【FULL】Something Just Like This Eps 39【INDO SUB】| iQiyi Indonesia
[Tersedia subtitle Bahasa Indonesia] [We are Young] [Episode 39] Haters, mata-mata, barang imitasi, pemblokiran akun, sekarang juga mencuri desain Kakak kelima. Sebenarnya hal licik apa yang tidak bisa kamu lakukan? Sebelumnya aku pernah sekali mencari Kakak kelima. Sebenarnya aku bisa melihat di dalam hatinya sangat menginginkan hal ini. Dan sebelumnya aku juga pernah mengatakan kepadamu
Menyuruhmu untuk melakukannya. Meskipun sedikit disesali tidak berhasil, tapi aku ingin memperbaiki penyesalan ini. Awalnya berharap kamu senang, tapi sekarang tampaknya tidak ada harapan lagi. Baiklah, marah juga boleh. Aku merasa kamu sungguh terlalu konyol. Aku tidak pernah melihat seseorang bisa mengatakan hasil curian karya orang lain dengan begitu merasa benar.
Barang yang tante suruh aku bawakan sudah aku bawakan. Di tanganku memiliki bukti konklusif [produk imitasi yang kamu berikan kepada kami saat Nov.11th.] [Aku tidak pernah melihat seseorang] [bisa mengatakan hasil curian karya orang lain] [Halo.] [Halo, silahkan berbicara] Halo, aku ingin melaporkan persaingan tidak sehat. Perusahaan itu adalah Cloud Streaming.
Gaun kemeja putih seperti ini. Ia adalah… Ia mempunyai sebuah desain ikatan simpul yang sangat cantik. Benar, di bagian lengannya ada sebuah lubang, kalian semua bisa lihat. Yaitu… [Akun live diblokir] – Apa yang terjadi? – Coba pergi lihat. – Ayo. – Coba pergi lihat. Ada apa? akun diblokir. Apakah akunmu diblokir?
Benar, saat live tiba-tiba diblokir. [Akun live diblokir] Benar. Kemari! Semuanya, semuanya. Ayo, ayo, ayo! Jangan panik, ayo, ayo, ayo. Kemari dulu, dengarkan aku bicara. Keadaan ini terjadi sangat mendadak, aku juga baru tahu masalah pemberhentian live. Tapi aku rasa di hadapan kita masih ada hal yang lebih serius. Des.12th segera datang,
Setelahnya masih ada festival lampion, setelahnya lagi juga ada serangkaian promosi. Kita tidak boleh bertindak ceroboh. Aku akan pergi bernegosiasi dengan platform. Aku percaya, pemberhentian live kali ini tidak akan lama. Aku dengar pemblokiran akun seperti ini setidaknya harus tiga bulan, apakah ini bisa diselesaikan? Wenwen, bukankah kamu ini sengaja menakuti orang lain? Semuanya,
Saat aku membawa kalian semua kemari bukankah sudah menjanjikan tidak sedikit hal kepada kalian? Aku sudah memenuhinya satu per satu, kan? Sekarang perusahaan mengalami sedikit kesulitan, kita tidak boleh mundur, kan? Kesulitan ini juga harus ada batas waktunya bukan? Tiga bulan itu terlalu lama, apalagi tiga bulan perusahaan live. Benar, kalau menyuruhku menunggu tiga bulan
Tanpa pemasukan, itu tidak bisa. Selama masa pemberhentian live gaji tetap dibagikan seperti biasa. Kalian berdua juga. Ada hal apa yang tidak bisa dibicarakan secara langsung? Dibicarakan saja. Kak Mao. Itu… Ada banyak hal yang ingin Kakak kelima beritahu kepadamu. Kalian berbincang dulu. Berbincang dengan baik.
Aku masih ada pesanan besar ratusan juta yuan harus ditangani, aku pergi menelepon dulu, sungguh sibuk. – Cepat, cepat, cepat. – Xixi. Kamu cepat pergi. Itu… Nanti aku dan Jiang Zheyang mau live lagi, proyek Teng mulai dijalankan lagi. Kamu sudah marah denganku, kan? Maaf. Aku terus memikirkan produkku tidak memikirkan perasaanmu,
Otakku yang sudah sakit, aku kurang peka. Kamu jangan pukul meja, pukul saja aku. Kamu jangan marah. Semuanya sudah berlalu. Maaf. Tidak boleh melakukan hal ini, [Surat pengunduran diri] bukankah ini sama saja menginginkan nyawaku? Kalau begitu nanti aku telepon kamu lagi, aku tiba-tiba ada masalah di sini. Xiao Xiao.
Kamu di saat ini mengatakan kepadaku ingin mengundurkan diri? Kamu adalah penyiar utama perusahaan, 40% jumlah popularitas perusahaan semuanya ada padamu. Kalau kamu pergi, apakah aku masih bisa mempertahankan orang lain? Direktur Chen. Masalah pemblokiran akun kali ini cukup serius, platform tidak akan membuka blokir dalam waktu singkat. Tiga bulan tidak live,
Apakah kamu tahu berapa kerugianku? Xiao Xiao, kalau kamu membicarakan kerugian denganku, maka aku juga akan mengatakan kepadamu. [Portofolio] Coba kamu lihat. Setiap lembar kertas ini adalah koneksi, dana, dan tenaga yang dihabiskan oleh perusahaan demi mendidikmu menjadi penyiar utama. Sekarang kamu mengatakan ini kepadaku, bukankah kamu sangat tidak memiliki manusiawi, Xiao Xiao? Direktur Chen.
