【FULL】The Moon Brightens for You EP34【INDO SUB】| iQiyi Indonesia

[Tersedia subtitle Bahasa Indonesia] The Moon Brightens for You Episode 34 Aku sama sekali tidak tertarik dengan hartamu. Kalau… Kalau begitu, kamu tertarik dengan apa? Kalau kamu beritahu aku tentang siapa itu Wang Bucheng, maka aku akan mempertimbangkannya. Kamu… Kamu harus menepati janjimu! Qinghong, dia tidak percaya padaku.

Menurutmu, apakah aku harus membakar bagian depan dulu atau bagian punggung dulu? Aku percaya! Aku percaya, aku percaya, aku percaya! Aku katakan, aku katakan, aku katakan! Wang Bucheng adalah Wang Dun. Apa? Jangan-jangan kamu demi bertahan hidup, sehingga sembarangan mengarangnya. Aku mengarang apa? Manusia racun tua itu mengorbankan nyawanya untuk mengeluarkan aku,

Dengan tujuan menyuruh aku beritahu identitasnya kepada seluruh dunia persilatan, kenapa aku harus mengarang sembarangan? Kenapa kamu mau melakukan seperti ini? Wang Bucheng ingin menjadi Raja Negara Xiao, bahkan ingin bunuh aku dan menghilangkan jejak. Membunuh kamu dan menghilangkan jejak? Luka tubuhku ini akibat diserang dia dengan menggunakan Ilmu pedang tujuh bintang.

Dia bisa Ilmu pedang tujuh bintang? Bisa. Benar-benar bukan kamu yang membunuh keluarga aku? Benar-benar bukan aku yang bunuh. Aku hanya ingin mengambil harta karun, buat apa aku membunuh orang. Kalau kamu tidak percaya, maka aku… Aku, aku, aku… Seumur hidup aku tidak akan mendapatkan harta karun apapun. Baiklah.

Walaupun kamu tidak membunuh dan menghilangkan jejak, tetapi kamu mendukung perbuatan jahatnya, jadi tetap harus mendapat hukuman. Lin Fang, kamu tidak menepati janji. Padahal aku masih mau menjadikan kamu sebagai boneka, supaya kamu bisa menemani aku bermain, kemudian menyimpan muka tampan kamu untuk selama-lamanya. Tidak menyangka bahwa k amu tidak tahu membalas budi. Kamu…

Omong kosong, sebenarnya kamu hanya ingin menjadikan dia sebagai boneka dan dikendalikan olehmu. Lelucon. Jika tidak menjadi boneka, apakah kalian bisa bebas? Kamu… Beberapa tahun ini, kamu sudah hidup sesuka hati? Lalu kamu, Nona Besar Keluarga Zhan, hal yang ingin kamu lakukan adalah hal yang ingin kamu lakukan? Siapa di antara kita yang bukan boneka?

Siapa di antara kita yang tidak terikat dan dikendalikan oleh dunia persilatan ini? Identitas seorang Wang Bucheng sudah bisa membuat kalian tidak tenang dalam makan dan tidur. Apakah kalian masih merasa bahwa kalian bisa hidup dengan santai? Siapa di antara kalian yang seperti aku? Menyukai apa, akan melakukan apa.

Siapa di antara kalian yang hidup lebih enak daripada aku? Ayo, lakukan! Tidak menyangka bahwa orang gila seperti kamu malah lebih memahami arti hidup daripada kami. Sudahlah. Kalian sudah selesai membalas dendam, sekarang giliran aku. Kamu pantas menerima pembalasan ini. Ayo jalan. Dasar orang tua! Kamu… Ucapkan satu kalimat, tambah satu jarum. Pendekar.

Mohon berbelas kasihan. Aku… Aku tidak berbicara lagi. Tiga kalimat, tiga jarum. Mulai dari besok, bekerja untuk aku. Aku mengobati orang tidak dilakukan dengan cuma-cuma. Mengerti? Mengerti. Tidak menyangka bahwa Wang Bucheng adalah Wang Dun, bahkan dia ingin menjadi Raja Negara Xiao. Kenapa dia berpikir begitu baik? Jika ingin mendapatkan tahta raja yang kokoh,

Maka perlu menenangkan pejabat dan rakyat. Sekarang dia sudah mengambil alih atas kerajaan, hanya tinggal membersihkan dunia bela diri, maka akan hidup santai tanpa rasa cemas. Ternyata dia menindas dunia bela diri bukan untuk menyenangkan kerajaan, tetapi ingin merebut negara dan menjadi raja. Kalau dia berhasil melakukannya, bukankah rakyat Negara Xiao akan mendapat musibah?

