【FULL】The Moon Brightens for You EP17【INDO SUB】| iQiyi Indonesia

[Tersedia subtitle Bahasa Indonesia] The Moon Brightens for You Episode 17 Zhan Podi, serahkan buku Ilmu Pedang Tujuh Bintang, aku akan mengampunimu agar tidak mati. Kamu bermimpi saja. Mati pun tidak akan aku serahkan kepadamu. Benaran tidak meneteskan air mata jika tidak melihat kuburan. Nanti akan ada yang bisa kamu tangisi.

Anggota, bawa Zhan Qinghong keluar! Anggota! Sudah datang! Ayah, kamu baik-baik saja? Tidak perlu cemas putriku. Ayah, baik-baik saja. Kalian… Padahal barusan aku melihat Ling Fang menusukmu sekali. Memang sudah menusuk, hanya saja pisau ini ada triknya. Pasti kamu yang melakukan sesuatu, kan? Benar, aku sudah menggantikan racun yang kamu beri sejak awal.

Hari ini orang yang akan mati adalah kamu. Tergantung seberapa hebat kemampuanmu. Aku mau ambil nyawa putrimu. Pemimpin Aliansi Dunia bela diri, baik-baik saja? Aku baik-baik saja, kamu bagaimana? Zhou Bo. Zhou Bo. Zhou Bo. Zhou Bo. Zhou Bo. Zhou Bo. Zhou Bo. Kamu bertahan sebentar, aku membawa kamu pergi cari Kak Yanzhi. Cepat pergi.

Pergi? Aku… Langsung pergi begitu saja? Ayo. Zhou Bo. Kak Yanzhi, mohon kamu menolong Zhou Bo. Yanzhi. Tidak perlu merepotkan. Jangan bersedih, aku tidak ingin melihat kamu sedih. Apakah kamu bisa menjanjikan aku sesuatu untuk terakhir kalinya? Mohon memakamkan aku di sebelah Xiu, tepat di bawah bunga itu. Qinghong, harus bisa menghargai orang di sekitarmu.

Terima kasih kepadamu yang sudah menepati janji selama sepuluh tahun, terima kasih kepadamu karena telah memberitahu aku kenyataan yang berharga. Terima kasih, Zhou Bo. Zhou Bo! Zhou Bo! Zhou Bo! Zhou Bo! Zhou Bo! Zhou Bo! Kamu dan Xiu, sudah bisa setiap tahunnya melihat bunga bersama. [Makam Liu dan Xiu]

Kita harus menghargai orang di sekitar kita. Kamu baik-baik saja? Aku… Kepalaku masih agak pusing. Aku juga. Zisu, aku tidak tahu harus mulai dari mana, banyak kejadian yang telah terjadi dalam beberapa hari ini. Aku selalu tidak ada waktu luang untuk menulis surat ini kepadamu, akan tetapi, setiap harinya aku memikirkanmu.

Apakah kamu ada memikirkan aku? Ada yang berkata padaku, harus menghargai orang di sekitarku. Menurutku, kata-kata dia sangat benar. Lin Fang, latar belakang petempuran Keluarga Zhou kali ini kamu harus menceritakannya dengan jelas kepadaku, kalau tidak, aku tidak akan melepaskanmu. Baik, kuberitahu semuanya kepadamu. Kakak Zhan,

Putrimu dan Pemimpin Aliansi Lin saat ini sedang dalam bahaya. Kenapa bisa begitu? Kenapa kami harus percaya padamu? Pemimpin Aliansi Lin menyuruhku bertanya padamu, apakah kodok emas baik-baik saja? Ini kode rahasia kesepakatan antara aku dan tuan muda, dia memang orang yang dipercayai oleh tuan muda. Sebenarnya apa telah terjadi? Sederhana sekali, mau minta bantuanmu.

