【FULL】Everyone Wants to Meet You EP29【INDO SUB】| iQiyi Indonesia

[Tersedia subtitle Bahasa Indonesia] Everyone Wants To Meet You Episode 29 Aku saat itu tidak boleh berhati lembut, seharusnya menyingkirkannya saat itu. Akan tenang jika menyingkirkannya. Putarku akan tenang jika menyingkirkannya. Zhang Jingzhong, awalnya bukankah kamu ingin putraku mati? Bukankah kamu ingin putra kita mati? Apakah kamu puas dengan ini sekarang? Kamu kembalikan putraku!

Kamu kembalikan putraku! – Apa yang sedang kamu lakukan?! – Kamu kembalikan putraku! – Pasien butuh istirahat.- Kamu kembalikan putraku! Pasien butuh istirahat. Silakan keluar dulu. Kamu mencelakai putraku. Kembalikan putraku. Kamu mencelakainya. Kamu mencelakai putraku. Dia sudah tidur. Terima kasih. Ini antingnya bukan? Bukankah Ketua sudah berjanji? Asalkan aku mundur, semua perbuatan ibuku

Tidak akan kamu perhitungkan. Itu sebelum aku tahu apa yang telah dilakukannya. Apakah Ketua bisa menghadapi kesalahan dulu dengan tegak? Direktur sungguh tidak berperasaan sama sekali pada kami. Kondisi ibuku sekarang, tidak lebih baik dari Nyonya. Memang pantas. Tidak patut hidup. Jika aku adalah kamu, aku akan memusnahkannya secepatnya. Jika aku adalah kamu,

Tidak akan kubiarkan masalah sampai ke tahap ini. Kakak pertama. Xi, masih mau minum? Tao Lun. Kamu ini memang pantang menyerah. Meski kami tidak seberuntung kamu, tapi kami beruntung bisa mengenalmu. Kakak pertama. Aku sudah bilang pada Ketua. Hotel ini, juga kalian, adalah penolongku. Jadi tidak peduli kelak bagaimana, baik dibeli atau terus dikelola,

Dia harus mendukungku secara penuh. Jadi, katakan saja padaku apa yang kalian inginkan. Dengan adanya ucapanmu ini, sudah cukup. Tapi ingat saja. Kapan pun kamu mau kembali, boleh. Kami akan menyambutmu kapan saja. Kamu selamanya keluarga kami. Aku paling bersalah pada adik kedua. Aku ingat. Saat usianya 20. Dia ingin berkelana dengan membawa gitar.

Aku memarahinya. Kenapa kamu tidak di rumah? Menyerahkan hotel padaku seorang, apa itu masuk akal? Tidak kubiarkan pergi. Saat usianya 22. Ada acara di televisi. Dia mau mendaftar. Aku bilang, apa kamu bisa menyanyi? Tidak kubiarkan pergi. Menarik. Menurutmu jika aku tidak egois. Membiarkannya pergi. Akankah dia hidup seperti yang dia mau?

Tidak akan berkhayal di sini. Kakak, jangan minum lagi. Tidak masalah. Xi. Kemari. Kemari. Kamu adalah yang paling kecil. Tapi kamu paling dewasa. Kak, jangan bilang begitu. Melindungi panti, melindungi Hotel You An, adalah impian kita bersama. Saat aku di luar negeri, memberikan Hotel ke kalian, aku tidak bertanggung jawab. Cukup baik. Jangan menangis.

Kala itu melihat kalian bertahan begitu, aku ingin membantu, tapi tidak bisa membantu apa pun, karena aku tidak punya kemampuan. Tapi sekarang sudah ada. Jadi mohon kalian percaya padaku. Tentu percaya padamu, sobat. Sudah kembali, bagus. Bagus. Xi. Ada apa Kak? Ngobrol. Jangan bilang aku cerewet. Kamu sungguh tidak mempertimbangkan Tao Lun? Kakak pertama.

Dia sudah lama diam-diam suka padamu. Sudah ke Amerika, ke Prancis, lalu kemari. Benar tidak? Untuk kerpibadian. Dia tampan. Perhatian. Aku heran. Apa yang membuatmu tertarik pada Zhang Min? Menurutku dia itu selalu tampak dingin dan sulit didekati. Dulu, kami pernah memikirkan apa kelebihannya. Satu-satunya kelebihannya. Kaya. Tapi sekarang uang itu semua milik Tao Lun.

