【FULL】Lucky’s First Love Eps 8【INDO SUB】| iQiyi Indonesia

[Tersedia subtitle Bahasa Indonesia] Lucky’s First Love Episode 8 Tidurlah sebentar di sofa. Anda tidak sedang menyindirku, kan? Apakah aku sedang diuji? Aku tidak suka melihat wajahmu yang terlihat tidak tidur semalaman itu. Maaf sudah mempersulit anda. Jadi, kau mau atau tidak? Mau, mau, mau. Wanginya enak sekali, sepertinya ada yang sering bolos kerja.

Aku juga mau makan. Daging rusuk asam manis. Pangsit. Mari makan. Penciumanmu tajam juga. Tomat tumis telur, rusuk asam manis, dan pangsit, semuanya makanan kesukaanku. Direktur Xia, Anda tidak akan bisa menghabiskan semuanya. Menyisakan nasi dan makanan bisa menghalangi jalan kita untuk masuk ke surga, lho.

Apa kau tidak lihat kalau aku menyiapkan dua porsi nasi? Tidak usah basa-basi, cepat makanlah. Apakah anda masih sebagai Direktur Xia yang kukenal? Anda tidak sedang dirasuki oleh mahluk lain, kan? Tidak. Direktur Xia, mengapa Anda tiba-tiba baik pada saya? Apakah Anda tahu sesuatu? Kau ingin aku tahu tentang apa? Tentang pertemuanku

Di tempat karaoke tadi malam. Teruskan. Tadi malam kakak sepupuku datang mencariku. Dia yang waktu itu salah kirim pesan padaku dulu. Dia memaksaku pergi ke tempat karaoke, katanya ingin merayakan hari putus cintaku. Lalu? Lalu kami bernyanyi sampai tengah malam, dan akhirnya aku ketiduran. Dia malah meninggalkanku dan pulang duluan. Apa Anda tahu?

Aku hampir saja akan diculik oleh pelaku perdagangan manusia lagi. Perdagangan manusia, lho. Cepatlah makan. Setelah itu ikut aku keluar sebentar. Pergi ke mana? Menemui pelanggan. Oh. Percaya atau tidak, dia akan menghilang. Dia akan segera menghilang. Dia akan segera menghilang. Bagaimana bisa? Aku juga tidak tahu. Tuan He hebat sekali.

Jangan panggil aku Tuan He. Panggil saja aku He he. Ayo pergi. Sepertinya, kau sudah lebih sehat. Direktur Xia, lain kali kalau mau masuk, ingatlah untuk mengetuk pintu lebih dulu. Kau… Aku? Kau… Aku? Dia… Dia He Yu, manajer proyek Jiawo. Kalian pernah bertemu di lapangan golf sebelumnya. Halo, aku adalah manajer proyek Jiawo.

Namaku He Yu. Manajer proyek Jiawo. Apa kau sudah ingat, Nona Xing? Direktur Xia, aku masih ada urusan lain, aku pergi dulu. Berhenti. Minta maaf. Manajer He, maafkanlah aku. Nona Xing, ada satu pertanyaan yang membuatku penasaran. Katakanlah. Aku sudah berbaik-hati mengajakmu karaoke bersama, tapi kamu malah memukulku dengan microphone hingga seperti ini,

Kau anggap aku siapa? Itu semua salah paham. Pemabuk, playboy, atau mantan pacar? Pelaku perdagangan manusia. Apa kau bilang? Apa aku mirip seperti penjual manusia? Ya. Aku yang salah, punya mata tapi tidak bisa melihat. Mataku minusnya tinggi sekali. Anda tenang saja. Aku akan menanggung semua biaya pengobatannya. Bagiku uang tidak penting.

Yang penting adalah karena kecelakaan ini mungkin garis kehidupanku sebagai manusia harus berubah. Dokter berkata, aku menderita gegar otak parah, di dalam ada darah yang membeku. mungkin aka nada efek sampingnya. Tidak mungkin. Tadinya aku bulan depan sudah mau menikah. Sekarang otakku rusak, apa pacarku masih mau menikah denganku? Maaf, maaf.

Aku sungguh tidak menyangka akan begini parah. Kalau nanti benar ada masalah yang terjadi pada Anda, aku akan bertanggung jawab hingga tuntas. Aku akan mengorbankan segala milikku, supaya dapat membayar biaya pengobatan anda. Bagaimana kau akan mengobatinya? Apa kau akan bisa mengobati luka di hatiku? Dengan kamu menikahlah denganku? Sudah cukup. Kamu merasa sayanginya?

