu bisa menyelamatkanku dari tangannya, terjatuh sepuluh kali lagi pun aku bersedia. Direktur Zheng, aku membawakan kontraknya untukmu. Dia masih datang kemari? Buka pintunya.
Jangan katakan aku ada di sini. Aku akan membuka pintunya. Tunggu sebentar. Terima kasih. Direktur Zheng, aku sudah menandatangani kontraknya untukmu. Aku secara khusus mengantarkannya untukmu. Kamu lihat… Bukankah seharusnya hubungan kita bisa ditingkatkan lagi selain sebagai pihak yang ada di dalam kontrak? Betul. Selanjutnya hubungan kita akan menjadi pihak yang saling bekerja sama.
Kalau begitu… selamat bekerja sama. Direktur Zheng, wajahmu sangat merah. Apakah kamu demam? Aku pernah belajar perawatan dalam keadaan darurat. Jika kamu benar-benar sakit, aku akan memberikan obat yang tepat untukmu. Zheng Li, bantu aku untuk mengoleskan body lotion ini untukku. Bisa? Direktur Chen juga ada di sini. Maaf.
Aku tidak tahu Direktur Chen juga ada di sini. Tidak disangka kalian berdua memiliki hubungan seperti ini. Maaf. Telah membuat Direktur Chen merasa konyol. Katakan lebih awal. Kalau begitu… aku pergi dulu. Kalian silakan lanjutkan. Direktur Chen, terima kasih telah khusus datang ke sini. Terima kasih. Direktur Chen, sampai jumpa.
Domba kecil sudah mengalahkan serigala besar. Tidak disangka kamu memiliki sisi seperti ini. Tadi aku merasa sangat terkejut, oke? Aku penasaran sekali. Apakah kamu akan melakukannya seperti ini jika orangnya berbeda pada hari ini? Tentu saja tidak. Karena kamu adalah seorang pria sejati. Hari ini sampai di sini.
Untuk orang dengan keluhan tertinggi pada bulan ini, silakan langsung datang ke kantorku. Bubar. Dari tadi tertawa tidak jelas. Coba kamu lihat penampilanmu. Berdiri. Berdiri tegak. Apakah terlihat seperti datang untuk menerima kritikan? Anda kira saya bodoh. Menerima kritikan dan harus berpura-pura sangat menikmatinya? Kemarilah, coba kamu lihat apa ini? Coba kamu lihat apa ini?
Tingkat keluhanmu yang tertinggi di bulan ini. Tingkat keluhanku tinggi, tetapi tingkat keberhasilanku juga yang paling tinggi. Anda tidak bisa makan jeruk tanpa merasakan pahit pada kulitnya, kan? Baik. Sekalipun tingkat keberhasilanmu tinggi. Paling banyak juga hanya seimbang, satu lawan satu. Apa hasilnya? Kembali ke nol! Bukan. -Aku…. -Aku apa? Baru berapa tahun kamu bekerja?
Jangan dikira kamu bisa terus mempertahankan kebiasaan burukmu hanya karena memiliki sedikit prestasi. Apakah Anda tidak merasa orang-orang ini sangat aneh? Bukankah ingin menang dengan mengajukan gugatan? Yang penting sudah menang, kan? Masih memberikan penilaian yang buruk kepadaku. Menginginkan pelayanan yang baik? Cari saja ke dasar laut. Tingkat keberhasilan itu dibangun berdasarkan tuntutan hukum.
Apakah kamu tidak mengerti? Apakah kamu tahu kenapa orang-orang itu mencari kita? Itu karena mereka tertarik dengan nama besar Firma Hukum Da Ren. Bukan karena kejujuranmu. Kamu berani menyinggung siapa saja. Tidak mengapa untuk klien kecil. Kamu juga berani menyinggung klien besar? Apakah kamu masih ingin menerima orderan? Apakah kamu masih menginginkannya?