Silakan cerita. Bekerja sama dengan dia, membunuhmu untuk membalas dendam. Begitu saja, selesai menyampaikan kata palsu. Mari kita bercerita kata asli. Boleh bercerita kata asli. Misalnya kamu orang Negara Yan Barat. Bagaimana kamu bisa tahu? Hanya orang Negara Yan Barat yang suka saling menyentuh hidung, untuk menyampaikan perasaan sukanya.

Kalau di Negara Xiao, kami tidak begitu. Semenjak di perjamuan, kamu sudah tahu bahwa aku bukan Zhou Bo yang asli. Kalau bagian ini tidak susah menebak, karena Zhou Bo yang asli pernah mengundangku ke sini sepuluh tahun yang lalu, maka kedatanganku kali ini bukan demi bekerja sama tetapi tepati janji.

Kamu sama sekali tidak ada reaksi terhadap tanda janji ini, serta tidak begitu perhatian sama aku. Saat perjamuan, hanya fokus memamerkan dirimu kepada Qinghong, ditambah lagi dengan kebiasaan Negara Yan Barat kamu, maka aku tahu bahwa kamu bukan Zhou Bo yang asli. Jika pemikiran aku tidak salah, di atas bahumu ada tato kepala serigala.

Kamu orang Negara Yan Barat, melepas dari Zhong hanyalah sebuah alasan. Sebenarnya apa tujuanmu? Untuk sekarang ini, tujuan kita sama, musuh kita adalah orang yang sama. Apa maksud dari kata ini? Karena, aku mau mengambil nyawa Zhong Buming, kamu juga demikian. Orang yang membunuh ayahmu adalah Tiga Iblis Neraka. Apa buktinya? Bukti yang kamu cari,

Ada di dalam. Kamu sudah tahu bahwa Zhou Bo ini palsu, tapi malah tidak memberitahu aku! Membuat aku khawatir setengah mati, apakah kamu merasa aku ini sangat konyol? Aku tidak berpikir demikian. Kamu pasti sambil bertengkar denganku, sambil menganggapku sebagai orang bodoh. Ling Fang, hari ini kamu harus minta maaf kepadaku.

Pelindung Zhan, aku telah membuatmu mencemaskan aku, mohon maaf. Baiklah, kalau begitu… Aku juga minta maaf kepadamu, seharusnya aku tidak menamparmu, mohon maafkan aku. Pemimpin Aliansi Dunia bela diri, pertempuran semalam telah melelahkan semua orang, bagaimana kalau beristirahat lebih awal? Pendekar Zhan, Nyonya Zhan, mohon kalian istirahat lebih awal, aku izin pamit dulu.

Kita pergi istirahat juga. Ayah, kenapa awalnya kalian sudah sepakat tetapi hanya tidak memberitahu aku? Menurutmu, kira-kira kenapa? Pastinya takut aku akan membocorkannya. Sudah tahu masih saja bertanya. Bisa saja tidak, aku sangat cemas saat dikurung di taman bunga, takut Ling Fang membunuhmu karena hasrat sesaat. Walau memberi Ling Fang seribu tangan tambahan,

Dia juga tidak akan mampu membunuhku. Tidak tentu, dia itu banyak siasat, bisa saja kamu terperangkap. Sebenarnya menurut Ling Fang, kamu tidak akan membocorkannya, hanya saja dia tidak mau kamu mengalami bahaya. Bagaimana kamu bisa tahu? Karena aku juga demikian. [Penguasa sungai pergi ke laut dan Qingzhou…] Lapor kepada nona,

Jenderal Xiahou Ying berkunjung ke sini. Xiahou Ying? Benar. Kamu bawa dia ke ruang obat dulu untuk menunggu sebentar, aku segera ke sana. Baik. Jenderal Xiahou. Nona Wen. Tempat ini sangat berantakan, mohon Jenderal Xiahou jangan keberatan. Nona Wen tidak perlu sungkan, ruang obat berfungsi untuk menata dan membuat obat,