Dia hanya gegar otak ringan, selain itu dia juga belum akan menikah. Sungguh? Tenang saja. Wanita yang ingin menikah denganku, sudah antri hingga ke belahan bumi selatan. Jika kau ingin ikut antrian, kau harus naik pesawat dulu lebih dari 10 jam. Sungguh persis tidak ada bedanya dengan seseorang. Manajer He ini,

Dengar-dengar adalah teman sekolah Direktur Xia waktu di luar negeri. Penampilan arogannya persis seperti Direktur Xia. Syukurlah jika Anda tidak apa-apa. Cepat kembalikan barangnya. Nada dering dari handphonemu sungguh kuno sekali, dan terus-menerus berbunyi, jadinya aku nonaktifkan saja. Orang tuaku kenapa meneleponku berulang kali seperti ini? Direktur Xia, aku keluar sebentar untuk telepon balik.

Menarik juga ya. Kau ini. Handphoneku terjatuh, ini baru ketemu. Aku di rumah sakit. Bukan, bukan, bukan aku yang sakit. Ibu, tenanglah dulu, aku akan segera pulang, ok? Apa yang terjadi di rumahmu? Ayah ibuku tidak tahu kenapa, mungkin karena seharian berusaha menghubungiku, tapi tidak ada kabar dariku. He Yu memaksa untuk bertemu denganmu dulu,

Baru mau mengembalikan handphonemu. Aku sudah membuat dia sampai seperti ini, sudah sepantasnya dia marah padaku. Direktur Xia, apakah Anda sedang berusaha memberikan penjelasan padaku? Cepatlah pulang. Yang di sini… Aku saja yang urus. Terima kasih, Direktur Xia. Kalau terjadi apa pun dengan dia, aku tidak akan bisa hidup lagi. Anak gadisku.

Anak gadisku, akhirnya kamu pulang juga. Ibu takut setengah mati. -Ada apa, Ibu? -Akhirnya pulang juga. Ada apa? Syukurlah, akhirnya kau pulang. Kalau kau tidak pulang juga, Kami sudah mau lapor polisi. Semua karena kamu. Kapan kamu pulang? Kenapa tidak membangunkan aku? Aku juga minum terlalu banyak,

Tengah malam saat terbangun aku tidak begitu sadar, dan langsung pulang. Apa kau tahu, gara-gara kau aku mendapat masalah besar. Kau juga tidak menjawab teleponku, semalaman tidak pulang ke rumah, tidak ada kabar apapun. Kau anggap orang tuamu ini apa? Apa kau tahu yang kita rasakan seharian ini? Darah tinggi ibumu langsung naik.

Sudah jangan marahi dia lagi, jangan dimarahi lagi. Anak gadisku ini baru saja putus cinta, perasaannya sedang tidak enak. Karena kau marahi seperti ini, dia bahkan kabur dari rumah. Aku hanya ingin mengingatkannya, karena dia sama sekali tidak mencintai dirinya sendiri. Hanya karena seorang pria yang tidak mencintaimu, kau kabur dari rumah.

Apa kau pernah memikirkan perasaan ayah ibumu ini? Tunggu sebentar, siapa yang kabur dari rumah? Kau. Kalian sudah tahu kalau aku putus dengan Chu Nan? Karena kau tidak bisa dihubungi, jadi aku langsung ke sini memberitahu mereka. Adikku tersayang, zaman sekarang banyak sekali orang yang bunuh diri gara-gara cinta. Teleponmu tidak bisa dihubungi.

Kalau kau sampai tidak berpikiran jernih bagaimana? Ayah, ibu, kalian jangan percaya perkataan Xing Cheng. Aku memang sudah putus dengan Chu Nan. Tapi kami putus secara baik-baik. Anak bodoh. Bagaimanapun kau tetap harus menghubungi kami. Karena ponselku di… ponselku terjatuh di tempat karaoke. Ini baru dapatkannya. Kalau begitu, kenapa kau tidak mengatakan pada kami

Kalau kau sudah putus? Karena aku takut kalian jadi kecewa dan khawatir. Khususnya ibu, kau selalu berharap aku bisa secepatnya pacaran dan menikah, kan? Aku berharap kau berpacaran, agar kau dapat banyak komunikasi dengan dunia luar, dan banyak bergaul. Siapa yang sungguh berharap … Siapa yang bisa berharap anak perempuannya cepat-cepat menikah. Ibu. Jujurlah padaku.

Kau benar-benar sudah putus dengan Chu Nan, apa kau sudah tidak cinta dia? Sebenarnya aku sangat berterima kasih padanya. Dengan adanya pengalaman ini, lain kali aku tidak akan membuang-buang waktu lagi bersama dengan orang yang tidak tepat. Ini bisa dibilang suatu hal yang baik juga. Sial, sial. Ada apa lagi? Tadi paman khawatir,

Jadi menyuruhku menelpon Chu Nan. Ya, benar. Tadi ayahmu juga menyuruh dia cepat kesini, dia ingin membuat perhitungan dengan Chu Nan. Aku sekarang juga pergi cari dia. Ayah, ini tidak ada hubungannya dengan Chu Nan. Seharusnya dia sudah mau ke sini. Chu Nan, aku sudah di rumah. Kau sudah sampai di bawah gedung?

