【FULL】Something Just Like This Eps 2【INDO SUB】| iQiyi Indonesia
[Tersedia subtitle Bahasa Indonesia] [We are Young] [Episode 2] Kalau begitu kenapa suaramu seperti itu? Ada apa ini? Tidak ada satu orang pun. [Hari siaran langsung khusus Poporo] Su Su! Dia pergi ke mana? [Halo,] Chen Lang. Halo, Direktur Duan. Coba tebak di mana saya sekarang. Kamu sekarang ada di mana?
Sudahlah, kamu sebaiknya tidak tahu saya ada di mana. Di sana seharusnya akan turun hujan deras, kan? Di sini berbeda, langitnya cerah. Apa maksud perkataanmu ini? Direktur Duan. Setahun lalu kamu tertarik dengan live e-commerce ini. Kamu mau memasukkan satu perusahaan kecil ke QE. [Saya waktu itu baru membangun kantor RUI,]
[semua urusan masih dalam pembenahan.] [Kamu mengambil alih RUI.] Waktu itu kamu menjanjikan ingin membantu saya, mendukung saya. Juga berkata akan menganggap saya dan RUI seperti anak kandung sendiri. Tapi anak kamu sendiri sekarang pulang dari luar negeri, kamu langsung mengatur dia masuk ke RUI. Untuk apa? Membiarkan dia merebut anak saya?
Apa kamu menemukannya? Tidak. Satu telepon pun tidak ada yang terhubung. Ada apa ini? Kamu bertanya pada siapa? – Kamu tidak tahu? – Saya mana tahu. Kamu saja tidak tahu bagaimana saya bisa tahu? Kalau kamu tidak tahu saya tahu dari mana? Duan ShengYun, apa yang kamu pikirkan, saya tahu jelas
Kamu rubah tua yang berpengalaman di medan perang. Apa maksud dari teleponmu padaku ini? Saya ingin mengambil kembali semua ekuitas RUI. Di lantai atas juga tidak ada orang. Jadi kita harus bagaimana? Ayo pergi, coba lihat ruangan Chen Lang. Chen Lang, RUI adalah milik QE Group. Saya tahu. Kamu adalah direktur utama,
Kamu punya hak untuk keadaan khusus. Saya sarankan kamu membuat draft surat pemindahan ekuitas sekarang. Kembalikan semua 80% kepemilikan ekuitas itu pada saya. Kalau tidak bagaimana? Kalau tidak, bukankah hari ini ada siaran langsung khusus Poporo? [Jika tidak, saya akan mogok siaran.] Kamu ini sedang mengancam saya. [Direktur Duan,]
[Keadaan QE Group sekarang juga sedang genting,] [kamu juga pasti sedang mengalami kesulitan.] Dalam kondisi ini, saya rasa kamu juga tidak ingin ada masalah lagi. Chen Lang. mengambil kesempatan dalam kesempitan tidak baik. Sangat memalukan. Saya belajar dari kamu. Sekarang jam sembilan pagi, waktu menuju jadwal siaran langsung sore masih ada lima jam lagi.
Mereka semua pergi ke mana? Coba lihat di sebelah. Waktunya sangat cukup, persiapkan dengan baik. Cepat bangun. Bangun, bangun! Kamu sedang tidur? Direktur Qian. Saya tanya padamu, mereka semua pergi ke mana? Direktur Chen, Chen Lang kemarin menelepon saya berkata hari ini ada team building, jadi mengajak semuanya untuk bermain di luar.
Tinggal saya seorang yang bertugas di sini. Chen Lang? Membawa semuanya main di luar? Ada apa dengan dia? Siapa dia? – Dia ini… – Duan Ran Direktur Duan muda. Direktur Duan muda. Salam kenal, salam kenal. – nama saya Yu Shi – Chen Lang.
– saya staff keuangan di sini. – Apa yang sedang kamu lakukan? Kamu ingat tidak hari ini adalah hari siaran langsung khusus Poporo? Kamu bawa mereka pergi ke mana? Baik, baik. Xixi, urusan Poporo sementara ini biarkan saja dulu. [Tidak, apa yang sedang kamu lakukan,] [apa kamu tidak tahu saya dengan tidak mudahnya]
[membicarakan kontrak ini dengan Direktur Wu?] Maksud Duan Ran hari itu datang ke kantor untuk apa, saya sangat jelas. Saya tahu Anda sekolah di luar negeri karena… Anda jangan salah paham, saya bukan orang yang suka gosip. Para rekan kerja wanita itu yang memberitahu saya. Permisi, permisi. Permisi ya. Lalu bagaimana? Permisi. Maaf.