Jadi memang tidak perlu terlalu rapi. Aku datang mencarimu karena butuh bantuan. Baik. Ada masalahmu yang bisa aku bantu? Aku mau menceritakan sesuatu kepadamu, tetapi kamu jangan sampai membocorkannya, mohon nona harus merahasiakannya. Tenang saja Jenderal Xiahou, Wen Ruo pasti akan merahasiakannya. Pemimpin Aliansi Dunia bela diri terkena sejenis racun yang tidak diketahui,

Racun ini dari nadi jari kelingking menyebar hingga nadi ketiak, perlahan-lahan naik menuju nadi jantung. Setiap tidak bisa mengendali emosi sendiri maka racunnya mulai bekerja, saat lagi kambuh jantung merasakan kesakitan yang dahsyat serta tubuhnya tidak berdaya. Nona Wen banyak membaca buku ilmu tabib, apakah tahu racun apa itu? Kambuh berdasarkan keadaan emosi…

Racun ini sangat langka, Wen Rou bahkan tidak pernah mendengarnya. Kalau begitu, apakah ada tanda dari tubuh pasien ini? Contohnya terjadi perubahan di tubuh. Ada, racun ini berada di lengan kiri Lin Fang menampilkan sebuah bercak darah, tidak menghilang dalam waktu yang lama bahkan menaik dengan pelan,

Sekarang ini telah berjalan dari nadi jari telunjuk hingga nadi pergelangan tangan. Jika mencapai nadi ketiak maka akan kehilangan nyawa. Nona Wen, kamu harus menyelamatkan nyawa Pemimpin Aliansi Dunia bela diri. Untuk sementara aku tidak berani menjanjikan apapun padamu, bagaimanapun masih belum tahu asal racun ini, aku perlu melakukan penyelidikan selama beberapa hari

Baru bisa mendapat obat yang tepat. Kalau begitu telah merepotkan Nona Wen, hamba izin pamit dulu. Tunggu. Jenderal Xiahou, apakah kamu tidak sadar hari ini aku agak berbeda? Ini aku kembalikan kepadamu. Walau saat terakhir kali ketemu, sudah memberi jawaban sesuai isyarat dari kamu. Tetapi ada kata yang harus aku sampaikan saat bertemu secara langsung

Supaya lebih jelas, supaya menghindari kesalahpahaman lain. Ini apa? Nona Wen, kamu baru memasuki masa awal dewasa dan belum berkarya, tepat di puncak masa muda, tetapi aku sudah berumur empat puluhan. Untuk menghindari nona melangkah ke tahap yang salah, aku harus menolak pengakuanmu dengan mutlak. Tidak ada kemungkinan antara kita berdua,

Jika ada yang kurang sopan, mohon nona dapat memaafkan. [Batu giok menghilang selamanya tanpa satu kata pun, kaktus berbunga merah menandakan hati tuan sama seperti hatiku] Bukan aku yang memberikan kertas puisi ini untukmu. Tidak mungkin, jelas-jelas ini terselip bersama kue yang kamu berikan padaku. Bagaimanapun, aku sudah menyampaikan kata-kataku,

Yang penting Nona Wen sudah mengerti. Tunggu dulu, kertas puisi ini dari orang lain, jadi yang kamu tolak itu pengakuan orang lain, tidak ada kaitannya sama aku. Aku tidak menerima penolakanmu, maka aku akan anggap aku tidak tahu apapun. Coba kamu pikir, kamu mengira aku yang memberi kertas puisi ini kepadamu, sehingga selalu membawanya.

Sekarang aku memberimu sachet yang benar-benar buatan aku untuk menggantikannya. Aku tidak bisa terima. Jika kamu tidak menerimanya, maka aku tidak akan mengobati penyakit Pemimpin Aliansi Dunia bela diri, aku adalah orang sangat rasional. Aku menerima sachet ini, masalah Pemimpin Aliansi Dunia bela diri kuserahkan ke Nona Wen. Dalamnya berisi tumbuhan obat, membantu menyegarkan otak.