Sekarang Negara Xiao sudah sangat bahaya, kalau tidak bisa mengalahkan Wang Dun, dan memutar balik keadaan ini, kedepannya rakyat Negara Xiao dikhawatirkan akan diperbudak olehnya. Semua orang yang menentang dia akan mendapat musibah. Kalau begitu harus menghentikannya. Ilmu bela diri dia memang sudah sangat kuat, sekarang dia juga telah menguasai Ilmu pedang tujuh bintang,

Ingin menghentikan dia bukanlah hal yang mudah. Kalau begitu, jika ingin mengalahkannya, maka hanya bisa memilih jalur berlatih ilmu pedang ini. Aku juga tidak mendapatkan cara yang lainnya. Tetapi aku pernah bersumpah di hadapan orang sesama dunia bela diri bahwa aku tidak akan berlatih Ilmu pedang tujuh bintang lagi.

Jika aku kembali melatih ilmu pedang ini lagi, bukankah itu akan melanggar peraturan dunia persilatan dan Keluarga Zhan kami akan ditertawakan orang selamanya. Perkataanmu memang benar. Tetapi kalau tidak berlatih ilmu pedang, bagaimana aku bisa keluar dari lembah, dan bagaimana bisa mengalahkan penjahat licik seperti Wang Dun ini. Aku… Aku harus bagaimana? Qinghong jangan cemas.

Dari zaman dahulu ada berapa banyak pahlawan yang juga tidak memiliki solusi ketika menghadapi krisis negara dan dalam keadaan antara kepentingan umum dan pribadi. Apalagi kamu dan aku memang hanya orang biasa, lebih tidak perlu merasa bersalah begini. Kalau menurutku, hal ini malah terlihat sederhana. Kenapa sederhana? Hal yang kamu pertimbangkan hanya berupa teori pilihan.

Harus tahu bahwa bangkit atau runtuhnya sebuah negara tidak ditentukan dalam seketika atau oleh suatu perbuatan, juga tidak oleh seseorang atau sebuah pedang, kita hanya perlu berusaha sekuat tenaga kita. Kamu… Kamu benar-benar berpikir demikian? Kalau aku di posisi tersebut, aku juga tidak tahu harus bagaimana. Kalau kamu, bagaimana kamu memilihnya? Aku tidak tahu.

Aku hanya tahu kalau memutuskan untuk melatih ilmu pedang, harus mengerti prinsip kebenaran susah dipenuhi, jangan terbatas pada urusan kecil agar bisa terus bergerak maju. Kalau tidak berlatih, maka harus mencari cara lain, harus tahu bahwa tidak ada kesulitan jika berniat kuat, sehingga keteguhan akan mendatangkan harapan. Lin Fang, kamu sangat pintar menghibur orang,

Aku hampir diyakinkan olehmu. Kelihatannya, suamimu ini masih harus terus berusaha. Aku mengerti tentang semua perkataanmu, berikan aku sedikit waktu untuk memikirkannya, boleh? Qinghong. Kamu boleh bertindak sesuai keinginan kamu sendiri. Dan aku yang sebagai suamimu, tentu harus menemani di sisimu dan bergerak bersama-sama. Tidak peduli bagaimana hasilnya, aku sama sekali tidak akan ragu.

Apakah ada kabar Feng Bufei? Belum ada. Tetapi kakek tidak perlu khawatir, sudah lama tidak ada kabar tentang dia, pasti sudah luka berat dan mati di suatu tempat. Perkataan kamu salah, Feng Bufei tidak akan mati semudah itu. Salah aku. Kalau begitu, aku akan segera memperketat pencarian. Aku sudah menunjukkan keaslian di hadapan dia,

Cepat atau lambat identitas aku akan terbongkar. Sekarang harus percepat pelaksanaan rencana. Kalau tidak, aku takut dia akan membawakan masalah besar bagi kita. Tetapi, masih ada satu hal yang sudah aku atur sejak awal. Sebelum ini, kakek berharap kamu bisa bantu aku melakukan satu hal. Urusan apa? Sekarang bahaya tersembunyi satu-satunya adalah tentara kerajaan.