Xi Xi. Berapa banyak perasaan dan pengorbanan saya pada perusahaan ini, kamu mengetahuinya. Duan Ran itu atas dasar apa? Apa atas dasar dia anak Duan Shengyun? Hari itu dia datang ke kantor menduduki kursi saya di depan saya, apa ini tidak keterlaluan? Direktur Duan muda, apa Anda tahu,
– Di tahun Anda – Chen Lang, saya rasa kamu salah paham – sekolah ke luar negeri – menurut saya masalah ini. bertepatan dengan waktu saya masuk ke QE Group. Halo? Halo? – Apa maksud dia ini? – Kalau tidak keberatan, bolehkan saya menambah Wechat Anda? Kalian berdua jangan mengobrol lagi.
Lain kali baru menambah Anda. Semua orang dibawa pergi oleh Chen Lang. Ke mana? Bagaimana saya bisa tahu? Dia sekarang mengancam paman Duan. Dia mau mengambil kembali 80% ekuitas kepemilikannya dari QE Group. Katanya jika Direktur Duan tidak setuju dia akan membuat siaran hari ini tidak berjalan. Ini benar benar gila!
Tapi ayah saya pasti tidak akan setuju. Makanya. Jadi sekarang harus bagaimana? Bersihkan toilet saja, mau bagaimana lagi? Apa yang otakmu itu pikirkan? – Sudah keadaan begini. – Jadi sekarang harus bagaimana? Saya tahu. Kamu sekarang cepat hubungi semua kakak adik saudaramu. Telepon mereka, suruh mereka ke sini.
– Untuk apa? – Siaran langsung, ikut siaran bersama saya. Jangan bercanda, teman saya mana bisa. Asalkan manusia pasti bisa siaran langsung, yang penting bisa berbicara pasti bisa. Cepat. Semua orang sudah dibawa pergi Chen Lang, tapi barang masih ada di tangan kita, kan? Saya pasti tidak bisa siaran langsung sendirian.
Tapi kalau banyak orang, saya rasa masih bisa bertahan. Baik, baik. Saya pikir dulu mau cari siapa. Itu, Angela. Erick. Itu, Linda. Linda juga boleh. Issabella. Pokoknya semua yang kamu kenal sebelumnya itu. Maaf! saya hanya mau bicara satu kata, setelah itu saya akan diam. Barang kita tidak ada,
Barang juga sudah di bawa pergi oleh Direktur Chen. Xiao Xiao, ada sun block tidak? Saya hampir mati terbakar. – Ayo,sini – Saya juga. Sepertinya Chen Lang sedang bertengkar dengan Xixi. Sun block. Wajar saja mereka bertengkar. – Kamu tunggu sebentar ya – Bagaimana, para gadis sekalian, siaran langsung menjadi team building bagus tidak? Bagus.
Direktur Chen paling hebat. Memang baik, lebih baik lagi jika mengembalikan ponsel kami. Iya. Rahasia komersial. Team building perusahaan. Lagipula kalian tiap hari melihat ponsel apa tulang leher kalian tidak sakit? Bermain di luar harusnya melihat langit, melihat laut lebih baik. Rahasia komersial tapi post di Wechat moment. Ponsel kalian semua ada di sini.
Tidak mungkin hilang. Chen Lang mengupload Wechat moment. Ini di mana ya? Sepertinya di Hainan. Sekarang yang bisa dipastikan, mereka masih di dalam negeri. Dari kemarin sore sampai sekarang paling hanya sekitar belasan jam. Kalau membuat visa pasti tidak sempat. Sekarang yang memiliki pelatih penyelam profesional di dalam negeri hanya ada di Sanya.