Kakak, kemarin telah berlutut sepanjang hari, kamu baik-baik saja? Kamu sudah mendengarnya? Kakak Qinghong yang memberi ini kepadamu? Gantungan ini juga dia yang buat sendiri, menyampaikan perasaan sejati di bawah bulan, giok indah menentukan hubungan seumur hidup. Walau sementara ini ibu dan ayah tidak setuju, tetapi aku percaya aku pasti bisa meyakinkan mereka,

Aku tidak akan menyerah untuk bisa bersama Qinghong. Kakak, sebenarnya… Aku… Ada yang mau aku ceritakan kepadamu. Masalah apa yang membuatmu sulit menyampaikannya. Kalau kamu memang suka sama Kak Qinghong, sebaiknya kamu menjelaskannya ke pihak Yang Mulia Putri Hua Yao. Apa yang lagi kamu katakan? Ayah dan ibu tidak mengerti,

Kenapa kamu juga ikut salah paham. Aku tidak salah paham. Takutnya, dia salah menangkap maksud dari kamu. Ini apa? Ini terselip di dalam kotak makanan dari Yang Mulia Putri Hua Yao. Seharusnya ini untuk kamu, tetapi ada yang salah mengambilnya. Hal apa yang disembunyikan batu giok Ruyi, seberapa banyak yang diketahui oleh keindahan musim semi.

Batu giok menghilang selamanya tanpa satu kata pun, kaktus berbunga merah menandakan hati tuan sama seperti hatiku. Kakak, demi menghindari kesalahpahaman yang tidak diperlukan, sebaiknya kamu menjelaskannya kepada Yang Mulia Putri. Kak Zisu, kue giok tujuh warna yang aku berikan padamu, enak tidak? Rasanya lumayan bagus. Jadi… Kamu suka makan yang warna apa?

Kue buah persik merah, enak sekali. Gawat. Ada apa? Warna ini lumayan bagus. Lapor kepada Yang Mulia Putri, Tuan Muda Wen minta izin untuk bertemu. Cepat persilakan. Hormat kepada Yang Mulia Putri, ada yang harus aku sampaikan kepadamu. Kakak Zisu, kedatanganmu tepat sekali, cepat lihat, kamu suka kain yang mana? Yang Mulia Putri,

Kali ini Wen You ke sini untuk menjelaskan sesuatu. Ada apa? Kalian pergi dulu. Aku sudah tahu jawaban dari kamu. Yang Mulia Putri, jika sebelum ini kelakuan dan perkataan aku telah membuat Yang Mulia Putri salah paham, mohon Yang Mulia Putri maafkan aku. Salah paham? Mohon maaf? Kakak Zisu, apa yang lagi kamu katakan?

Kertas puisi ini baru hari ini aku membacanya. Aku salah mengambil dua kotak kue giok tujuh warna yang kamu kirim ke kediaman Wen, kotak yang diambil aku tidak ada kertas puisi di dalamnya. Aku pilih kue warna merah, bukan karena aku memilki perasaan terhadapmu. Apa? Tetapi Kakak Zisu, kenapa saat aku bertanya

Warna apa yang merupakan kesukaanmu, kamu menjawab merah. Lalu kenapa juga memberitahu aku kue warna merah yang enak? Membalas Yang Mulia Putri, karena aku adu pedang sama Qinghong dan aku kalah dari dia, janji berjanji memberi dia kue Baiyun. Kebetulan, kamu mengirim dua kotak kue giok tujuh warna, maka… Kakak Zisu,

Kamu tidak perlu menjelaskannya lagi. Yang Mulia Putri, kita main bersama sejak kecil, bertumbuh besar bersama, tetapi aku selalu menganggapmu sebagai adik. Aku sama sekali tidak pernah berpikiran lebih, juga tidak berani melewati batasan. Tetapi, aku sangat tulus terhadapmu, apakah kamu tidak pernah merasakannya? Yang Mulia Putri, aku tidak tahu harus bagaimana menjelaskannya kepadamu,