Aku juga ingin menemanimu melewati kesulitan, aku masih mempunyai seorang anak untuk kuhidupi. Pengeluaran setiap hari tidak berhenti, hanya dengan gaji subsidimu yang sedikit itu, masih tidak mencukupi uang susuku. Aku masih mempunyai banyak kontrak produk orang tua-anak. Kalau tidak live selama tiga bulan, uang denda Anda ini tidak bisa terhitung.
Aku pergi ke perusahaan live yang baru masih bisa menjual produk-produk ini lagi, kamu juga bisa mengurangi sedikit kerugian bukan? Karena tidak bisa membicarakan tentang perasaan, kalau begitu kita bicarakan juga masalah uang denda. Kamu berencana bagaimana membayar uang denda kepadaku? Anda tenang saja, bagian hukum perusahaan baruku akan datang membicarakannya dengan Anda.
Apa yang dihebatkan?! [Edisi perilisan konsep merek Jiang Zheyang] [Penjualan eksklusif RUI Live] [Teng] Halo semuanya, sudah lama tak berjumpa. [Teng] Hari ini aku dan Kakak kelima akan membawakan sebuah kabar untuk kalian semua. Kakak kelima. Halo semuanya, aku adalah Kakak kelima. Beberapa waktu lalu pakaian seri Teng kami muncul beberapa masalah pada saat penyiaran,
Hari ini kami datang untuk klarifikasi. Yang ada di tanganku adalah hak paten seri Teng yang dibagikan departemen negara terkait kepadaku, [Live ruangan Kakak kelima] kami tidak memplagiat. Seri Teng kami sungguh merupakan produk sebelumnya Kakak kelima yang elemen jahitan jenis denim ini [sudah kami perbaiki,] [benar tidak Kakak kelima?]
Kali ini benar-benar tepat waktu sekali. Sebenarnya aku merasa teman-teman dan penggemar sekalian bisa meletakkan perhatian ini pada produk Kakak kelima. Contohnya baju yang aku pakai hari ini adalah salah satu produk seri Teng buatan Kakak kelima. Aku merasa sangat nyaman, ini adalah sebuah sweter. [Hebat sekali! Tidak perlu diragukan lagi.]
Ia termasuk bahan katun linen. [Menebarkan bunga untuk Kakak kelima!] Untungnya terkejar gelombang pembelian terakhir sebelum tahun baru imlek. Benar-benar berterima kasih pada Tuhan. Intinya kali ini untungnya ada Jiayun. Aku sungguh tidak tahu Chen Lang sebenarnya sudah menyadari hati nuraninya atau membalas jasa, bisa-bisanya mengembalikan hak paten kepada kita. Aku berharap kedepannya Chen Lang
Bisa membawa Cloud Streaming berjalan di perjalanan bisnis yang benar dan sesuai hukum. Aku dengar Xiao Xiao akan membatalkan kontraknya dengan Cloud Streaming, dan juga banyak sekali orang berencana untuk pergi. Tidak tahu apakah Chen Lang bisa melewatinya atau tidak. Lagipula ini adalah berbisnis. Saat lagi lancar sama dengan membentang daratan, saat sedang tidak lancar
Akan menderita dan ditindas semua orang. Kita tidak boleh melihat sisi jeleknya saja. Masalah kali ini meskipun sangat menyebalkan, tapi juga sedikit membantu kita untuk meningkatkan jumlah perhatian. Tapi rencana pra penjualan lebih penting. Yang pertama, menuruku harus cepat. Mumpung tingkat popularitas kita masih belum menurun, segera menjual secara online. Yang kedua adalah harus tepat,
Kita harus menargetkan klien. Setelah melewati setiap putaran penjualan, kita perlu mengumpulkan data dan analisis dari klien. Harus lakukan dengan baik setiap langkah setelah penjualan. Mendukung. Oh iya, dua hari ini aku belum sempat membereskan, maaf, ya. Duduk saja. Direktur Chen, tidak disangka kamu sudah sampai seperti ini, sampai tinggal di kantor.
Tinggal di kantor lumayan baik, lebih baik daripada tinggal bersama dengan babi, sapi, kambing. Tempat tinggalku saat kecil, atasnya adalah rumah orang, bawahnya adalah kandang babi, atas dan bawah terhubung. Tidak pernah melihatnya bukan? Tidak disangka latar belakangmu juga tidak mudah. Pantas saja selalu ketakutan melakukan sesuatu, tidak seperti direktur Duan kecil begitu berbesar hati.