Kamu yakin hanya ada di Sanya? Iya, di Sanya. Ini masuk akal. Yu Shi. Kamu seharusnya memiliki data catatan pemesanan hotel dan pesawat perusahaan kita sebelumnya. Bantu saya cari nomor telepon tempat pemesanan. Beri saya 20 detik. [Informasi internal staff] [Chen Lang] Apa pekerjaan orang ini? Yu Shi ini, staff keuangan yang ditunjuk
Setelah paman Duan mengambil alih perusahaan. Chen Lang selalu meremehkannya. Orangnya…agak begitu… Mengerti, mengerti. Para gadis sekalian, haus tidak? Haus. Haus sekali. Di sana ada jus, cocktail juga ada. – Ambil sendiri di sana – Ada cocktail, cocktail. – Cepat, cepat. – Ayo. Oh iya, Direktur Chen, bukankah kamu bilang penerbangan Xixi
Hanya lebih lambat setengah jam dari kita, kenapa dia belum tiba juga? Xixi tadi barusan menelepon saya, katanya dia sedang tidak enak badan. Saya katakan padanya karena hari ini tidak ada siaran langsung lebih baik istirahat di rumah saja. [Penerbangan MF8307] [dari bandara Gaoqi Xiamen] [menuju bandara international Phoenix Sanya.] Terima kasih. Sanya.
Dari sini ke bandara hanya 30 menit, saya sekarang beli dua tiket pesawat ke Sanya. Ayo. Direktur Qian. Kalian semua pergi, apakah saya juga sudah boleh pulang? Tidak boleh. Kamu tetap tunggu di kantor, ada masalah apa saya hubungi kamu. Saya sungguh tidak paham apa sebenarnya cara yang dipakai Chen Lang
Menjadikan semua orang menurut untuk ikut dia pergi. Chen Lang sebenarnya orang yang seperti apa? Dia orang paling rumit yang pernah saya temui di tempat kerja. [Kondisi keluarganya tak baik, tapi pemikirannya cukup banyak.] [Dia tidak rela selamanya menjadi programmer] [Dia menjual rumah yang dia kumpulkan] [dari tabungan selama bertahun tahun,]
[membawa semua harta ke Xiamen untuk memulai bisnis.] [Pokoknya seseorang yang lumayan hebat.] [Waktu ke siaran langsung] Ada masalah apa? Tadi saya mendengar semuanya saat kamu menelepon. Siaran langsung sebenarnya tidak dibatalkan, kan? Apakah ada masalah dengan perusahaan? Yuan Yuan, dengarkan saya. [Ran Ran,] [Chen Lang orangnya teliti, sulit dihadapi.] [Kepergian kalian kali ini,]
Kamu harus banyak berdiskusi dengan Xixi, mengerti? Anda tenang saja, saya pasti akan menangkap Chen Lang kembali. Bagaimana kata paman Duan? Ayah bilang serahkan kepada kita berdua. Kali ini saya bekerja sangat keras baru mendapatkan proyek ini. Tidak boleh dihancurkan oleh orang lain. Tapi dia membawa pergi orang dan barang.
Apakah akan tetap disiarkan atau tidak, bagaimana disiarkan, perubahannya sangat besar. Kita harus punya persiapan yang baik. Kamu tadi juga bilang, manusia itu hidup, baju itu benda mati. Menurutmu setelah kita sampai Sanya seandainya penyiar sudah kita sudah temukan tapi Chen Lang tidak menyerahkan barang, bagaimana? Pokoknya saya tidak peduli, siaran harus tetap berlangsung.
Begini. Nanti tiba di Sanya kamu bertugas cari orang saya ke mall untuk beli baju, oke? Baik. Arah mana? Bagaimana jika Direktur Duan tidak menyetujui, kamu berencana bertarung sampai mati? Kamu tidak perlu mengkhawatirkannya, saya punya rencana sendiri. Saya sekarang… Saya sekarang punya keyakinan Duan ShengYun 80% pasti akan menyetujui keinginan saya.
Karena sekarang barang offline-nya QE Group sangat kacau. Dia tidak akan tidak memedulikan RUI. Tapi biarpun Direktur Duan setuju, kita sekarang juga sudah tidak sempat untuk pulang dan siaran langsung. Baju semuanya saya bawa. Asalkan dia setuju, bisa langsung siaran langsung di sini. Itu juga tidak ada hubungannya dengan saya, itu urusan kalian semua.
Saya hanya peduli hari ini bisa siaran atau tidak, saya perlu persiapan dulu. Yuan Yuan kamu adalah penyiar yang berdedikasi. Di dalam perusahaan adalah yang terbaik. Yuan Yuan, saya memberitahu kamu begitu banyak karena saya sangat memercayai kamu. Saya menganggap kamu dan saya adalah satu. Jadi serahkan masalah ini padaku, kamu tidak perlu khawatir. Baiklah.
