【FULL】Everyone Wants to Meet You EP5【INDO SUB】| iQiyi Indonesia

[Tersedia subtitle Bahasa Indonesia] Everyone Wants To Meet You Episode 5 Kapan masuk ke sini? Rabu lalu masuk. Suite sisi timur. Sudah membayar uang deposit untuk 2 minggu. Kepala editor Huang sedang dinas ke Shanghai. Nyonya Huang sedang pesta dengan teman. Jadi departemen pembenahan sangat sibuk. Tidak ada yang melihat anak itu. To… To… Topinya.

Pakailah. Kapan anak itu hilang? Dilaporkan lima menit lalu. Sudah cek CCTV? Sudah menghubungi Departemen pengontrol pusat saat menerima laporan. Sekarang kita bisa pergi melihatnya. Di mana orang Departemen keamanan? Departemen keamanan masih mencari di tempat asal. Masih mencari di tempat asal? Bukankah takut mengganggu tamu lain? Menurutmu jika ada anak hilang di hotel,

Apa masih ada tamu yang mau menginap di hotel kita? Segera kontak Departemen keamanan. Semuanya cari di dalam lingkup hotel. Siapa pun yang punya informasi, akan kita beri imbalan. Paham? Baik. Hal sepele begini masih harus aku ajari!? Nona Liu. Saya bantu Anda. Jangan. Mau kutaruh sendiri di kantor Kak Min.

Saat dia pulang dari Bordeaux, di sana begitu banyak bunga. Jangan sampai dia tidak terbiasa. Tapi Manajer Zhang sudah masuk kerja. Sekarang dia sedang inspeksi. Kenapa dia tidak memberitahuku? Mungkin Manajer Zhang terlalu sibuk. Tidak apa-apa. Pria, harus mementingkan pekerjaan. Itu yang kusuka darinya. Manajer Zhang bahagia sekali, bisa mendapatkan pasangan secantik

Dan sebaik Nona Liu. Coba cium bunga ini wangi tidak? Pilihan Anda pasti wangi. Mau kutaruh di kantornya. Membuat kejutan untuknya. Ayo. Silakan. Perbesar bagian ini. Itu. Pengantar makanan itu. Manajer Zhang. Sekretaris Xiao. Bagaimana? Sudah memeriksa CCTV? Sudah. Ada petunjuk? Sementara belum ada. Tapi sudah mengikuti perintah Manajer Zhang. Menyuruh orang mencarinya.

Kuberi kalian 30 menit. Baik. Semua anggota, perhatian. Percepat pencarian. Harus temukan dia dalam 30 menit. Nona Liu. Manajer Zhang tidak ada di kantor. Aku tahu. Tunjukkan bagian ini padaku. Empat, dua, tiga, empat, lima, enam, tujuh. Ganti, satu, dua, tiga, empat, lima, enam, jongkok. Putar. Dua, dua, tiga, empat, lima, enam, tujuh, jongkok.

Empat, dua, tiga, empat, lima, enam, tujuh. Laporan dari lapangan. Katakan. Anak itu ditemukan di area A. Sekretaris Xiao. Anaknya sudah ditemukan. Sudah ditemukan, kenapa masih di sini? Lihat apakah anak itu terluka. Baik, kami segera ke sana. Putar ulang bagian ini untukku. Sebenarnya untuk apa menyuruhku kemari? Ada seseorang menyuruhku membantunya. Kamu juga tahu

Aku tidak pandai menolak. Ya ‘kan? Sudah sampai. Orang itu menunggumu di dalam. Masuk saja sendiri. Aku pergi dulu. Semangat. Lima, enam, tujuh, delapan. Satu, dua, tiga, empat, lima, enam, tujuh, delapan. Dua, dua, tiga, empat. Kak Min. Kamu tunggu sebentar. Selamat kembali ke bumi Kak Min. Selamat kembali ke bumi Kak Min.

Bagaimana kejutan yang kuberikan? Apa kamu suka? Bagaimana, suka tidak? Pesta kejutan untukmu. Ayo. Nana. Kamu tahu dua hal yang paling kubenci seumur hidup? Tidak tahu, apa itu? Kejutan dan pesta. Tidak ada yang tidak suka kejutan dan pesta. Kamu hanya belum terbiasa. Kelak sering adakan saja. Nana. Maaf. Jepit rambut ini bukan untukmu.