Asal kita menguasai tentara kerajaan, maka dapat melakukan segala sesuatu. Tentara kerajaan? Tentara kerajaan hanya mendengarkan perintah Jenderal Xiahou. Tidak peduli siapapun itu, yang menghalangi aku… Aku akan melakukannya. Tidak perlu, aku sudah mengutus Ji Xiaoran yang pergi. Aku tahu bahwa kalian memiliki berbagai hubungan, aku takut kamu tidak tega. Sekarang, urusan-urusan itu

Juga tidak perlu merepotkan kamu lagi, kamu bergegas kembali dan menemani Yang Mulia Putri saja. Baiklah. Ayo, habiskan teh dulu sebelum pergi. Pendekar wanita, mohon ampun. Dasar Lin Fang yang lancang, berani-beraninya melihat aku berlatih ilmu pedang. Pendekar wanita salah menuduh, aku tidak datang untuk mengintip kamu berlatih ilmu pedang, aku hanya terlalu merindukanmu.

Melihat kamu begitu pintar berkata-kata, maka aku tidak akan memakai kamu untuk percobaan pedang. Terima kasih atas belas kasihan pendekar wanita. Bagaimana latihannya? Berbicara tentang Serangan Phoenix Api ini… Namanya terdengar begitu berwibawa, tetapi aku melatih hingga seperti ayam kecil yang mematuk beras, sama sekali tidak terlihat seperti Phoenix. Ilmu pedang yang lain juga begitu.

Mungkin karena aku belum memahami makna dari teori ilmu ini, sehingga susah mengembangkan kekuatan ilmu pedangnya. Tetapi teori ilmu ini ditulis dengan sangat membingungkan, benar-benar sulit untuk dipahami. Sulit memahaminya? Aku akan mengajarkan padamu. Kamu? Seseorang seperti kamu yang tidak memahami ilmu pedang ingin mengajari aku? Apakah kamu tahu bahwa

Yang dimaksud dalam Ilmu pedang tujuh bintang tidak hanya ilmu pedang? Bukan ilmu pedang? Walaupun Ilmu pedang tujuh bintang dinamakan ilmu pedang, tetapi ada formasi dan teori ilmu yang tersembunyi di dalamnya. Hanya dengan menggabungkan semuanya baru bisa mengembangkan kekuatan darinya. Formasi? Teori ilmu? Di mana? Ada di dalam delapan kalimat ilmu pedang ini.

Kalimat pertama iniadalah formasi. Pedang penembus langit dan terang. Di mana letak ilmu pedang di dalam kalimat ini? Tianmen adalah bintang kedua dalam susunan bintang biduk, Bintang Jumen. Dan Yaoguang adalah bintang ketujuh. Itu berarti, pedang menunjuk Jumen, tetapi maksudnya terletak pada Yaoguang. Maksudnya adalah jurus Serangan Phoenix Api ini bermaksud untuk mengendalikan orang,

Bukan untuk melukai orang. Maksudmu, niat asli Serangan Phoenix Api adalah demi memaksa lawan ke posisi Yaoguang? Benar. Jika dibakar dengan api dari langit, maka orang-orang pasti akan dipaksa mundur. Jadi tujuannya untuk memaksa orang, bukan untuk melukai orang. Ternyata seperti ini. Lalu begaimana dengan kalimat ganas hingga membantai serigala dan matahari?

Kalimat ini berbicara tentang maksud dari kalimat serigala gila berburu bulan ini. Itu berarti, saat menggunakan jurus ini harus memiliki persiapan hati pergi tanpa kembali dan bermaksud membunuh seluruh dewa. Harus menyerang dengan pedang ganas, mengejutkan roh dan jiwa orang. Selanjutnya adalah tenaga dalam. Yang dimaksud adalah jurus Naga menuju matahari ini.