Di dalam hatiku hanya ada Qinghong, aku hanya menyukai dia. Aku tidak akan menikah dengan siapapun. Tetapi kamu hanya bisa menikah denganku. Apa? Ayahanda sudah memberi dekret untuk menikahkan kita berdua. Yang Mulia Putri, tidak boleh begitu! Dekret raja akan diumumkan dalam beberapa hari ini, kamu dan aku sudah tidak ada pilihan. Yang Mulia Putri,

Mohon Yang Mulia Putri meminta raja menarik kembali dekret itu. Lancang! Bagaimana Yang Mulia Putri bisa menyampaikan perkataan seperti itu sendiri. Yang Mulia Putri, dekret belum diturunkan, hal ini masih bisa ditarik kembali. Kakak Zisu, kamu mau membuat aku berada di keadaan yang memalukan seperti apa? Apaka kamu tahu?

Saat kamu memberitahu aku bahwa kamu suka kue yang berwarna merah, betapa bahagianya aku pada saat itu? Setiap harinya aku memikirkannya, menunggu, berharap atas kepulanganmu, aku kira saat kamu pulang kita sudah bisa… Tetapi, kamu malah memberitahu aku tentang semua ini karena aku bergairah sendiri, aku yang cinta sepihak. Yang Mulia Putri,

Wen You kurang bertalenta dan mendapat apresiasi dari Yang Mulia Putri, Wen You sangat berterima kasih. Aku tidak mau rasa terima kasih darimu, aku tidak perlu rasa terima kasih darimu! Tuan Muda Wen, mohon menjawabnya dengan cermat. Dengan status Yang Mulia Putri yang mulia, kamu bisa dipilih menjadi pasangan Yang Mulia Putri

Adalah keberuntunganmu dari kehidupan sebelumnya. Kecintaan Yang Mulia Putri, Wen You mengaku tidak layak menerimanya, mohon Yang Mulia Putri memikirkannya dengan saksama, jangan membuat keputusan yang membuat kita menyesal seumur hidup. Kamu… – Yang Mulia Putri! – Yang Mulia Putri! Yang Mulia Putri! Pemimpin Aliansi Lin, pertemuan kita kali ini telah mengabulkan keinginan besar ayahmu.

Kita berpisah di sini saja. Dalam dunia yang luas ini, sampai ketemu lagi di kesempatan lain. Kenapa Senior Zhan begitu terburu-buru untuk pergi? Malasah Linzhou sudah selesai, aku masih mau banyak bertanya tentang masalah dulu kepada Senior Zhan. Kenapa begitu terburu-buru untuk pergi dan tidak tinggal lebih lama, apakah kamu begitu tidak suka sama aku?

Kamu juga tahu sifat ayahmu yang suka santai dan jauh dari orang, hanya suka sama suasana alam. Jika terlalu lama di penginapan kota ini, dia merasa bosan. Benar, adik seperguruan. Guru dan ibu perguruan sudah lama tinggal di pegunungan, ingin turun dari gunung dan berjalan-jalan ke berbagai tempat, mohon pengertian dari adik seperguruan. Adik seperguruan,

Kami bersama guru dan ibu perguruan pergi berjalan-jalan dan mencoba makanan di berbagai tempat. Aku juga mau pergi, ini tidak adil. Kalau begitu Kakak Lan, kita pergi bersama. – Tidak boleh. – Tidak boleh. Tidak pergi saja. Kedepannya aku membawa kamu pergi. Siapa yang mau? Ayah, ibu, kenapa aku merasa kalian menyembunyikan sesuatu dari aku?