Dan juga, Yuan Yuan. Selama saya, Chen Lang masih di industri ini, posisi penyiar top di perusahaan saya pasti selalu untuk kamu. Jadi kamu jangan mengecewakan saya. Masalah ini jangan beritahu mereka. Baiklah. Masih saja tidak ada yang mengangkat, bagaimana ini? Situasi apa ini sebenarnya? Situasi apa, jadi sekarang kita ke mana?
Keluar dulu, tidak mungkin menunggu di bandara. Keluar juga tidak tahu harus ke mana. Ada apa ini, tidak ada yang mengangkat telepon. Di mana kamu ambil ini? Di sana, di sana. Bantu saya ambilkan satu. Baik, baik, saya ambil dulu. Saya istirahat sebentar di sini. – Terima kasih. – Baik. Su Su menelepon saya. Angkatlah!
[Halo Xixi,] Chen Lang bilang kamu sakit, kamu kenapa? Jangan dengar omong kosongnya, saya baik-baik saja. Apa sebenarnya yang terjadi, Direktur Chen bilang siaran hari ini dibatalkan, dan mengambil semua ponsel kami. Ini baru saja saya curi kembali. [Apa yang Chen Lang ini ingin lakukan,] apa dia sudah gila?
Kamu dengarkan saya, siaran langsung tidak dibatalkan. Nanti saya jelaskan lebih lanjut setelah bertemu. Beritahu saya lokasimu. Saya kirim lokasi ke kamu. Kamu cepat ke sini, saya sekarang jadi bingung. Kenapa terputus? Bukankah sudah dibilang jangan hubungi orang luar, kenapa tidak didengarkan? Direktur Chen, Xixi bilang siaran langsung hari ini tidak dibatalkan,
Kenapa kamu membohongi kami? Sepertinya kamu juga sakit. Jika tidak enak badan sebaiknya pulang saja, jangan ikuti kami lagi. Semuanya, dengarkan saya. Saya jelaskan dengan singkat jadwal perjalanan kita nanti. Kita nanti akan naik kapal menuju ke tempat yang indah, pulau kecil yang cantik. Mari kita berangkat sekarang. – Baiklah. – Ayo jalan. Baik.
Direktur Chen! Xixi sudah sampai Sanya, sedang di perjalanan ke sini, dia datang mencari saya, saya tidak ada ponsel. Saya… Ayo pergi. Duan Ran kamu cari mobil dulu. Halo Su Su, kenapa tadi teleponnya putus? Saya tadi ketahuan sama Direktur Chen. Saya beritahu kamu, dia sekarang membawa semua orang ke laut. [Chen Lang sangat menyebalkan.]
Dia sekarang menggunakan cara menghentikan siaran mengancam Direktur Duan mengembalikan ekuitasnya. Chen Lang mengancam Direktur Duan? [Waktu ke siaran langsung] – Duan Ran, kamu naik mobil yang depan. – Baik. – Kamu ke West Island Pier cari Su Su. – Baik. Saya ke mall untuk beli baju. Kita nanti bertemu di dermaga. Baik.
Siapa Su Su? Bagaimana rupanya? Kamu bawa semua barang. Lalu taruh baju itu, cari tempat untuk menyembunyikannya. Direktur Chen, ini tempat apa? Iya, kosong begini, bagaimana bisa team building? Betul. Kalian terbiasa berada di gedung tinggi dalam waktu panjang. Keluar melihat ekologi primitif, tempat pertumbuhan alami. Ini baru cocok dengan semangat kita.
Ayo cepat pasang tenda dan payung, team building akan dimulai. Sudah, sudah, pak, berhenti di sini saja. Saya sudah bayar ya. Ok, terima kasih. [Waktu ke siaran langsung] Maaf ya maaf. Nona cantik, saya mau pakaian wanita terbaru di tokomu. Kamu mau yang mana? Semuanya. Semua model terbaru? Size S, size M masing masing satu.
Tolong cepat bantu saya cari. Produk baru kami baru saja diluncurkan, jadi stok gudang kami masih tidak lengkap. Model kolaborasi Yoji Nishiyama ada tidak? Saya cek dulu. Model kolaborasi Yoji Nishiyama belum datang. Belum datang? Iya. Toko kamu punya stok apa saja, saya mau semuanya. -Baik. – Cepat. Halo Xixi, kalian sudah sampai mana?
Kami tadi jalan terpisah, Duan Ran ke sana mencari kamu dulu, saya sedang membeli baju. Bukankah semua baju sudah dibawa Chen Lang? Bagaimana jika Chen Lang tidak mau memberikan bajunya? [Iya juga, sepertinya meskipun kamu menemukannya,] [dia juga tak akan memberikan baju semudah itu.] Pak, Pak, cepat sedikit. Pemberhentian selanjutnya ke Pearl Plaza ya. Nona.