Setelah berbicara panjang lebar, bukankah kamu ingin aku menuliskan laporan kesalahanku? Aku akan melakukannya. Pokoknya aku memiliki sepuluh contoh. Kamu berhak untuk tidak mengintrospeksi dirimu sendiri. Tetapi aku juga berhak untuk memecat kamu. Jangan, jangan, jangan. Bos… Jangan begitu. Aku yang menggaji kamu atau kamu yang menggaji aku? Kamu. Aku atau kamu yang menjadi
Direktur di perusahaan? Kamu. Kamu atau aku yang membuat keputusan? Kamu, kamu, semuanya kamu. Baik. Hentikan semua pekerjaanmu. Kamu akan belajar lagi di Universitas Puhua. Pelajari apa itu kesabaran. Surat pengantarnya sudah aku persiapkan untukmu. Tidak mungkin. Kamu sungguh-sungguh? Jika tidak sungguh-sungguh, maka semuanya akan sia-sia. Tidak.
Sore nanti aku akan menandatangi kontrak sebuah kasus besar. Itu adalah klien yang besar. Tidak peduli apa pun itu, hentikan semua. Langsung ditunda. Jangan berpikir sembarangan. Jangan kira aku tidak tahu ide buruk apa yang akan kamu lakukan. Kali ini aku akan mencari orang untuk mengawasimu. Kamu bisa kembali setelah memenuhi syarat.
Bagaimana jika aku tidak memenuhi syarat dalam 1 tahun? Kalau begitu kita akan bertemu di tahun depan. Sangat mengerikan. Tidak manusiawi. Tidak mengapa jika kembali belajar. Aku juga tidak mendapatkan gaji. Tungku batu bara pun tidak segelap ini. Tetapi aku bersabar demi kalian. Sayang, makhluk imut yang tahun ini terbang kemari untuk melewati musim dingin,
Statusnya ditingkatkan menjadi spesies terancam punah. Relawan di tepi danau Burung Putih sedang membangun jaring pelindung yang baru. Apakah uangnya masih cukup? Aku akan mengirimkannya lagi jika tidak cukup. Aku masih ada uang. Dan juga, kamu sudah tua, jangan selalu membawa ibuku pergi berkelana. Keromantisan menantang seperti apa yang kalian cari di umur seperti ini?
Jadi semuanya, termasuk pembebasan kewajiban hukum dari masalah hukum yang legal. Mata kiri berkedut tandanya beruntung, mata kanan berkedut tandanya bencana. Kenapa aku ada firasat buruk? Ini adalah suatu kinerja yang hebat. Dan bukan gangguan mental. Lu Ziyue? Ternyata Tang Cheng. Ini bisa jauh lebih mudah. Ini ada apa lagi ini? Teman,
Apakah kamu datang untuk belajar? Iya. Karena kamu datang terlambat, maukah kamu ke belakang untuk mencari tempat duduk? Jangan mempengaruhi ketertiban kelas. Ke belakang untuk mencari tempat duduk. Apa-apaan ini? Teman-teman, kita lanjutkan. Pertanyaan tadi berkaitan dengan gangguan mental. Menghindar dari keadaan berbahaya. Membela diri dengan benar. Karena belum cukup usia bertanggung jawab berdasarkan hukum.
Jadi kejaksaan tidak akan menuntut. Sehingga itu tidak merupakan bentuk tindak pidana. Tidak dalam ruang lingkup tindak pidana. Pembebasan tanggung jawab hukum juga disebut sebagai keringanan hukuman. Mengacu pada tanggung jawab hukum. Pembebasan parsial atau total karena munculnya suatu kondisi hukum. Di sini. Dilihat dari peraturan dan praktik hukum di negara kita,
Ada beberapa masalah utama seperti yang ada di bawah ini. Satu, pembebasan yang terbatas. Pembebasan dari kewajiban hukum setelah melalui periode waktu tertentu. Mengacu kepada jika korban atau pihak yang terkait tidak menuntut di pengadilan. Meminta pertanggungjawaban hukum kepada pelaku yang sebenarnya. Kakak beritahu kamu. Di profesi kita ini, riwayat pendidikan formal adalah medali perunggu.
Pemikiran adalah medali perak. Pertarungan sebenarnya adalah medali emas. Guru Lu kalian adalah orang yang telah aku kalahkan. Adik, belum makan pagi, kan? Tiga. Menyerahkan diri akan terbebas dari hukuman. Mengacu kepada mereka yang telah melanggar hokum…. Mari, ini satu bungkus untuk kamu. Untuk menambah asupan otakmu. Terima kasih.
