【FULL】Detective Chinatown Eps 7【INDO SUB】| iQiyi Indonesia

[Tersedia subtitle Bahasa Indonesia] Di masa lalu bunga mawar terkenal akan keharumannya, tetapi sekarang bunga mawar hanyalah sebuah nama. – (italia) Umberto Ecco [Nama Mawar] Maaf. Tidak apa-apa. Maaf. Namaku Lin Mo. Pada siang hari, aku adalah guru kimia dari sekolah menengah Luming sebelumnya. Ketika malam tiba,

Aku berjalan di belakang lampu neon dan hiruk pikuk Bangkok. Seorang penangan kasus di antara hukum dan kejahatan. Namun saat ini, identitasku adalah seorang detektif. Salah satu detektif di Biro Detektif Tang Ren yang berada di Chinatown Bangkok. Detective Chinatown Nama Mawar Kamu tinggal disini? Tempat yang sangat romantis. Begitukah? Kembali kesini,

Kamu tidak takut ada polisi? Mereka pasti sudah datang di pagi hari. Polisi sekarang sama sepertimu, jadi tempat ini malah adalah tempat yang paling aman. Masuklah. Sudah selesai. Terima kasih. Aku tidur dimana malam ini? Kamu tidak pulang? Pulang kemana? Hari ini saat kabur bersamamu di pasar, polisi telah melihatnya. Pasti akan mencurigai

Hubungan antara kamu dan aku. Dan pembunuh itu, tidak tahu sedang dimana menunggu untuk membunuhku. Kamu tidur di kasur, aku tidur dilantai. Sepemikiran denganku. Boleh mandi? Silakan. Kamu tidak akan menerobos masuk bukan? Tidak tentu. Apa yang sedang kamu lihat? Kenal dengan orang ini? Siapa dirinya? Seorang detektif swasta, telah dibubuh sebelum Kun Ta,

Dia sepertinya sedang mengintai, memeriksa Kun Ta. Kedua kasus ini sangat berdekatan, sedikit kemungkinan tidak memiliki kaitan. Maka hari ini sebelum pergi ke toko bunga aku pergi ke Apartemen Lanting yang kalian tempati. Kun Ta sepertinya keluar jam 7 lebih 10 menit pagi setiap hari bukan? Benar. Itu kebiasaannya. Setiap pagi pergi ke kedai kopi

Makan sarapan, menulis. Ini adalah trik yang biasa digunakan oleh detektif swasta, pola kunjungan yang lazim digunakan untuk memahami target. Mari bicarakan Kun Ta. Aku telah memeriksa tidak ada banyak aset yang milik dirinya. Ini bukan gaya Xiao Lian, jadi kenapa adalah dia? Jujur saja, kali ini aku juga merasa aneh.

Jangan-jangan target Xiao Lian kali ini bukanlah uang? Atau kamu tidak ingin memberitahuku? Lagi pula, kamulah yang paling diuntungkan pada saat ini. Kamu masih tidak mempercayaiku? Antara sesama manusia, kepercayaan tidak begitu mudah terbentuk. Aku sungguh tidak tahu, Kun Ta lebih spesial, dia berbeda dengan orang lain. Aku benar-benar jatuh cinta padanya.

Bukankah kamu selalu jatuh cinta? Dilihat dari sikap bicaramu… cemburu? Tidak mendalami peran, bukanlah pelakon yang baik. Aku memang pelakon, tapi aku tidak akan menghianati hatiku. Kalian bagaimana bisa kenal? Setiap pertemuan pertama dengan target baru diatur cermat oleh Xiao Lian. Keluar! Dia sangat memahami sifat manusia, lebih memahami pria. Sehingga aku bahkan

Mencurigai jenis kelaminnya. Dia mengerti pertemuan yang disukai oleh pria penuh dengan drama. Dia lebih mengerti, bagaimana biarkan seorang pria membangun kesan penyelamat dihadapan wanita. Daripada menyuruh wanita menyenangi pria, lebih mudah menimbulkan perasaan cinta. Mungkin saja mulai menyukai dia pada percakapan pertama setelah pertemuan pertama. Pergi kemana? Disini! Mereka kenapa menangkapmu? Mungkin karena…