Itu… sebentar… Model kolaborasi Yoji Nishiyama ada tidak? Maaf, model kolaborasi Yoji Nishiyama kami hanya ada dua buah. Begitu sampai sudah habis terjual. Kenapa kalian hanya stok dua buah saja untuk model hits begini? Kami juga ingin stok lebih, tapi pembagian stok dari kantor hanya itu saja. [Katalog model pakaian terbaru Poporo] Nona,
T-shirt ini size S dan size M saya mau semua. Su sayang. [Xixi,] [Saya sedang berpikir baju sebanyak itu] [bagaimana caramu membelinya?] Saya menggunakan katalog pakaian terbaru di toko. [Kamu membawa katalog untuk membeli,] [kamu mau beli sampai kapan?] [Saya punya daftar pakaian di sini,] [kamu langsung bawa daftarnya saja ke counter,]
[biar mereka ambilkan barang buat kamu.] Ide bagus. [Sebentar…] daftar saya tidak ada di ponsel ini. Ada cara lain tidak? Ada di komputer perusahaan. Kantor… Bisa. Di kantor sekarang ada orang, bisa membantu saya mengirimnya. Siapa? [Staff keuangan Yu Shi.] Tidak tahu siapa. [Waktu ke siaran langsung] Direktur Qian. Yu Shi, tolong bantu saya.
Katakan saja, katakan saja. Kamu sekarang ke pusat kendali kantor, cari komputer Su Su. [Di desktop komputernya ] [ada folder urusan korporat.] [Kamu buka foldernya,] cari daftar barang untuk siaran khusus kali ini. Sandi saya kirimkan ke ponsel kamu, cepat bantu saya cari daftar barangnya, [kirim ke saya secepatnya.] Baik, Anda tunggu sebentar.
Pak, tolong kencangkan suara musik ini. Pak, kamu jangan kemana mana ya, – tunggu saya disini, tunggu sebentar ya. – Baik, tenang saja. XM163, pegang ini. 183, 195, ini semua size S. Size M saya juga mau. Tunggu sebentar, saya lihat dulu. XM869. Semua ada stok. Bagus sekali. Size S, size M masing masing satu.
Tolong bungkuskan untuk saya. Ada stok, 166 ada? Saya mau cari model kolaborasi Yoji Nishiyama. – Tidak ada. – Kalau begitu bantu saya cek size lain. Lalu ada satu jaket kuning yang sedang hits juga sudah terjual. Jaket kuning juga sudah tidak ada. GM890. Pak, berhenti. Nona!
– Tunggu sebentar! – Saya tidak mau belajar bahasa Inggris. Saya bukan… saya bukan mau kamu scan barcode, juga bukan mau kamu belajar bahasa Inggris. Nomor yang Anda tuju tidak bisa dihubungi. Silakan hubungi beberapa saat lagi. Tidak angkat telepon, menyebalkan. Perusahaan kami sedang membeli pakaian, saya sudah mencari kemana mana ke banyak toko.
Sisa satu lagi jaket yang sedang kamu pakai, jual lah padaku. Silahkan buka harga! – Saya tidak ada waktu, saya buru buru ke sekolah! – Jangan, jangan pergi. Jangan pergi dulu nona. Mana dia? Tukar. Tukar saja. Terima kasih ya. Yang benar? Saya mau, saya mau. 166 bagaimana? dan juga 598. XM400 ada stok tidak?
– 753 ada? – Semuanya sudah selesai. – Sudah dikemas semua. – Pergi dulu ya. Bagus. Size S dan size M masing masing satu ya. Pak, cepat sedikit ya. Ada stok model kolaborasi Yoji Nishiyama tidak? Counter Poporo sudah pergi, sudah pergi. Kenapa tidak angkat telpon, menyebalkan. Apa tadi Anda melihat gadis ini?
Tadi masih di sini. Pergi ke arah mana? Tidak tahu. Aku lapar sekali. Apakah model Yoji Nishiyama kosong? Ada stok? Bagus sekali, bagus sekali. [Tolong bungkuskan untuk saya, saya segera tiba.] Saya sudah datang. Baju yang saya mau sudah dikemas semua? Sedang disiapkan untuk Anda. Bagus sekali. Ada stok model kolaborasi Yoji Nishiyama?
