【FULL】The Legend of White Snake EP17【INDO SUB】| iQiyi Indonesia

Legenda Ular Putih Episode 17 Suamiku dia baik hati Sejak kecil dia berteman dengan Ruyi Wajar dia khawatir Aku tidak ingin dia sulit Xiaoqing Lain kali kamu jangan bicara soal kejelekan Ruyi Aku Ayo, kita bantu suamiku Kita buka kedok Wang Daoling Ayo Obat ini kita tidak sebut obat wabah namanya pil Bao’an

Angin dari mana membawa Tabib Xu ke sini Jangan-jangan mau paksa aku kasih resep Bukan Aku ke sini ingin berteriman kasih kepada adik seperguruan Aku kebetulan lewat Haizhou toko Zhang Aku beli untuk kamu Kakak Hanwen pengertian Tahu racikan obat tidak gampang Jika bukan karena kita berteman sehebat apapun Bai Suzhen

Tidak akan dapat obat ini Ruyi Apa hubungan kamu dan Wang Daoling Kamu benar ingin menikah dengan dia Ayah aku sudah tiada Aku sendiri tidak sanggup meneruskan Balai Jishi Daoling dia pintar dan bisa bantu aku Aku tidak ada pilihan lain Dia pintar tapi dia jahat Aku tidak ingin kamu bersama dia

Kakak Hanwen kita sudah lama tidak jumpa Kita ngobrol hal lain Ruyi, aku sebagai kakak kamu Aku tidak bisa biarkan kamu ditipu Aku tidak peduli siapa kamu Kamu ingin atur urusan aku dan Wang Daoling lihat dulu kamu itu siapa Ruyi Selain suami aku tidak ada yang bisa atur aku Ruyi

Kalau anak aku mati aku juga tidak mau hidup lagi Sudah cukup Mau nangis, mau teriak keluar Dewa tabib Wang, aku mohon Ini surat tanah aku, terimalah Sisanya aku akan kasih kamu Tolong anak aku Buat apa rumah jelek ini Apa gunanya Dengar semuanya Jika mau obat ini 60 teal, tidak bisa kurang

Bukankah 50 teal Kenapa sekarang jadi 60 teal Kenapa Balai Jishi tidak rampok saja Besok jadi 80 teal Obat ini tidak banyak Mau tidak, terserah kalian Bukankah ini Tabib Xu dari Balai Baohe Beberapa hari yang lalu istrimu ke sini Dia bilang kamu hampir mati memohon kami Aku lihat kamu sehat-sehat saja

Gimana, obatnya ampuh kan Kamu kira hanya Balai Jishi yang bisa mengobati wabah Maksud kamu apa Tabib Bai, kamu punya obat wabah tidak Kami tidak punya obat wabah tapi kami punya pil Bao’an hasilnya dijamin lebih bagus dari obat wabah Mari Tapi aku tidak punya uang kata Nyonya aku tabib harus menolong orang

Obat ini, gratis Gratis, serius Benar, cepat kasih mereka makan Nyonya Bai dari Balai Baohe sangat baik hati Aku hidup sekian lama, pertama kali dengar Jual obat tapi gratis Lucu sekali Obat tidak ampuh Gratis Buat apa Betul juga Tidak bisa sembuhkann penyakit gratis tidak ada gunanya juga Ibu Anakku, kamu sudah sadar

Sudah sadar, sudah sadar Terima kasih tabib Bai Jangan sungkan Menolong orang itu kewajiban tabib Tabib, masih ada pil Bao’an tidak Aku juga mau, aku juga mau Beri aku satu butir Jangan buru-buru, jangan buru-buru Semua yang kena wabah penyakit boleh ambil obat di Balai Baohe Gratis Obatnya ampuh Ayo Kita ke Balai Baohe

