【FULL】The Moon Brightens for You EP30【INDO SUB】| iQiyi Indonesia
[Tersedia subtitle Bahasa Indonesia] The Moon Brightens for You Episode 30 Kejar. Kejar. Qinghong, kamu harus bertahan hidup. Suamiku, jangan meninggalkan aku. Walau tidak bisa menghindari bencana ini, kita juga harus memikulnya bersama. Qinghong, bisa menikah denganmu merupakan hal yang paling bahagia bagiku. Lin Fang kamu jangan impulsif, serahkan Ilmu pedang tujuh bintang
Kepadaku dengan patuh. Qinghong, kamu takut? Selama aku bisa melihatmu, walau harus mati bersama, aku juga akan tenang saja. Qinghong, aku cinta padamu. [Kabar Dunia Bela Diri] Sepasang pendekar ternama jatuh ke jurang, terkubur di lubang yang dalam. Kasihan sekali. Sejak saat itu, Dunia Persilatan tidak ada pria tertampan lagi,
Dunia bela diri ini juga kehilangan Bidadari Gong Yun. Hari itu di puncak tebing… Aku tidak percaya bahwa nona dan Pemimpin Aliansi sudah meninggal. Lin Fang memeluk Zhan Qinghong dan rela mati bersama-sama, kehebatan heroik apapun juga tidak bisa mengalahkan cinta antara suatu pasangan. Aku juga berharap semua ini palsu, akan tetapi… Hubungan seperti ini
Dikhawatirkan sudah tidak ada yang bisa menyamainya di dunia ini. Kabar dari Kabar Dunia bela diri… Benar-benar merupakan cerita indah yang disebarkan di dunia. Selama ini selalu benar. Sayang sekali… Mungkin kali ini mereka salah. Tuhan iri sama orang yang berbakat, mati di masa muda, takdir mempermainkan orang.
– Sungguh membuat orang merasa sayang dan bersedih. – Kamu yang patuh, kita pulang dulu. Jika ada kehidupan selanjutnya, semoga dua orang ini tidak terlahir lagi di keluarga ternama atau bangsawan. Aku tetap percaya bahwa nona dan Pemimpin Aliansi belum mati. Tidak perlu memikul dendam negara dan keluarga lagi. Kamu juga harus memercayainya.
Sebagai pasangan layaknya orang pada umumnya. – Pria bersawah dan wanita berumah tangga, menikmati ketentraman alam. – Baik. Menjelajahi ke mana saja, bagaikan awan maupun derek liar yang tidak dapat diganggu oleh siapapun. Memegang pedang hingga sampai ujung dunia, dan tidak terpisah lagi. Kedepannya akan semakin susah di Dunia Persilatan ini. Sederhana, sederhana.
Tadi tidak melihatmu, aku mengira bahwa kamu tidak datang. Hari ini tanggal 15, tidak mungkin aku akan melewatkannya. Hanya saja pasangan suami-istri Pemimpin Aliansi terjatuh ke jurang, sayang sekali. Benar. Mari pulang. Di sini, di sini. Kain bunga, jual kain bunga. Kakak pertama, di bawah jurang merupakan lubang yang sangat dalam,
Sinar matahari tidak bisa sampai ke dasarnya, bahkan jika burung tidak berdiri stabil di sana, akan terjatuh hingga tubuhnya hancur. Apalagi seorang Zhan Qinghong yang terkena racun serta putus urat tangan dan kaki, dan juga Lin Fang yang tidak berguna. Apakah kamu melihat mereka berdua terjatuh? Jika terjatuh, tubuhnya pasti akan hancur,
Bahkan tidak ada waktu untuk berhenti bernapas. Baiklah kalau begitu. Apakah kamu sudah melihat mayat mereka berdua? Kakak pertama, sama sekali tidak ada jalur untuk menuju ke bawah jurang, walau mereka tidak segera mati karena terjatuh, juga bakal mati gara-gara kelaparan. Bahkan aku saja bisa merasakan kecemasan ketua, pertanyaan yang begitu mudah,
Apakah kamu melihat mayat mereka? Kamu jawab saja ada atau tidak. Tidak ada. Tidak melihat mayatnya! Kamu masih berani kembali ke sini? Pekerjaanmu yang mana yang pernah membuat aku tenang? Aku mau melihat orangnya jika mereka berdua masih hidup dan melihat mayatnya jika mereka sudah mati. Baik kakak pertama, aku segera pergi menyelidikinya. Tunggu dulu.