Harusnya masih ada. Ada stok model kolaborasi Yoji Nishiyama? Mohon menunggu sebentar, saya cek dulu. Sungguh tidak mudah. Direktur Duan. Su Su. Kamu benar benar membuatku kesal. Nona Qian. Nona Qian. Semua barang sudah lengkap. Wah, mantap sekali. Terima kasih banyak ya. Tapi, model Yoji Nishiyama tidak ada. Ini…tidak ada arah.
Sudahlah, saya sewa kapal dulu. – Baiklah, kamu tunggu ya. Kak Yuan Yuan. Halo kak Yuan Yuan. Halo, Su Su. Katakan sejujurnya, Chen Lang dan Direktur Duan, ada masalah apa sebenarnya antara mereka berdua? Kak, apa masih ada kapal yang bisa disewa? Tidak ada, semua sudah disewakan. Satupun tidak ada? Kapal apa pun juga boleh.
Tidak ada. Yang ini juga boleh. Ini. Yang ini juga sudah disewakan. Kalau kamu tetap mau, masih ada satu yang besar. Yang besar boleh. Justru mau yang besar, cepat. – Ayo pergi. – Direktur Duan, Direktur Duan. Saya sudah punya lokasi mereka. Siapa yang memberikannya padamu? Yuan Yuan yang mengirimkannya. Di mana ini, pulau jelek.
Kebetulan saya menyewa dua kapal. Kita naik satu kapal jalan dulu, satunya lagi menunggu Xixi. Saya beritahu kamu, kali ini demi kalian saya keluar modal banyak. Menyewa dua kapal yang paling besar. Oh Tuhan. – Halo. – [Duan Ran.] – Xi Xi, – [Bagaimana kondisi kamu sekarang?] Saya sudah bersama Su Su,
Kami sudah tahu lokasi mereka. Sekarang kami pergi cari mereka. Saya sewa dua kapal, satu untuk kamu. Apa semua baju sudah dibeli? Kamu jangan ungkit ini lagi. Sekarang semua model standar dibeli. Tapi model kolaborasi Yoji Nishiyama sudah saya cari di semua toko yang ada di Sanya, semuanya kosong. Ini model utama untuk musim ini,
Dan harus disiarkan di siaran kali ini. Saya sekarang harus bagaimana? Siaran langsung akan segera dimulai. Jangan karena baju itu menunda semua rencana siaran langsung, oke? Kamu ke sini dulu. Baik, saya sekarang ke sana. Baik. Direktur Duan, yang mana? Yang ini, yang ini. Ayo, ayo, naik kapal. Ini…ini…
Ini yang kamu maksud kapal bermodal besar? Ini sudah bagus. Satunya lagi tidak sebagus ini. Ayo pergi. Pak, ke West Island Pier. [Waktu ke siaran langsung] Kak, bajunya sudah saya sembunyikan. Tidak akan ada masalah, tenang saja. Duduk. Kak, sekarang waktu menuju siaran kurang dari setengah jam. Kita sungguh tidak jadi siaran?
Duan ShengYun benar-benar sabar, sudah berlalu tiga empat jam. [Halo.] [Chen Lang.] [Sebaiknya kamu segera pulang.] [Cuacanya cukup panas,] [jangan membuat semua orang cemas.] [Bicaralah.] [Ada masalah sebesar apa,] [sudah dewasa masih melarikan diri dari rumah.] [Tahu malu tidak?] Tuan muda konyol. Saya sedang bernegosiasi dengan keluarga Duan. Membicarakan tentang saham saya, kerja keras saya,
Karir saya. [Saya beritahu kamu, saya sudah sibuk seharian dengan kamu,] [mengejarmu sampai ke Sanya, sudah cukup.] [Xi Xi sudah hampir terkena heatstroke,] [jangan permainkan dia lagi.] Kalau kamu takut ada yang terkena heatstroke, saya sarankan bawa dia ke tempat teduh. Di mana teduh, berteduh di situ saja. Jangan ganggu urusan saya. Mana kapalnya?
Orang ini benar-benar tidak bisa diandalkan, bukankah bilang ada kapal? Apa ponselnya dipakai untuk jadi batu bata? Duan Ran, angkatlah teleponmu. Ini sudah pasti tidak sempat. Aturan siaran Poporo sangat ketat. Kalau tidak tepat waktu harus ganti rugi. Jangan banyak tingkah. Kamu perhatikan, objek negosiasiku ayahmu, bukan kamu.