Sungguh baik hati Penderma Boleh aku minta sesuap bubur Biksu, Lin’an kena wabah penyakit mungkin beberapa hari lagi kota akan ditutup Kamu jangan ke sini lagi Cepat pergi dari sini Guru Inikah orang yang ingin guru tunjukkan pada murid Biksu Wabah bisa disembuhkan Balai Baohe bagi obat gratis Cepat pergi ambil obat Ayo, cepat pergi

Cepat, cepat, cepat Kita tertolong, kita tertolong Pelan-pelan, terima kasih Keluarga Zhang makan obat ini langsung sembuh Obat ini gratis Tabib Xu dan Nyonya Bai benar-benar dewa hidup Pelan-pelan Iya Bai Suzhen dia itu siluman Kenapa rakyat bilang dia dewa Guru, aku tidak mengerti Obat palsu Xu Xian pasti kasih obat palsu Kamu ingat tidak

Kamu kasih 3 botol obat untuk Xu Xian Sisa 2 botol pasti dipakai Bai Suzhen untuk mengobati anak itu dan menipu mereka Benarkah Pasti benar Kamu tenang saja, obat Balai Baohe pasti habis Mereka akan kembali lagi Bos Ada tamu, ada tamu Gimana, sudah datang Mari, mari, mari, silakan, silakan, silakan

Kalian mau periksa atau beli obat Beli obat Abang aku makan 3 botol obat kalian Tidak berguna Beraninya kamu menipu aku Tidak mungkin Obat wabah Balai Jishi Sudah tolong banyak orang kalian bilang kami jual obat palsu, ini fitnah Siapa fitnah kamu Tidak usah pura-pura Balai Jishi sangat hebat

Tepung dijadikan obat dan jual 50 teal Aku kira kami serakah Kamu lebih serakah dari kami Sobat, kamu jangan asal bicara Tepung dijadikan obat, apa maksud kamu Ini fitnah Kamu coba sendiri Coba Gimana Kalian tidak boleh melakukan hal seperti ini Kalian menukar obat aku dengan tepung Kalian malahan memeras aku

Kamu tidak mau mengaku jual obat paslu Aku tidak bisa tahan amarah aku Teman-teman, hancurkan Beraninya kalian Aku akan lapor polisi Lapor polisi, lapor saja Kalian Balai Jishi menjual obat palsu Hampir aku hampir saja mati Kalian dengar baik-baik Aku tuntut kalian jual obat palsu Balai Jishi Kenapa tidak ganti nama jadi Balai Kengren

Tuan Liu, begini saja Bukankah obat ini tidak berguna, tidak apa-apa uang kamu aku kembalikan, gimana Kamu kembalikan dengan harga jual, mana mungkin Dua kali lipat, dua kali lipat, gimana Baiklah, baiklah, cepat kasih uangnya Mari, pergi, pergi, pergi Mari, ini uangnya Pelan-pelan Apa yang terjadi Bukankah katamu obat wabah ini ampuh

Kenapa ada yang protes Ruyi Pasti ada yang menjebak Jangan sampai ketahuan sama aku tidak akan aku biarkan Kalau kamu merusak nama baik Balai Jishi tidak akan aku maafkan Wabah penyakit ini dari racun tubuhku sendiri Mana mungkin ada yang bisa meracik obatnya Ini Bibi, ambilah Terima kasih, terima kasih Banyak minum air hangat

Dagu, antar tamu Mari Paman Nona Pil Bao’an kamu Benar gratis Paman, tenang saja Kita bukan tabib serakah Ini, gratis Ini Nona kamu orang baik Tidak, tidak, tidak Terima kasih, terima kasih Dagu, antar tamu Ini Bibi Pelan-pelan Ternyata benar Balai Baohe telah menukar obat aku Kalian pakai obat aku untuk reputasi kalian

Baik, aku ingin lihat Berapa banyak obat yang bisa kalian kasih Ini airnya Minumlah Terima kasih Mari, pelan-pelan Istriku obatnya masih sisa berapa banyak Hanya sisa 10 lebih Belakangan ini, orang yang ambil obat Dua kali lipat dari sebelumnya Begini terus, bukan caranya Tidak bisa dituntaskan sampai akar Belakangan ini aku curiga