Jadi untuk siapa? Zhang Min. Ketua Dewan. Bukankah Wenna mengadakan pesta untukmu? Kenapa kamu masih di sini? Ini jam kerja. Saat menyuruhmu bekerja, pekerjaanmu tidak beres. Jual beli kilang anggur di Bordeaux kamu undur. Sekarang saat kamu harus menemani Nona Liu malah ingat pekerjaan. Bisa tidak kamu melakukan hal yang tepat di waktu yang tepat?

Untuk beberapa hal, aku punya pertimbanganku sendiri. Semoga ketua dewan bisa percaya padaku. Percaya bagaimana? Membuatmu menjabat sebagai Manajer Umum, kamu kira pewaris Grup Si Hai adalah kamu? Aku bisa membawamu pulang dari luar, memberimu semua ini, maka juga bisa kuambil kembali. Jangan lupa diri. Lupa akan identitasmu. Mengira dirimu adalah penerus Grup Si Hai.

Jika tidak bisa menikahi Liu Wenna, tidak bisa mendapat sumber daya dari BK, maka di mataku kamu selamanya tidak cukup pantas. Aku juga jauh-jauh ke Prancis. Bukankah Anda harusnya bertanya dulu apakah aku sampai dengan selamat? Ternyata kalian berdua tumbuh besar bersama di panti asuhan. Ada apa? Tahu kami sebatang kara, saat merebut taman anggur

Kamu tidak bisa berbelas kasihan sedikit? Ternyata Congcong tumbuh seperti ini. Tidak heran dia begini sekarang. Ya, aku ingat. Saat kecil, aku tidak sengaja menumpahkan teh. Jadi lukanya itu bagaimana? Meskipun anak asuh. Jadi dia Congcong atau bukan? Halo. Halo. Aku mau tanya… Apa pernah ada yang menemukan keluarga dengan cara ini?

Di sini beberapa bulan ini tidak ada. Tapi katanya di cabang lain, pernah berhasil. Kalau begitu… Kemungkinannya berapa persen? Begini saja. Banyak cara untuk mencari keluarga. Harus menebar jaring yang luas. Selain mendaftarkan DNA-mu, sekarang internet begitu berkembang. Boleh memanfaatkan internet, media atau acara televisi. Jika hanya dari data, kira-kira hanya ada satu persen kemungkinan.

Hanya satu persen? Mohon bantuannya. Jangan sungkan. Terima kasih. Hati-hati. [Kantor Polisi Qiu Bei] Halo. Ibu. Aku di kantor polisi. Kamu tahu apa yang mereka katakan? Hanya satu persen kemungkinan untuk menemukan orang tua kandungku. Jangan cemas, sayang. Meski hanya satu persen kemungkinan, kamu punya seratus persen dukungan. Kamu tidak sendirian.

Kami adalah orang tuamu selamanya. Setelah mendengar ucapanmu, aku merasa mungkin satu adalah angka keberuntungan. Tentu, kamu itu bintang keberuntungan. Tentu saja. Aku mencintaimu, Ibu. Sekarang tekonologi begitu maju. Jika tidak bisa menemukan seseorang, itu pasti karena dia tak mau bertemu, jadi menghindar. Sekarang tampaknya faktanya memang begitu. Hanya saja jodoh memang ajaib.

Semakin tidak mau bertemu seseorang, maka di saat tertentu malah bertemu. Untuk apa mencariku? Minta maaf padamu. Masalah di Bordeaux, aku sudah salah paham. Maaf. Aku juga sudah berkata hal yang tidak pantas. Contohnya? Bisakah memberi contoh? Lupakan, semua sudah berlalu. Aku belum selesai bicara. Alex dan Betty sudah akan menjadi kakek dan nenek.