Apakah Anda masih ada perintah? Di antara bawahanmu, apakah ada seseorang yang bernama Ji Xiaoran? Maksudnya orang yang menyimpan racun di dalam pedangnya itu. Sebenarnya dia bukan bawahan aku, dia sendiri yang datang kepadaku. Orang ini masih bisa kita gunakan, kamu suruh dia pergi mengawasi biksu tua Yuan Hui di Kuil Jiming itu.
Dia dan Lin Fang bekerja sama dan menyebabkan kedatangan kita sia-sia, menurutku ilmu pedang itu pasti di Kuil Jiming. Bos, ini urusan yang penting, tidak bisa menyuruh orang ini, bagaimana kalau aku yang pergi sendiri saja? Dia tidak bisa, apakah kamu bisa? Kamu beritahu aku, kapan kamu pernah mampu? Baik. Cepat pergi melaksankannya, cepat!
Baik, baik. Kamu mau pergi ke mana? Bos, ada sebuah tempat makan yang mie daging sapinya sangat enak, apalagi dimakan bersama cabenya, bagaimana kalau pergi makan bersama? Apakah semua ini tidak berkaitan denganmu? Kamu ikut dia pergi. Bos, bukannya aku tidak mau mengikuti dia, tetapi jika pergi bersama manusia racun ini
Dan aku yang menemukannya duluan, dia akan berkata bahwa aku merebut jasa dia. Jika aku tidak menemukannya, dia akan berkata bahwa aku yang merusak pekerjaan dia. Karakter dia buruk. Satu tidak bisa menyelesaikan tugas, satunya lagi tidak menaruh perhatian. Aku bertanya padamu, kamu mau pergi atau tidak? Kalau kamu tidak mau pergi,
Aku akan menendangmu ke bawah jurang supaya kamu bisa mencari mayat. Bos jangan marah, aku benar-benar sedang lapar. Setelah aku memakan mie daging sapi, aku segera pergi. Semuanya tidak berguna. Lin Fang. Lin Fang. Lin Fang, kamu cepat bangun. Lin Fang. Lin Fang. Lin Fang. Qinghong. Kita masih hidup? Masih hidup dengan baik,
Hanya tidak tahu siapa yang mengikat kita di sini. Qinghong, apakah pisau kecil itu masih bersamamu? Kamu memutar ke arah kananmu. Baik. Qinghong kamu jangan bergerak dulu, kamu bertahan dulu. Tidak bisa, terlalu geli. Kamu saja. Kamu tunggu sebentar, aku menenangkan diri dulu. Sudah. Ayo, ambil saja. Beginikah? Ke kanan sedikit.
Salah, salah, ke kiri sedikit. Ke kiri, ke kiri. Lengan dan kaki sudah kesemutan. Lin Fang, kamu baik-baik saja? Qinghong, kamu sudah tidak apa-apa. Aku baik-baik saja, aku tidak terluka. Bukan, maksudku kamu sudah bisa bergerak, urat tangan dan kakimu sudah sembuh. Tangan dan kakiku bisa kembali bergerak lagi.
Bahkan bekas luka sudah dirawat dan diberi perban baru. Kita pasti diselamatkan oleh orang yang hebat. Kalau begitu, kita harus berterima kasih kepada orang hebat itu. Ayo jalan. Ayo jalan. Ada orang? Ada orang? Di sini sangat tenteram dan diurus dengan rapi, kelihatannya bukan tempat yang berbahaya. Tetapi sebelum mengucapkan terima kasih
Harus mengenyangkan perut dulu, kan? Setelah mendengar katamu ini, perutku juga sudah terasa lapar. Kamu istirahat sebentar dulu di sana, aku pergi cari makanan. Obat ini bisa menekan penyebaran racun, tetapi tidak bisa menyembuhkannya. Tidak bisa menyembuhkannya? Kalau begitu, bagaimana jika obatnya putus? Kalau tidak terjadi kecelakaan, masih ada aku, obatnya tidak bermasalah.