Aku adalah penipu. Penipu? Kebetulan sekali, kami satu profesi. Aku juga penipu. Kamu juga penipu? Benar. Aku adalah penulis. Semua penulis adalah penipu, bahkan adalah penipu yang handal. Baiklah. Halo, teman seprofesi. Halo, teman seprofesi. Lihat, aku sudah bilang aku adalah penipu handal, hanya sebentar saja sudah memegang tanganmu lagi. Kamu mudah menyukai orang. Tenanglah,

Aku tidak akan menyukaimu. Dengan mengetahui alasan Xiao Lian membunuh Kun Ta, mungkin kita dapat menemukan Xiaolian. Xiao Lian juga tidak akan membunuh seseorang demi aku. Dan detektif swasta itu… Jia De… Selamat pagi! Kenapa begitu tegang? Apakah takut aku kabur? Rumahmu tidak memiliki apa-apa, aku pergi ke bawah untuk membeli sarapan. Tenanglah.

Sebelum menemukan Xiao Lian untuk balas dendam, aku tidak akan kemana-mana. Makanlah sedikit. Kenapa menatapku begitu? Tadi malam masih tidak cukup menatapku? Kalian sedang apa? Kamu sudah melihat, kami sedang makan sarapan. Sarapan. Jangan-jangan tadi malam kalian tidur bersama? -Benar. -Tidak. Sebernarnya ada atau tidak? Ada. Kalian benar-benar tidur bersama? Tidak seperti yang kamu pikirkan,

Anak mana mengerti tidur atau tidak tidur? Jadi kamu siapa? Namaku Ai, mitra Lin Mo di masa depan. Kamu siapa? Mitra masa depan? Kamu bilang aku siapa? Dia adalah saksi penting dalam kasusku. Kenapa harus tidur bersama saksi? Kamu tidak mengerti. Mau makan sarapan? Makan. Kenapa tidak makan. Halo, kamu pergi ke rumah Lin Mo?

Dia tidak sebodoh sampai pulang kerumah sendiri bukan? Aku tahu, aku hanya datang melihat apakah ada petunjuk lain. Kamu naik ke atas sekarang? Jangan, bagaimana jika dia berada dirumah? Itu sangat berbahaya! Kamu tunggu dibawah, aku segera menelepon agar polisi disekitar pergi kesana. Kamu jangan naik jika mereka belum tiba, sangat berbahaya. Kapten, mereka sepertinya

Memang ada tindakan Benar, kapten. Kami juga tidak boleh santai. Tentu tidak boleh. Jadi selanjutnya, kita masuk dari mana? Jika mereka tidak percaya detektif swasta Jia De bunuh diri, maka kita kembali ke TKP, lihat apakah ada penemuan baru. Aku tidak akan percaya aku akan kalah dengan anak perempuan yang baru saja putus asa.

Pinggangku, pinggangku. Kenapa kapten? Mo, sudah kuperingatkan kamu. Apa? Ada barang buruk yang akan mengikutimu. Apakah ingat? Sudah selesai makan, pergilah ke sekolah. Apa yang akan kalian lakukan hari ini? Hari ini kami ada banyak urusan. Ayo pergi. Tolong dibuang. Sudah kubilang, hari ini kami ada banyak urusan, jangan mengikuti kami, cepat pergi sekolah. Tidak!

Aku mau mengikutimu. Aku mau melindungimu, aku takut ada yang ingin mencelakaimu. Hari ini tidak masuk sekolah? Jangan bergerak! Cepat! Lepaskan dia! Kalian memang berkomplotan! Kutakan padamu, lepaskan dia! Tidak mungkin. Aku bukan pelaku. Wajahmu terekam oleh CCTV, senjata terdapat sidik jarimu. Terdapat sidik jariku? Tidak mungkin! Bicaralah di kantor polisi bersamaku. Aku difitnah.