Wang Daoling ada kaitannya dengan wabah kali ini Aku tahu kamu baik hati Aku tidak berani mengatakannya Apakah kita sehati Aku juga curiga Wang Daoling ini bukan orang baik Aku diam-diam mengikutinya Aku lihat dia menabur bubuk aneh ke dalam sumur Aku terus mengikutinya dan menemukan obat penawar racun Istriku, soal ini

Kamu seharusnya kasih tahu aku lebih awal tindakan ini sama saja dengan pencuri Kamu melakukan hal ini sama saja mencemari nama baik kamu Lagi pula walaupun kamun mencuri lebih banyak obat penawar Jika Wang Daoling terus meracuni mereka tidak ada habisnya Apa yang harus kita lakukan Kita tangkap basah

Biar Wang Dongling tidak bisa lagi melakukan kejahatan Maaf, maaf Kakak Kenapa habis Saudara saudari sekalian Hari ini obat sudah habis untuk sementara tidak dibagikan lagi Maafkan kami, maafkan kami Kami tidak terima Aku rasa kalian tidak mau bagi obat gratis lagi Aku kira kalian Balai Baohe orang baik Kenyataannya sama saja hanya demi reputasi

Betul tidak Semuanya tenang Obat kami betul sudah habis Semuanya tenang dulu Obatnya benar sudah habis Kalian mau tipu kami Kami minta maaf Harap kalian maklum, pulang dulu saja Kami minta maaf, kalian pulang dulu Serius Kamu bilang obat Balai Baohe sudah habis pasien marah kepada mereka Aku bilang apa hanya bisa bertahan beberapa hari

Jika Balai Baohe terus bagi obat aku akan utus orang pergi ambil obat tiap hari Aku ingin lihat Setelah obatnya habis Xu Xian pasti malu Diam Kamu tidak bisa menghina Kakak Hanwen Obat gratis Ini saran Bai Suzhen Aku ingin Kakak Hanwen tahu wanita ini pembawa sial Ruyi Ohya Orang suruhan kamu

Hanya boleh lawan Balai Baohe dan Bai Suzhen Jangan sentuh kakak Hanwen Aku tahu Kita harus buat Wang Daoling bertindak biar dia ketahuan Suami aku, maksud kamu Besok toko kita buka seperti biasanya dan kita sebarkan isu Kita sudah menemukan bahan obatnya dan meracik obat baru dan obat baru ini lebih bagus dari pil Bao’an

Obat baru ini disebut Pil Yong’an Bukankah tidak ada racikan untuk penawarnya Sisa obat wabah ini aku jadikan pil Yong’an Apa, kenapa berubah lagi jadi obat wabah Tabib Xu Setelah memakan pil Bao’an cuma beberapa hari kambuh lagi Begini terus kapan akan berhenti Paman, tenang saja Pil Yong’an Obat yang diracik Balai Baohe

Untuk mengobati penyakit ini Setelah makan obat ini tidak akan kambuh lagi Pil Yong’an Syukurlah Terima kasih Tabib Xu Terima kasih Paman,pelan-pelan Terima kasih Kamu kira ini akan berhasil, tidak semudah itu Xu Xian, Xu Xian Pil Yong’an kamu hanya bisa menahan sedikit racun aku Jika aku tambah dosis racunnya

Kamu kira kamu masih bisa mengobatinya Kakak, menurut kamu apakah Wang Daoling akan terpancing Aku rasa dia sudah terpancing Baguslah Aku sudah atur sesuai perintah kamu Saat dia terpancing, kita akan dapat hasilnya Beraninya kamu Beraninya kamu meracuni sumur Lin’an Wang Daoling, ternyata benar bukan wabah tapi racun Kamu ini demi uang