Kakak. Manajer Zhang banyak membantu kita. Kita tidak boleh tidak tahu terima kasih. Tidak boleh bilang begitu. Kamu jangan lupa. Yang memakai uang beasiswa untuk menyelamatkan hotel itu Tao Lun. Saat itu dia tidak sekaya sekarang. Benar tidak? Aku beri contoh. Seseorang punya 1000 Yuan. Lalu dia berikan 100 Yuan untuk membantumu.

Dengan seseorang hanya punya 10 yuan. Tapi dia berikan 10 yuan untuk membantu. Coba pikirkan. Apa dua hal ini sama? Kakak, lihat ini. Ini adalah pohon pinus. Kulitnya kasar dan dipenuhi duri. Tapi tidak ada yang tahu tumbuhan yang tidak dianggap ini, bisa menghasilkan minyak yang istimewa. Awalnya aku buat untuk Manajer Zhang.

Untuk membantu masalah tidurnya. Tapi apa kamu tahu? Ada satu lagi fungsi yang besar. Yakni… membunuh kuman. Kakak, sekarang otakmu perlu dibersihkan kumannya. Kakak. Bagaimana kalau kamu coba? Xi. Jangan buat aku cemas. Sudah kutangkap. Wangi apa ini? Aroma hutan. Juga aromamu. Kita kembali ke Prancis saja. Kenapa mendadak memikirkan Prancis? Ayahku bilang,

Kilang anggur di Prancis perlu bantuanku untuk mengurusnya. Kebetulan. Kita bisa kembali bersama ke Prancis. Kamu jadi penanam anggur. Aku jadi petani yang meracik anggur. Bagaimana menurutmu? Bagus. Temani aku tidur sejenak. Salah. Baik. Tinju. Kembalikan. Pakai tenaga. Ya, tendang. Sekali lagi. Terakhir kali. Bagus. Teruskan latihan. Baik. Terima kasih, pelatih. Pagi-pagi sudah berjuang.

Kamu mau berlatih tidak? Sudah datang. Sudah lama tidak latihan. Aku belum pemanasan. Akan babak belur dibuatmu. Baiklah, lain kali saja kupukul. Sejak kapan kamu mulai berlatih boxing? Sejak kapan kamu mulai melihat bintang? Sudah dulu. Aku mau ganti baju. Nana, kamu kenapa? Kak Min. Kelak jika ada yang menggangguku, kamu harus melindungiku.

Bagaimana jika aku tidak ada di sisimu? Ayah mencarikan pelatih boxing. Kamu mau ikut? Baik. Kenapa kembali diam setelah keluar dari sana? Sedang memikirkan apa? Tunggu. Sepertinya mataku kemasukan sesuatu. Ada apa? – Tidak masalah, aku saja.- Coba kulihat. Aku lihat, buka matamu. Ada? Tidak ada. Mungkin bulu mata. Tidak masalah. Aku saja. Coba perlihatkan.

Tidak ada. Ada. Sedang apa? Siapa ini? Tunggu. Kamu sedang apa? Kamu… Ayah membuntutiku lagi? Kapan aku membuntutimu? Aku ada urusan, kebetulan lewat. Aku kira Zhang Min menindasmu lagi. Ayah. Buka matamu lebar-lebar. Yang satu berambut, yang satu tidak. Apa ini Zhang Min? Siapa dia? Dia… Tapi dia juga Zhang Min.

Tapi bukan Zhang Min yang kita bahas. Dia ini Zhang Min. Tapi bukan yang itu. Membingungkan sekali. Apa maksudmu? Halo, Manajer Liu. Nana sering membicarakan Anda. Namaku Tao Lun. Sedang apa? Tidak sopan, cepat. Benar. Dia Kak Min, keluarga Paman Zhang yang dulu hilang. Ayah sudah selesai? Pergilah bekerja. Sampai jumpa. Ayo. Ikut denganku.

Tunggu, mau apa? Ada apa denganmu? Kenapa denganku? Berkeliaran setelah pulang dari Amerika. Aku sudah janjian dengan Tao Lun. – Naik, aku antar pulang.- Tao Lun. Telepon aku. Halo? Rumah sakit? Baik, aku ke sana sekarang. Nana. Sudah sering aku katakan. Jangan berhubungan dengan Keluarga Zhang. Jangan berkaitan. Kamu tidak mau dengar. Zhang itu,

Entah yang mana anak asli dan palsu. Aku tidak tahu apa yang dilakukannya. Kamu harus jaga diri, hati-hati. Sudah paham? Tunggu. Aku sudah lama kenal dengan Tao Lun. Dia tidak seperti yang kamu bayangkan. Liu, harus percaya pada Tao Lun. Aku sebelumnya juga tidak tahu dia adalah Kak Min yang dulu. Lagi pula, coba pikir.