Aku percaya denganmu, maka dari itu ikut aku ke kantor polisi. Jangan bergerak! Kamu ini kenapa membalas kebaikan dengan keburukan? Jika tidak ada dirinya, tadi kamu sudah mati terjatuh. Jika dia adalah orang jahat, akankah dia menolongmu? Perkataanku sekarang hanya cuma-cuma. Beri aku waktu, aku akan menemukan pelaku sebenarnya.

Kita semua adalah bidak catur yang dipermainkan orang. Ada konspirasi besar dibelakang ini. Xiao Lian! Kamu mengenalnya? Aku selalu percaya, akan keberadaan satu kelompok kriminal. Kalau begitu kamu beri aku sedikit waktu, aku akan menemukannya. Kamu percayalah padaku! Walaupun sekarang aku percaya denganmu juga tidak berguna lagi. Kunci sudah aku buang tadi.

Ini bukan hal yang susah bagiku. Baik, anggap saja aku tidak bertemu denganmu. Ayo. Jadi bagaimana denganku? Pergi sekolah. Orang sendiri. Ada laporan bahwa mendengar suara baku tembak. Benar, tersangka telah kabur. Baik-baik saja? Harus cari tempat untuk menangani luka. Ikuti aku. Kapten, sebenarnya kita sedang mencari apa? Cari apa? Tentu cari barang yang mencurigakan.

Kacamata, kamu beritahu dia, barang apa yang paling mencurigakan disini. Aku rasa, semua yang ada dikamar ini sungguh mencurigakan. Benar. Perasaanmu sama denganku. Bawa semua barang yang bisa dibawa dikamar ini ke kantor polisi, periksa dengan seksama. Semuanya? Semuanya. Perlu memanggil jasa pindah rumah? Boleh. Teman-teman, bongkar barang! Baik. Pelan-pelan. Pelan-pelan. Sedang apa ini?

Tidak melihatnya? Kami sedang menyelidiki kasus. Tenanglah, kami segera melewati kalian, jangan terlalu iri dengan kami. Silakan. Mari. Ternyata disinilah sarangmu yang sebenarnya. Kuperlihatkan sesuatu kepadamu. Kamu benar-benar terus mencarinya? Hanya ada satu cara agar Xiao Lian tidak lagi mencari kita. Mencarinya terlebih dahulu. Tapi bagaimana mencarinya? Pola kriminal Xiao Lian yang teratur,

Pelakon melakukan penipuan nikah terhadap orang kaya, pembunuh melakukan aksi, pembersih membersihkan lokasi, sehingga terlihat seperti kematian karena kecelakaan, lalu mengalihkan harta. Aku bukan satu-satunya pelakon, kamu juga bukan satu-satunya pembersih, tapi dia hanya akan menggunakan seorang pembunuh secara berkala. Kasus pembunuhan pada awalnya adalah dengan tembakan. Pembunuh bernama Mo, hubungan dengan guruku lumayan baik.

Kemudian keberadaannya tidak diketahui lagi. Mungkin telah dibunuh oleh Xiao Lian. Kesimpulannya, setelah Mo menghilang, orang yang menggantikannya ku panggil pencekik. Pencekik suka melihat korban pelan-pelan kehabisan nafas. Semakin korban berjuang, semakin merangsang kesenangan membunuhnya. Dialah pencekik. Dia dibunuh oleh Sushimaker, senjata dari perempuan berkawat gigi yang mengejar kita selama dua hari,

Adalah pisau pemotong ikan yang seperti digunakan oleh pembuat sushi. Suka bermain tangkap-tangkapan dengan korban. Tidak terburu-buru untuk langsung membunuh vital, sehingga meninggalkan bekas darah yang panjang. Ini guruku. Semoga dia beristirahat dengan tenang. Semua rencana Xiao Lian teliti dan ketat, langkahnya begitu jelas. Hanya satu kasus yang terlihat tidak cocok. Ini bukan cara Sushimaker,

Berbeda dengan pencekik sebelumnya. Berdasarkan pola sebelumnya, aku mengira ini adalah pembunuh baru, akan mengganti perempuan berkawat gigi. Tapi sepertinya tidak begitu. Xiao lian sangat hati-hati, menghubungi dengan cara pengkodean untuk menghindari kita mencarinya kembali. Tapi ini juga menurunkan efisiensi waktu. Yaitu misalkan ada satu hari terjadi peristiwa dadakan, dia tidak sempat menghubungi pembunuh.