Bagaimana aku menjadi ketakutan melakukan sesuatu? Kalau harus mengatakan seperti itu, maka kamu adalah orang licik yang kejam. Kalau begitu mengapa aku mendengar bahwa dulunya saat kamu mengalami kesulitan, direktur Duan tua yang membantumu. Tapi akhirnya, bagaimana kamu membalas direktur Duan tua, bagaimana juga kamu membalas Duan Ran dan Qian Xixi?
Aku juga tidak berhutang apapun kepada Duan Ran dan Qian Xixi, Duan Shengyun yang terlebih dahulu jahat kepadaku. Apakah aku perlu menceritakan ini kepadamu? Sebaliknya kamu, Huang Ya adalah teman baikmu, kan? Kamu juga mempergunakannya sebagaimana kamu harus mempergunakannya bukan? Kalau aku bilang yang paling beracun adalah kamu. Aku juga tak berdaya.
Mengikuti orang yang salah, menaiki mobil yang salah, tidak ada jalan putar balik lagi. Siapa juga yang bukan mengikuti orang yang salah, menaiki mobil yang salah. Kamu tidak berhutang pada Duan Shengyun, aku juga tidak berhutang padamu, di poin ini, kita termasuk mencapai kesepakatan bersama. Kalau kamu ingin pergi, pergi saja. Kamu sudah mengetahuinya?
Tapi Ke Le, aku berharap kamu bisa memberiku sedikit waktu. Tapi Cloud sudah sampai seperti ini. Meskipun seperti ini, aku juga berharap kamu bisa seperti dulu mempercayaiku, percaya padaku sekali lagi. Baiklah. Itu… Kamu rapikan ini semua, setelah rapi nanti suasana hatimu akan lebih membaik. Kak, aku juga tidak menyangka akan seperti ini.
Mereka mengancamku dengan perusahaan, aku pun takut. Semuanya salahku, aku sudah salah kak. Semuanya salahku, semuanya salahku, semuanya salahku. Sudahlah. Masalah ini juga tidak bisa menyalahkanmu sepenuhnya. Jiayun memarahiku dengan benar. Aku berjalan sepanjang jalan ini, apa saja yang sudah kulakukan. [Uang berdatangan] [Keberuntungan] [Keberuntungan] Kesayangan sekalian, kesayangan sekalian.
Hari ini tampaknya suasana hati Su Su sangat baik, [Keberuntungan] semuanya bersiap menunggu langkah selanjutnya. Diterima, diterima, diterima. Kami segara pergi mempersiapkan. Sayang. Tulisan keberuntungan kami itu masih belum selesai ditempel, – kamu bantu kami tempelkan yang bagus. – Baiklah. – Masih belum selesai menempel. – Terima kasih. Mengapa sekarang kamu sangat mempercayai takhayul?
Tahun baru harus mempunyai suasana yang baru, tidak boleh ceroboh. Menurutmu ini bisa mempertahankan kedamaian dunia, atau bisa memohon minta anak? Banyak sekali angpau! [Yu Shi Su Su] Hai Jiayun. Banyak sekali angpau! Su Su. Itu… Kamu cepat sekali datang kerja. Hal seperti membagikan angpau, aku pasti paling semangat. Benar, benar, benar. Su Su.
Sebenarnya aku selalu ada pertanyaan ingin kutanyakan padamu. Itu… Kamu lihat ibumu mengaturkan begitu banyak kencan buta untukmu, apakah kamu ada merasakan sebenarnya kamu suka bersama dengan orang seperti apa? Saat aku berkencan buta, tentunya akan banyak batasan dan ikatan. Tapi aku ini tidak mempunyai permintaan terlalu tinggi. Aku merasa dua orang bersama
Yang paling penting adalah saling menyukai, saat bersama rasanya nyaman saja. Dan juga cinta sejenis ini biasanya muncul saat tidak disadari, menurutmu benar tidak? Berharap seperti itu saja. Jiayun bilang suasana hati Su Su sangat baik. Apa gunanya kalau suasana hati Su Su saja yang baik, ini sudah jam berapa?
– Mau bagaimana lagi, nanti percepat saja. – Maaf, maaf. maaf, maaf. – Maaf, maaf. – Duduk, duduk, duduk. Alarm rumahku tidak berbunyi aku juga tidak tahu mengapa, biasanya dia selalu berbunyi. Sedang apa? Apalagi kalau bukan berdandan? Jangan berdandan lagi, Kakak kelima. Ini hanya concealer. Apakah aku berdandan akan tidak natural? Tidak, tidak.
Ini pasti sangat tidak natural. Kemari. Sungguh mau berdandan? Menurutmu yang mana lebih bagus? Menurutku yang paling kiri ini bagus. Menurutku ini paling bagus. Itu, itu tidak bisa. Yang hitam atau putih, pilih salah satu. Sedikit tua. Lupakan, lupakan, lupakan, lupakan, Kakak kelima. – Ada apa lagi? – Aku merasa memakai ini terlalu formal.