Kami tidak mungkin menyembunyikan sesuatu dari kamu. Oh iya, Pemimpin Aliansi Lin, jika kedepannya ada kesempatan, mohon harus ikut Hong berkunjung ke kediaman Keluarga Zhan untuk bertamu. Benar, menanti kedatanganmu. Jika Pemimpin Aliansi Lin datang, aku pasti membuatmu mencoba masakan khas kediaman kami, anggrek jiwa es ditumis bersama daging babi asap. Kalian keterlaluan sekali,

Kenapa tidak memberiku makan itu. Nona, tuan dan nyonya memperlakukan Pemimpin Aliansi Dunia bela diri bagaikan menantu mereka sendiri, kamu jangan mengeluh lagi. Cuma bisa menyalahkan dirimu tidak pandai memilih pasangan yang sesuai selera umum, selera aku sama dengan tuan dan nyonya. Apa maksudnya? Hong, kami sudah mau berangkat, sebagai pelindung,

Kamu berjaga di sisi Pemimpin Aliansi Dunia bela diri, harus bisa mejalani tugasmu dengan baik. Jangan merajuk, jangan sembarangan mengambil resiko, selalu mendengarkan kata Pemimpin Aliansi Dunia bela diri, pastikan selalu mengutamakan keamanan. Ayah, aku tidak rela melihatmu pergi. Hong, jangan bersedih, percaya sama ibu, tidak lama lagi kita akan bertemu kembali.

Mohon kedua senior untuk tidak terlalu cemas, aku pasti akan menjaga Qinghong dengan baik dan menjamin keamanan dia. Aku mengantar kalian semua, perjalanan masih panjang di Dunia Persilatan ini, sampai jumpa lagi. Sampai jumpa lagi. Minta aku jangan mengacaukannya, ujung-ujungnya malah kamu yang menggagalkan urusan ini. Ilmu pedangnya tidak berhasil diambil, kan?

Bahkan kehilangan tempat pertemuan Balai Wei Wu. Kali ini bos datang, harusnya akan menurunkan peringkatmu menjadi peringkat ketiga. Jadi… Jadi aku akan menjadi Feng dengan peringkat kedua. Kamu… Bermimpi. Lagi bercerita apa? Bos! Aku mudah ketakutan, kamu jangan menakuti aku dengan cara seperti itu, tidak perlu pamer juga walau ilmu melayangmu bagus.

Kakak pertama, kamu sudah datang. Bos, kali ini manusia racun tua ini telah melakukan kesalahan yang besar. Tidak hanya ditipu oleh Ling Fang mereka, bahkan kehilangan tempat pertemuan Balai Wei Wu di Keluarga Zhou. Apakah kali ini kita harus memberi dia pelajaran? Adik kedua, hasil kerjamu bagus. Kerja… Kerjanya bagus? Bukan, bos…

Apakah karena sudah lama memakai topeng, jadi suaramu menjadi tidak jelas saat bicara? Cuaca begitu panas, aku membantumu untuk melepaskannya, supaya tidak sesak napas. Tidak menyenangkan, tidak menyenangkan. Tidak apa-apa kalau tidak mau, tidak perlu begitu kejam. Kembali ke topik utama. Kakak pertama, perhitungan Anda memang tepat, segalanya berjalan sesuai rencanamu. Apakah ada yang ketinggalan?

Semuanya berjalan lancar. Hanya saja, tidak menyangka ada penyerangan balik Zhou Bo di saat terakhir. Tetapi Anda tenang saja, aku sudah membunuhnya. Tidak masalah, semua ini tidak penting. Bagaimana dengan pihak Zhan Podi? Anda tenang saja, semuanya berjalan lancar. Berhenti. Apa… Apa yang dimaksud dengan pihak Zhan Podi? Bos, apa yang lagi kalian bahas?

Kenapa aku tidak mengerti setelah mendengarnya? Pergi, pergi, pergi. Kakak pertama, bagaimanapun bocah Ling Fang itu tidak akan mengira bahwa kehilangan Keluarga Zhou dan meninggalkan Balai Wei Wu, semua ini di dalam rencana kakak. Zhan Podi pastinya tidak bisa melarikan diri dari genggaman kita. Bos, menyerahkan Balai Wei Wu dengan begitu saja?

