【FULL】With You EP11【INDO SUB】| iQiyi Indonesia
[Tersedia subtitle Bahasa Indonesia] Kalian perang dingin? Perang dingin apaan. Tolong minggir. Kalian berdua tidak perlu perang dingin, kan? Bertengkar harus ada waktunya baikan. Kamu bertengkar dengan Yu Huai karena ini? Aku sudah mendengarnya. Untung itu Geng Geng. Jika Chen Xuejun… Bisakah aku duduk di sini? Kamu duduk bersamaku, bukankah karena… Karena apa?
Hari Jumat libur. Akan diadakan tur musim gugur. Silakan angkat tangan jika tidak ingin pergi. Yu Huai tidak datang, apakah karena… tidak ingin bermain dengan kita? Aku menyukai… Siapa? Siapa? Dalam nasibmu ada perkara asmara! Perkara asmara? Pak Pan! Ada satu soal kimia yang ingin kutanyakan. Kami yang Terbaik Datang Makan buburnya selagi hangat.
Sudah berapa kali aku bilang, saat tidur… harus menutup jendela. Kenapa kamu tidak mendengarnya? Bagaimana jika flu? Tidak mau lagi. Makan, mana boleh tidak makan. Kenapa? Panas sekali. Suasana hati kamu bulan ini, akan menjadi lemas karena perubahan iklim. Lebih baik pergi ke kolam renang dalam ruangan, bersantai dulu. Sedang lihat rasi bintang? Bintang apa?
Aquarius. Aquarius. Aquarius bagus hari ini. Bintang keberuntungan 5. Venus memasuki istana. Dewa cinta akan datang ke sisimu. Juga akan bawa keberuntungan bagi orang-orang di sekitar. Hari ini cocok ada terobosan dalam asmara. Intinya sangat bagus. Rasi bintang semuanya bohong. Aku tidak percaya itu. Zhu Yao. Bisakah kamu sedikit romantis? Sedang apa kamu?
Ingin dapat berkah kamu. Tadi kamu bilang kamu bintang apa? Virgo, Virgo. Virgo? Bukankah Kamu kamu bilang Taurus? Kenapa menjadi Virgo? Geng Geng, begitu rajin ya? Yu Huai, terima kasih untuk buku catatannya. Geng Geng. Aku bersedia mengorbankan apa pun… jika itu demi kamu. Tidak seperti ini. Kita masih kecil.
Aku tidak tahu kenapa hari ini. Ada kata-kata yang sudah lama kupendam, aku tidak tahan lagi. Geng Geng! Kamu kenapa? Tertawa begitu senang. Episode 11 Geng Geng, aku suka … Benar, Pak Zhang. Hampir 39 derajat. Baik, terima kasih. Sudah merepotkan. Cepat minum obatnya selagi hangat. Aku baik-baik saja, Bu. Aduh, tidak, tidak boleh. Ini.
Cepat. Aku benar-benar harus menutup jendelamu. Pelan-pelan. Rasi bintang ternyata memang menipu. Yu Huai. Dasar idiot. Idiot. Ada apa mencariku? Sshh, dia tertidur. Awalnya ingin cari dia pinjam kontak kelas. Xu Yanliang, maaf. Kali ini kena kepalamu. Kenapa kamu begitu tidak sopan? Kamu tidak jawab tidak apa-apa? Geng Geng, tolong bilang yang adil.
Kenapa seperti itu? Hanya tahu menjahati orang. Aku masih ingin tidur. Ketua kelas, aku ingin pinjam daftar kontak. Terima kasih, terima kasih. Halo. Adik kelas. Ding Ying. some countries people eat with chopsticks -…while in… -Apa? knives and forks Pilih C, sangat bagus. Jangan-jangan ini telepon rumah? Tidak masalah, kita lihat pertanyaan selanjutnya.
Tapi bagaimana jika PHS? Pertanyaan ini harus memilih A another… B both C others D all. Harap jawab telepon rumah. Pagi-pagi sudah kirim pesan? Berikan padaku. Kenapa kamu pegang ponselku? Apa hak kamu melanggar privasi aku? Bukankah itu hanya sebuah pesan teks? Guru juga tidak boleh. Apa hak kamu? Maaf, aku salah.