Penyimpanan dan pengeluaran tenaga dalam kekuatan pedang ini sangat hebat, badak putih membelah laut. Langkahnya berkeliaran di antara Bintang Tianquan dan Bintang Yuheng. Serangan pedang sebagai gelombang! Tujuh bintang tersembunyi, maka kemenangan sudah ditentukan. Cukup menentukan hasilnya saja. Inilah letak teori ilmu bela diri Xuan Wu Si Quan. Bagaimana dengan kalimat keenam?

Sangat memalukan jika mengatakannya. Mengenai kalimat kedamaian akan segera datang ini, aku juga belum memahaminya. Tujuh… Ilmu pedang tujuh bintang? Kalau bukan melihat kamu masih ada sedikit niat baik… Pergi saja! Kalau berani mengintip lagi, aku pasti tidak akan mengampuni kamu. Dengan hasil latihan yang seperti ini, kamu malah berani sombong.

Wang Bucheng jauh lebih hebat daripada kamu. Lancang! Jangan lupa bahwa ini adalah wilayah aku. Jika melukai dia, siapa yang akan membantu aku sapu, cuci baju, mencari obat dan memotong kayu bakar? Orang tua aneh, kamu sengaja menentang aku ya? Jangan-jangan takut aku menguasai Ilmu pedang tujuh bintang,

Lalu berhasil melawan kamu dan keluar dari lembah? Dengan kemampuan kamu ini, takutnya hingga aku sudah mati juga tidak melihat kedatangan hari itu. Kamu tunggu saja. Bersedia menemani kapan saja. Menarik, menarik. Menyenangkan. Orang tua, menyenangkan. Di mana kayu bakar yang aku suruh potong? Di sini. Kamu memotong kayu bakar ini dari mana?

Aku memotong di belakang kediaman. Terdapat batang kayu yang sangat besar dan sangat keras, aku butuh waktu lama untuk memotongnya hingga berhasil. Apakah kamu tahu bahwa ini adalah kayu Phoebe yang baru aku gali? Aku memang tahu. Apakah kamu sakit hati? Tidak sakit hati. Tetapi selanjutnya mungkin tubuh kamu akan merasa sakit. Ternyata Wen…

Apa yang ingin kalian lakukan? Jenderal Xiahou, sekarang mencurigai kamu berkolusi dengan pemberontak dan membunuh perdana menteri sekarang secara diam-diam. Atas perintah Mahkamah Agung, kamu ditangkap sebagai tersangka. Wen You, kamu mengada-ada dan memutar balikkan kenyataan. Minggir. Xiahou Ying, kamu tidak perlu menjelaskan lagi. Tangkap dia. Wen You, mulai dari hari ini, aku dan kamu

Memutuskan semua hubungan. Bawa pergi. Wen You, Perdana Menteri Wang menyuruh aku kemari untuk membunuhnya di tempat. Kalau kamu mengatakan satu kata lagi, aku yang akan membunuh kamu di tempat. Kamu… Lagi buat apa ini? Cepat latihan ilmu pedang. Sebenarnya apa jurus keempat itu? Kita benar-benar tidak latihan lagi?

Kamu mau membiarkan Feng Bufei mengintip dan belajar secara diam-diam? Tetapi, aku sendiri juga perlu banyak berlatih. Qinghong, kamu lihat cuaca yang baik ini, pemandangan di sini juga bagaikan lukisan. Apakah kurang baik jika kita gunakan kesempatan ini untuk istirahat dengan baik? Feng Bufei akan pergi jika dia tidak sanggup menunggu. Dia begitu gigih,

Aku rasa dia tidak akan pergi. Tunggu sebentar lagi. Ini… Pasangan pria dan wanita benar-benar memperlambat pekerjaan. Lambat sekali. Sedang buat apa? Cepatlah latihan. Cepatlah latihan. Latihan… Bagus sekali. Aku sudah tahu bahwa paman seperguruan paling memahami aku. Tuan muda ini, kamu duduk dulu, lihatlah ilmu pedang yang akan ditampilkan olehku. Senior tua. Tuan. Leluhur.