Aku sungguh minta maaf, sudah merepotkanmu ke sini, bahkan harus dimarahi oleh ayahku. Tidak apa. Memang sudah seharusnya aku menjelaskan kepada orang tuamu. Oh ya. Bagaimana dengan kau dan Kakak Shen Qing? Bagaimanapun, aku tidak akan menyerah. Aku akan menggunakan cara yang bisa dia terima, untuk menunggunya, dan melindunginya. Tadinya aku masih sedikit marah padamu,

Tetapi sekarang aku menyadari, kau benar-benar tulus mencintai Kakak Shen Qing. Aku tadi juga mengatakan kepada ayah ibuku, kau yang membuatku menyadari kondisinya saat dua orang tidak saling mencintai. Tetapi sekarang aku sudah sedikit mengerti bagaimana cara mencintai seseorang. Kau tidak tahu. Hanya saat kau bertemu dengan orang itu, barulah kau akan mengerti.

Aku angkat telepon. Halo. Halo, di rumahmu ada masalah? Tidak ada masalah. Kalau begitu aku tutup dulu. Tunggu, Direktur Xia, apa Anda sedang mengkhawatirkan aku? Aku sedang khawatir kau akan ijin atau tidak. Ternyata masih Direktur Xia yang kukenal. Xing Yun, kau adalah gadis yang baik. Aku tidak bisa dihitung sebagai cinta pertamamu.

Dunia ini berhutang sebuah cinta pertama yang indah padamu. Terima kasih. Apa yang kalian lihat? Kalian berkumpul seperti ini, ramai sekali. Bukan begitu, Kakak Shen Qing, kami menemukan sebuah pesanan yang aneh. Aneh? Dia mau memesan roti jahe manis, dan meminta di dalam roti ditaruh kopi hitam.

Baru sekali memesan roti dengan sudah mengatur cara pembuatannya, dia mengira kita juga membuat roti yang dibuat khusus. Alamatnya di mana? Biar aku lihat. Di sini. Bos, kau mau ke mana? Apa yang sedang kau buat? Aku sedang membuat sejenis roti yang baru. Rasa jahe manis. Di dalamnya ditambah kopi hitam yang sangat kau sukai.

Benarkah? Hanya khusus untuk aku seorang, kan? Baiklah. Dari tempat kejadian kita bisa melihat, kalau kecelakaan ini cukup parah. Pemilik mobil yang bermarga Ling terluka parah, dan sudah dibawa ke rumah sakit untuk dirawat. Menurut laporan, yang mengendarai mobil kebetulan adalah adik istri korban. Penyebab dari kecelakaan masih menunggu investigasi lebih lanjut. Ini tidak mungkin.

Dia sudah pergi. Dia pergi ke mana sebenarnya? Anak ini tidak boleh tinggal di rumah keluarga Xia. Aku akan mengatur seseorang untuk membawanya pergi. Pergi? Mau dibawa ke mana? Panti asuhan? Apa kau mau membuat anak Ling Shan menjadi anak yatim? Dia tak pantas menjadi seorang ayah. Siapapun jangan berharap bisa mengambil anakku dariku.

Tuan Ling, pesanan roti jahe manis Anda dengan kartu ucapannya tertulis, untuk pernikahan dan cinta kita yang pernah ada. Ternyata benar kamu. Lama tidak berjumpa. Bagaimana kabarmu? Seperti yang kau lihat. Kau masih tetap unggul seperti dulu. Aku tahu apapun yang kau lakukan, pasti akan berhasil. Kakimu sudah sembuh. Shen Qing.

Aku tahu kau masih mencariku. Sudah sekian tahun berlalu, Shen Qing, aku berhutang sebuah permintaan maaf padamu, dan juga berhutang sebuah penjelasan. Waktu aku meninggalkanmu karena… Sudahlah. Sebenarnya hari ini aku ke sini karena ingin melihat diriku sendiri, apakah sudah bisa melepaskan diri dari kejadian waktu itu. Saat kau berdiri di depanku,

Aku sangat senang waktu melihatmu tak cacat. Kekecewaan dan kebencian masa lalu, sudah hilang seiring waktu. Oh ya. Roti yang kau pesan itu sementara belum dapat kami produksi karena aku sudah lupa cara membuatnya. Maaf. Bolehkah aku bertemu dengan anak kita? Direktur Xia. Menurutku sebaiknya Anda mencari orang lain untuk komunikasi dengan Manajer He.