Mengenai syarat pelanggaran kontrak, saya lebih jelas dibanding kamu. Saya bisa siaran kapan saja. [Tuan muda konyol,] bertarung sampai mati untukmu, ayahmu dan QE tidak ada keuntungannya sama sekali. Hari ini kalau siaran langsung Poporo tidak berhasil dijalankan, saya mau lihat bagaimana caranya ayahmu menjelaskannya di rapat pemegang saham QE nanti.
Saat itu tamatlah nasib ayahmu, saya mau lihat kamu masih bisa sombong tidak. Perhatikan omonganmu. Aku perhatikan apa, kamu yang seharusnya perhatikan. [Baik, kamu tunggu saja.] Saya tunggu kamu. Apa? Datang cari saya, [saya tunggu kamu.] Kamu jangan omong kosong, saya datang sekarang juga. [Kamu cari saya atau tidak sama saja,] [persyaratan saya tetap sama.]
Kalau hari ini kalian setuju, saya akan beri kalian siaran di pulau yang belum pernah ada sebelumnya. Anggap saja sebagai penutupan dari Chen Lang [sebelum membawa RUI meninggalkan QE.] Kamu lihat ke belakang. Saya akan perlihatkan kesombongan saya. Kamu masih berani dirikan tenda di sini. Mengancam ayah saya, menindas adik saya.
Kamu masih di sini menantang saya, kamu hebat sekali ya? Saya merasa kasihan untuk ayah saya, kenapa bisa memilih orang seperti kamu. Sudah cukup marahnya? Saya hari ini beritahu kamu orang seperti apa ayahmu. Ayahmu waktu itu memanfaatkan moment krisis RUI, menusukku dengan modalnya yang besar dan mengambil saham RUI 80%, benar-benar mengosongkan posisi saya.
Ini adalah ayah kamu. Dia bukan mementingkan saya, dia mementingkan bisnis ini. Lihat pemikiranmu ini, pantas saja perusahaanmu tidak bisa berkembang. Kenapa? Karena dengan pemikiran bos kalian yang seperti ini, dia tidak akan bisa berkembang. Saya hanya berkunjung ke perusahaan kalian, sudah membuatmu takut bukan? Mau melarikan diri cukup seorang diri,
Untuk apa membawa segerombolan orang bersamamu? Duan Ran. Saya tidak perlu marah ke kamu. Saya katakan yang sebenarnya, saya datang ke perusahaan kalian hanya untuk mengajak Xixi makan bersama, tidak menganggap kamu sama sekali. Perusahaan kecil kamu, saya bahkan tidak menganggapnya ada. Kenapa sifat aslimu malah keluar, ekor rubahmu sudah tidak bisa disembunyikan lagi ya?
Silakan marah saja, beberapa menit lagi siaran akan dimulai. Tidak ada penyiar, tidak ada barang. Saya ingin tahu apa tindakanmu selanjutnya. Baik. Kakek hari ini akan membuka matamu. Tidak menungguku dan langsung pergi membersihkan toilet pria? – [Xixi,] – Halo! Sudah naik kapal belum? Saya masih di dermaga. Kakak, mana kapalmu?
[Kapal ada di dermaga,] [yang paling besar itu.] [Kamu tidak lihat?] Besar sekali. Ini kapal yang akan saya gunakan? Bunga kecil, bunga kecil. Saya tahu, membosankan. Setiap hari harus melakukan pekerjaan yang sama. Hari demi hari. Hari ini mengikuti kebiasaan kemarin. Saya juga bosan, tapi menyenangkan. Kamu pikir saja, dengan begini bisa menghindari
Kejutan yang hebat itu. Juga bisa menghindari kesedihan yang datang tiba tiba. Xixi. Kenapa tidak ada seorang pun di kantor? Kenapa tidak menyalakan lampu? Kantor kami biasanya memang hemat. Tapi, siapa kamu? CEO Poporo, Wu ZhongQuan. Salam kenal, Direktur Wu. Salam kenal, Direktur Wu. Salam kenal. Saya Yu Shi dari RUI. Silakan duduk, silahkan duduk.
Kenapa hari ini tidak ada seorang pun di kantor kalian? Semuanya pergi. Mereka keluar untuk melakukan siaran outdoor yang belum pernah ada sebelumnya di Poporo. Siaran di outdoor? – Benar, benar, benar. – Kenapa sebelumnya tidak pernah dengar dari Direktur Qian? Kedepannya kalau ada perubahan harus selalu ada pemberitahuan. Telepon juga tidak diangkat.