Paman kandung aku. Sakit, sakit, sakit. Aku… Aku tidak berbuat salah padamu, kan? Kenapa kamu selalu menggunakan jarum… Me… Menentang aku? Belajar ilmu bela diri secara diam-diam adalah pelanggaran terbesar dalam dunia bela diri. Demi mendapatkan Ilmu pedang bintang tujuh, berapa banyak kejahatan yang telah dilakukan oleh Tiga Iblis Neraka?

Tetapi, aku sama sekali tidak pernah sembarangan bunuh orang yang tidak bersalah. Kalau begitu, kamu juga termasuk orang yang murah hati? Tentu saja. Sakit, sakit, sakit. Sakit, sakit, sakit. Bajingan! Tidak tahu diri! Bajingan tua! Kamu merudung orang… Sederhana. Sederhana. Kakek Feng kamu ini sudah berada di dunia bela diri selama puluhan tahun,

Menikmati hidup selama puluhan tahun, pada akhirnya malah jatuh ke dalam genggaman bajingan tua seperti kamu ini, aku ingin bunuh kamu! Jangan bergerak! Kamu jangan bergerak dulu, biar aku melihatnya, kamu bergerak setelah aku melihatnya. Apakah wajahmu sudah tidak berkedut dan tubuhmu juga tidak gatal lagi? Kamu menggunakan jarum emas… Menusuk aku dengan jarum emas

Demi menyembuhkan penyakit aku? Benar. Kalau begitu, penyakit berkedut aku tidak akan kambuh lagi? Penyakit hilang setelah ditusuk jarum. Senior. Senior. Sejak kecil aku telah disiksa oleh penyakit ini, tidak ada orang yang menghargai aku. Senior, kamu telah menyembuhkan penyakit aku, itu berarti memberikan kehidupan baru kepadaku. Senior,

Kamu adalah orang tua yang membuat aku lahir ulang. Kamu adalah dewa aku yang hidup… Walaupun kamu terjerumus dengan kejahatan, tetapi aku melihat sifat asli kamu tidak jahat, sehingga aku bersedia membantu kamu. Senior, Kakek Feng kamu mulai saat ini… Tampar mulut. Aku, Feng adalah orang yang pasti membalas budi. Senior,

Apakah ada barang berharga yang kamu inginkan? Asal barang berharga ini ada di dunia, aku pasti bisa mendapatkannya untukmu. Gedung Tianxin aku sudah menimbun banyak barang berharga selama puluhan tahun. Sampah-sampah kamu itu, aku sama sekali tidak tertarik. Banyak barang berharga? Jujur beritahu padamu, aku hanya tertarik dengan meneliti racun aneh dan penyakit mematikan.

Sebenarnya memang tidak ada hubungannya denganmu, jadi kamu tidak perlu berterima kasih padaku. Hanya perlu ingat kedepannya jangan mengganggu aku lagi. Pergilah. Tidak mengganggu senior. Tidak mengganggu senior. Kembali. Letakkan tanganmu di sini. Mulai hari ini, selama berada di gedung Tianxin aku ini, maka tangan dan kaki jangan mencuri, kalau tidak… Potong tangan dan kaki!

Kakek! Kakek, kamu kenapa? Aku tidak apa-apa. Aku tahu bahwa kakek menyalahkan aku. Aku mana berani menyalahkan kamu. Seharusnya aku tidak boleh menangkap Xiahou Ying tanpa persetujuan dari Anda. Jelas-jelas kamu tahu bahwa aku mengutus Ji Xiaoran untuk menghabisi dia, kenapa kamu sengaja muncul di tengah jalan untuk menangkap dia? Apa tujuanmu? Lapor kepada kakek,

Di luar dan dalam Kota Jun’an terdapat puluh ribuan tentara kerajaan. Kamp upacara, keamanan, penjaga kiri, penjaga kanan, penunggang kuda dan Youji, total ada enam kamp. Semuanya terlatih dengan baik dan dilengkapi dengan perlengkapan bagus. Walaupun kamp Youji menerima bantuan Anda dan diam-diam mendengarkan perintah Anda. Tetapi lima kamp lainnya

Tetap sangat setia kepada Xiahou Ying. Jadi harus segera habisi dia. Kakek, Xiahou Ying telah menjabat jenderal pemimpin pasukan selama bertahun-tahun, pintar membuat orang setia padanya. Seluruh bawahannya sangat setia padanya. Aku berpikir, jika dia mati begitu cepat tanpa suatu kejelasan, bukankah hanya akan memperburuk masalah?