Jika… Kak Min yang dulu mau aku nikahi adalah Tao Lun, jika dia tidak menghilang, Kak Min juga tidak diadopsi, maka yang bertunangan kemarin akan jadi kami berdua. Jika apanya? Kamu terlalu banyak berpikir. Menurutku, si rubah Zhang Jingzhong itu, melihat pernikahanmu dan Min sudah gagal. Jadi bergegas mencari penggantinya. Sekeluarga ini. Semuanya orang aneh.

Sekarang rasa percayaku pada keluarga mereka sudah mencapai nol. Nol sudah cukup sungkan. Semuanya minus. Tidak bisa. Sebelumnya kamu berjanji tidak menggangguku berteman. Itu dulu. Sekarang aku berubah pikiran. Dulu aku selalu mengalah, menurut padamu. Lihat dirimu. Seorang gadis dewasa. Pernikahan sendiri jadi berantakan. Aku beri tahu ya. Tidak akan kuizinkan,

Kamu terjebak dalam Keluarga Zhang untuk kedua kalinya. Paham? Mereka berdua berbeda. Beda apanya? Dulu saat suka Zhang Min, juga bilang begitu. Keluarga mereka berbeda. Apanya yang beda? Menurutku sama saja. Hanya tertarik pada uang kita. Nana. Kamu… jangan macam-macam. Biarkan hati ayah tenang sedikit. Sekarang aku hampir tak bisa bernapas nomal.

Baik, sudah tidak normal ya? Tenang saja. Kali ini aku tidak akan tertipu. Dia adalah dokter bedah otak terbaik di Boston. Dia datang kemari meghadiri rapat medis. Aku sengaja mengundangnya untuk melihat kondisi ibumu. Dokter, bagaimana kondisi ibuku? Kenapa belum siuman? Setelah pengobatan konvensional, semuanya normal. Tapi dia masih belum sadar.

Pasien biasanya akan siuman pada tahap ini. Bagus sekali. Ibu. Dokter bilang kondisimu stabil. Pasti akan segera bangun. Dokter, apa ada cara agar dia cepat siuman? Sekarang kondisinya stabil. Boleh dipertimbangkan untuk melakukan operasi. Tapi mengingat kondisinya dulu, dia punya penyakit jantung dan ginjal. Ini akan menambah resiko operasi. Kakak ipar. Jadi dari pendapat dokter,

Meski kakak sudah diobati secara konvensional, tapi mungkin bisa kehilangan banyak darah. Bukankah nanti juga harus dioperasi? Terima kasih, dokter. Ada hal lain yang perlu kita ketahui? Tian Hua. Kamu mau aku bagaimana? Operasi atau tidak? Beri aku sedikit respon. Sudah dilihat oleh para ahli. Yang belum ditemui, juga sudah mengirim riwayat penyakitnya ke sana,

Agar dilakukan pengobatan. Hasil yang diterima tidak beda jauh. Tidak beda jauh bagaimana? Meski yang terbaring bukan ibu kandungmu lagi, tapi apa kamu bisa serius untuk hal ini? Paman. Mengapa kamu bilang begitu? Aku selalu menemani ibu ke rumah sakit. Operasi maupun pengobatan konvensional beresiko. Harus bagaimana menurutmu? Sudah. Jangan berdebat lagi.

Dokter masih berpesan apa? Tidak ada lagi. Bagaimana jika cari lagi dokter lain? Menurutku jika semua hasil ibuku normal, kondisi juga stabil, aku yakin kita tunggu saja dulu, luangkan waktu untuknya, berikan rangsangan untuknya. Dia pasti akan siuman. Kalian keluar saja dulu. Tinggalkan aku dan Tian Hua. Tian Hua. Apa kamu tidak bersedia menghadapi keadaan?

Jadi tidak mau bangun? Tian Hua. Asalkan kamu bangun, mau bagaimana menghukumku, akan aku terima. Ya? Tao Lun. Naik mobilku saja. Kalau begitu kalian dulu… Nanti Sekretaris Xiao… Kesal sekali. Maaf Tao Lun. Paman lepas kendali tadi. Tidak masalah. Oh iya. Bagaimana proyek akhir tahun? Perlu paman bantu? Sebenarnya aku tidak begitu paham.