Dan juga aku sangat kepanasan, kamu lihat kepalaku penuh keringat. Benar juga, dan juga menampakkan dia gugup. – Baik. – Kalau tidak kamu pakai kacamata juga bagus. Semprot parfum, kemari. Masih harus semprot parfum? – Satu, dua. – Satu, dua, kemari. ♫Berputar, melompat♫ Itu, nanti proses menyatakan cinta tidak lupa, kan? Mereka sudah mengirimkan
Kata-katanya ke wechatku. Baiklah. Aku semalam sudah menghapalnya. – Aku hapal sebentar lagi. – Baik. Aku masih ada waktu bukan? Kalian tidak perlu mengurusiku lagi, aku hapal dulu. Setelah tahun baru imlek ini, katalog Teng kami segera selesai dicetak, aku akan langsung mengantarkannya kepada Anda. Baik, baik, baik. Kututup dulu, sampai jumpa, sampai jumpa.
Cepat direktur Duan. Aku rasa Su Su sudah hampir mengetahuinya. Aku datang, aku tahu. Bukankah ini karena urusanku terlalu banyak? Begitu Ouyang libur, semua pekerjaannya ditinggalkan kepadaku. Intensitas pekerjaannya biasanya lumayan banyak. Kalau tidak bagaimana dia bisa dijuluki si maniak bekerja? Xixi pergi kemana? Jangan ungkit lagi, dia bilang pergi ke toko internet yang terkenal
Untuk membeli hidangan yang harus dipersiapkan, katanya sebentar lagi akan pulang. Jiayun. Bagaimana? Tugas mendandani pemeran pria utama sudah selesai? Jangan diungkit lagi, ketika hampir selesai, dia berkata ingin sendirian sebentar, sekarang sudah menghilang. 80% pasti bersembunyi di dalam toilet untuk menghapal kata-kata. Baru saja selesai membahasnya, dia sudah mengirimiku pesan. Apa katanya?
[Direktur Duan, direktur Duan,] [direktur Duan, tolong aku,] [tolong aku, cepat datang tolong aku.] [Pintu toilet pria tidak bisa dibuka.] Yu Shi. Direktur Duan. Sedang di dalam? Aku tidak bisa membukanya, berharap kamu datang. Kamu, kamu cepat – buka pintunya. – Bagaimana kamu mengunci dirimu di dalam? Aku sangat penasaran.
Direktur Duan, kamu jangan menertawaiku lagi, aku juga tidak tahu apa yang terjadi. Kamu menjauh sedikit, aku coba dorong dengan kuat, – apakah bisa terbuka tidak. – Baik, baik, baik. Teman, pintu ini sepertinya tersangkut. Kamu jangan panik, aku panggil perusahaan pembuka kunci untuk menangani. Jangan, jangan, jangan, jangan, direktur Duan.
– Jangan panggil perusahaan pembuka kunci. – Kenapa lagi? Kalau kamu memanggil perusahaan pembuka kunci maka semua orang di kantor akan tahu, bahkan satpam pun akan menertawaiku. Aku terkunci di dalam toilet, lalu bagaimana Su Su akan melihatku? Pasti memalukan sekali. Biarkan saja tahu, kamu terkunci di dalam toilet juga bukan masalahmu.
Benar tidak? Ini adalah masalah pintu toilet. Aku rasa sangat memalukan. Kamu ini termasuk ada banyak tantangan sebelum hal baik terjadi. Direktur Duan, saat-saat penting seperti ini, aku akan menyatakan cinta kepada Su Su. Aku mengumpulkan keberanian sangat besar, aku malah terkunci di dalam toilet. Apakah aku sial sepanjang tahun? Kalau tidak kamu menyatakan cinta
Di depan pintu ini saja. Direktur Duan, aku rasa hari ini mungkin bukan saat yang tepat. Hari ini adalah saat yang paling tepat, kalau hari ini kamu tidak menyatakan perasaanmu, maka tidak ada kesempatan lagi. Kuberitahu padamu, aku sudah melihat kalender di rumah, kalau hari ini menyatakan cinta akan berhasil.
– Sudahlah, sudahlah. – Aku sudah terkunci di dalam toilet, bagaimana mungkin ini saat yang tepat? Direktur Duan, kamu sedang apa? Yu Shi. – Ada, ada. – Jangan panik. – Baik, baik. – Pintu hatimu akan segera terbuka. Cepatlah. Duan Ran. Ada apa, mengapa bisa terkunci di dalam? Toilet pria? Tidak bisa dibuka? Kamu buka.
Aku saja yang buka, kamu minggir. Direktur Qian, apakah itu kamu? Kamu jangan bergerak, Yu Shi, aku datang menolongmu. Direktur Qian. Direktur Qian. Direktur Duan saja tidak bisa membukanya. Bagaimana kamu di dalam sana? Kamu tidak apa-apa, kan? Aku bermasalah sekali, bahkan niat untuk mati pun ada, aku tidak mau bermain lagi.
Bukan… Itu… Kamu jangan panik. Duan Ran, apakah ada cara untuk membuka ini? Kalau ada cara pasti sudah terbuka, kan? Kamu jangan panik, kami pikirkan caranya. Apa yang sedang kalian lakukan? Su Su, Su Su sudah datang. Sedang mengantri, sedang mengantri. Aku juga mengantri. Kamu mengantri di toilet pria? Menemaninya. Sudahlah, kalian jangan membohongiku lagi,
Aku sudah tahu, aku sudah melihat papan lampunya pagi ini. Ingin memberimu kejutan, tapi sungguh tidak menyangka terjadi kejadian seperti ini. Aku saja yang bicara dengannya. Kamu saja. Yu Shi. Su Su. Su Su, apakah kamu? – Ini aku. – Menegangkan. Kamu juga sudah datang? Memalukan, memalukan sekali. Maaf, maaf, maaf, maaf.