Aku malah merasa lebih penting biar dia tetap hidup daripada mati. Lanjutkan. Kakek, coba kamu pikirkan. Nanti setelah tujuan utama Anda tercapai, kerajaan tidak memiliki pemimpin dan semuanya kacau, para tentara kerajaan akan mendengarkan perintah siapa? Apakah akan menjadi beban bagi Anda? Aku berpikir pada saat itu baru mengeluarkan Xiahou Ying.

Bahkan jika dia tidak mendengarkan perintah Anda, bukankah tentara kerajaan juga tidak akan sembarangan dan tidak berani sembarangan bertindak? Beberapa waktu ini banyak urusan, tidak menyangka bahwa kamu berpikir lebih bijaksana daripada aku. Aku tidak berani. Aku tahu bahwa kakek selalu meragukan aku, merasa aku tidak berani menyerang orang yang pernah menjadi guru aku.

Kali ini aku rasa fakta sudah membuktikan kesetiaan aku pada kakek. Baguslah kalau begitu. Aku sudah berhasil membujuk raja. Tentara kerajaan kamp kelima selama ini dipimpin oleh Xiahou, sudah tidak bisa dipercaya lagi. Kamp Youji berperang di luar dan tidak terpengaruh oleh Xiahou. Sekarang kamu pimpin kamp Youji,

Bertanggung jawab untuk melindungi raja selama beberapa hari ketika raja keluar dari istana untuk sembahyang. Mengerti? Aku menerima perintah. Kesetiaan kamu, aku melihatnya dan mengingat di dalam hati. Ketika aku mendapatkan tahta, maka dunia menjadi milikku, juga menjadi milikmu. Rela melakukan apapun, bahkan tidak ragu mengorbankan diri. Pergilah. Baik. Kabar Dunia bela diri ini

Sama sekali tidak menceritakan kabar dunia bela diri apapun. Malah sengaja menceritakan dongeng di sana. Tidak apa-apa jika menceritakan dongeng, tapi malah tidak menceritakan akhir ceritanya. Membuat orang sengsara karena penasaran dan marah tanpa alasan. Aku harus bertanya apakah ada kabar tentang Kota Jun’an. Tidak perlu. Kenapa kamu menarik aku? Aku sudah tahu. Tahu?

Apakah kamu mau menipu aku lagi? Dongeng adalah kabar yang dibuat oleh Huo Yang untuk kita. Sengaja tidak diceritakan sampai selesai, sebenarnya berarti semuanya sudah dipersiapkan dan hanya kurang langkah terakhir. Selanjutnya, harus tergantung pada kita. Senior. Senior. Senior. Ada apa? Tidak melihat aku sedang kesal? Masih kalimat yang sama, jika tidak bisa mengalahkan aku,

Maka jangan berharap bisa keluar. Senior, aku hanya merasa kami berdua tidak memiliki harapan untuk keluar, jadi ingin minta bantuan kamu untuk memberikan penjepit rambut emas ini kepada temanku, memberi kabar kepada mereka bahwa kami selamat. Kenapa aku harus membantu kamu? Kamu paling banyak ide licik. Jangan-jangan kalian berdua membuat taktik untuk kabur lagi?

Mana mungkin, jalan gunung di sini sangat terjal dan dijaga ketat oleh senior, tidak mungkin bagi kami berdua bisa kabur semudah itu. Leher tidak nyaman, kan? Sudahlah, sudahlah, sudahlah. Kamu letaklah di sana saja. Lihat suasana hati aku nanti. Rou. Wen You, kenapa kamu menangkap Jenderal Xiahou? Lancang!

Kenapa tidak hormat ketika bertemu dengan Yang Mulia Putri? Tidak membahas soal sopan santun sebagai hamba dulu, kamu berteriak-teriak di sini, apakah kamu bisa bertanggung jawab jika mengagetkan kandungan di dalam perut Yang Mulia Putri? Hormat kepada Yang Mulia Putri. Sudahlah, sudahlah. Ada apa? Yang Mulia Putri, maafkan aku yang tidak sopan.