Melakukan sesuatu yang besar harus tinggalkan sesuatu pada saat yang diperlukan. Dibandingkan dengan Ilmu Pedang Tujuh Bintang, semua ini tidak penting. Perkataan kakak pertama memang benar. Sekarang obatnya hanya kekurangan dendrobium berkulit besi, kali ini harus merepotkan Jenderal Xiahou menemani aku untuk memetik obat. Aneh sekali, dendrobium berkulit besi ini memang agak susah dapat,

Tetapi tidak termasuk langka, kenapa semua toko obat di Jun’an tidak menjual obat ini? Mungkin hanya kebetulan saja. Aku hanya takut akan menunda pengobatan penyakit Wenxuan. Jenderal Xiahou tenang saja, obat ini aku buat sesuai petunjuk dari gulungan ramuan Guru Jian Ling. Walau tidak bisa menyembuhkan penyakitnya secara menyeluruh, tetapi bisa meredakan pengaruh penyakit.

Jika ini merupakan obat dari kakak seperguruan, pastinya bisa menyembuhkan penyakit secara menyeluruh. Jenderal Xiahou. Maaf. Apakah ini dendrobium berkulit besi? Benar. Bagus sekali. [Ruang Obat] Jenderal Xiahou, duduk. Karena sudah menemukan dendrobium berkulit besi, maka harus secepatnya membuat obat untuk penyakit Wenxuan. Terima kasih kepada Jenderal Xiahou telah menemani Wen Rou memetik obat,

Minum teh dulu, istirahat sejenak. Baik. Nona, kedatangan sekumpulan pemilik toko obat di aula depan yang katanya mau menagih utang, tuan sangat marah, minta kamu segera kembalikan semua dendrobium berkulit besi yang ada di gudang. Jenderal Xiahou, aku… Kamu dengarkan penjelasanku. Mohon Nona Wen untuk segera membuat obat.

Menyelamatkan nyawa seseorang merupakan kebaikan yang maha besar. Mohon tidak menganggapnya sebagai sesuatu yang sepele, hamba izin pamit dulu. Jenderal Xiahou, kamu jangan marah, dengarkan penjelasan aku. Mau menjelaskan apa? Menjelaskan bahwa kamu membeli semua dendrobium berkulit besi supaya persediaannya kelihatan habis, lalu menemani aku pergi mengumpulkan obat. Tujuannya demi bisa berduaan sama aku

Atau berdasarkan keinginan pribadimu. Apakah kamu tahu ada yang nyawanya terancam karena kekurangan obat? Kamu sebagai seorang tabib, mana boleh mengabaikan nyawa manusia seperti ini? Aku tidak ada seperti itu, aku sedang fokus membuat obatnya. Kamu sudah berkali-kali mempermainkan aku, menyenangkan ya? Aku tidak mempermainkan kamu, aku benar-benar menyukaimu. Diam!

Aku tidak mau lagi mendengar kata-kata sembrono seperti ini. Aku bukan sembrono. Aku ini berani! Berani menunjukkan ketulusanku. Gadis muda seperti kamu, bagaimana mungkin bisa paham tentang ketulusan. Bagi kamu, aku hanyalah pakaian mewah yang harus dimiliki olehmu. Tidak. Aku tahu, ketulusan itu harus menyukai seseorang dari lubuk hati dan selalu memikirkannya setiap saat.

Kamu mengerti? Kalau kamu mengerti, kamu berani melakukan pengorbanan? Kekanak-kanakan. Nona Besar Wen, jika orang dewasa memberi ketulusannya, maka akan menjadi seperti ini, kamu menyukainya? Xiahou Ying, kamu lepaskan aku. Bukannya kamu menyukai ini? Aku bertindak sesuai keinginanmu. Jika gadis ini masih tidak lari, takutnya aku tidak sanggup lanjut bersandiwara. Kakak. Kamu mau ke mana?

Kamu mau pergi mencari Nona Zhan? Benar. Kondisi sudah seperti ini, aku terpaksa harus pergi. Apakah kamu telah memikirkannya dengan saksama? Jika kamu pergi, maka akan kehilangan semuanya. Apakah kamu siap meninggalkan segalanya demi Nona Zhan? Benar, aku sudah memikirkannya. Jika kehidupanku tidak ada dia, maka kehidupanku kehilangan segala makna. Aku mendukungmu.