Jangan lupa beritahu aku jika kelasnya berakhir. Pintar. Yang keempat. Terbebas dari hukum karena tidak berdaya. Pada tanggung jawab mengenai harta. Setelah orang yang bertanggung jawab memastikan tidak ada kemampuan untuk melaksanakan atau tidak ada kemampuan sama sekali untuk melaksanakannya, Ada lembaga negara yang terkait yang akan membebaskan tanggung jawab hukum
Secara keseluruhan atau hanya parsial saja. Mata-mataku ada di mana? Cepat sekali sudah mengkhianatiku. Kamu melakukannya dengan sangat baik. Kamu harus menjauhkan diri dari orang di luar kampus yang tidak jelas asal usulnya. Pergilah. Guru Lu. Aku orang yang tidak jelas asal usulnya? Bukankah kamu sangat paham dengan apa yang aku inginkan?
Apakah kamu ingin membersihkan bekas air liur yang ada mulutmu? Bagaimanapun kita sudah sangat akrab. Kamu cukup memberikan sebuah tanda tangan. Bagaimanapun aku sangat memahami kemampuanmu. Bukankah kamu juga paham dengan pengetahuan kejuruanku, kan? Bosmu. Guruku. Tuan Hou mengatakan dengan sangat jelas kepadaku. Harus mengawasimu dengan khusus. Kalau begitu berikan perhatian untuk hal ini.
Setelah kamu mengikuti kelas 1 minggu secara penuh, aku baru akan mempertimbangkan apakah akan tanda tangan atau tidak. Kakak masih ada banyak kasus yang menunggu untuk diselesaikan. Begitu banyak orang terlibat dalam pertikaian. Lebih penting yang mana, menolong mereka atau belajar kembali di dalam kelas? Ini adalah dua masalah yang berbeda.
Memang benar lebih penting menyelamatkan manusia jika dilihat dari sisi kemanusiaan. Tetapi lebih penting bagimu untuk belajar jika dilihat dari sisi teori hukum. Kamu harus memperkuat dasar dan pengetahuan kejuruanmu jika ingin berkembang lebih jauh lagi. Berikan jawaban yang pasti. Tanda tangan atau tidak? Aku tidak mau tanda tangan. Kenapa kamu bisa seperti ini?
Bagaimanapun kita juga sudah saling mengenal. Kita juga sudah mengalami berbagai -macam hal. -Kecilkan suaramu. Kanapa kamu ini begitu tidak berperasaan? Kamu ini…. Kamu… kamu…. Apa itu? Ada apa? Tidak ada kata menyerah di dalam kamusku. Lu Ziyue, kita lihat saja siapa yang akan menyerah. Di sini, di sini, di sini. Di sini, di sini.
Aku akan membukakan pintu untukmu. Ayo, ayo, ayo. Silakan, silakan. Mari masuk. Apakah kalian ada mencium rasa yang berbeda? Apakah Xi Ye sedang bergairah? Seperti api yang membakar seluruh padang pasir. Tidak disangka di dunia ini ada orang yang bisa membuat Xi Ye menurunkan standar kepribadiannya. Sungguh ini adalah hal yang tak terduga sebelumnya.
Apakah menurutmu Tuan Mo memberikan racun kepada Xi Ye? Tidak sesederhana itu. Tampaknya bersikap dingin juga ada gunanya. Pemotretan baju tidur pasangan kita pada kali ini masih akan diselesaikan dengan bantuan dari Tuan Mo. Kita berikan tepuk tangan. Tuan Mo. Kamu adalah bintang keberuntungan kita. Setiap kali datang selalu mengubah kemalangan menjadi keberuntungan.
Memberikan setitik cahaya dalam kegelapan. Kata-kata yang bagus. Tuan Mo. Apakah kamu biasanya tidak perlu bekerja? Apa bisnis keluargamu? Mowgli, kamu mau makan apa? Aku akan memesankannya untukmu. Berburu. Sekarang masih ada pemburu? Kamu mengerti apa? Dia dari keluarga yang berada. Tentu saja ada hobi yang khusus. Benar. Tuan Mo, rumahmu pasti sangat besar, kan?