Dia sama sekali tidak mau berbicara denganku. Direktur Xia. Mengetuk pintuku sepertinya susah sekali ya. Kenapa sekarang tak begitu bersopan santun? Apa manajer proyek kita kali ini sangat membuatmu tidak puas? Namanya saja sudah tidak menarik. Aku tidak sedang bercanda denganmu. Aku juga tidak sedang bercanda. Kita sudah saling mengenal dengan baik.

Buat apa ada orang lain? Aku…kau masih belum hebat. Baiklah, Anda memang sudah jadi direktur besar, tidak sebanding dengan manajer pelanggan kecil seperti kami ini. Tapi kau seharusnya mengerti maksudku. Kita tidak perlu menyiapkan begitu banyak perantara di antara kita. Daripada kau menyuruh orang dari departemen perencanaan menjadi perantara di antara kita,

Lebih baik kau menyuruh penanggung jawab proyek pembantu langsung komunikasi denganku. Dengan begitu kita berdua bisa langsung berkerja lebih cepat. Maksudmu Xing Yun? Aku lupa dia adalah penanggung jawab. Dia jauh lebih menarik. Halo. Halo. Di sini ada sebuah perempuan bernama Xing Yun? Ada, mohon tunggu sebentar. Baiklah.

Xing Yun, di sini ada seorang pria yang mencarimu. Maaf, marga Anda apa? Aku bermarga Lin. Dia bilang dia bermarga Lin. Baiklah. Dia akan segera keluar. Terima kasih. Halo, Tuan Lin. Aku adalah Xing Yun. Halo, halo. Kamu boleh memanggilku Paman Lin. Baiklah, Paman Lin. Kalau begitu kita cari sebuah kafe di sekitar sini,

Untuk duduk dan mengobrol sebentar. Baiklah. Pesan satu Americano. Baik, mohon tunggu sebentar di dalam. Terima kasih. Aku minta maaf, sudah merepotkanmu datang ke sini. Tidak masalah, kau juga sedang sibuk kerja. Tidak juga. Kita langsung masuk ke intinya saja. Baiklah. Begini, aku biasanya sangat menyukai hewan kecil,

Aku sering menolong kucing atau anjing liar kecil yang butuh pertolongan. Nyawa mereka sangatlah lemah, sangat membutuhkan pertolongan kita. Ini berarti kau memiliki hati yang penuh cinta. Oh ya, apa tubuhmu mampu? kau terlihat kurus dan lemah. Walaupun aku terlihat kurus dan lemah, tapi aku sangat sehat, jarang sekali sakit.

Baiklah kalau begitu, pekerjaanmu sangat sibuk? Walaupun agak sibuk, tapi aku akan sebisa mungkin meluangkan waku. Baik. Selain kucing dan anjing, apa kau punya hobi yang lain? Aku juga suka membaca komik. Saat istirahat, biasanya aku tinggal di rumah saja. Aku suka dengan gadis yang penuh keyakinan sepertimu.

Tidak seperti kebanyakan gadis yang suka berpergian ke mana mana. Oh, ya, kau juga bisa melakukan pekerjaan rumah, kan. Bisa sedikit. Nona Xing, aku sangat puas denganmu. Kapanpun kau ada waktu, datanglah lihat-lihat ke tempat kami. Bagaimana kalau malam ini? Atau kapanpun kau ada waktu… Dia kapanpun tidak ada waktu. Direktur Xia.

Belum waktunya masuk kerja. Kau juga sedikit terlalu rakus. Apa maksudmu? Ini adalah… Ini adalah atasanku. Direktur Xia, aku masih ada urusan di sini, Anda balik duluan saja. Ikut aku. Tunggu, tunggu. Jangan ganggu aku, ini masalah serius. Dia bahkan bisa jadi ayahmu. Bukan. Apa yang kau pikirkan? Dia adalah… Aku beritahumu,

Aku memang sudah ingin menjadi ayahnya, kau memang tidak salah bicara. Aku datang mewakili anakku untuk menjodohkan kalian. Ini anakku. Aku sungguh minta maaf. Aku melewati perantara dan langsung datang ke sini mencarimu. Anakku sangat unggul. Kalian berdua sangat cocok. Tunggu sebentar. Anda bukan Tuan Lin Yang jadi penanggung-jawab rumah kucing liar? Kucing liar apa?

Yang waktu itu aku kirimkan resume-ku, rumah kucing liar yang itu. Anda datang untuk mewawancaraiku, kan? Nona Xing, yang kau bicarakan ini, aku sama sekali tidak mengerti. Tunggu dulu, darimana Anda mendapatkan cara menghubungi dia? Xing Cheng semakin lama semakin keterlaluan. Xing Cheng sepupumu itu? Sejak aku putus dengan Chu Nan,

Dia selalu berkata dia berutang seorang pacar padaku, berusaha menjodohkanku dengan sejumlah pria. Sekarang malah menempelkan data diriku di sini. Ayo pergi. Anak muda, bolehkah kau memberiku selembar data dirimu? Sekali lihat aku langsung tahu kau seorang yang berbakat. Berapa umurmu? Cobalah kau pertimbangkan anak perempuanku. Anak muda, di mana kau bekerja?