Kalian masih saling kontak diam-diam? Saat aku tanya tentang alamatmu ke dia, mereka tidak bersedia memberitahuku. Mereka menerima gajiku, tapi malah membantumu. Aku sebagai bos kasihan tidak? Mereka juga demi melindungiku. Jangan persulit mereka. Kamu kira aku mau mempersulit mereka. Mereka kira aku mau mempersulitmu. Apa di wajahku ada tulisan “mempersulit”? Manusia dan tanaman sama.

Mawar punya duri, untuk melindungi diri. Tapi pemetik bunga, malah bilang ia melukai orang. Sebenarnya aku bisa memahamimu. Kamu mau ke lantai berapa? Lantai satu. Halo. Bajuku tadi dititipkan di sini, boleh kuambil? Sudah diambil orang lain. Sudah diambil? Benar. Diambil alien yang tadi datang denganmu. Perlu kubantu periksa? Tidak perlu, aku bisa sendiri.

Aku antar saja. Bukankah kamu harus kerja? Menurutmu berkeliaran di jalan dengan penampilan begini, apakah pantas? Aku tidak menjual kilang anggur. Jika kamu mau kembali bersekolah, masih boleh tinggal di sana. Sekaligus merawat Congcong. Tidak dijual? Bagaimana nasib karyawan Grup Si Hai yang diberhentikan? Maaf. Aku mendengar omonganmu di rumah sakit. Jadi, karena ini

Kamu menyerahkan taman anggur padaku? Masih ada satu hal lagi. Aku butuh bantuanmu. Katakan. Jika bisa aku bantu. Kamu harusnya tahu aku punya sakit kepala yang parah. Tapi, entah kenapa asalkan kamu ada di sampingku, aku akan merasa saat itu jadi cukup tenang. Jadi aku mau tanya, apa kamu bersedia berada di sisiku? Kamu bercanda?

Penyakitmu bukan urusanku. Aku bisa memberimu posisi di Grup Si Hai. Tidak perlu melakukan apa pun. Hanya perlu mengikutiku. Juga, asalkan kamu setuju, Aku akan menggantikanmu membayar lima ratus ribu Yuan itu. Tampaknya penyakitmu memang serius. Berhenti. Berhenti! Penyakit paling besarmu bukan sakit kepala atau tinitus, tapi matamu bermasalah.

Hanya ada uang dan bisnis di matamu. Kamu ini petasan ya? Meledak begitu dinyalakan. Jadi, kamu ini dupa. Selalu menyalakanku. Apa kamu tidak tahu? Kamu juga wangi. Naik ke mobil. Tao Lun. Menurutmu sayur kita ini bisa terjual? Tentu bisa. Kakak pertama. Sayuran kita ini organik. Ramah lingkungan. Aku punya satu ide lagi.

Jika bisa kerja sama dengan aplikasi lain, tidak hanya bisa terjual habis, tapi bisa memperluas usaha. Menurutku belum tentu. Kenapa? Lihat tanah luas orang lain itu, pemasukannya hanya beberapa ribu Yuan sebulan. Usaha kecil kita ini kapan bisa balik modal? Tidak seperti itu juga. Kurasa kita sekeluarga harus melakukan sesuatu baru bisa membantu Luo Xi.

Ucapanmu benar. Man Tou. Sudah dengar kata paman ke-3? Kita ini sekarang kerja sama membayar hutang. Jangan seperti paman ke-2. Tidak bisa bekerja. Tidak bisa menanggung beban. Hanya bergaya saja. Tidak berguna. Leherku. Man Tou. Karena bekerja sama, kamu mulai dari yang mendasar. Coba hitung, ada berapa wortel di kotak ini. Bagaimana? Ayah. Menghitung wortel,

Aku butuh bayaran. Jika tidak, akan kulaporkan penganiayaan anak. Sayang, menurutku kamu benar. Baca buku. Belajar yang baik. Kelak keluarga mengharapkanmu. Baca saja bukunya. Suara ini, pasti bisnis besar. Zhou Mo. Jika tidak membantu, kamu cepat sambut sana. Zhou Mo. Apa kamu tahu? Tanpa melakukan apa pun, lalu bisa dapat gaji,