Kamu meminta maaf tidak berani menyatakan cinta kepadaku atau meminta maaf terlalu bodoh sampai mengunci dirimu di dalam toilet? Kamu sudah tahu semuanya? Sungguh maaf sekali. Awalnya aku ingin memberimu kejutan, aku tidak tahu kenapa toilet ini aneh sekali mengunciku di dalamnya. Ini memalukan sekali, aku beritahu padamu. Maaf Su Su. Salahkan aku, salahkan aku.
Aku, aku, aku sudah menuliskan kata-kata untuk menyatakan cinta. Hanya kelebihanmu saja aku menuliskan lima atau enam paragraf, dan juga berbagai kutipan terkenal yang mereka kirimkan padaku dari internet. Tapi sekarang satu huruf pun tidak aku ingat. Su Su. Su Su, aku sungguh sangat menyukaimu. Aku menyukaimu, Su Su. Aku, aku tahu
Aku yang seperti sekarang ini, aku tidak dapat memenuhi persyaratan tetap yang kamu minta dariku. Tapi aku akan berusaha, Su Su. Aku akan mengerahkan semua usahaku, aku akan membuat diriku menjadi yang seperti kamu inginkan. Apa? Mau tidak menjadi pacarku? Sudah menyatakan. Pikirkan sebentar. Yu Shi, kamu dengarkan baik-baik. Meskipun kamu sangat penakut,
Dan juga poin kedua ada banyak hal yang tidak aku sukai, tapi aku bersedia menjadi pacarmu. Sudah berhasil. Apa yang kamu katakan? Aku bilang aku bersedia menjadi pacarmu. Kamu tidak sedang mempermainkanku, kan? Kamu permainkan aku, permainkan aku, permainkan aku, aku juga senang. Cinta. Sudah berhasil. Ini adalah cinta.
Terpisah oleh toilet saja bisa berhasil menyatakan cinta, ini adalah kekuatan cinta bukan? Benar, tidak perlu bertemu bisa berhasil menyatakan cinta. Romantis sekali. Cepat lepaskan dia keluar. – Biarkan mereka berdua bertemu. – Kamu mengurungku di dalam toilet selamanya – aku juga bersedia. – Pergi cari orang, pergi cari orang.
– Kamu pergi cari orang. – Kamu ini bodoh, ya? – Aku pergi cari orang. – Cepat pergi. Yu Shi, kamu jangan panik, segera mencari orang membuka pintu. Baik, aku akan menunggu, aku akan menunggu. Aku tidak panik lagi, aku tidak panik. Nona Zhang. Kamu adalah asisten Chen Lang, kan? Benar. Ada apa kamu mencariku?
Aku datang ingin memberitahumu sesuatu, aku sudah lama sekali memendamnya. Aku ingin mengklarifikasikan sesuatu untuk kakakku. Bukan dia yang memasukkan barang imitasi ke dalam sisa barang, itu adalah perintah investor di belakang, dia yang menyuruhku melakukannya. Chen Lang yang menyuruhmu datang, ya? Aku sendiri yang mau datang, dia tidak tahu.
Kakakku akhir-akhir ini sangat tidak baik, suasana hatinya juga tidak baik, dia mengurung dirinya di dalam kantor, tidak ingin menemui siapapun, juga tidak ingin memedulikan siapapun. Aku sudah mengikuti dia begitu lama, aku sungguh sangat mengkhawatirkannya. Kalau kamu ada waktu, apakah bisa pergi melihatnya? Sekarang sedang tahun baru imlek, semuanya sangat sibuk,
Aku memang tidak ada waktu. Nona Zhang, semuanya adalah salahku, kamu, kamu jangan menyalahkan kakak Lang lagi. Maaf. Nona Zhang. Hari ini adalah hari yang sangat berbahagia, yang sangat patut dirayakan. Pertama-tama adalah acara angpau akhir tahun perusahaan kita. Apakah kalian lihat ini apa? Angpau. Ini adalah angpau. Jangan panik, semua orang pasti dapat,
Satu orang dapat satu. Masih ada satu hal yang patut dirayakan yaitu… mereka berdua. Sedang membicarakan kalian berdua. Hari ini adalah acara perayaan atas berhasilnya pernyataan cinta Yu Shi tercinta kita. Selamat kepada mereka berdua, saling mencintai dan langgeng selamanya. Semoga mereka saling mencintai dan langgeng selamanya. Jadi, aku sebagai perwakilan menyampaikan rasa terima kasih.