Takutnya jika obatnya terputus dan racunnya mulai menyebar, maka akan… Tidak ada cara yang lain lagi. Sepertinya pepatah keberuntungan datang setelah malapetaka hanya membohongi orang saja, tetap saja harus menghadapi apa yang harus dihadapi. Lin Fang! Lin Fang! Coba kamu lihat apa yang aku temukan. Itu adalah ginseng? Benar. Ginseng yang sebesar ini
Pasti sangat bernutrisi, sepertinya Tuhan masih menyayangi kita. Aku pergi mencucinya dulu. Sudah, sekarang sudah bisa dimakan. Kalau begitu, kamu harus banyak memakannya. Kamu juga makan, ini satu-satunya makanan yang aku temukan. Kelihatannya tempat ini ada penghuninya, tetapi dalamnya tidak ada apa-apa, bagaimana bisa bertahan hidup di sini?
Siapa yang tahu orang aneh seperti apa yang tinggal di sini? Mungkin saja makanan pokoknya adalah ginseng besar ini. Jika demikian, Qinghong yang makan dulu. Kamu yang makan dulu, fisikmu lemah. Ini. Enak? Enak. Kamu makan juga. Aku… Nanti aku akan makan. Ini. Sama sekali tidak enak. Tidak begitu sulit untuk ditelan lagi, kan? Kamu…
Ini untuk menambah nutrisi dan tenaga, bermanfaat bagi lukamu. Kamu yang makan. Makan bersama-sama. Qinghong! Qinghong! Qinghong! Ada dendam seperti apa? Kenapa kamu mendadak menyerang orang? Aku baik-baik saja. Kamu sudah muntah darah. Bukan begitu, senior ini yang telah menyelamatkan aku. Beberapa serangan senior ini telah mengenai saraf aku,
Sehingga telah mengeluarkan racun yang berada dalam urat dan nadi aku. Kamu ini lumayan berwawasan. Senior, apakah urat tangan dan kakiku juga disembuhkan olehmu? Lebih baik tidak menyambungkannya, biar aku memutuskannya sekali lagi… Senior! Sebelum ini kamu telah menyambungkan urat Qinghong, lalu menghilangkan racunnya, sepertinya senior pasti bukan orang jahat,
Kenapa sekarang malah mendadak marah besar? Apakah kami telah melakukan kesalahan yang menyinggung senior? Kalian telah memakan harta di kediaman aku ini! Ini merupakan ginseng liar yang bertumbuh selama ribuan tahun, dia sudah hampir menjadi dewa. Aku menemukannya di sini, lalu membangun kediaman di sini demi menjaganya dengan lebih baik.
Tapi malah dimakan oleh kalian berdua seperti sedang mengunyah wortel. Shen. Shen milikku. Shen? Apakah kamu tidak merasa bahwa dia seperti sedang bicara dengan seorang manusia? Senior, benar-benar mohon maaf, kami benar-benar tidak mengetahuinya. Bagaimana jika saat kami keluar dari sini, aku menggantikan ginseng yang persis kepadamu.
Walaupun ginseng yang berumur ribuan tahun ini sangat langka, tapi asal mencarinya dengan tulus, pasti bisa menemukannya. Kalian bisa menggantikan ginsengnya, tapi apakah bisa menggantikan perasaanku terhadapnya? Perasaan? Jangan-jangan ginsengnya sudah menjadi siluman? Ternyata kamu dan itu… Tiga puluh tahun… Kami hidup bersama selama tiga puluh tahun. Setiap hari aku menemaninya berbincang.
Berbincang tentang isi hatiku. Kami berteman antara ginseng dan manusia. Teman ginseng aku bukan hanya menerima energi langit dan bumi, nutrisi matahari dan bulan, bahkan ada perasaanku yang memberinya gizi. Kalian memakannya, sama halnya seperti memakan sahabat aku. Senior, benar-benar mohon maaf. Jasa penyelamatan nyawa sebelumnya masih belum sempat kami balas,
Kini kami melakukan kesalahan yang sangat fatal ini. Telah merusak teman dari senior, kami benar-benar merasa bersalah dan sangat memalukan. Apapun yang diminta oleh senior, aku pasti akan lakukan sepenuh hati dan tidak akan menolak permintaan apapun. Hanya berharap bisa dimaafkan oleh senior. Qinghong. Senior, benar-benar mohon maaf. Tadi kami tidak ada cara lain.