Manajer Zhang banyak membantuku. Kurasa ikuti apa yang dia anjurkan, harusnya tidak masalah. Kenapa kamu tidak mengerti. Proyek akhir tahun ini sangat penting. Ini akan memutuskan posisimu dan Zhang Min di perusahaan kelak. Kamu rasa dia membantumu. Menurutku belum tentu. Jujur saja, di rapat pertama, apa yang mereka bicarakan, aku tidak paham.

Kamu tahu jurusanku bukan ini. Itu tidak masalah. Kamu tahu jurusan ayahmu? Ilmu Filosofi. Paman. Jika kala itu aku tidak hilang, aku pasti akan memilih astronomi. Karena yang aku sukai, adalah bintang di langit. Ucapanmu ini cukup katakan padaku saja. Jangan katakan pada ayahmu. Dia itu orangnya keras. Saat kamu hilang,

Dia sanggup mencari orang tanpa hubungan darah untuk menggantikanmu. Coba pikirkan. Jika kamu bilang padanya. Dia akan sangat kecewa. Tapi menurutku mengadopsi Zhang Min, itu supaya ayah dan kakek tidak bersedih. Alasan ini terdengar logis. Tapi pernah kamu pikirkan? Setelah kamu hilang, kenapa dia tidak segera lapor polisi? Kenapa? Berdasarkan kemampuan materi keluarga kita,

Tidak sulit untuk mencari orang. Oh iya. Apa kamu tidak ingat sedikit pun masa kecilmu? Kadang ada ingatan yang samar. Tapi untuk detail, wajah orang atau sesuatu hal, tidak bisa diingat. Tapi ini tidak ada kaitan dengan hilang ‘kan? Orang normal juga tidak ingat apa pun saat usianya lima atau enam tahun. Nak, sudah menyulitkanmu.

Rencanamu sudah aku bahas dengan beberapa investor. Semuanya tertarik. Terima kasih paman Zhong. Yang terpenting sekarang adalah memperbarui hotel. Harus dilakukan dengan baik. Bagi investor ini jadi referensi yang tinggi. Tenang saja. Akan kulakukan dengan baik. Kamu sungguh tidak mau berjuang lagi? Setelah perayaan akhir tahun, akan ada rapat Ketua. Kamu sungguh tidak perlu suaraku?

Tao Lun sudah kembali. Aku seharusnya mengembalikan semua padanya. Paman Zhong. Anda juga tahu, Grup Si Hai adalah usaha yang besar. Meski aku bekerja dengan baik, aku hanya akan jadi pengawas. Mumpung aku masih muda, aku mau melakukan hal yang kusukai. Sudah lama aku hidup di untuk orang lain. Sudah saatnya aku melepas topeng ini.

Lagi pula, tidak seburuk yang dikatakan Paman Zhong. Aku sekarang cukup santai. Juga… Aku laporkan jadwal hari ini. Pagi jam 10 kita dan departemen Perencanaan akan membahas proposal kegiatan. Jam 11, kita dan departemen Human Resource membahas pekerja untuk kegiatan. Dan jam 1 siang, kita akan memeriksa ke tempat kegiatan. Kapan Manajer Zhang kembali?

Manajer Zhang bilang padaku, tidak perlu menunggunya kembali, langsung saja lapor padamu. Bukankah dia bilang akan menyelesaikannya berasama? Manajer Zhang, mundur dari persaingan ini. Sepenuhnya mendukungmu. Lihat apa yang kutemukan tadi? Astaga. Aku imut sekali waktu kecil. Wartawan Liu. Halo. Aku ada topik utama untukmu. [Bagian Perawat] Halo, bibi.

Manajer Zhang, Zhang Min yang menyuruh saya kemari menjenguk Anda. Ini bunga untuk Anda. Kenapa dia tidak datang sendiri? Begini Bibi, mungkin Anda belum tahu. Kala itu Anda dan Direktur Zhang bekerja sama membuang pewaris Keluarga Wu yang asli. Lalu membawa anak Anda dan Direktur Zhang, yakni Zhang Min, masuk ke Keluarga Wu.

Agar bisa menguasai seluruh harta Keluarga Wu. Sekarang semua sudah terbongkar, Zhang Min mungkin sibuk sendiri, tidak bisa datang kemari. Siapa yang bilang padamu? Siapa yang memfitnah? Aku tidak percaya, biar kutanya Zhang Min. Bibi. Hasil tes DNA Zhang Min dan Direktur Zhang sudah keluar. Mereka juga sudah menemukan laporan polisi kala itu.