Anak muda, ini akun Wechat anakku. Tambahkan ke kontakmu ya. Kalian bicaralah dengan baik. Anakmu sudah 30 tahun, pemuda ini masih sangat muda. Anak muda, anakku baru 28 tahun, dia lulusan universitas ternama. Anakku lebih baik, anakku 25 tahun, baru lulus kuliah juga dari universitas ternama. Direktur Xia, maaf atas kejadian hari ini.

Sudahlah jika mau minta maaf. Minggu depan aku mau pergi ke perusahaan game di Shanghai untuk melakukan pertemuan. Saat itu kau sudah tahu apa yang harus dilakukan. Kenapa aku lagi? Karena sepertinya kau ada bakat dalam hal seperti ini. Anda sedang berusaha menindas tenaga buruh murah. Aku mengerti. Satu lagi, kalau kakak sepupumu sudah

Mengatur kegiatan untukmu, batalkan saja semuanya. Proyek Jiawo sekarang akan diserahkan kepadamu. Kau menyuruhku bekerja sama dengan Manajer He? Tetapi aku pernah ada masalah dengannya. Kebetulan kau bisa mengganti kerugian. Apa kau berpikir kalau terlalu sibuk, akan mempengaruhi perjodohanmu? Tidak, tidak. Sekarang juga kusiapkan. Ada petunjuk apa lagi, Direktur Xia?

Masalah pergantian orang penghubung yang baru, sudah dilakukan sesuai keinginanmu. Ibu. Ibu. Ibu, siapa paman ini? Xiaoxi, dia adalah… Aku adalah ayahmu, kemarilah. Kemarilah. Aku tidak punya ayah. Jangan takuti dia, biar aku bicara pelan-pelan padanya. Aku hanya terlalu emosi. Ibu, apa benar dia ayahku? Ya, dia ayahmu. Banyak makan ya.

Ayah pesankan kue krim untukmu, ya. Tidak usah. Tidak usah sungkan dengan ayah. Kue manapun tidak ada yang seenak kue buatan mama. Benar, kue buatan mama yang paling enak. Kalau begitu aku belikan es krim. Dia tidak bisa makan sebanyak itu, jangan sia-siakan makanan. Kau tidak mengerti perasaanku saat ini.

Aku sama sekali tidak menyangka kalau aku, Ling Shang bisa menjadi seorang ayah suatu hari nanti. Kau juga tahu, sejak kecil aku sudah tidak punya orang tua dan keluarga. Aku adalah anak yatim. Tetapi hari ini aku sudah punya Xiaoxi, dia adalah satu-satunya darah dagingku. Apa maksudmu? Tidak apa-apa. Aku terharu dan bahagia. Shen Qing.

Hei, Paman Chu Nan, aku Shen Xiaoxi. Xiaoxi, di mana ibumu? Paman Chu Nan, cepat datang temui ibu. Kalau tidak ibu akan menyukai orang lain. Xiaoxi, jangan sembarangan bicara. Ibumu bebas berteman dengan siapa saja. Tetapi musuh itu sangatlah kuat, lebih menakutkan dari monster yang paling menakutkan sekalipun. Dia adalah ayahku, ayah kandungku. Apa?

Ayahku sudah kembali. Ayah kandung. He Yu meminta komunikasi langsung dengan tim proyek, untuk mencegah terlalu banyak perantara yang menyebabkan kesalahan informasi. Oleh karena itu Xing Yun harus menguasainya secara keseluruhan, agar dapat menyampaikan permintaan kita secara langsung kepada pihak lain tanpa ada kesalahan. Segala data yang dia butuhkan semuanya akan disiapkan olehmu.

Lebih tepatnya, kau harus siap kapanpun dia memanggilmu. Kalian bantu dia. Anda tenang saja. Direktur Xia, Anda sudah harus ke bandara. Oh ya. Batalkan semua urusanmu di luar, yang tidak ada hubungannya. Direktur Xia, aku pasti akan melaksanakan perintah Anda. Anda pergi saja dengan tenang. Kau begitu berharap aku akan pergi ya. Bagaimana mungkin? Bersulang.