Dia terpaksa melakukannya sendiri. Jadi aku berspekulasi bahwa kasus ini kemungkinan dilakukan sendiri oleh Xiao Lian. Jadi kita harus memulainya dengan memeriksa kasus ini. Ini adalah kesempatan satu-satunya untuk menemukan Xiao Lian. Sepertinya tadi ada yang datang. Sepertinya kita terlambat. Mungkin tidak begitu terlambat. Saat kamu membersihkan bukti TKP, tidak akan menyangka suatu hari nanti

Kamu membutuhkan mereka untuk membersihkan nama bukan? Ini sepertinya menelan akibat buruk karena kesalahan sendiri. Kamu percaya sebab-akibat? Pembersih percaya sebab-akibat, guru kimia percaya konversi antar makhluk, begitu juga dengan kebajikan dan kejahatan. Lihat, hari dimana Jia De mati sedang hujan, ini sepertinya adalah peninggalan dari hari itu. Tapi dia membawa apa ke dapur?

Aku telah memeriksa struk pembeliannya dari pasar swalayan, sepertinya adalah sekantong beras. Ini adalah jejak dia keluar rumah, dia keluar dengan sepatu yang belum kering, ini membuktikan waktu dia dirumah tidak begitu panjang. Hal apa yang membuat dia terburu-buru keluar? Aku merasa ada bagian kecil yang terlewatkan. Bukan… Bukan… Bukan… Semuanya bukan.

Apa yang semuanya bukan? Aku sedang mengingat aroma malam itu. Aku merasa ada bagian kecil yang terlewatkan. Tidak semua pentunjuk memiliki aroma. Perkataanmu benar. Kenapa? Kamu mengingatkanku tadi. Aku terus mencari aroma yang khusus, tapi malah tidak menghiraukan aroma yang kurang. Dapur ini tidak memiliki aroma asap, bahkan tidak menyambungkan pipa. Aku mengerti,

Makanya tadi kamu bilang perilaku dia membeli beras menjadi sangat janggal. Benar. Jadi dia memerlukan beras untuk apa? Malam itu saat aku membersihkan TKP, menemukan kehilangan sesuatu yang sangat penting. Ponsel Jia De. Jika analogiku tidak salah, ponsel Jia De kemasukan air sebelum dia mati, jadi dia perlu beras untuk meresap air pada ponselnya.

Dia pergi kemana setelah memasukkan ponsel kedalam beras? Waktu yang tertera pada struk pembelian pasar swalayan adalah sekitar jam 8:40, dan aku tiba disini jam 10. Saat tiba, aku sekedar memeriksa mayat, tingkat kekakuan mayat hingga lengan, ini membuktikan waktu kematian sekitar 40 menit. Jadi tidak peduli dia pergi kemana,

Waktu perjalanan hanya butuh 20 menit. Kita beranggapan, dia tiba-tiba menemukan ponselnya terkena hujan, lalu segera ke swalayan terdekat untuk membeli beras. Lalu bergegas pulang, masukkan ponsel kedalam beras, lalu buru-buru keluar. Dengan ini dapat diketahui… Pertama, data dalam ponsel sangat penting. Kedua, dia keluar sepertinya hanya untuk menelepon, jadi target kita adalah telepon umum

Dengan jarak tempuh 10 menit. Juga ponsel yang tersembunyi di dalam kantong beras. Semuanya bergegaslah… Bergegaslah…. pelan-pelan, pelan-pelan, cari dengan seksama, cari lagi. Mari, semuanya bergegaslah, bergegaslah… Pelan-pelan. Pelan-pelan. Cari dengan seksama. Kapten, senyum, senyum. Kapten, kamu bilang kita melakukan ini apa tidak terlalu gegabah? Benar kapten, kita mulai dari mana menyelidikinya?