Rumahku ada hutan. Tuan Mo, rumahmu pasti ada kolam renang yang sangat besar, kan? Ada apa dengan kalian bertiga yang selalu bertanya? Apakah kamu mengerti? Setiap anak orang kaya selalu memiliki sebuah kehidupan rahasia yang harus disembunyikan. Jangan bertanya lagi. Jangan bergosip. Berikan aku secangkir…. Satu cangkir hazelnut latte. Tiga bungkus gula, dua bungkus garam.
Tambahkan sedikit mentega, mustard. Dibungkus, benar, kan? Nona Ling. Apa kabar. Itu… Direktur Xiao Zheng, dinas keluar kota. Manipulator Zheng dinas keluar kota? Dia ke mana? Apakah sendirian? Pergi dengan Kakak Yiling. Nona Ling, apa kamu tidak tahu? Tentu saja aku tahu. Dia sudah mengatakannya kepadaku. Bai Yiling. Bai Yiling dan aku adalah teman.
Sama sekali tidak ada masalah jika mereka pergi berdua. Menandakan apa? Mereka berdua sama sekali tidak mungkin. Zheng Li dan Bai Yiling, bagaimana mungkin? Sekalipun sebagai kekasih, itu juga adalah aku dan Zheng Li. Sekalipun sekarang bukan, tapi selanjutnya pasti akan seperti itu. Bukankah kamu bersama denganku? Kapan aku bersama dengan kamu?
Kenapa bisa kacau begitu? Ketika siaran langsung terakhirmu…. Itu adalah untuk humas. Humas darurat, paham tidak? Apakah kopi tadi masih perlu tambah gula, tambah garam dan mustard? Tidak perlu. Aku traktir kamu. Catat di tagihanku. Terima kasih, Nona Ling. Oh iya, Tuan Mo. Ini adalah rencana pemotretan untuk besok. Tolong dilihat dulu.
Jika ada yang perlu direvisi, silakan beri tahu aku. Kenapa meminta Tuan Mo sendiri untuk melihat hal seperti ini? Kamu baca saja sudah cukup. Semua dibaca. Keseharian kekasih. Rencana detail pemotretan. Bagian satu. Sarapan pagi kekasih. Besok pagi melakukan pemotretan sarapan pagi kekasih di rumah Xi Ye. Baiklah, aku sudah tahu. Sudah, sudah.
Tuan Mowgli sudah tahu, tidak perlu dibaca lagi. Mowgli, kamu mau makan apa? Steak? TIdak perlu. Terima kasih. Makan, makan kuaci saja. Lebih baik kita semua bertepuk tangan untuk menyemangati Tuan Mo. Terima kasih, terima kasih. Mowgli. Aku sudah mengunduh sebuah film. Apakah kamu ingin menonton bersamaku? Bagus sekali. Aku tidak mau. Aku mau tidur.
Ini baru jam delapan. Cepat sekali sudah mau tidur? Aku ingin tidur karena ini jam delapan. Aku sudah pesan kudapan malam, bakso gurita. Apakah kamu tahu itu sangat enak? Bakso itu dipanggang di atas piring besi. Mengeluarkan bunyi mendesis-desis. Ditambah lagi rumput laut dan saus salad. Rasanya luar biasa. Mau coba tidak? Mowgli.
Kamu adalah orang yang pendendam. Cheng, Cheng, Cheng. Coba lihat apa yang aku beli? Bakso gurita. Temani aku makan. Besok saja. Kenapa? Hari ini perasaan hatiku tidak bagus. Perasaan hatiku juga tidak bagus. Dan juga aku sudah mau tidur. Sekarang baru jam delapan. Jam delapan, jam delapan, jam delapan.
Siapa yang bilang jam delapan tidak boleh tidur? Kamu biasanya tidak seperti ini. Kamu biasanya aktif waktu malam. Kenapa sekarang waktumu terbalik? Waktuku tidak terbalik. Aku mendapatkan kesialan. Sudahlah. Aku akan menjelaskannya kepadamu setelah aku melewati rintangan ini, oke? Ada apa? Apakah perasaan hatimu tidak baik? Masalah ini kalau diceritakan akan panjang.