Tentu saja aku berharap dia akan secepatnya pergi. Aku yang traktir malam ini, makan apa saja terserah kalian. Kau tidak tahu kalau tidak boleh makan banyak di malam hari? Pesan begini banyak. Apa yang kau tahu? Biksu Tang pergi ke Shanghai mengambil kitab suci, Sun Wukong di sini sudah tidak dikontrol oleh Gunung Wuzhi,

Apa dia masih tidak mau meloncat ke langit? Xing Yun, aku mau bertanya, kali ini Direktur Xia sebelum pergi apakah dia menyuruhmu melakukan itu? Tentu saja. Aku bergadang semalaman menyelesaikannya. Melakukan apa? Seharusnya dalam perjalanan bisnis, pakaian, makanan, tempat tinggal, dan transportasi akan diatur oleh departemen administrasi. Tapi Direktur Xia sudah berkata,

Aku memilih Xing Yun yang mengerjakannya. Dalam hal merawat Direktur Xia, Xing Yun kita ini benar-benar berbakat. Kau katakan pada kami, saat kau mengatur jadwal perjalanan Direktur Xia, apakah ada sesuatu yang luar biasa? Sangat mudah, yang dia mau bukanlah jadwal perjalanan, tetapi petunjuk kehidupan. Apa maksudmu? Misalnya saat memesan tiket pesawat,

Selain memilih waktu yang tepat, pemilihan kursi juga sangat penting. Bukankah dia selalu naik penerbangan kelas satu, apa bedanya? Perbedaannya sangat besar. Direktur Xia saat bekerja di pesawat, paling takut diganggu orang lain, jadi harus memilih kursi di samping jendela. Dengan begitu tidak ada orang yang keluar masuk dan menggangunya. Kemudian,

Lokasi hotel juga yang tenang di antara keramaian. Di dalam kamar harus ada lemon, tidak boleh ada bunga segar. Dia alergi serbuk bunga. Untuk menjaga kualitas tidur, gorden anti sinar matahari harus yang kualitas bagus, tapi pemandangan di luar jendela juga tidak boleh dilupakan. Oya, bantal tidak boleh terlalu tinggi atau rendah,

Paling bagus bantal yang bisa merekam posisi. Masih ada lagi? Di sekitar hotel harus ada sebuah jalur untuk berlari pada malam hari. Permukaan jalan bersih dan tidak banyak persimpangan jalan, tenang, ada lampu jalan, dan lingkungannya ramah. Oya, di sekitar hotel dalam jarak 3 menit harus ada sebuah minimarket,

Jadi bisa beli bir yang biasa dia minum. Direktur Xia biasanya minum bir yang merek ini. Sungguh tidak enak, kau mau coba? Tidak enak tapi kau beli juga. Ini mahal sekali. Aku harus banyak bayar untuk menurunkan tekanan. Untukmu saja. Ada lagi? Lalu di sekitar ada bioskop, apotik, rumah makan, bar, pusat perbelanjaan,

Stasiun subway terdekat dan halte untuk menunggu taksi, semua jarak yang berada di sekitarnya, harus aku perhitungkan untuknya. Sekarang aku mengerti apa yang dinamakan hal kecil yang menentukan nasib. Sudahlah, topik ini sampai di sini aja. Akhirnya beberapa hari ini aku bisa tenang bekerja tanpa terganggu. Ayo bersulang. Patut untuk dirayakan. Baiklah. Bersulang. Tidak juga.

Dua hari lagi Manajer He dari proyek Jiawo akan datang, kan? Orangnya bagaimana? Aku hampir lupa dengan orang yang satu ini. Dia… Makan hotpot saja. Dia kenapa. Aku tidak mau bilang. Makanlah. Halo, Aku adalah He Yu dari Jiawo. Halo. Buku daftar hadir. Aku tidak ingin kau dihukum karena tidak mendaftar. Manajer He. Aku saja.

Tidak usah, hal seperti ini tidak usah merepotkan Anda. Hal seperti ini sudah seharusnya dilakukan oleh seorang pria. Terima kasih. Taruh di situ saja. Kerjalah dengan baik. Sampai jumpa. Katanya Manajer He dan Direktur Xia adalah teman satu kampus, tetapi berwatak beda. Dibandingkan dengan Direktur Xia yang serius, pria yang manis seperti Manajer He

Bisa membuat bunga bermekaran di manapun dia berada. Pasti kau tidak tahu, dengar-dengar Manajer He adalah seorang ahli cinta yang legendaries. Keterampilannya merayu sangat lihai, Kau sebaiknya berhati-hati, jaga keselamatan. Tidak perlu kau pikirkan. Manajer He, ini adalah informasi dari proyek pembantu Tak Terbatas yang sudah saya kumpulkan untuk Anda, silahkan Anda pelajari.

Kalau ada perlu segera cari saya. Kau yang bilang ya. Hal apapun bisa cari kamu. Direktur Xia sebelum pergi memberi perintah agar saya datang secepatnya jika ada perlu. Kalau begitu belikan aku makan siang. Aku tidak pilih-pilih, apapun boleh. Asalkan tidak ada bawang hijau, tidak pedas, tidak ada organ dalam, dan tidak terlalu panas.