Itu adalah impian banyak orang. Terima kasih. Luo Xi. Sampai saat ini hanya satu hal yang aku yakini. Kenapa dia lagi? Yakni kamu sungguh bermasalah. Kenapa lagi-lagi dia? Kamu kenal dia? Pria itu adalah pemilik kilang anggur Bordeaux. Mengejar Xi dari Prancis kemari. Hanya saat kamu di sisiku, aku bisa merasa lebih baik. Karena

Kamu tidak mau mencariku, maka aku saja yang mencarimu. Lagi pula sekarang aku sudah tahu di mana bisa menemukanmu. Kamu tidak waras ya? Maniak ya? Bisa jangan ganggu aku lagi? Kak. Aku beri tahu, jangan ganggu Xi lagi. Sudah dengar? – Kak. – Sudah dengar? Sedang apa? Turun hujan. Sudah dengar? Sudah dengar?

Hujan, cepat berteduh. Manajer Zhang. Manajer Zhang. Untuk lap kepala. Sudah basah. Lap kepalanya. Sudah kering. Tidak perlu dilap lagi. Terima kasih. Maaf untuk yang tadi. Sudah salah orang. Teman kalian yang menyetir mobil balap, ada banyak? Apa kamu bisa menghormati orang? Bicara begitu lagi, kakakku tidak akan mengampunimu. Kamu ini. Benar yang dikatakannya.

Kita jarang ada teman begini. Manajer Zhang mau datang, kamu tidak bilang dulu. Nanti kita layani dengan baik. Sebagai tanda maaf. Oh ya, itu… tadi ada apa dengan Grup Si Hai? Aku tidak akan ke sana. Jangan tanya. Dia tidak pengertian. Jangan dengarkan dia. Jika Grup Si Hai membutuhkan Luo Xi,

Akan kita suruh dia pergi. Kakak Pertama. Urusan Xi, biar dia yang putuskan. Aku beri tahu padamu, kamu terlalu lama di luar negeri. Tidak tahu tentang Grup Si Hai. Mengerti? Jika Manajer Zhang tidak keberatan, makanlah di sini. Aku beri tahu, masakanku enak sekali. Aku ahli memasak… Manajer Zhang banyak pekerjaan. Dia sangat sibuk, Kak.

Kamu mau pergi ‘kan? Sampai jumpa. Aku sudah bilang, ingin kamu di sisiku. Apa maksudmu? Maksudku adalah malam ini aku tinggal untuk makan. Baik. Ayo lihat makan apa malam ini. Oke. Ayo. Kak. Xi, yang patuh ya. Manajer Zhang, silakan. Mari. Xi. Orang itu banyak menyulitkanmu di Bordeaux. Kita tidak bisa melawannya. Semua wanita sama.

Jika sungguh membencinya, tidak akan menghiraukannya. Pukul tanda sayang, marah pertanda cinta. Bertengkar baru baik. Anak kecil tahu apa? Pernah baca karya terkenal dunia? Pernah beberapa. Paling suka yang mana? “Wuthering Heights”. Sama. Siapa namamu? Zhou Mantou. Keluarga kami ini, ayahku bernama Zhou Wu. [Hari jumat] ditaruh di depan pintu panti hari Jumat. Paman kedua.

Zhou Mo. [Hari minggu] Dibawa ke panti di hari minggu. Kalau aku… Ibuku mati saat aku bayi. Ayahku dan Paman kedua membesarkanku dengan roti mantau. Jadi aku dipanggil Man Tou. [Roti Mantau] Makan. Kenapa namanya Luo Xi? Dia harusnya bernama “petasan”. Kakakku hanya sungkan padamu, kamu sungguh tidak malu makan di sini. Makan.

Makan, ayo makan. Ada yang pernah bilang… Kenangan makan bersama keluarga adalah yang paling berharga. Tapi kebetulan ada orang luar yang duduk di sini. Bukankah jadi tidak bisa merasa akrab? Benar. Ada juga yang mengatakan… Meski tidak punya hubungan darah, tapi jadi keluarga karena kenangan bersama, itu makna keluarga sebenarnya. Makan saja makananmu.