Aku akan menceritakannya kepadamu ketika aku memiliki waktu luang. Oke? -Temani aku. -Sampai jumpa. Jika gunung tidak datang, maka aku akan datang ke gunung. Lu Ziyue. Mulai besok, aku akan mengikutimu selama 24 jam. Dengan cara halus maupun kasar. Dengan cara yang baik maupun buruk. Aku akan terus menunggumu. Aku tidak percaya,
Aku tidak bisa mendapatkan tanda tanganmu. Mereka semua adalah orang yang menjaga kesehatan. Tidak ada yang menemani aku. Mereka semua sudah tidur. Sekarang hanya tersisa kamu yang menemaniku. Kamu tahu tidak apa itu kesepian? Kesepian. Kesepian adalah… ada arak ada sayuran, tetapi tidak ada orang yang mabuk bersamamu.
Bahkan saat ini kamu juga tidak mempedulikan aku, ya? Peduli aku tidak? Peduli aku tidak? Peduli aku tidak? Baiklah. Tidak masalah. Aku masih punya kamu. Benar, kan? Mari, kita akan bersulang. Yang dingin. Aku minum. Kamu bebas. Ayo bersulang. Minum. Enak? Satu gelas lagi. Alamat rumah Ziyue adalah
Jalan Hua Cheng nomor 99, Gedung nomor 2, 101. Halo. Zheng Li ya? Apa kabar. Aku mau alamat Lu Ziyue. Kamu mencari Ziyue, ya? Ada masalah apa yang membuatmu mencari Ziyue? Tidak ada masalah. Aku ada sedikit salah paham dengannya Lalu… aku sebenarnya tidak ada masalah. Tetapi takutnya dia yang tidak terima.
Jadi aku mau mencari alamatnya untuk mengirim sebuah hadiah kepadanya. Seperti itu, ya? Ziyue adalah orang sangat bisa diandalkan. Jika kalian kali ini bisa saling memahami satu sama lain, untuk menjernihkan kesalahpahaman. Tidak sia-sia aku mengkhianati temanku. Waktu yang tepat. Di sini dilarang parkir. Maaf, aku akan segera pergi. Aku sedang terburu-buru.
Tidak bisa, tidak bisa. Cepat pergi. Asalkan dikatakan beruntung, maka semua nasib baik akan datang. Semoga beruntung dan lancar. Selamat datang. Informasi dari Zheng Li tidak mungkin salah, kan? Apakah ini bisa dipastikan bukan tempat main mahyong? Apakah dia sudah keluar? Baik. Aku tunggu kamu pulang. Menurut Anda, kita juga… jauh-jauh naik bus dua kali
Untuk membeli sayur di Pasar Ximen. Uang yang dihemat masih tidak cukup untuk naik bus. Bukankah kita berdua menginginkan kebahagiaan? Benar, kan? Betul, betul, betul. Aku beritahu kepadamu. Para ilmuwan telah menemukan jika manusia kehilangan semangat juang untuk hidup. Dan kebingungan. Maka kamu harus pergi jalan-jalan ke pasar. Menghayati pengalaman hidup,
Langsung akan mendapatkan semangat juang kembali. Kebingungan juga akan menghilang. Sudah jauh lebih membaik. Menurutku jika ingin membuat seseorang dipenuhi oleh semangat juang, selain pasar masih ada meja mahyong. Betul, mahyong. Seperti yang kamu lakukan kemarin. Satu set semua mekar. Kondisi seperti itu seperti membalikkan sebuah atap rumah. Lao He marah dan matanya terlihat menghijau.
Aku beritahu kepadamu, Lao He itu… dia itu sangat kikir. Menurutmu situasi di atas meja mahyong mudah berubah dan tidak dapat ditebak. Tidak ada jenderal yang selalu menang. -Betul, betul, betul. -Benar, kan? Betul, Betul, Betul. Jadi kamu harus… menjadi pemenang yang tidak sombong. Yang kalah tidak iri. Menurutmu benar, kan?
Yang kamu katakan ada benarnya. -Ada benarnya. -Keterlaluan sekali. Bagaimana kalau malam ini kita akan bermain sebanyak 300 ronde? Tidak masalah. Baik. Kamu harus menepati janjimu. Tentu saja. Kalau begitu aku akan bergegas pulang untuk memasak. Kita ketemu nanti. Baik, aku tunggu kamu. Datanglah lebih awal. Baik,baik, baik. Seperti ini saja.