Ada yang ingin aku bicarakan dengan kakak, mohon Yang Mulia Putri mengizinkan kami bicara berdua. Yang Mulia Putri bukan orang luar, ada apa langsung dikatakan saja. Baiklah. Kamu yang suruh aku mengatakannya. Jenderal Xiahou pasti bukan orang licik yang melakukan pembunuhan. Dia juga termasuk setengah gurumu. Dia selalu jujur dalam bertindak dan berlapang dada.

Seharusnya kamu jauh lebih jelas mengenai hal ini daripada siapapun, tapi kamu malah memasang tuduhan palsu padanya. Apa tujuanmu? Lancang! Omong Kosong. Wen You, kamu berkata Jenderal Xiahou diam-diam merencanakan pembunuhan, aku pasti tidak akan percaya, sama seperti mereka mengatakan kamu melukai Kak Qinghong. Sebenarnya aku tidak percaya. Kakak aku pasti tidak akan mencelakai temannya.

Tetapi sekarang, aku sudah percaya. Kenapa sekarang kamu berubah menjadi seperti orang jahat? Rou, kamu tidak boleh mengatai Kak Zisu seperti itu, dia hanya melaksanakan tanggung jawabnya. Aku berubah menjadi orang jahat? Aku berubah menjadi orang yang menghukum orang jahat. Semua yang aku lakukan sekarang adalah hal yang benar untuk menegakkan keadilan atas nama Tuhan.

Seharusnya kamu mengikuti aku untuk memperbaiki semua pemikiran yang salah dan perbuatan yang liar. Apakah kamu sudah gila? Semua hal yang kamu lakukan sekarang hanya sedang melukai temanmu. Adikku yang baik, kelihatannya kamu masih belum memahaminya. Aku sudah memahaminya. Kakak akan mengajari kamu. Kita sama-sama lahir di keluarga bangsawan, masa depan sudah ditentukan sejak awal.

Kamu dan aku sama seperti kapal kecil yang ada di dalam lembah sempit, semua goncangan dan perlawanan adalah kesalahan. Hanya dengan mengikuti arus yang merupakan cara tercepat satu-satunya bagi kamu untuk mencapai garis akhir. Tidak, lembah sempit yang kamu katakan hanya salah satu langkah dalam perjalanan kita saja. Kita harus melewati gunung dan sungai,

Lalu garis tujuan akhir adalah laut. Bahkan jika sekarang kita dalam bahaya, kamu juga tidak boleh mengikuti arus. Seharusnya kamu memegang dayung dan mengendalikan arah. Jika tidak, arus akan membawa kamu untuk menabrak batu karang dan hancur berkeping-keping. Keras kepala dan tidak menerima ajaran. Rou, kamu masih terlalu polos. Aku tahu bahwa

Kamu setia dan mencintai Xiahou Ying. Tetapi hati manusia jahat. Hal mengenai strategi kekuasaan, kamu lebih tidak memahaminya. Jika kamu mengambil resiko seperti ini, akan sangat berbahaya. Rou, mulai hari ini, kamu tinggal di rumah dengan baik dan sama sekali tidak boleh keluar rumah. Bahkan tidak boleh menjenguk Jenderal Xiahou yang bersalah itu. Kalau tidak,

Kamu akan membuat Keluarga Wen kita terlibat dalam masalah ini. Kamu sangat mengecewakan aku. Kedepannya, kamu bukan kakak aku lagi. Kamu tidak mengizinkan aku pergi, aku tetap mau pergi. Kamu berani? Aku memang berani. Sudahlah, sudahlah. Kak Zisu, kamu biarkan Rou pergi menjenguk Jenderal Xiahou saja. Jika kalian berdua terus bertengkar, hatiku juga kurang enak.

Qinghong, kamu tidak merasa dalam beberapa waktu ini, kamu sedikit mengabaikan aku? Ada ya? Ada, kamu tidak mengizinkan aku memelukmu lagi. Siapa suruh kamu tidak serius? Kelihatannya memiliki sopan santun, tidak menyangka… Lin Fang, dia tidak mengizinkan kamu memeluknya, aku mengizinkan kamu memelukku. Jangan bermimpi! Bahkan jika dia setuju, aku juga tidak akan setuju.