Terima kasih direktur Qian. Punya Su Su. Su Su, tahun ini kamu sudah bekerja keras. – Sangat berterima kasih. – Tidak, tidak. – Anda juga sangat bekerja keras. – Tidak apa-apa. Tahun depan terus berusaha lagi. – Punyamu. – Terima kasih direktur Qian. Kakak kelima, kamu jangan lihat lagi, kamu juga ada. Pegang ini.
Terima kasih Xixi. Tahun ini sangat hebat, terus berusaha. – Bos. – Kenapa? Bukankah kalian berdua sekeluarga? – Sekeluarga, satu saja sudah cukup. – Berikan satu. Berikan satu, berikan satu. Merebut. Terima kasih bos, bos dermawan sekali. Jangan berpikir keenakan. Uang ini tidak boleh dihabiskan sembarangan, untuk uang rumah sakit ibumu.
Kalau begitu kamu yang simpan. Aku simpan. Kalian berdua terus berusaha di tahun yang baru, tahun ini luar biasa sekali. Terima kasih bos. – Terima kasih bos. – Jangan buru-buru. Di mana Jiayun? – Jiayun? – Jiayun? – Tidak tahu. – Sepertinya Jiayun keluar menerima telepon. Kakak ini sudah tidak mau angpau lagi.
Berikan saja kepadaku. Aku pegangkan untuknya. Kamu masih mau, semuanya untukmu. – Kakak Yu, kamu sudah bekerja keras. – Terima kasih. Semuanya dapat. – Banyak sekali. – Untukku, kan? Kakak, kamu tidak dapat. Dapat. – Ini bukan punyamu, ini punya semua orang. – Jangan tarik aku. – Berikan kepadaku. – Untukku, untukku, untukku.
Kembalikan kepadaku, celaka, celaka. Direbut olehnya sungguh akan hilang. Yu Shi, kamu awasi dia. – Jangan lari. – Jangan lari. Chen Lang. Siang bolong begini masih tidur? Kenapa kamu bisa datang? Cepat ambil, aku sudah mengangkat sepanjang jalan. Apa ini? Berat sekali, cepat ambil ini. Cepat, cepat, cepat, mengapa berat sekali? Tanganku sudah memerah.
Tidak apa-apa, kan? Apa ini? Rebung. Kamu pulang ke kampung lagi? Kemarin aku pulang bukankah kamu tidak mau memberikan alamatmu kepada ibumu? Jadi dia meminta alamatku, lalu mengirimkan banyak sekali makanan enak, menyuruhku pulang dan berbagi denganmu. Tidak memberinya alamat karena takut dia mengirimkan barang untukku, tidak disangka malah dikirim ke tempatmu sana. Sudah merepotkanmu.
Tidak apa-apa. Kuberitahu, rebung ini paling enak kalau kita merebusnya. Lalu daging dan sayur sudah aku beli semuanya, hari ini kita makan hotpot shabu-shabu. Ya Tuhan. Baiklah. Tadi saat aku masuk, pintu depan tidak ditutup, apakah kamu tidak takut ada pencuri masuk? Apa yang bisa dicuri? Sudah tidak ada apa-apa lagi,
Hanya bisa merampok tubuhku saja. Baiklah, masih bisa bercanda. Aku tidak membawa panci, apakah kamu ada panci di sini? Aku pergi cari dulu. Baiklah. Kamu, kamu duduklah dulu dimana saja. Menurutmu, kita bersusah payah meninggalkan kampung halaman sampai kesini, untuk apa? Apalagi kalau bukan untuk mendapatkan lebih banyak uang, membanggakan orang tua,
Juga membanggakan diri sendiri, bisa pulang dengan rasa bangga. Jadi tahun baru seperti ini kamu sendirian bersembunyi di sini juga tidak mau pulang ke rumah? Aku juga ingin pulang. Membuat perusahaan menjadi seperti ini, sekarang juga menyedihkan seperti ini, mana ada muka untuk pulang? Justru sebaliknya, keluargamu semuanya sangat bangga terhadapmu.
Sebab itu semakin malu untuk pulang. Aku rasa kamu sudah salah. Kamu adalah orang yang sudah keluar dari lingkungan asli, kamu sudah sangat hebat. Sebenarnya kali ini pergi ke rumahmu, membuatku semakin tahu banyak tentangmu. Aku sudah melihat masa kecilmu, perjalananmu. Untuk pertama kalinya aku mulai mencoba mengerti rasa hausmu terhadap keberhasilan.
Kamu sendiri yang mempunyai terlalu banyak misi, oleh karena ini juga tekananmu semakin besar. Bagaimana tentang studi ke luar negri? Begitulah. Lagipula sekolah luar negri prosesnya sangat rumit, jalani saja. Pelan-pelan lebih baik. Kemari, kemari, kemari. Cepat, ibumu sengaja menyuruhku membawa ini untukmu. Rebung ini, ibuku mencabutnya sendiri, dan kamu yang mengambilkannya untukku,
Menurutmu akan seenak apa rasanya? Oleh karena itu, kalau ada waktu lebih sering pulang lihat dia. Orang tua tidak mempunyai kebutuhan material. Kamu masih mengataiku, kamu sendiri juga sama. Setahun bisa pulang berapa kali. Menurutmu, kamu jujur saja kepadaku, sebenarnya kamu sudah jatuh cinta padaku, kan makanya mau menemaniku? Bisa tidak kamu jangan narsis?