Mencelakakan nyawa kota ini Kamu sangat jahat Xu Xian menjebak aku Pengawas Iya Tangkap dia Siap Mau tangkap aku, tidak segampang itu Ke mana dia, ke mana dia Cepat cari Siap, siap Manusia biasa mana bisa tangkap aku Mimpi Kamulah yang sedang mimpi bahwa kamu sudah berhasil lolos Siapa Orang yang bantu alam menghukum kamu

Ternyata kamu, ternyata kamu juga siluman Kenapa kamu menentang aku Aku beda sama kamu, aku berlatih di jalan yang benar Tidak melakukan hal yang bertentangan dengan alam Tidak usah pura-pura, kamu hanya siluman ular pura-pura jadi dewa Kakak tidak usah bicara sama dia Bunuh dia Ternyata hanya seekor siluman ular yang hilang inti roh

Aku akan musnahkan kamu Kurang ajar, dia kabur Dia terluka tidak akan sembuh dengan cepat Untung aku masih bisa kabur Ular putih, kamu tunggu pembalasanku Semuanya tenang, sumur sudah bebas racun Baik, baik, baik Tidak disangka Wang Daoling jahat meracuni sumur Balai Jishi gila uang melakukan hal keji ini Untung ada tabib Xu Kedepannya

Kita tidak perlu takut dengan wabah Baik, sangat baik Tabib Xu Tabib Xu, Tabib Xu, Tabib Xu Tabib Xu, Balai Jishi sedang dihancurkan Ibu Hancurkan Betul, harus dihancurkan Hancurkan, hancurkan, hancurkan Betul, hancurkan Betul, keterlaluan, hancurkan semuanya Wang Daoling di Balai Jishi demi uang meracuni kami untuk apa balai ini Betul, betul, betul Hancurkan semua

Hancurkan Buka pintu Hancurkan Itu dia, itu dia, pukul dia Hentikan Permisi, permisi Permisi, permisi Tabib Xu kamu kemari Ruyi, kamu baik-baik saja kan Tabib Xu Kenapa kamu melindungi wanita jahat ini Betul Saudara-saudari sekalian Dengarlah kata Xu Xian Pelakunya bukan Ruyi tapi Wang Daoling Ruyi dia sendiri harus mempertahankan Balai Jishi

Tidak ada orang tua yang membimbing dia Tolong kasih dia kesempatan Kerugian kalian, Xu Xian akan menanggungnya Jangan, jangan Sudahlah kalau begitu Tabib Xu sudah berkata demikian Kita bubar saja Bubar, bubar, bubar ayo, ayo, ayo Bubar, bubar Nona Ruyi, bangunlah Pura-pura baik hati Bukankah kamu datang menertawakan aku Sudah cukup Pergi

Ruyi, aku khawatir sama kamu Kenapa kamu keras kepala Kamu khawatir aku Kamu pura-pura baik Apa yang kamu katakan Suzhen tau Wang Daoling bukan orang baik Dia suruh aku menasehati kamu Hal ini sudah terjadi kamu masih saja tidak mau tobat Aku tidak mau bertobat Jika bukan dia mengoda kamu untuk meninggalkan Balai Jishi

Aku mana mungkin pakai Wang Daoling beri obat gratis sehingag Balai Jishi bangkrut Itu semua karena dia Ruyi, bawahan kamu telah meracuni orang Kamu masih menyalahkan Suzhen tolong orang Jika Guru tahu, dia akan sangat sedih Beraninya kamu mengungkit nama ayahku Balai Jishi adalah jerih payah ayahku Dia orang yang menghancurkan Balai Jishi

Ruyi, kalau kamu begini terus Suatu hari, kamu akan menyesal Hanya ini yang ingin aku sampaikan Jaga dirimu baik-baik Suzhen, ayo pergi Kakak Hanwen Apa kamu tega di saat Ruyi sedang sedih meninggalkan Ruyi Teganya kamu Apa gunanya barang-barang ini Aku akan pergi menemani ayahku Ruyi Ruyi Suamiku Suamiku Obat Obat Kakak Hanwen, obat luka