Aku tidak berani lagi. Ke depannya saat belajar… benda ini di simpan dengan baik. Oke, kita lanjutkan ke pertanyaan berikutnya. Jiang Niannian. Iya. Tadi kamu pilih C, sangat tepat. Kalau begitu, coba katakan kenapa. Bu, itu masalah perasaan bahasanya. Aku rasa A B dan D tidak benar. Tidak boleh tertawa. Kami masih bertaruh,
Apa mungkin kamu dipanggil orang tua. Tak kusangka kamu langsung mengakui kesalahan. -Iya. -Bu Lai… juga langsung memaafkan kamu. Kamu sangat beruntung hari ini. Keberuntungan apa? Geng Geng, saat kamu rebut ponsel tadi… sangat keren, aku sampai melongo. Kamu tidak melongo, aku melihatmu bertepuk tangan. Xu Yanliang, bukan aku ingin mengataimu.
Kamu tidak pantas jadi ketua kelas. Bersenang di atas penderitaan orang. Untung aku mengontrolnya tepat waktu. Itu namanya kontrol? Itu namanya mengancam. Apa? Mengancam? Kamu tahu banyak juga. Apa aku sudah mengancammu? Dengar, dengar apa kamu? Apa yang sedang kamu pikirkan? Masih khawatir tentang Bu Lai? Apa? Apa? Tunjukkan padaku. Dasar gila.
Dia berpura-pura sebagai ibunya untuk balas pesanku. Pantas kamu begitu berani hari ini. Ternyata itu adalah kekuatan cinta. Minggir sana. Geng Geng, sepertinya yang dikatakan di buku rasi bintang, lumayan tepat. Sedang apa kamu? Pinjam berkah kamu. Jiandan, Aku rasa, kita harus berusaha. Mungkin saja dengan meminjam berkah Geng Geng, hari ini kita dapat…
Menentukan pasangan kita seumur hidup. Kenapa sekarang aku punya perasaan akan menikah? Tapi aku masih belum tahu apa yang harus dilakukan? Ada apa? Kamu sakit? Ada tulisan di mukaku? Adik kelas menelepon aku. Adik kelas? Yang mengerjakan soal bersama kita? Ding Ying. Dia segera lulus S2. Cari aku tanya soal magang. Itu sangat normal.
Kenapa kamu tidak mengerti? Lihat, ada begitu banyak orang di tingkatan kita… kenapa dia tidak mencari orang lain? Kenapa? Kamu benar-benar bodoh. Oh ya. Dia bilang, malam makan bersama. Makan bersama? Aku rasa, mungkin hanya makan KFC. Kenapa kamu tahu itu KFC? KFC… Bukankah itu namanya berkencan? Mana Yu Huai?
Dia cuti hari ini, tidak datang. Tunggu dia datang, berikan ini padanya. Zhou Mo. Aku dengar kamu adalah ahli cinta. Benarkah? Ada masalah? Ahli cinta… kenapa tidak bisa menyelesaikan masalahmu sendiri? Lihat, lihat, apa ini? Barang anak gadis. Surat cinta. Sahabatku minta aku bantu tulis. Sudah lama dimohon. Zhou Mo, jika aku menyukai seorang pria,
Apakah juga harus tulis surat cinta? Surat cinta… digunakan untuk… laki-laki kejar perempuan. Jika perempuan kejar laki-laki… Konsultasi asmara ya. Masih berpura-pura. Hari ini suasana hatiku lagi bagus… aku ajarkan beberapa trik. Biar kalian tahu dulu… kemampuan aku. Tahukah apa hal terpenting dari seorang wanita? Feminin. Tahukah dari mana datangnya feminim? Detail.
Aku punya 36 formula, 72 perubahan… untuk asmara. Tapi tidak bisa dipelajari langsung. Aku ajarkan 3 jurus yang lebih gampang. Jurus pertama, lembut dan menggoda. Yaitu saat anak gadis berbicara… harus manja. Tidak boleh seperti kamu. Aku kenapa? Suaranya begitu bersemangat, lebih gentle dari aku. Jika melihat pria yang kamu sukai… misalnya minum air… Aduh…
Aku tidak bisa membukanya. Saat sudah terbuka, wah…hebat sekali. Pak Zhang, soal ini aku tidak begitu mengerti. Kemarilah, sini. Terima kasih, Pak. Ini sudah dapat hasilnya. Wow Pak, begitu kamu jelaskan, aku merasa sangat gampang. Tenggorokanmu sakit? Tidak. Jurus kedua, Guifei melihat bunga. Gerakan ini berasal dari… aksi memetik bunga Yang Guifei… di Dinasti Tang.