Aku akhir-akhir ini berolahraga di gym. Manajer He, sekarang baru jam 10.30, bagaimana kalau sekarang kita diskusi tentang masalah design dulu. Bukan, aku datang sepagi ini tidak makan apapun. Kau juga tahu, jika kadar gula rendah, otak jadi sulit bekerja. Oh ya, carikan aku permen mint dan segelas coklat panas, sedikit lebih kental dan manis.

Pergilah. Xia Ke, kau hebat sekali. Aku yang orang lokal saja tidak tahu tentang restoran ini. rasanya seprti yang aslinya. Karena aku ada senjata rahasia. Mari bersulang. Setelah pertukaran nanti kau berencana kemana? Kau bisa berkeliling, Suhang, Anji, atau Moganshan boleh juga. Musim seperti ini cuaca di sini sangat nyaman. Beberapa hari lagi,

Akan ada pameran game Jepang, lebih baik tunggu dan lihat-lihat sebelum pulang. Oya, ingatlah untuk membawa senjata rahasiamu. Sesuai permintaan Anda, gula dua kali lipat. Manajer He, berapa lama lagi Anda akan selesai? Lihat kondisi. Tidak akan lewat dari jam 12. Pria juga harus merawat diri. Sesibuk apapun, juga tidak boleh melewatkan tidur untuk kecantikan.

Sebelum jam 12 sudah selesai ya? Bagaimana mungkin, aku saja baru mulai. Bagaimanapun tetap dalam seminggu. Lalu beberapa hari ini apa yang Anda lakukan? Menyembuhkan luka. Mungkin karena kepalaku belum sepenuhnya pulih, sedikit bekerja sudah langsung sakit, jadi akhirnya menunda kemajuan pekerjaan. Kalau begitu aku pergi dulu. Kalau tidak salah ingat, Direktur Xia

Sepertinya menyuruhmu membantu aku. Jadi? carikan aku sebuah sticky notes. Kamu. Jangan marah dulu. Aku baru saja datang, jadi belum terlalu familiar. Sudah seharusnya kau membantuku mencari sticky notes. Benar,kan? Kau saja yang sibuk. Ada apa? Ular. Ular? Di mana? Jangan mendekat, bagaimana kalau berbisa? Kalau begitu bagaimana? Diam sedikit.

Saat ini paling baik kita menjaga ketenangan. Biasanya dia tidak akan menyerang duluan. Apa yang kau lakukan? Nanti aku mau menutup dia dengan baju, Lalu kita lari mencari satpam. Lari. Bukan. Bukan, ayo lari. Bagaimana bisa kau punya kemampuan bertahan hidup di alam sekuat ini? Tadi malam di bar

Aku memenangkan ini di permainan anak panah. Tadinya aku merasa ini tidak menarik, ternyata sekarang menarik sekali. Mirip seperti asli, kan? Jadi kau sengaja menaruhnya di lemari dan menyuruhku mencari sticky notes. Aku hanya bercanda. Tidak kusangka reaksimu akan seperti ini. Kau cukup berani juga. Tidak. Kau marah ya? Tidak perlu lah.

Manajer He, aku tidak punya kewajiban untuk menemanimu bercanda di sini. Sampai jumpa. Direktur Xia, ada tempat yang bisa dikunjungi di Shanghai? Kenapa hari ini reaksimu lambat? Direktur Xia, aku di sini untuk merancang game, bukan untuk menjadi mainan bagi kalian para atasan, atau menjadi pemandu arah. Kalau kau tidak suka dengan reaksi yang lambat,

Silahkan naikkan gajiku. Begitu dapat gaji, reaksiku akan jadi lebih cepat. Buat marah saja. Selamat pagi. Selamat pagi, Manajer He. Apa yang kau lihat? Pengumuman di memo ini. Malam ini jam 9 sampai jam 12 akan dilakukan pemeliharaan dan pemadaman listrik. Sepertinya hari ini harus pulang lebih awal. Material ini walaupun dapat menunjukkan

Struktur peningkatan yang jelas, tapi aku tidak bisa menggunakannya sebagai layar utama. Karena dia mengharuskan pemain memiliki tingkat pengenalan tertentu terhadap permainan. Tujuannya untuk memilih pemain yang potensial. Bagaimana dengan yang ini? Yang ini dan ini, menargetkan populasi inti. Kita bisa menggunakan ide dari aktivitas internal. Bagaimana? Apa kau terpesona dengan penampilanku saat bekerja.