Kecilkan suaramu, kalian dengarkan penjelasan aku. Apa yang mau kamu lakukan? Aku datang untuk ajak kalian bekerja sama. Bekerja sama seperti apa? Asal kita bekerja sama, maka pasti bisa menemukan jalan keluar lembah. Tidak perlu didiskusikan. Sikap seperti apa ini? Menurutku, sebenarnya kalian ingin keluar dari lembah atau tidak? Tidak ingin! Kalian…

Tidak berhasil melatih Ilmu pedang tujuh bintang, keluar dari lembah juga sia-sia. Kenapa kalian begitu keras kepala? Aku hanya demi kebaikan kalian. Jika kalian tidak ingin cari, aku cari sendiri saja. Tidak ada gunanya berbicara dengan kalian. Perlu buang air, perlu buang air. Kelihatannya tidak bisa keluar. Menurutmu, kenapa Feng Bufei ini selalu ingin memelukmu.

Kenapa? Cemburu? Siapa yang cemburu? Para lelaki seperti kalian… Aku latihan Ilmu pedang tujuh bintang setiap hari sudah cukup lelah, kalian malah sibuk bercanda di sini. Ilmu pedang tujuh bintang terlihat sederhana, sebenarnya penuh dengan siasat. Aku meneliti ilmu pedang setiap hari hingga rambut sudah mau rontok. Jangan sampai akhirnya ilmu pedang tidak berhasil dilatih,

Tidak hanya tidak bisa keluar dari lembah, aku juga dikhawatirkan akan menjadi botak. Aku lihat rambut Qinghong kami lumayan lebat, tidak akan botak secepat itu. Apakah ini masalah rambut? Ini bukan masalah rambut. Kamu sendiri yang katakan bahwa rambut sudah mau rontok semua. Bagaimana jika aku pergi cari senior,

Minta dia meracik beberapa obat penumbuh rambut. Apakah ini masalah obat? Bukankah kamu biasanya lumayan pintar? Kenapa sekarang begitu bodoh? Apakah itu masalah aku? Kalau tidak? Aku melakukan kesalahan apa lagi? Kamu pikirkan sendiri. Aku tidak mengizinkan Feng Bufei memelukku. Aku… Maksud aku bukan itu. Maksudku… Maksudku adalah… Sudahlah, sudahlah, sudahlah. Aku yang bermasalah.

Aku tidak mempedulikan Qinghong dengan baik, lalu suka mempermainkan kamu. Beberapa waktu ini, aku melihat kamu selalu merasa kesal saat meneliti Ilmu pedang tujuh bintang. Aku tidak ingin kamu gelisah, makanya bercanda denganmu. Kedepannya, aku tidak akan seperti ini lagi. Baguslah kalau kamu tahu. Kalau kamu tidak berubah, aku tidak akan mendekatimu seumur hidup.

Bagaimanapun, kamu tidak bisa ilmu bela diri juga, ilmu melayang bayangan kilat aku malah begitu hebat, biar kamu tidak bisa memeluk aku seumur hidup. Siap, istriku. Aku memutuskan, mulai hari ini, aku tidak akan menggunakan ketampanan diriku untuk menggoda istriku lagi. Aku harus bermartabat dan menjaga sopan santun,

Agar istriku bisa melatih ilmu pedang dengan baik. Menggoda dengan ketampanan? Bermartabat dan menjaga sopan santun? Perkataanmu seperti aku ini adalah orang bejat. Memang benar. Kenapa rasanya seperti kita berdua terbalik? Semuanya karena kamu. Sudahlah, sudahlah. Tidak bercanda lagi. Mulai hari ini, aku akan mempedulikan Qinghong dengan baik, bekerja sama dengan Qinghong, merawat Qinghong,

Selamanya menemani di sisi Qinghong. [Tianxin] Kedamaian akan segera datang, sebenarnya apa maksudnya? Aku akan membantu kamu mempelajari ilmu pedang, tidak perlu khawatir.