Badan sedikit diturunkan, lirik ke depan, kerah ditarik sedikit ke bawah. Tarik ke bawah. Tarik ke bawah. Jangan, jangan tarik sampai sana, aku sudah… Tidak perlu tarik terlalu rendah. Cukup tunjukkan tulang selangka saja. Tujuan utamanya adalah… membuat laki-laki penasaran pada kalian. Penasaran… dan minat sangat penting. Monster ini susah dikalahkan. Han Xu.
Monster ini sangat ganas, aku sangat takut. Kamu masih level rendah, tapi sudah masuk gua ini. Bukankah namanya cari mati? Tapi… tapi aku… Jangan menghabiskan obat emas yang kusimpan. Jurus ketiga, sentuhan musim semi. Apa maksudnya? Yaitu letakkan tangan kalian, dengan lembut ke bagian atas telinga, perlahan-lahan menuju ke belakang telinga. Perlahan-lahan.
Anak ini elegan, berkharisma. Mantap. Jangan tersenyum bodoh. Aku sudah banyak ngomong, bisa diingat? Lumayan, antara mengerti dan tidak. Jurus ketiga harus diingat. Jangan buat malu. Lagi pula sekarang ini… aku juga termasuk guru kalian. Sedang apa kamu? Tidak masuk kelas jasmani? Sekarang ada kelas jasmani. Tidak bisa diandalkan. Mengerti? Aku sudah tahu.
Ada pertanyaan lain… yang tidak bisa? Untuk sementara tidak ada lagi. Pak Zhang, jika tidak ada urusan lain… aku pergi dulu. Oh ya. belakangan ini semangat belajarmu sangat tinggi. Dipertahankan. Aku hanya tertarik dengan fisika. Baliklah. Jiang Niannian. Aku tanyakan sesuatu padamu. Apakah anak perempuan suka makan KFC? Suka. Ada apa? Tidak apa-apa, kembalilah.
Semuanya lihat lembaran pertama. Ujian kali ini… yaitu memilih… karangan yang lebih bagus dari tingkatan kita. Semuanya lihat dulu. Maaf, maaf. Kebetulan, kebetulan. Tak kusangka, pertama kali namaku di barisan yang sama dengan dewi pujaan. Ternyata dalam kondisi seperti itu. Ada apa? Kamu mengerti tata letak percetakan?
Bukan suruh kamu nikahi dia, untuk apa urutan pertama. Dasar! Masih terlalu dini ngomong soal nikah. Coba kamu pikirkan… aku begitu hitam, dewi begitu putih, anak kami pasti seperti zebra. Nak! Diminum sekaligus. Kenapa obat Tiongkok lagi? Obat barat banyak efek samping. Ibu tidak akan mencelakai kamu. Bu, itu… Aku sudah sembuh.
Aku ingin pergi ke sekolah. Sekolah sedang menarik jiwamu ya? Cepat berbaring! Berbaringlah. Pakai selimutnya. Ada seseorang yang terkenal pernah berkata… tragedi kehidupan karena pandangan terlalu tinggi. Kebanyakan orang ingin mengalahkan pencipta. Berangan-angan untuk mengalahkan dunia. Apa-apaan? Orang terkenal mana yang bilang? Aku punya pendapat. Harus berdiskusi dengan…
Tetangga yang menggunakan bor listrik untuk bor dinding. Kita sedang menggunakan cara ini… untuk keluar dari kota kecil ini, berjalan menuju kejauhan yang indah. Coba lihat lembaran yang lain. Ini adalah karangan yang bagus dari SMA 2. Semuanya pelajari dengan saksama. Karangannya lebih terstruktur… dari karangan SMA 1. Lihatlah dengan baik. Pelajari bagaimana kakak kelas…
Menulis karangan ujian. Kak Zhou… aku ingin minta tolong sesuatu. Lihat muka panikmu, ini. Apakah begitu surat ini diberikan… aku pasti akan jadian dengan Zhang Min? Tahu ini apa? Apa ini? Kalium permanganat. Kamu bodoh ya? Katalis terkuat dalam sejarah. Cinta itu… sama seperti kimia. Saat dua orang bersama… harus menghasilkan reaksi.
Jika tidak ada reaksi, meskipun kalian dikurung bersama, juga tidak ada gunanya. Mengerti? Terima kasih Kak Zhou. Sama-sama. Jika seperti yang kamu katakan, cinta dan kimia adalah hal yang sama. Peraturannya sama. Apakah ada reaksi kimia… yang tidak memerlukan katalis, juga tidak perlu kondisi eksternal lainnya, tapi akan bereaksi begitu diletakkan bersama? Aku mengerti.