Aku ini menjalankan perintah tante mengantarkan rebung kemari untukmu. Bukankah bilang dua hari lagi sudah tua? Benar juga. Zhang Jiayun berteman setidaknya harus dengan orang yang hebat. Orang kecil seperti kami kebetulan sekarang juga menyedihkan, cepat kemari melihat-lihat dulu. Sejak kapan aku harus berteman dengan orang hebat? Aku berteman hanya melihat apakah
Dia layak menjadi temanku tidak. Ini harus berterima kasih kepada ibuku. Kalau dia tidak memberimu rebung ini maka tidak akan ada hotpot yang sekarang ini. Menurutku ayah dan ibumu sangat tidak mudah, mereka juga sangat merindukanmu. Kalau kamu tidak ada kerjaan, lebih sering telepon mereka. Kamu bilang untuk apa aku bekerja begitu keras?
Ingin mempunyai hidup yang lebih baik, ingin membangun fondasi untuk keluargaku nanti, juga ingin memberikan kehidupan yang baik untuk orangtuaku. Tapi industri kita ini, industri e-commerce, hari ini pusat perhatian di sini, besok pusat perhatian ada di mana, siapa yang bisa tahu? Ombak di belakang akan mendorong ombak di depan,
Ombak depan akan terhempas mati di atas pasir. Sekarang aku adalah ombak depan di atas pasir, tidak bisa bangun lagi. Aku merasa ini adalah hal yang paling hebat dari manusia. Kamu lihat, ombak di belakang mendorong ombak di depan, satu generasi demi satu generasi bereformasi, seperti ini baru bisa tidak berhenti maju dan berkembang.
Tapi aku mempercayai seleksi alam, yang terkuat akan bertahan. Kalau aku justru berpikir sebaliknya. Mengapa harus membagi kelompok ini menjadi ke beberapa bagian? Karena itulah menjadi ada banyak sekali bencana, perperangan begitu banyak. Mengapa semua orang tidak bisa bersama-sama saling bergantungan dan saling berbagi kehangatan, benar tidak? Suka kamu yang baik, tapi terlalu ideal.
Orang seperti kami dipukul habis-habisan oleh kehidupan, tidak berani memikirkannya. Sebenarnya bukan aku yang mengatakan kalimat ini, seorang teman yang mengatakannya. Dan juga cara penyampaiannya lebih menarik dariku. Benarkah? Bagaimana dia mengatakannya? Dia bilang di dunia ini manusia seperti kelinci. Ada yang kelinci hitam, ada yang kelinci putih. Tapi kelinci hitam mau berlari,
Kelinci putih juga mau berlari. Semua orang berusaha hidup dari berkat yang diberikan Tuhan kepadanya, jadi tidak ada yang kuat yang hidup, yang lemah yang mati. Aku menyukai cara penyampaian seperti ini, orang ini harusnya juga menarik sekali. Kalau begitu apakah kamu mau menemuinya? Hari ini? Baik. Ayo, ayo, ayo, aku mengusulkan
– angkat gelas. – Ayo. Tapi aku menggunakan air menggantikan bir. Kamu hanya boleh minum air. Semoga di tahun yang baru ini semua orang sehat, harapan tercapai. Kalian harus banyak berusaha, semoga bisnis sukses. – Terima kasih direktur Duan. – Baik. – Ayo, selamat tahun baru. – Selamat tahun baru, selamat tahun baru.
– Xixi. – Selamat tahun baru bibi Zhou. – Selamat tahun baru. – Duan Ran. Selamat tahun baru. Shen. Terima kasih sudah sangat mengerti Duan. Kamu suka makan ikan, sengaja memesankan seporsi ikan untukmu. Zhou Jie, kamu masih segan apa kepadaku? Xixi dan Ran Ranlah yang sungguh bekerja keras, kalian berdua makanlah lebih banyak.
Kami tidak kerja keras, tidak perlu mengkhawatirkan kami, kami bisa menjaga diri kami. Dia biasanya makan banyak sekali. Setiap hari harus makan berapa porsi nasi, dan juga mie, nasi, dan lainnya. Sangat suka makan makanan utama, tidak perlu mengurusi kami. Xixi, sudah menjadi CEO selama setahun, sudah kecapekan sampai kurus. Aku sudah kurus?
Aku juga merasa sudah kurus. Tidak. Tidak ayah, dia memang tidak pernah gemuk. Aku curiga daya serap anak ini tidak bagus. Tubuhku ini standar rata-rata. Anak muda, sangat tidak mudah, aku melihat semuanya. Oh, benar, raja iblis keluarga kami, dia juga sudah kurus, kalian lihat saja saat dia datang.
– Sudah pulang? – Dingding sudah pulang? Benar, masih sedang tidur di rumah karena penat terbang. Baru pulang sudah ribut mau menemui Ran Ran dan Xixi. Begitu keluar negri sudah menjadi lebih berani, masih meminta bertemu kami berdua. Dingding. Lihatlah, kamu yang kurus ini. Halo paman, halo tante.