Tempat Anda ini sama sekali tidak ada makanan apapun. Jadi maksudmu, tindakanmu itu masuk akal. Di antara kalian berdua, ada yang terluka, ada yang kena racun, dan tiba di tempat aku ini. Aku menyembunyikan semua yang bisa dimakan, takutnya kalian sembarangan memakannya, hingga bisa mematikan kalian. Tetapi bagaimanapun perkiraan aku, tidak menyangka bahwa
Kalian bahwa tidak melepaskan yang tertanam di bawah tanah. Maaf. Apa gunanya meminta maaf? Sudahlah. Karena kalian berdua telah memakan teman ginseng yang menemani aku, maka kalian berdua harus tinggal di sini, menemani aku dan menjadi boneka ginseng aku. Aku beritahu pada kalian, kalian jangan berharap bisa pergi dari sini. Kamu ini terlalu memaksa orang.
Tidak boleh? Tenaga dalam yang sangat kuat. Mulai dari sekarang, kalian berdua adalah budak aku, cepat pergi tidur, besok pagi bangun dan bekerja untukku. Kalian berdua tidur di kamar itu saja. Orang tua aneh ini, sekali melihatnya sudah tahu bahwa dia bukan orang baik, bahkan meminta kita bekerja untuk dia.
Menurutku, hanya sifatnya saja yang aneh. Bagaimana dengan ilmu bela dirinya? Tenaga dalamnya sangat kuat, gerakannya sangat cepat. Pokoknya, aku pasti bukan lawan dia. Kalau begitu hanya bisa beristirahat dan berobat di sini selama beberapa hari, setelah itu cari kesempatan untuk keluar dari sini. Mengenai bagaimana membalas budi dia,
Hanya bisa memikirkannya setelah kita cari cara untuk keluar dari sini. Perkataanmu memang benar. Hari ini sudah mengalami banyak kejadian, mari istirahat lebih awal. Kamu pergi tidur saja, aku cukup duduk di sini. Bagaimana bisa hanya duduk di sini? Kasur itu sangat besar, cukup untuk dibaring oleh dua orang. Tidak, tidak, tidak.
Aku memang suka duduk di sini. Qinghong, apakah kamu menyesal? Saat di puncak tebing, kamu pernah berkata bahwa merasa sangat tenang kalau bersamaku. Jika kamu tidak menyesal, kenapa menolak tidur bersamaku? Tunggu dulu, aku sudah tahu harus bagaimana. Cukup seperti ini saja. Aku tidak menyesal telah menikah denganmu. Qinghong, bagaimana kamu mendapat ide untuk
Menempatkan sebatang kayu di tengah? Apakah kamu tidak pernah mendengar suatu cerita dari Kabar Dunia bela diri? Ada seorang gadis menyamar sebagai pria dan pergi belajar di sekolah, lalu mengenal seorang teman sekelas yang akrab. Mereka sering membahas tugas belajar hingga larut malam dan tidur bersama. Gadis itu sering menempatkan sebatang kayu di tengah mereka.
Mereka berdua selalu belajar bersama dan tidak pernah berpisah. Menjalin hubungan yang sangat erat. Pria ini pasti bisa menebak bahwa temannya ini adalah seorang gadis, makanya dia sengaja melakukannya. Tidak. Mereka belajar bersama selama beberapa tahun, pria ini tetap tahu bahwa temannya adalah seorang gadis,
Tetapi gadis itu malah sudah lama jatuh cinta kepada pria itu. Pria itu dipaksa untuk menikah dengan orang lain. Setelah gadis itu mengetahui kebenaran ini, dia menolaknya dengan membunuh diri. Setelah pria itu mengetahui kenyataannya, dia baru sadar bahwa dirinya telah lama jatuh cinta kepada gadis ini, sehingga mendatangi dan menangis di depan makamnya.
Kejadian yang lebih ajaib adalah… Kabar Dunia bela diri berkata bahwa pada akhirnya mereka berubah menjadi sepasang kupu-kupu dan terbang bersama. Apakah cerita ini sangat pedih? Setelah aku mendengarnya, aku sangat menyukainya. Bahkan berturut-turut mendengarnya selama beberapa hari. Qinghong, aku tidak suka cerita ini. Cerita ini hanya terdapat kepedihan, tidak ada keindahan. Kamu tidak mengerti.
Tetapi Qinghong, apakah kamu menyadarinya? Apa? Jika dalam hati gadis ini tidak ada pria itu, seharusnya dia bisa menolak membagi kasur bersamanya, kenapa harus melakukan hal yang berlebihan? Aku tahu, di dalam hatimu ada aku. Aku sudah mau tidur, kamu tidak boleh melewati batasnya. Aku sangat tenang saat tidur. Aku juga sangat tenang saat tidur.