Tidak usah, obatmu kami tidak berani pakai Suzhen, kita pergi Kakak Hanwen Penipu Penipu Kalian semua penipu Dulu kamu baik, apa gunanya Kenapa kamu sangat kejam Xu Xian Aku bukannya tidak bisa tanpa kamu Ruyi, Ruyi Aku membuatmu terluka Ruyi, aku sumpah Aku tidak akan lagi membiarkan kamu terluka lagi

Sudah setengah jam, bukumu belum dibalik Kamu masih pikir soal Ruyi Istriku, aku masuk Balai Jishi sejak umur 12 tahun Dewasa bersama Ruyi Ruyi, walaupun dia manja tapi dia tidak jahat dia selalu merawat kami Waktu Guru masih hidup Dia minta aku untuk rawat Ruyi dengan baik Aku ingkar janji hati aku tidak nyaman

Suamiku, Ruyi bukan lagi anak kecil kamu tidak bisa lakukan semua hal untuk dia Kamu juga tidak berutang sama dia Kamu sudah sangat baik sama dia Istriku, aku tahu kamu khawatir Tapi kejadian hari ini di luar dugaan Ruyi tidak sengaja melukai aku karena dia melihat kita bersama Jika aku sendiri yang ke sana

Dia tidak akan begitu Kamu salah Kita bedua suami istri Kenapa kita harus jaga perasaann dia dan menyakiti hati kita sendiri Kamu harus rawat dia, aku ngerti tapi kamu tidak bisa memanjakan dia Istriku, kamu benar Tindakan Ruyi sekarang tidak benar Sebagai tabib seharusnya pilih jalan yang benar Tapi karena keinginannya sendiri melukai orang lain

Aku harus menasehatinya Tapi dia tidak mendengarkanmu Kali ini kamu menasehati dia, dia melukai kamu Jika kamu pergi lagi dia akan membunuh kamu Istriku, kamu suka bercanda Ruyi dia keras kepala tapi dia tidak sekasar itu Aku tidak bercanda Istriku, kamu berbaik hati Aku tidak pernah lihat Kamu marah seperti ini Kamu jangan marah lagi

Kamu ingin makan apa, aku buatkan Kamu terluka, gimana mau masak Aku bukan dewi Jika itu orang lain aku tidak akan sungkan-sungkan Walaupun dia Jin Ruyi aku hanya bisa memaafkannya kali ini saja Aku orang yang perhitungan Kamu hari ini baru tahu Istriku begitu peduli aku Aku sangat senang Aku hampir lupa karena terputus

Ada satu hal yang ingin aku sampaikan Kebetulan sekali ada hal yang ingin aku sampaikan ke istriku juga Istriku, kamu duluan Aku akan buat aturan Kedepannya Semua pasien yang berobat di Balai Baohe Semua obat dijual sesuai harga pasaran Istriku, kita sependapat Ini juga yang ingin aku sampaikan Kita tambah satu aturan lagi

Selain dijual sesuai harga pasaran Jika ada pasien miskin Kita kurangi biaya pengobatan mereka jadi semua orang bisa berobat Baik Bisa menikah dengan istriku yang berhati mulia Xu Xian sudah puas seumur hidup Gombal Kamu tidak marah lagi kan Ruyi, kamu sudah sadar Masih pusing tidak Kamu bawa aku ke mana

Ini tempat tinggal aku dulu Aku lihat kamu pingsan Aku bawa kamu ke sini Kamu tenang saja Aku tidak ada niat jahat Kamu mencelakai aku Jika bukan karena idemu Semua orang di kota Lin’an tidak mungkin marah kepadaku Sekarang aku tidak bisa lagi kembali ke rumahku Semua gara-gara kamu Kamu bisa tinggal di sini