– Ayah. – Dingding sekarang tampan sekali, Dingding. Sungguh, gaya rambutmu ini boleh juga. Dingding, makan, sudah mau dingin. Kamu pulang juga tidak memberitahu padaku, apakah kamu tidak kelewatan? Sungguh. Dingding, kamu tidak memberitahu kepada kami berdua, tidak seru sekali. Merasa kami berdua bukan orang penting, – benar tidak? – Harusnya iya, menurutku iya.
Menurutku benar sekali. Kamu lihat, Dingding sedang makan ini mirip dengan Duan Ran saat baru pulang ke dalam negri. Makanan di luar negri tidak enak, kan? Tidak, aku lihat juga tidak kurus. Kalian berdua, hati-hati sedikit. Saat kecil selalu menindas Dingding, sekarang dia sudah sebesar ini, kalian masih menindasnya?
Tidak, tidak, makan lebih banyak, makan lebih banyak. Dingding, jangan pedulikan mereka, makan lebih banyak. Sudah selesai makan. Bercanda, lihatlah kamu ini. Tidak apa-apa, makan lebih banyak, tidak gemuk. Gemukmu juga tidak bisa kurus lagi. Sudahlah, sudahlah, sudahlah. Aku katakan, si gendut Ding. Kamu bermain keuangan begitu lama di Inggris, mengumpulkan tidak sedikit uang bukan?
Tidak apa-apa, kamu makan saja lebih banyak makanan chinese di daratan Tiongkok. Jual-beli kecil-kecilan miliknya itu, mana bisa dibandingkan dengan Duan Ran? Mana bisa dibandingkan dengan Xixi? Jual-beli kecil-kecilan darimana? Aku dengar Dingding di luar negri membuka sebuah perusahaan investasi. Apakah bisa disamakan dengan kita berdua? Kita berdua setiap hari pergi mencari investor melelahkan sekali,
Jauh lebih hebat daripada kita. Benarkah? Bukankah di belakang kalian masih ada QE? Kenapa masih mencari investasi? Begitu hebat, siapa yang berani berinvestasi kepada kalian? Xixi itu namanya rendah hati, kamu tidak bisa mendengarnya? Anak ini masih kurang berlatih. Kamu ini mau membawaku kemana? Menemui siapa? Kamu akan tahu ketika sudah pergi. Percaya saja kepadaku.
Aku selalu mempercayaimu. Acara makan apa ini? Mengapa ada empat set mangkok dan sumpit? Berapa orang? Mereka suami istri sedang makan di sini. Aku ingin mengundang mereka duduk di sini sebentar setelah selesai makan. Suami istri? Masih suami istri pula? Jiayun. Paman dan tante sudah datang. Maaf, kami telat beberapa menit. Tidak, tidak apa-apa.
Aku baru saja memesan sedikit makanan dan juga membuat teh. – Jiayun. – Paman dan tante cepat duduk. Chen Lang. Sudah lama tidak berjumpa. Sudah lama tidak berjumpa. Jiayun membuat acara hari ini, aku mengira Duan Ran yang akan datang. Tidak disangka anda berdua yang datang kemari. Ada apa?
Bertemu dengan orang tua ini membuatmu tidak nyaman, kan? Tidak, tidak, tidak. Aku, aku hanya tersanjung, tersanjung. Begini, aku juga mengundang beberapa teman di sebelah, aku pergi menemani mereka. Kalian mengobrol saja sebentar di sini. Aku antarkan anda. Tidak perlu, tidak perlu, kembalilah. Sampai jumpa. – Hati-hati tante. -Baik, sampai jumpa Jiayun. Ada apa?
Kamu mengundang direktur Duan tua harus memberitahuku, sekarang aku mana ada muka bertemu dengannya, ini canggung sekali. Bukankah kamu yang bilang mau bertemu? Kalian berdua jangan berbisik-bisik di hadapan paman Duan lagi. Kemari, duduklah dan mengobrol. Direktur Duan, aku dengar anda pingsan saat negosiasi sebelumnya, bagaimana keadaanmu sekarang? Penyakit lama, aku tahu jelas. Chen Lang.
Kalau aku tidak salah ingat, setelah kejadian Sanya, ini adalah kedua kalinya kita duduk berhadapan, mengobrol sambil minum teh, kan? Direktur Duan, sekarang sekarang aku tidak mempunyai hak duduk di sini mengobrol dan minum teh dengan anda. Aku sendiri tahu jelas, aku sudah melakukan banyak sekali perbuatan tidak baik, sangat brengsek. Tapi kebrengsekan ini,
Bukan dilatih selama sehari dua hari saja, juga tidak bisa menjadi baik dalam sehari dua hari saja. Jadi ingin makan obat penyesalan, tapi mana ada obat penyesalan? Jangan begitu cepat menyimpulkan. Di dunia ini masih ada obat penyesalan yang bisa dibeli. Pertama-tama, aku ingin menghilangkan beberapa salah paham kamu terhadap kami. Kamu, Ran Ran, Xixi,
Kalian bertiga di dalam hatiku sama seperti anakku sendiri.