Yang Mulia Putri. Kak Zisu. Ini adalah sup ayam hitam poria cocos yang aku masak selama empat jam. Jika kamu sudah capek membaca, ingat meminumnya selama masih hangat, jangan sampai melukai matamu. Terima kasih Yang Mulia Putri. Menantu kerajaan tidak perlu menghiraukan aku, aku hanya ke sini untuk menemanimu.
Membaca di malam hari dengan menambahkan pewangi. Ini juga merupakan tanda cinta antara sepasang suami istri. Yang Mulia Putri, aku masih punya banyak tugas yang belum selesai dikerjakan, lebih baik kamu kembali untuk beristirahat dulu. Baik. Kalau begitu, menantu kerajaan juga harus istirahat lebih awal. Kenapa kamu tidak menepati janji? Qinghong, kamu lihat dirimu sendiri.
Bukannya kamu berkata bahwa kamu sangat tenang pada saat tidur? Aku… Apa saja yang telah aku lakukan? Tidak mungkin, kamu membohongi aku. Waktu tidur kemarin malam, kamu meninju aku dua kali dan menendang aku satu kali. Dadaku masih ada memar akibat pukulan kamu. Mau melihatnya? Waktu sudah siang, kita harus pergi bekerja. Kecewa?
Tentu saja tidak. Dasar kalian berdua yang malas, cepat keluar dan mulai bekerja! Sepatuku. Ingin kami mengerjakan apa? Sederhana, sederhana. Kamu, hari ini harus selesai memotong semua kayu ini. Kayu yang begitu banyak, mana mungkin bisa memotong semuanya? Sederhana, sederhana. Kamu membantu dia. Tidak perlu. Qinghong, uratmu baru saja disambungkan, tidak bisa bekerja berat.
Kenapa kita harus mendengarkan dia? Mari kita pergi. Jangankan uratmu sedang terluka, sekalipun tidak terluka, sepuluh kali lipat dari ilmu melayang kamu juga bukan tandingan aku. Nanti saat aku pulang, harus melihat semua kayu ini sudah selesai dipotong. Jika tidak selesai memotongnya, jangan menyalahkan aku bertindak kasar kepada kalian. Orang tua aneh, sebenarnya apa maumu?
Qinghong kamu begitu suka mendengar cerita Kabar Dunia bela diri, apakah tidak pernah dengar tentang orang dari Dunia Persilatan jatuh ke dalam keputusaan… Kebanyakan akan mengalami pertemuan ajaib. Cepat potong kayu. Jangan potong lagi, minum sedikit air dulu. Kamu menyuap aku. Kenapa kamu begitu suka orang lain yang menyuap kamu? Ayo jalan, pergi istirahat sebentar.
Ada apa? Tidak apa-apa. Coba aku lihat. Masih berkata tidak apa-apa, sudah muncul gelumbung darah karena gesekan! Kenapa orang tua itu mau menyiksa kamu? Sebaiknya jangan menebak isi hati orang hebat. Kalau begitu, apakah membiarkan dia bertindak sembarangan? Kamu mana mungkin bisa melakukan hal seperti ini? Bukankah hanya memotong kayu saja?
Menurutku, lumayan baik jika bisa menjadi pasangan suami-istri dengan Qinghong seperti keluarga petani sederhana. Kamu sudah tidak seperti dirimu yang dulu. Kamu yang ada di dalam hatiku selalu gagah dan berwibawa. Aku begitu lembut dan lemah, sejak kapan aku pernah gagah dan berwibawa? Apakah kamu masih ingat aat kita mengunjungi Cangwu,
Cao Yang dan Li Muzhong traktir kita makan. Saat itu kamu sekilas melirik aku, sorot matamu itu sangat dingin dan berwibawa, hatiku sempat merasa terkejut. Sebenarnya selama ini aku agak takut padamu. Kenapa aku tidak menyadarinya? Kamu paling tidak patuh. Sekarang aku sudah tidak gagah dan berwibawa lagi, makanya kamu tidak menyukaiku lagi, benar?