Kamu tenang saja Mereka tidak akan ketemu tempat ini Ruyi, kamu istirahat dulu, kamu pasti lapar Tunggu sebentar Ruyi Ruyi, aku masak sarang walet buat kamu Minumlah Kamu tidak suka sarang walet Gimana kalau sup ayam Sup ayam Jika kamu suka, aku bisa mendapatkannya Panas sekali Begini terus Aku bisa jadi ular panggang

Kamu bergerak lagi akan lebih panas lagi Kalau kamu tidak tahan kamu cari tempat adem untuk berteduh Kakak Kita pergi sama-sama Kamu ini Aku kenal kota Lin’an Aku tahu di mana tempat adem Sini masih sibuk, aku tidak ada waktu Lagi pula Balai Baohe baru buka beberapa bulan Mana mungkin aku biarkan suamiku sendirian

Kamu tidak pergi, aku Xiaoqing juga tidak mau pergi Jika terlalu panas aku tinggal lompat ke Danau Barat Xiaoqing, kamu mau lompat ke Danau Kamu jangan bunuh diri Ada perlu apa Kamu kasih tahu aku Aku bisa bantu kamu Kamu yang mau bunuh diri Ohya, kenapa kamu datang lagi ke Balai Baohe

Tiap hari datang ke sini, sangat menyebalkan Tabib Xu kemarin meminta bahan obat katanya buru-buru Kali ini aku pergi ke gunung dan membawanya Coba lihat, ini bukan Bahan obat, apa itu Kamu bawa barang jelek lagi Xiaoqing Sobat Zhang, jangan ambil hati Xiaoqing tidak bermaksud jahat Aku tidak ambil hati, aku tidak mau tengkar dengannya

Tabib Bai, kamu tenang saja Aku akan memakluminya Aku tidak butuh Aku pernah tanya tabib Xu Kata tabib Xu orang pemarah karena hatinya panas Kali ini aku bawa obat pereda panas dalam Xiaoqing, aku tahu kamu takut ular kali ini aku tidak berburu ular Takut ular Kapan aku takut sama ular Aku Xiaoqing adalah

Coba aku lihat Sempurna dan segar Kualitas yang bagus Berapa harganya Tidak perlu bahas harga lain kali biar Xiaoqing traktir aku minum arak Uang kamu banyak tidak habis-habis ya Pakaian yang kamu banyak tambalan bisa dijadikan papan catur Masih berlagu kaya Uangnya kamu ambil Arak, aku akan traktir kamu Bukan Xiaoqing, kamu dengar aku, aku

Aku tadi tidak terlalu kasar kan Aku tidak apa-apa Cuma tiba-tiba pusing Aku istirahat sebentar Tidak berguna Cuma barang itu saja bisa buat kamu pusing Mari, sobat Zhang, mari, mari, mari, ayo Mari Sobat Zhang Apa kamu merasa lemas detak jantung kamu cepat, pusing Tabib Bai, kamu hebat Hari ini aku keliling di pegunungan

Aku merasa seluruh badanku lemas lebih capek dari biasanya Kamu kepanasan Aku suruh Xiaoqing masak obat untuk kamu Kamu makan dulu baru pergi Baiklah Tidak masalah Jika hanya kepanasan, aku istirahat saja di rumah Tidak perlu minum obat Kamu jangan anggap remeh Jika parah, bisa merenguk nyawa Belakangan ini sangat panas

Kamu kurangi kerja di luar Hanya kepanasan Tidak apa-apa Tabib Bai, kamu lihat mereka Mereka yang masih sehat siapa yang bisa berobat gajinya juga tidak cukup buat beli obat Xiaoqing Siapkan lebih banyak obat Aku undang mereka masuk Baik Bukankah dia masak sup buat aku Sedang apa dia Siluman, siluman, siluman Ruyi Siluman

Kamu jangan mendekat Aku tidak sanggup lari lagi Ruyi, kamu dengar penjelasan aku Jangan mendekat Jika kamu mendekat, aku tidak sungkan lagi Ruyi, jangan takut Aku tidak akan sakiti kamu Jangan mendekat Ruyi, aku tidak ingin tipu kamu Aku takut jika kamu tahu Kamu akan seperti sekarang ini takut aku