Ayo semua makan. Mari makan. Manajer Zhang, ini enak sekali. Masakan andalanku. Tao Lun makan. Manajer Zhang kemari hari ini. Ini jarang terjadi. Aku bersulang. Manajer Zhang. Xi. Manajer Zhang memberimu kesempatan kerja. Benar? Kamu boleh tidak menerimanya. Tapi tidak boleh marah, benar? Minta maaf pada Manajer Zhang. Mari, kita minum. Ayo.

Jika Manajer Zhang tidak keberatan, aku gantikan Xi untuk minum. Aku habiskan dulu. Kamu… Tao Lun. Terima kasih membantu kami membayar hutang. Aku bersulang untukmu. Tidak perlu. Minuman Luo Xi ini, aku gantikan dia untuk minum. Kamu sendiri punya arak. Untuk apa merebut punyaku? Untuk apa wanita minum arak? Benar. Wanita jangan minum.

Kenapa wanita tidak boleh minum? Aku mau minum hari ini. Aku juga mau segelas. Anak kecil untuk apa minum arak? Anak kecil tidak boleh minum arak. Kenapa anak kecil minum? Anak kecil jangan minum. Makan. Kenapa? Kalian juga minum. Kenapa aku ada di dasar rantai makanan? Makan sayur, mari. Makan sayur yang banyak.

Makan labu saja. Masih mau minum. Merusak kesehatan, kalau minum begitu. Jangan minum lagi. Berikan aku segelas. Ayo, tuangkan segelas. Jangan minum lagi. Berikan padaku. Jangan minum lagi. Sisakan untukku. Ini. Untukku sedikit. Kamu saja yang minum. Sedang apa ini? Kenapa? Kakak pertama. Saudaraku, apa masih bisa minum? Bisa. Baik. Harus. Kita habiskan ini. Habiskan.

Ayo, habiskan. Kak, jangan minum lagi. Xi, biarkan kami menghabiskannya. Habiskan. Aku masih mau segelas. Jangan minum lagi. Alamatmu di mana? Aku panggilkan supir. Jangan pedulikan rumahku. Jangan tanya rumahku di mana. Aku tidak pulang. Aku tinggal di sini hari ini. Aku tinggal di sini hari ini. Kamu jangan ganggu Luo Xi lagi.

Dengar tidak? Jangan ganggu Luo Xi lagi. Kalian lanjutkan sendiri, aku pergi. Tunggu aku. Aku belum selesai bicara. Berhenti. Pelan sedikit. Kenapa kamu tidak setuju? Tunggu sebentar. Jangan ikuti aku. Ini kamarku. Tunggu sebentar. Aku hampir sampai. Aku juga sudah ngantuk. Ini kamarku. Aku mau tidur. Xi. Cepat masuk. Aku lindungi kamu.

Tao Lun, kamu sadarlah. Sudah janji melindungimu. Cepat pergi. Siapa pun tidak bisa masuk ke kamarnya. Biarkan aku masuk. Malam ini. Aku berjaga di sini. Aku serang kamu. Kamu tidak bisa. Lihat ini. Tidak kena. Tidak kena. Sudah masuk. Xi. Man Tou. Xi di mana? Sudah keluar pagi-pagi. Ini nomor teleponku. Silakan berkunjung dalam hidupku.

Itu… Aku tahu tuan muda seperti kalian mungkin merasa ini hal menarik. Tapi ingat. Ini. Di sini adalah hidup kami. Jadi jangan karena rasa tertarikmu, merasa bisa sembarangan masuk dalam hidup kami. Oke? Telepon. Man Tou. Man Tou. Masih ingat saat kecil kamu bilang mau menikah denganku setelah dewasa? Manusia bisa bertumbuh. Manajer Zhang.

Suasana hatimu bagus. Hal apa yang menyenangkan? Katakanlah supaya aku juga senang. Hubungi orang ini untuk kerja di perusahaan. Manajer Zhang, sudah menemukan Nona Luo? Ketua Liu. Sudah datang? Kantor ayahku di atas. Aku bukan mencari ayahmu. Aku mencarimu. Min. Belakangan kamu sibuk ya. Oh iya. Apa kamu berdebat dengan Nana? Aku ini

Tidak takut apa pun. Hanya takut putriku tidak senang padaku.