Aku akan memberitahumu. Air dan natrium. Dalam semua karangan ini, aku harap kalian lihat karangan Luo Zhi. Di berbagai jalur kesuksesan zaman sekarang ini, dalam kondisi ini, hati rakyat yang tidak tenang, dia melakukan analisis yang lebih unik. Jadi setelah dibaca, mungkin akan memiliki perasaan. Zhenhua selalu dikenal dengan sains.
Aku tidak bisa berkata apa pun terhadap kondisi ini. Lihatlah karangan-karangan ini. [Geng Geng: Nenek merasa sedih karena reputasi buruk Zhenhua, yang dikatakan adalah kalian para penerus Sheng Huainan!!] Saat santai, pikirkan sendiri. [Yu Huai: Haha, aku tidak berbakat dalam sastra, bukankah lebih sedih jika tidak ada peningkatan setelah berusaha keras]
Aku ngajar sastra begitu lama, [Geng Geng: Oh ya, tadi Zhou Mo sudah mengambil catatan Sheng Huainan, dia suruh aku berikan padamu] sejujurnya, aku tahu tidak ada yang peduli dengan sastra. Untuk meningkatkan nilai sastra, [Yu Huai: Sangat kebetulan, nanti bantu aku kembalikan!] juga bukanlah hal yang gampang. Sastra… [Geng Geng: Kenapa aku harus membantumu!]
Berbakat atau tidak berbakat, terkadang tidak bisa diperbaiki seketika. Tidak hanya lebih jenius dari… perhitungan sains yang kalian pelajari. [Yu Huai: Tolong! Setelah kembali, akan ada hadiah besar~] Jadi kalian jangan… Zhou Mo. Aku ingat kamu punya gantungan kunci. Itu yang dibawa ayahmu dari luar negeri. Maksudmu ini? Iya, aku…aku…
Ingin perlihatkan kepada bibi di koperasi, lihat apakah ada barang yang sama. Tidak perlu, kalau suka, aku berikan saja padamu. Baiklah. Aku suruh lihat saja. Tidak perlu, tidak perlu, tidak perlu dikasi. Terima kasih. Geng Geng. Kakak kelas. Kenapa kamu di sini? Aku bantu temanku kembalikan barang. Teman sebangkumu ya? Iya, dia sakit hari ini.
Jadi suruh aku bantu dia… kembalikan catatan dewa Sheng Huainan. Itu, aku lihat dia tidak ada di dalam kelas. Sepertinya pergi ke ruang terian gedung laboratorium. Oh ya! Perlukah aku bawa kamu ke sana? Bagus sekali. Harus merepotkan kakak. Kirim pesan untuk teman sebangkumu? Bisakah aku lihat catatan itu? Lihat saja. Oh ya!
Kamu adalah dewa IPS, dia adalah dewa IPA, jadi kalian saling kenal? Tidak kenal. Tapi dia sangat terkenal. Tapi kamu adalah siswa IPS, kenapa begitu tertarik pada fisika? Siswa IPS tidak boleh tertarik pada fisika? Itu terlalu utilitas. Semakin utilitas, dunia akan semakin misterius terhadapmu. Itu adalah kalimat yang ditulis dalam karanganmu.
Saat pelajaran bahasa, guru bahasa kami… membagikan karangan kalian… untuk dijadikan patokan kami. Yang pertama adalah punya kamu. Kalian juga akan baca karangan kami? Tentu saja, aku merasa karanganmu sangat bagus. Terima kasih. Aku serius. Ditulis dengan sepenuh hati. Sudah melampaui ruang lingkup ujian. Sama seperti… khusus ditulis untuk dilihat seseorang.
Tidak ada karangan yang ditulis untuk anjing. Ada masalah? Aku ingin cari kakak kelas Sheng Huainan. Baik. Cari kamu. Kamu cukup gila ya. Dia baru SMA 1. Maaf, dia hanya bercanda, jangan dipedulikan. Hai, kakak kelas. Aku anak SMA 1 kelas 5, namaku Geng Geng. Aku adalah teman sebangku Yu Huai.