Ruyi, pertama kali aku melihat kamu Aku tahu kamu jodoh aku di kehidupan sebelumnya Jangan tinggalkan aku, bisakah Jika kamu tusuk aku, kamu tidak takut aku lagi Kalau begitu kamu tusuk aku, tusuk beberapa kali Ruyi, sebenarnya aku bukan siluman Aku bawahan Taishan Laojun karena aku mencuri pil dewa, akun dijatuhkan hukuman ke dunia manusia

Tidak sengaja masuk ke tubuh kodok Sebenarnya aku berdarah dewa cuma karena kodok itu jelek jadi aku berperan seperti pendeta Kamu tidak perlu takut sama aku Dewa Bagaimana aku bisa percaya kamu dewa Jika kamu tidak percaya Aku bawa kamu ke satu tempat Ayo, mari Baik Obat ini, benar tidak perlu bayar Tidak perlu

Terima kasih, terima kasih tabib Biarkan aku Istriku, kenapa mendesah Mereka rakyat miskin tiap hari mereka kerja di bawah terik matahari Tapi karena tidak mampu bayar tabib Mereka harus menahan rasa sakit Aku sudah bilang berkali-kali tidak terima uang pengobatan Mereka baru bersedia diperiksa Sekarang musim panas takutnya makin banyak orang yang jatuh sakit

Mereka tidak mau berobat Bukankah karena tidak sanggup bayar biaya pengobatan Bagaimana kalau kita siapkan tempat pemeriksaan gratis Mereka bisa diperiksa dengan gratis Mereka tidak perlu khawatir lagi soal uang Aku tidak setuju Istriku, aku tahu kamu baik hati Tapi kita tiap hari melakukan pemeriksaan gratis tidak terima uang Ini bukan cara jangka panjang

Kita hanya tidak terima uang dari mereka yang miskin Apa kamu lupa Tujuan awal kita buka Balai Baohe Jika hanya demi uang tidak beda dengan Wang Daoling Istriku menolong orang adalah hal yang benar tapi juga bisnis tabib Jika kita tidak terima uang dengan apa kita menghidupi diri kita sendiri Tidak ada lagi tabib

Hanya kita berdua mana mungkin bisa mengobati semua pasien di dunia ini Suamiku, itu tidak masuk akal Pengobatan gratis hanya di Balai Baohe Aku tidak bilang semua Balai pengobatan di kota Lin’an harus melakukan pengobatan gtratis Mereka cari untung sendiri kita lakukan hal kita sendiri Waktu wabah penyakit bukankah kita juga begitu

Waktu itu kita kasih obat gratis itu waktu dan tindakan yang tepat dan Wang Daoling peras uang pasien Kita hentikan dia dan hancurkan rencana dia tapi sekarang bukan waktu yang tepat Jika kita lakukan tidak hanya Balai Jishi yang tersinggung semua Balai pengobatan di Lin’an juga Jika begitu apa kita hanya bisa

Lihat mereka telat diobati karena tidak mampu bayar uang pengobatan Istriku, bukan tidak bisa dilakukan tapi jangan setiap hari Aku ada cara yang sempurna Sebulan sekali kita pengobatan gratis dan masak obat pereda panas untuk dibagikan ke mereka Kasih tahu mereka pencegahannya Kita hanya periksa tidak kasih obat kecuali ada pasien yang sangat miskin

Kita baru bantu dia menurut kamu gimana, istriku Sangat bagus Suamiku teliti Bentar-bentar tengkar Bentar-bentar baikan Cinta itu pasti semacam penyakit orang yang mengindapnya bisa gila Untungnya aku tidak tertarik dengan tipuan dunia manusia Kamu, kamu bawa aku kembali lagi buat apa Ruyi, ada yang ingin aku tunjukkan ke kamu di dalam gua