Sampai jumpa, sampai jumpa, sampai jumpa. Sebentar lagi ketemu. Baik. Sampai bertemu nanti malam. Kamu siapa? Apa yang kamu lakukan? Kamu siapa? Pinggangku. Kakiku. Kepalaku. Otakku, otakku. Bibi, kamu tidak mirip seperti penipu yang ada pada saat ini. Siapa yang kamu maksud? Siapa penipu itu? Siapa yang berpura-pura, itulah penipunya. Dasar gadis muda. Pagi-pagi sekali
Kamu duduk selonjoran di sini. Kamu masih ada alasan? Kamu mau dijemur? Jadi Ham Jinhua? Apakah kamu ingin menambahkan garam laut? Kamu…. Apa yang kamu lakukan? Bibi, aku beritahu kepadamu. Aku bukan orang yang tidak memiliki prinsip. Pertama. Kamu sendiri yang menabrakku. Kamu jatuh sendiri. Tanggung jawab utama ada pada dirimu. Yang kedua.
Dari awal kamu memberikan tuduhan dan penghinaan dengan alasan yang tidak masuk akal kepadaku. Percaya atau tidak, aku akan mengajukan tuntutan kepadamu ke pengadilan? Kamu akan segera ditahan. Kamu bicara hukum denganku? Aku beritahu kepadamu. Yang tidak kurang dari keluarga kami adalah hukum. Betul. Yang kurang darimu adalah mata untuk melihat jalan. Dan juga moralitas.
Siapa tidak memiliki moralitas? Kamu yang tidak punya moralitas. Aku beritahu kepadamu. Jangan kira kamu masih muda dan pandai berbicara. Kamu ingin menindas aku orang yang tua ini? Aku hanya takut kepada orang tua yang merasa tua serta tidak menghargai orang lain. Kamu. Aku beritahu kepadamu. Aku… aku…. Aku begitu menggerakkan tangan dan berteriak,
Kamu akan segera musnah. Aku takut kepadamu? Apakah kamu masih memiliki daya juang di umur yang tua seperti ini? Kamu. Baik, baik. Lembah orang-orang jahat. Apanya angkat tangan dan teriak? Dalam beberapa menit akan memusnahkanmu? Kalian yang sekelompok bibi tua, yang menindas kami yang masih muda. Jangan terprovokasi, jangan terprovokasi. Tang Cheng.
Kenapa kamu ada di bawah rumahku? Sungguh kebetulan sekali. Karena kita begitu berjodoh… lebih baik…. Berikanlah sebuah tanda tangan. Aku sudah pernah bilang kepadamu, jika kamu mau aku tanda tangan, kamu harus hadir di kelas selama seminggu penuh. Tidak. Aku sangat membutuhkan tanda tanganmu. Aku masih ada dua kasus yang pembayarannya belum selesai.
Masih ada satu lagi yang sedang berjalan. Apakah kamu tega melihat mereka hancur begitu saja di tanganmu? Aku membelikan sarapan untukmu. Berbaik hatilah. Bantu aku. Aku memiliki sebuah penyakit yaitu sebuah poros. Ketika penyakit itu kambuh, sepuluh ekor sapi besar pun tidak bisa menariknya. Kalau begitu 11 ekor yang tarik. Apakah kamu tidak bisa berbelok?
Bisa, aku akan berbelok. Bukankah kamu ingin mengejarku? Tanda tanganlah. Aku akan menerimamu setelah kamu tanda tangan. Tanda tanganlah. Tanda tanganlah. Kita akan bersama setelah kamu memberikan tanda tangan. Tanda tangan. Tanda tanganlah. Tanda tanganlah. Tanda tangan. Tanda tangan. Tanda tanganlah. Tanda tanganlah. Tanda tanganlah. Jangan pernah melewati garis bawah. Harus mempertahankan garis merah.
Sembarang bersin menghancurkan hidup. Xi Ye meminta permintaan khusus, jangan menggunakan lampu flash. Tapi jika tidak menggunakan lampu flash maka hasilnya akan…. Xi Ye sudah mengatakan cahaya alami adalah sentuhan terbaik. Baiklah. Xi Ye. Kenapa mirip seperti keseharian aku dan penyewa? Tuan Mo, bisakah kamu lebih mendekat kepada Xi Ye? Kalian sekarang adalah pasangan kekasih.