Kakak, sepertinya aku telah menyebabkan masalah besar. – Ada apa? – Aku… Sepertinya dia berubah total. Jenderal Xiahou? Benar. Apa yang terjadi? Aku tidak pernah melihat keadaan kamu yang bingung seperti ini. Rou, kalau kamu tidak mau menceritakannya, maka aku tidak akan bertanya. Tetapi kamu harus tahu, jika kamu memang telah menyukai seseorang dengan tulus,

Maka harus bisa mempertahankannya. Tetapi sepertinya aku telah membuat dia marah. Kalau begitu, kamu harus meminta maaf kepada dia. Walau Jenderal Xiahou kelihatan tegas, tetapi nyatanya sangat ramah dan pengertian. Dia adalah orang yang lembut, selama kamu meminta maaf kepada dia dengan tulus, aku percaya bahwa dia tidak akan mempersulit kamu. Baik, aku mengerti.

Kalau begitu, semoga kamu juga bisa mempertahankannya. Tuan muda, apakah ini barang yang Zhou Bo ingin serahkan kepadamu? Apa? Fang tertangkap? Fang! Fang! Fang! Fang! – Fang, kamu di mana… – Fang. Gu Yue, kamu… Kakak pertama. Kakak pertama, kamu serahkan buku Ilmu Tujuh Pedang Bintang kepadaku, aku menjamin keselamatan kamu dan anakmu. Zhong Buming.

Wang Bucheng. Tiga Iblis Neraka. Lin Xiaotian, sudah lama mendengar kehebatan Ilmi Pedang Tujuh Bintang. Hari ini kami bertiga mau melihat kehebatan dari Ilmu Pedang Tujuh Bintang. Mau membuat aku keluarkan ilmu pedang, supaya kalian bisa ambil kesempatan untuk mempelajarinya? Kamu tidak pernah melakukan sesuatu secara diam-diam, kami terus terang merebutnya.

Kalau begitu, ayo ke sini untuk merebutnya. Hanya merebut buku ilmu pedang saja, kamu jangan membunuh dia. Kalian berdua pelan sedikit. Jika orangnya mati, maka akan kehilangan buku Ilmu Pedang Tujuh Bintang juga. Kakak pertama. Kakak pertama, mereka sudah menyusul. Mundur. Pemimpin Aliansi. Pemimpin Aliansi Dunia bela diri.

Pemimpin Aliansi Dunia bela diri! Pemimpin Aliansi Dunia bela diri! Bunuh! Bunuh! Bunuh! Lindungi Pemimpin Aliansi Dunia bela diri! Lindungi Pemimpin Aliansi Dunia bela diri! Jaga buku jurus pedang dengan baik, serahkan ke Pemimpin Aliansi Dunia bela diri selanjutnya. Pemimpin Aliansi Dunia bela diri, kami segera menyelamatkan kamu pergi dari sini. Jenderal Zhan,

Harus mengutamakan kepentingan umum. Dunia bela diri Jiang Dong, kedepannya harus serahkan kepadamu. Pemimpin Aliansi Dunia bela diri! Pemimpin Aliansi Dunia bela diri! Jenderal Zhan! Pemimpin Aliansi Dunia bela diri! Bunuh! Bunuh! Bunuh! Lindungi Fang. Bunuh! Bunuh! Bunuh! Bunuh! Bunuh! Bunuh! Pemimpin Aliansi Dunia bela diri! Pemimpin Aliansi Dunia bela diri! Tuan muda.

Tuan muda, kamu kenapa? Tuan muda. Kamu cepat menciumnya, ingat jangan sampai emosional. Cepat menggunakan obat ini untuk meredakan kesakitan. Kesakitan aku pada saat ini, jauh lebih ringan dibandingkan kesakitan yang dialami ayahku. Saat beliau meninggal masih saja mencemaskan aku.