Dia sakit hari ini, tidak bisa datang ke sekolah. Jadi dia suruh aku kembalikan catatanmu. Dia bilang terima kasih. Tidak perlu sungkan. Kamu memanggilku seakan-akan seperti orang tua. Maaf. Aku mengotori buku catatanmu. Tidak. Aku yang melihatnya tadi. Jadi tak sengaja buat kotor, maafkan aku. Tidak masalah. Catatan saja, tidak ada gunanya lagi setelah ditulis.
Kamu… juga SMA 1? Bukan, SMA 2 IPS kelas 1. Kita sepertinya pernah mengibarkan bendera bersama. Namamu Luo… Namaku Luo Zhi. Terima kasih. Sudah merepotkan kalian. Sudah seharusnya, sudah seharusnya. Sudah mengganggu, sampai jumpa. Kakak, kenapa kamu jalan begitu cepat? Terima kasih Geng Geng. Terima kasih? Kenapa? Apakah kamu tahu? Tingkatan kami sama dengan kalian,
Juga akan saling membaca karangan yang bagus. Aku pergi dulu. Teman, tolong panggilkan Geng Geng. Baik. Geng Geng tidak ada di kelas. Ya sudahlah. Han Xu. Kamu mau ke mana? Nggak ke mana-mana. Jiandan. Han Xu. Kenapa kamu juga datang ke perpustakaan? Aku… pinjam buku. “Sejarah Waktu” Kamu tertarik dengan ini? Ya, aku suka astronomi.
Kamu salah ambil. Tidak ada kata-kata yang normal. Ada apa? Tidak…tidak apa-apa. Sebenarnya… sebenarnya aku… Siswa-siswa dulu sangat rajin. Apa? Lihat, ada banyak tanda di dalamnya. Iya, kenapa garis dengan pena hitam… buat tanda dengan pena biru? OCD mungkin. Aku merasa buku ini sangat menarik. Jiandan, dulu aku terlalu meremehkan kamu.
Sebenarnya aku baru tertarik baru-baru ini. Jadi kamu pinjam begitu banyak buku? Iya, aku sudah membual. Aku bilang aku suka astronomi. Jadi juga harus berpura-pura. Ini mana termasuk astronomi? Ini termasuk kitab surga. Kalian tidak akan mengerti. Tuhan akan terharu. Serius? Lanjut bahas Sheng Huainan. Dia begitu tampan ya? Sangat tampan.
Jadi kenapa kamu tidak foto dia? Bawa kamera setiap hari. Jadi pajangan? Jika itu kamu, apa tidak malu? Lihat wajah bahagianya. Beta, bagaimana perkembanganmu? Hanya tahu bilang orang lain. Lumayan. Dia mungkin akan traktir aku makan KFC. Serius? Aku hanya sekedar tebak, belum tentu. Kenapa aku merasa, di antara kita bertiga… hanya perkembangannya yang cepat.
Kirim apa? Tidak apa-apa. Sedang apa? Aku tidak rebut punya kamu. Lihat dulu, Jiandan. Orang yang bahagia, harus seperti ini. Kita harus lebih berusaha. Dasar! Main angka rahasia denganku. Ditunggu. Aku akan memberimu hadiah besar. Jurus ketiga juga hebat, sentuhan musim semi. Yu Huai, terima kasih sudah meminjamkan buku catatanmu.
Baru beberapa hari aku tidak datang, otakmu kemasukan air? Jangan omong kosong, mana hadiahku? Tunggu sebentar. Ini untukmu. Apa ini? Buka dulu. Aku selip di dalam. Menyebalkan. Ini saja? Apa ini? Jangan-jangan kamu tidak tahu Sudoku? Aku tahu ini Sudoku. Tapi… Kenapa ini? Tidak, kamu… kamu kira apa? Maksudku, mana terima kasihmu padaku?
Kenapa hanya Sudoku yang tidak berguna? Apa maksudnya Sudoku tidak berguna? Sudoku ini… aku desain khusus untukmu. Jika kamu bisa menjawabnya, pasti akan ada hadiahnya. Serius? Kapan aku membohongi kamu? Yu Huai, dasar kamu! Sedang apa kamu? Kamu menjahati aku ya? Kamu tahu matematika aku tidak bagus. Kamu masih kasih aku Sudoku.
Sedang apa kamu? Jangan gila. Aku memberimu hadiah, kamu malah pukul aku. Terserah kamu mau atau tidak. Kamu datang cari Geng Geng lagi? Aku bantu panggilkan. Tidak perlu. Sedang apa kamu? Kamu bodoh. Begitu seru ya? Sangat menarik. Oh ya. Aku selalu merasa, garis ini dan catatan ini, sepertinya ditulis oleh dua orang. Kenapa?