Tentu saja bukan, hanya saja… Hanya saja kamu sudah menyayangi aku. Kamu jangan membanggakan diri. Qinghong, di dalam hatiku benar-benar merasa sangat bahagia. Bagaimanapun, tanganmu ini tidak bisa memotong kayu lagi. Tidak bisa, aku harus menyelesaikan semua pekerjaan ini. Kenapa kamu harus mematuhi kata-kata orang tua aneh itu? Karena dia telah menyelamatkan kamu,
Aku sangat berterima kasih kepada dia. Tidak menyangka akan seperti ini. Kayu yang tidak seberapa ini hingga sekarang masih belum selesai memotongnya! Siapa yang mengizinkan kalian bermalas-malasan di sini? Ini sudah siang hari, bahkan penjahat yang sedang dikurung juga harus makan siang. Makan? Kalau tidak selesai memotong kayunya, jangan berharap bisa dapat makanan,
Tetap merasa lapar saja. Mohon senior jangan marah, aku segera pergi potong kayunya. Hanya saja, aku bisa tidak makan, tetapi Qinghong baru pulih dari luka yang kritis, mohon senior dapat menjaganya. Apanya yang patut dibanggakan, tidak masalah kalau tidak makan. Biarkan kamu lapar sampai mati! Qinghong, aku akan segera menyelesaikan tugas yang diberi senior kepadaku.
Tunggu sebentar. Kenapa kamu tidak marah? Kenapa aku harus marah? Aku minta kamu potong kayu layaknya seorang kuli, bahkan tidak memberi makanan kepadamu. Ayo marah. Ayo marah. Senior telah menyelamatkan Qinghong dan menerima kami tinggal di sini. Harus diketahui bahwa banyak yang mau membunuh kami di luar sana. Senior, cukup dengan tindakan ini
Sudah membuat aku sangat bersyukur, mana mungkin akan marah. Apakah otak orang ini bermasalah? Otakmu yang bermasalah, dia adalah orang yang paling pintar di seluruh Negara Xiao. Tidak hanya otak dia yang bermasalah, tubuhnya juga sedang bermasalah. Dia siapanya kamu? Dia adalah suamiku. Dengan begini, sepertinya otak kamu juga bermasalah.
Kalau tidak, mana mungkin memilih seseorang yang bodoh. Kamu… Sebenarnya apa maumu? Sederhana, sederhana. Kelihatannya harus memakai cara lain untuk memyiksa dia hingga mati. [Kediaman Menantu Kerajaan] Apakah menantu kerajaan belum pulang? Lapor kepada putri, menantu kerajaan belum kembali ke kediaman. Kalau begitu, apakah hari ini menantu kerajaan berangkat ke istana dengan kereta kuda?
Tadi pagi menantu kerajaan berangkat dengan menunggangi kuda. Apa? Apakah kalian berencana membiarkan menantu kerajaan kembali dalam kondisi hujan? Cepat sediakan kereta. Baik. Yang Mulia Putri, sebaiknya menunggu di dalam kereta dulu. Angin dan hujan di luar sangat deras, hati-hati bisa masuk angin. Tidak apa-apa, aku tunggu di sini saja. Yang Mulia Putri.
Kenapa kamu datang ke sini? Aku takut kamu kehujanan. Ayo, kita bicarakan setelah masuk ke dalam kereta. Yang Mulia Putri, beberapa hari ini tugas aku sangat banyak, selalu tidak tahu kapan bisa keluar dari istana, kamu tidak perlu menunggu aku lagi. Aku hanya takut kamu kehujanan, makanya ke sini untuk menunggumu. Kedepannya jangan begini lagi.
Aku sudah mengerti. Menantu kerajaan, sebelum keluar aku sudah menyuruh anggota memasak sup jahe. Saat tiba di kediaman, kamu segera minum sedikit supaya tidak sakit. Terima kasih atas perhatian Yang Mulia Putri. Kamu benaran baik-baik saja? Tidak apa-apa. Cukup minum sedikit sup jahe saat kembali nanti. Berjalan sejauh ini,
Ternyata hanya keliling di tempat yang sama. Kenapa kita harus kabur? Orang tua itu mau membunuhmu. Sangat mudah baginya jika dia ingin membunuhku. Orang tua itu pasti telah memasang perangkap di sini. Kalau begitu, tidak boleh kembali ke sana juga. Bagaimana? Lari saja. Aku sudah pernah berkata bahwa kalian tidak akan bisa melarikan diri.
Tidak peduli kalian lari ke mana, aku pasti bisa menangkap kalian kembali. Siapapun bisa melarikan diri, hanya orang ini harus tinggal di sini. Minggir. Qinghong. Lin Fang. Dasar orang gila! Jika mau mencelakai kami, kenapa kemarin mau menyelamatkan kami? Karena kamu membalas budi dengan dendam, maka aku akan melumpuhkan kamu lagi.