Bisa membuktikan bahwa kala itu kamu yang membawa Zhang Min. Bibi. Apa kamu tidak merasa perlu menjelaskan? Jika tidak dijelaskan, tidak akan ada yang bisa menolongmu dan anakmu. Dia yang memaksaku. Sungguh dia yang memaksa. Ketua Zhang Jingzhong yang memaksamu? Dia tahu segalanya. Dia mencelakai aku dan putraku. Dia tahu segalanya.

Dia mau mencelakai aku dan putraku. Jadi Ketua Zhang yang memaksamu melakukannya? Aku tidak tahu. Aku tidak tahu. Jangan tanya padaku. Perawat. Perawat. Perawat. Cepat bawa dia keluar. – Bibi, aku datang membantumu. – Dia mau mencelakaiku. Cepat bawa dia keluar. Dia mau mencelakai aku dan putraku. – Jangan menahanku.- Tangkap dia. Jaga dirimu, Bibi.

Tangkap dia. Dia akan mencelakai aku dan putraku. Dia akan mencelakai aku dan putraku. Dia mau mencelakai putraku. Tidak bisa kuampuni. Sempurna. Pagi. Pagi. Manajer Zhang. Ini semua kamu yang buat? Pertama kali membuat sarapan. Cicipi bagaimana rasanya. Tapi. Gizinya pasti cukup. Ayah. Boleh tidak aku minta setiap pagi paman yang buatkan sarapan? Man Tou.

Man Tou. Akrab sekali memanggilnya paman. Kalian sudah pacaran ya? Bukankah waktu itu Man Tou bilang, bibi kelak akan hidup susah? Ini baru sarapan, langsung mengubah kubu. Tidak. Bagaimana bisa tidak ada milikmu? Enak. Enak. Ya ‘kan? Elit. Agar kamu tidak bilang tidak tahu apa kelebihanku. Semuanya makan dulu. Sampai jumpa. Sampai jumpa.

Halo, Manajer Zhang. Cepat datang ke aula. Ketua desainer fashion show ini tidak puas dengan tatanan bunga kita. Katanya jika tidak sesuai keinginan, dia akan batalkan acara. Cepat kemari. Cepat. Kutunggu. Apa yang terjadi di sini? Ada apa? Desainer tidak puas dengan bunga kita. Katanya mau batalkan acara. Batalkan acara? Benar. Sudah saat begini.

Katakan pada desainer, apa yang dia butuhkan, bunga seperti apa yang diinginkan, tuliskan di kertas saja. Kita suruh orang membelinya. Lihat saja. Kita sudah membawa semua bunga impor dan mahal ke sini. Tapi apa pun yang diberikan, dia tidak puas. Aku tidak tahu dia mau apa. Bagaimana sekarang? Manajer Zhang. Cepat bicara dengannya.

Di antara kalian, siapa Manajer umum Grup Si Hai? Siapa Manajer umum Grup Si Hai? Bisa buat keputusan tidak? Aku mau bicara dengan yang membuat keputusan. Siapa di antara kalian? Ashlon. Jika karena masalah kecil, membatalkan acara, bagimu dan bagi Grup Si Hai ini merupakan sebuah kerugian. Aku sarankan pikirkan lagi.

Grup Si Hai berhak untuk menuntutmu. Jangan mencoba mengancamku. Aku menghargai pekerjaanku. Aku punya usahaku. Kamu punya bisnismu. Jika aku tidak bisa selesaikan pekerjaanku dengan maksimal, maka aku tidak akan melakukannya dari awal. Kamu tuntut saja. Sampai jumpa di pengadilan. Tuan. Kami menghargai pekerjaan Anda. Juga menghargai perhatianmu terhadap detail. Tapi pentas sudah dibangun.

Acara ini harus berjalan. Jadi percaya pada kami. Beri tahu kami apa yang tidak kamu sukai. Kami bisa pertimbangkan. Bisa membuat proposal baru. Bagaimana menurut Anda? Semuanya berbeda dari rencana awal. Harusnya menggunakan kertas daur ulang. Tapi sekarang mereka pakai bunga impor untuk dijadikan seni. Ini tidak cocok dengan lingkungan. Juga terlalu mahal.

Saya sudah mengerti. Jadi menurut Anda harusnya digantikan dengan apa? Pakai kertas daur ulang dan baju bekas. Bisa kamu perbaiki? Ada seseorang yang bisa membantu.