Sangat normal, sebagian besar reaksi para wanita seperti ini. Aku masih belum mampu sama sekali untuk memastikan tingkat kemampuan dan kejujuran seseorang. Selain itu, lain kali bolehkah jangan memanggilku ikut rapat secara mendadak lagi. Aku juga punya kerjaanku sendiri. Inspirasiku selalu muncul secara tiba-tiba, dan hilang dalam waktu yang singkat pula. Mati listrik.

Sibuk sampai lupa waktu. Malam ini jam 9 ada pemeliharaan listrik di gedung. Mereka seharusnya sudah pulang lebih awal Baiklah, kita sampai di sini saja, Manajer He. Bisakah kau menolongku? Menolong apa? Temani aku ke kantor mengambil barang. Dengar. Itu bunyi apa? Sebelum aku memanggilmu ke sini, aku menonton film horror di kantor.

Begitu keluar aku lupa mematikannya. Apa maksudmu? Maksudnya film nya masih berjalan sampai sekarang. Aku tidak berani masuk seorang diri. Kamu seorang pria dewasa, kenapa takut sama hantu? Kamu tidak takut? Aku tidak kekanak-kanakan seperti itu. Lagipula kalau kamu takut hantu kenapa nonton film horror? Kalau lampunya menyala tentu aku berani.

Sekarang di luar gelap begini…. Film apa sih yang kamu nonton? Bisa selama ini. Menarik Roh, kamu tidak tahu ya? Salah satu film paling menakutkan di dunia, menceritakan bahwa dalam satu gedung yang sudah dibuang, seringkali terdengar suara minta tolong yang mengerikan. Jangan bicara lagi. Aku juga tidak mau. Cepat lihatlah. Sudah, aku mau pulang.

Kamu, kamu bantu aku lagi ya. Jalan-jalan di akhir pekan begini, malah harus menemani melihat mainan-mainan aneh ini. Mainan? Ini semua buatan tangan lho. Kamu kan juga kerja di perusahaan game, bisa tidak sedikit lebih tahu tentang pengetahuan umum? Teruskan ceritamu. Hari itu setelah mati listrik, apa yang terjadi antara kamu dan Manajer He?

Dia sungguh penakut. Dia bilang karena tempat parkir mobilnya jauh, dia tidak berani jalan sendirian. Jadi aku mengantarnya sampai ke tempat parkir. Xing Yun, aku merasa dia sedang mempermainkanmu. Apa maksudmu? Dengan pria setampan Manajer He, aku akan melihat akunnya di media sosial. Aku sudah mendapat akun Weibonya yang lain.

Aku mencari sampai ke tahun 2012, adakah orang aneh? Aku menemukan ini, lihatlah. Saat kuliah dia bersama Direktur Xia pergi ke rumah hantu di Jepang. Sudah lihat? Orang yang bisa ke tempat seperti itu, mana mungkin tak berani? Ya Tuhan, Orang yang di depan rumah hantu ini dengan orang yang menarik bajuku tadi malam,

Adalah orang yang sama? Apakah dia menderita schizophrenia? Aku rasa dia dendam padamu. Karena kau dulu memukul kepalanya. Xing Yun, cepat ke sini. Ke sini, ke sini. Penghalang roh. Versi tahun 2013. Bos, ini harganya berapa? Ini barang pameran, tidak dijual. Bos, di mana kau beli penghalang roh ini?

Di Hangzhou, di sebuah toko barang kerajinan tangan yang dibuka oleh orang Jepang. Alamatnya di mana? Nanti aku tuliskan untukmu. Anda Tuan Xia? Seorang wanita bermarga Xing memesankan taksi online untuk anda. Indah sekali kan. Sebagian besar wisatawan yang datang ke Shanghai pergi ke The Bund.

Ini adalah salah satu tempat rahasia untuk melihat pemandangan malamnya. Karena tahu Anda suka pemandangan malam, jadi aku spesial memilih tempat ini untuk Anda. Anda lihat ke bawah. Dalam setiap lampu di sungai yang terus mengalir ini, tersimpan berbagai kehidupan manusia yang berbeda. Direktur Xia, apakah Anda puas dengan kehidupan Anda sekarang?

Aku percaya Anda pasti sudah puas dengan kehidupan Anda sendiri. Aku tidak terlalu puas. Karena beberapa hari yang lalu aku bersalah pada atasanku, tidak tahu apakah dia akan memaafkan aku atau tidak. Halo, Direktur Xia. Kau mengaturnya dengan sangat baik. Asalkan Anda puas sudah bagus. Perjalanan wisata lain di Shanghai dan sekitarnya

Sudah aku kirim ke email Anda. Aku tidak ingat kalau aku sudah mengirimkanmu gaji yang kedua. Kita berdua sudah saling kenal, tak enak berbicara tentang uang. Belikan aku kerajinan tangan saja sudah cukup. Kerajinan tangan?