Hanya perasaanku saja. Aku lihat garis ini agak berantakan, tapi tulisan catatan ini sangat rapi. Benar ya. Kamu melihatnya dengan teliti. Maaf. Tidak apa-apa. Han Xu! Lihat, ada tulisan warna biru di atasnya. Saat kamu mengembalikan buku hari ini, sepertinya suasana hatinya tidak terlalu baik. Aku ingin bertanya padamu, tapi tetap tidak berani.
Lewat buku ini, aku tidak bisa melihat apa pun. 010 514 Apa maksudnya? Lihat bukumu itu. Kepalaku hampir meledak. Aku benar-benar tidak tahu… bagaimana aku membaca buku-buku ini satu per satu. 000 621 Sepertinya kita menemukan sebuah… rahasia yang sudah lama tersembunyi. Rahasia apa? Jika tidak salah menebak, seharusnya cewek dan cowok ini…
Baca buku yang sama. Kemudian menulis perasaannya setelah membaca. Ini termasuk rahasia apa? Tidakkah kamu merasa sangat menyentuh hati? Baca buku yang tidak disukai… demi pria yang disukai. Kalian cewek memang suka berkhayal. Kita pergi cari dulu. Seharusnya buku-buku lain masih ada. Ayo, kita pergi cari. Tidak mau, membosankan. Kenapa kamu datang?
Aku hanya ingin lihat… buku seperti apa saja yang dibaca oleh siswa dulu. Ayo kita cari bersama. Aku lihat kamu mengembalikan buku ini ke perpustakaan. Aku juga meminjamnya. Mungkin dengan begini, jika lain kali melihatmu… tidak akan jadi canggung dan tidak bisa berbicara. Senang sekali, hari ini kamu tanya padaku…
Apakah juga suka baca buku ini, hahaha… tapi aku lalai, tidak menyimpannya dengan baik. Aku tidak boleh membiarkanmu tahu… aku khusus cari buku yang pernah kamu baca. Hari ini adalah Natal. Aku melihat kamu menerima cokelatnya. Saat balikkan buku, sepertinya kamu tidak terlalu senang. Aku ingin bertanya padamu, tapi tetap tidak berani. Kepalaku hampir meledak.
Aku benar-benar tidak tahu… bagaimana aku membaca buku-buku ini satu per satu. Aku melihat upacara kelulusan kalian, tapi aku masih harus menunggu di sini selama satu tahun. Sebelum kamu pergi, aku harus mengatakan apa yang ingin aku katakan. Sejarah Waktu Mungkin kesederhanaan adalah seperti kita ini. Mulai memiliki rahasia pertama, dan disebut sebagai suka.
Siapa yang ingin menjelaskan? Pak Zhang, aku bisa. Kemarilah. Pak Zhang, aku sudah menyelesaikannya. Sangat bagus. Jawaban Jiang Niannian, salahnya sangat khas. Aku jelaskan dulu. Semuanya sudah melihat ini? Itu… Aku sudah selesai baca, terima kasih. Sama-sama. Yang ditulis buku ini sangat tepat. Aku sembarang tulis. Kamu yang tulis? Bukan, bukan. Baiklah, aku pergi dulu.
Kenapa jika aku yang tulis? Tidak boleh? Lu Xinghe! Kamu sedang apa? Geng Geng! Apakah kamu tahu… sains dan seni pada akhirnya adalah sama. Aku bisa memahami keindahan sains, kamu juga bisa memahami keindahan seni. Sama seperti… reaksi yang akan kutunjukkan selanjutnya. Jika menyatukan dua benda yang terlihat biasa, akan timbul reaksi yang luar biasa
Kenapa begitu kuat? Lu Xinghe! Tunggu! Aku tidak terlalu mengenalnya. Jadi, kenapa dia menyatakan perasaannya padamu? Bagaimana respon Yu Huai? Lu Xinghe mengalahkan Yu Huai, tidak perlu diragukan. Sudah siap kerja PR? Tapi tindakannya kemarin… lebih gentle dari kamu. Yu Huai, sedang apa? Pernahkah kamu menyukai aku? Anak kecil, ini bukan urusanmu.
Ini teman sekelasku, kita katakan baik-baik. Tidak rusak kan? Yu Huai! Masih sakit? Maaf, maaf! Kumatikan kamu!