Dia sekarang tidak punya waktu untuk menerima telpon. Anda lihat, ini waktunya juga sudah dekat. Mungkin dia sekarang sedang berdandan, benar-benar tidak bisa mengangkat telepon. Siaran kali ini dibuat khusus untuk perusahaan Anda. Harus dirahasiakan. Rahasia bisa mendatangkan kejutan. Kejutan ya? Saya suka. Betul, betul, betul. Kejutan. Halo Yu Shi. Tidak baik.
Direktur Wu dari Poporo tiba-tiba datang ke kantor, [katanya datang untuk melihat siaran.] [Siaran tinggal beberapa menit lagi,] saya harus bagaimana? Kenapa dia datang ke kantor di waktu begini? [Saya mana tahu.] Mungkin dia khawatir dengan siarannya. Kalian masih perlu waktu berapa lama? Saya masih di atas laut, saya juga tidak tahu masih berapa lama.
Mungkin masih agak lama. Begini Yu Shi, kamu tangani Direktur Wu dulu, saya telepon Duan Ran dulu. Direktur Qian. Xixi. Duan Ran, masih ada sekitar tiga empat menit lagi, siaran Poporo akan dimulai. Saya rasa tidak akan sempat. Tadi Yu Shi telepon saya, katanya Direktur Wu sudah di kantor. Direktur Wu?
Saya sarankan kamu jangan basa basi lagi, cepat telepon ayahmu, suruh dia menerima syarat saya. Tutup mulutmu. Xixi, tidak akan ada masalah, jangan cemas. Begitu waktunya tiba kamu langsung mulai siaran. Lagi pula kamu juga adalah penyiar, kita juga ada baju, kamu mulai saja. Kamu bertahan sebentar, urusan di sini serahkan pada saya.
[Chen Lang ada di samping kamu ya?] Berikan ponsel padanya, saya bicara sebentar dengannya. [Chen Lang.] [Apa sebenarnya yang kamu inginkan?] Berdasarkan harga asli, jual kembali siaran langsung RUI pada saya. Kamu bermimpi. Saya belum selesai bicara. Mengingat dulu Direktur Duan juga pernah membantu saya, saya bisa mengizinkan QE Group memiliki ekuitas 49%.
Tapi anaknya yang bodoh ini harus meninggalkan perusahaan ini. Jangan menginjakkan kaki di pintu siaran langsung RUI saya. Xixi, kalau saya tidak setujui, akan ada dampak apa? Dia bilang jika kamu tidak setuju dengan ketiga syaratnya, siaran Poporo kita hari ini akan memiliki resiko pelanggaran kontrak. Panggil Ran Ran.
Baik. Saya buatkan panggilan grup, saya tarik dia ke grup. Baik. Sudah. Halo. Ayah, dengarkan saya, Chen Lang adalah orang yang mengambil kesempatan dalam kesempitan. Kamu tidak perlu khawatir. Semua baju ada di tangan kita, siaran langsung bisa berjalan normal, kita tidak perlu takut apa pun. Xixi, bagaimana pendapat kamu?
Saya merasa pikiran Chen Lang ini sangat rumit. Mungkin tidak akan segampang ini. Kamu jangan pedulikan Chen Lang. Begitu waktunya tiba kamu langsung mulai siaran. Kamu tidak perlu khawatir, baju sekarang ada di tangan kita, kamu masih punya satu kapal mewah. Kamu mau jual apa siarkan saja. Yang penting di waktu siaran yang ditentukan
Ada penyiar yang online berarti tidak termasuk melanggar kontrak. Kamu sendiri bisa bertahan, dua puluh lima sampai tiga puluh menit, kan? Xixi. Halo? [Baiklah.] Keluarkan semangat siaran langsung musim panas-mu. Panggil Chen Lang, saya bicara dengannya. Direktur Duan ingin menghiburmu. Direktur Duan. Saya juga terpaksa melakukannya , tidak ada jalan lain. [Chen Lang,]
[pada dasarnya saya sudah mengerti situasinya.] Menurut saya kerja sama dengan pelanggan tidak boleh terpengaruh oleh masalah internal. Ini hal yang paling mendasar. [Masalah internal diselesaikan secara internal.] [Mengenai Ran Ran,] [dia sama sekali tidak punya maksud pergi ke perusahaanmu,] [dia bukan ancaman bagimu.]