Tetapi kalian terlihat sebagai… sepasang musuh. Betul. Lebih dekat lagi, lebih dekat lagi. Betul, betul, betul. Baik. Tuan Mo. Bisakah ditambahkan sedikit cinta pada pandangan matamu? Kamu bisa mengenang kembali terakhir kali kamu melakukan wawancara bersama dengan Xi Ye. Beritahu aku, apa rasanya? Tidak ada rasa. Menurutku di antara kekasih tidak perlu bermanis-manisan seperti ini.
Seperti ini saja. Pemotretan di luar. Tanpa alasan yang jelas ditarik masuk oleh Tuan Mo ke dalam mobil Xi Ye. Suasana yang ada di sini sangat aneh. Sangat dingin. Apakah aku harus bersembunyi? Aku siapa? Aku sedang apa? Ceritakan sesuatu. Hidupkan suasananya. Bukankah kamu paling suka menonton lelucon yang garing? Itu…
Aku akan menceritakan sebuah lelucon garing untuk kalian. Suatu hari Xiao Ming sedang berjalan. Dia berjalan sampai tiba-tiba kakinya asam (pegal). Apakah kalian tahu apa alasannya? Karena dia menginjak lemon. Lemon rasanya asam. Aku ceritakan satu lagi. Itu… Dua ekor serigala dan seekor anjing. Menjawab dengan Bahasa Inggris. Dahulu kala (Long long ago).
XI Ye, sepertinya kamu salah arah. Tidak salah. Masalah pemotretan akan ditunda dulu. Lalu… lalu… bagaimana jika nanti terlambat? Aku masih ada masalah yang lebih penting. Bagaimana? Tutu, pergilah. Pergi. Kamu pergi. Pergi. Pergilah. Pergilah. Xi Ye. Kita kapan mulai? Jika diundur lagi, pemotretan hari ini tidak akan selesai. Hari ini dibatalkan. Tidak memotret lagi.
Tidak memotret lagi? Tapi kita sudah berjanji kepada para fans. Kali ini akan mengupload foto keseharian kekasih. Material yang kita potret tadi pagi, tidak bisa dijadikan sebuah konten. Aku yang akan menanggung semua akibatnya. Tenang saja. Baiklah. Kalau begitu aku akan mengatakannya kepada mereka. Mowgli. Hari ini dibatalkan. Tidak memotret lagi. Sungguh tidak memotret lagi?
Suasana hatimu sedang tidak baik. Tidak gembira. Kita tidak akan memotret jika tidak gembira. Aku tahu. Alasan kamu tidak senang hati adalah karena kamu merasa aku telah memanfaatkanmu. Iya. Aku mengaku, pada awalnya aku memang egois. Tetapi coba kamu lihat, kita sudah mengenal begitu lama. Paling tidak, kita setengah berteman, benar, kan? Begini…
Jika nanti ada suatu hal yang tidak ingin kamu kerjakan, aku tidak akan memaksamu untuk mengerjakannya. Oke? Sungguh? Aku akan menepati ucapanku. Kamu sungguh tidak sedang membohongiku lagi? Jika sebelumnya ada… aku jamin selanjutnya tidak akan seperti itu lagi. Ling Xi. Aku rasa, kamu tidak kuanggap sebagai setengah teman. Sungguh. Kamu… adalah temanku yang seutuhnya.
Sungguhan Xi Ye. Jangan takut. Aku akan menanganinya. Aku akan segera kembali. Dia datang, dia datang. Dia benar-benar adalah Xi Ye. Apa kabar kalian? -Xi Ye, apa kabar. -Xi Ye, apa kabar. Bisakah kami bisa berfoto bersamamu? Tidak masalah. Tapi kita foto di sana saja. Cahaya di sana bagus. -Oke? -Baik. -Ayo jalan. Jam 18.40.
Kita berdiri di sini. Baik, baik. Mari, siapa duluan? Kamu duluan, kamu duluan. Aku duluan, aku duluan, aku duluan. Mantel abu-abu berkerudung yang panjang sampai di bawah lutut. Xi Ye, apakah itu adalah kekasihmu? Kami juga sangat menyukainya. Bolehkah berfoto bersamanya? Maaf. Tidak terlalu nyaman. Kami masih ada pekerjaan pemotretan. Baik. -Sudah, ya? -Giliranku, giliranku.
Matahari bersembunyi di belakang tersenyum tanpa kata. Jangan bermain lagi. Cepat siapkan peralatan. Aku baru saja mendengar Xi Ye mengatakan sudah boleh memotret lagi. Cepat, cepat. Angin sejuk yang berhembus pelan, malam yang indah. Jalan yang agak mabuk dengan mata yang tersenyum. Sedikit berpaling untuk melihat wajahmu. Tidak disadari… Tangan yang hangat. Bulan yang terang.
Lampu bersinar lemah. Wajah yang mungil. Perlahan-lahan menggandeng tangan untuk memandang wajahku. Tidak disadari… Xi Ye, apakah kalian datang ke taman untuk melakukan pemotretan pakaian tidur pasangan, ya? Betul, kami masih harus melanjutkan pemotretan di sore hari. Jadi mungkin harus agak cepat. -Baiklah, baiklah. -Cepat, cepat, cepat. Sudah cukup. Baik. Terima kasih. Sudah cukup?
Xi Ye, bolehkah aku memelukmu? Tentu boleh, tidak ada masalah. Terima kasih atas dukungan kalian. -Aku harap kalian bisa mengikuti produk terbaruku. -Baik. -Kalian boleh memberikan berbagai saran. -Baik. Perhatikan keselamatan. -Xi Ye, sampai jumpa. -Sampai jumpa. Ayo jalan. Cepat. Siapa yang menyuruh kalian mengeluarkan peralatan? Apa maksudnya? TIdak ada yang mengatakan akan memotret.
Potret saja! Karena mereka sudah mempersiapkan semuanya, maka biarkan saja mereka memotret. Apa maksudnya? Kamu tidak perlu mempedulikan apa maksudku. Jangan buang-buang waktu lagi. Potret saja. Apa yang disebut aku tidak perlu mempedulikan apa maksudmu? Seharian ini dari pagi sampai malam, aku yang sedang mengalah denganmu, ya? Aku tahu aku bersalah dari sejak awal,
Jadi aku merasa sangat bersalah. Aku juga sudah meminta maaf kepadamu. Untuk menunjukkan rasa bersalahku. Aku sedang berusaha keras untuk menebusnya. Apakah kamu tidak bisa merasakannya? Tapi masalahnya sudah terjadi. Aku tidak punya cara untuk menganggapnya tidak pernah terjadi. Aku telah membaca di buku analisis emosi. Mereka mengatakan mata manusia adalah jendela jiwa.
Tetapi waktu aku melihatmu, aku sungguh tidak tahu, apa yang sedang dipikirkan oleh hatimu? Tidak, bukankah tadi kita di sana masih mengobrol dengan sangat baik? Kenapa kamu mendadak berubah? Ada apa? Bisakah kamu mengatakan kepadaku ada apa? Paling tidak aku ingin mati dengan mengetahui alasannya. Bisakah? Alasan aku tidak gembira karena kamu tidak benar-benar mencintaiku.
Pukul 18.40 Berdiri di seberang jalan Mantel bertopi abu-abu menjuntai di bawah lutut Kau berjalan sampai ke hadapanku Dengan wajah tertunduk dan mata yang terpincing Matahari bersembunyi di belakang dan tertawa tanpa berkata-kata Angin yang sedikit sejuk dan malam yang ajaib Mata yang tersenyum memberikan sedikit kemabukan Tanpa kusadari perlahan menggandeng tangan dan memandang wajahku
Pukul 18.40 Berdiri di seberang jalan Mantel bertopi abu-abu yang menjuntai di bawah lutut Kau berjalan sampai ke hadapanku Dengan wajah tertunduk dan mata yang terpincing Matahari bersembunyi di belakang dan tertawa tanpa berkata-kata Angin yang sejuk dan malam yang ajaib Mata yang tersenyum memberikan sedikit kemabukan Tanpa kusadari perlahan-lahan berpaling melihat wajahmu
Tangan yang sedikit hangat dan sinar bulan yang redup Cahaya lampu yang lemah, wajah yang kecil Tanpa kusadari perlahan menggandeng tangan dan memandang wajahku