Aku tidak peduli dari mana kamu memulainya, yang penting tidak boleh melewatkan bagian kecil apaun, bagian kecil apapun. Mengerti? Mengerti. Bagus. Ada kemajuan apa? Menurut logika Xiao Lian, Kun Ta harusnya adalah orang kaya, tapi dari data, dia hanya penulis biasa. Sepertinya kamu sangat percaya keberadaan Xiao Lian. Makanya aku bukan hanya ingin menemukannya,

Juga ingin membinasakannya. Tempatku tidak ditemukan telepon umum. Tempatku hanya ada satu swalayan memiliki telepon umum, tapi mereka tidak bertemu Jia De. Baik, baik. Baik, begini saja. Baik. Tante, ada yang ingin kutanyakan kepada Anda. Bilanglah. Hari saat pemilik 516 gedung ini bunuh diri, apakah dia pernah meminjam telepon di tempat Anda? Kalian siapa? Kami…

Kami dari perusahaan asuransi. Dari perusahaan asuransi? Mari, mari, mari, masuklah, masuklah. Kalian akhirnya datang mencariku! Sejujurnya dari awal aku merasa bunuh dirinya sangat mencurigakan. Sayangnya tidak ada yang peduli pemikiran nenek tua sepertiku. Tante, kenapa kamu memikir begitu? Apa yang sebenarnya terjadi pada malam itu? Malam itu hujan. Dia pulang dengan tergesa-gesa, raut wajahnya

Sama seperti seekor kucing yang baru saja mencuri ikan. Aku tebak tentu tidak ada hal baik. Kamu ini kenapa tidak ada sedikit pun suara saat berjalan? Ingin mengejutkan aku? Aku ada urusan penting, pinjam teleponmu sebentar. Jadi Anda tidak mengetahui dia menelepon siapa, bicara apa hari itu? Benar. Lagaknya yang seperti pencuri, sangat jelas

Tidak ingin aku mendengarnya. Bagaimana dengan catatan telepon? Barang antik seperti ini tidaklah mungkin ada fitur seperti itu. Jadi pada saat dia menelepon tangannya ada memegang sesuatu? Seperti buku notes dan sejenisnya. Tidak ada, datang dengan tangan kosong. Kalian datang menyelidikinya apakah karena dia sebenarnya dibunuh lalu dibuat seakan-akan seperti bunuh diri? Menurutmu?

Tante, terakhir bertanya kepadamu, setelah Jia De selesai menelepon ada orang lain yang naik ke atas? Tidak ada, saat itu sudah malam sekali. Tak berapa lama aku pun tidur. Seluruh kantor kepolisian Bangkok tidak sebanding dengan seorang pengelola apartemen yang suka bergosip. Jika terus berbincang seperti ini mungkin identitasmu sebagai pembersih jejak kasus

Juga akan diketahui. Wanita memanglah detektif sejak lahir. Juga penipu andal sejak lahir. Bahkan tumbuhan juga bisa berbohong, apalagi wanita. Tumbuhan? Tumbuhan bisa berbicara? Satu mangkuk lagi. Ada beberapa tumbuhan bisa menghasilkan bunga yang cantik sejak lahir. Tapi tidak pernah berbuah. Bunga seperti ini disebut bunga pembohong. Jika aku bertemu

Bunga yang tidak menghasilkan buah seperti ini, aku akan… Kamu akan melakukan apa? Memetiknya, memakannya. Cara mu makan terlihat sangat nikmat, seperti seekor anjing yang sangat kelaparan. Mungkin karena keadaan hidup sejak kecil, tidak pernah tahu yang namanya kenyang. Kamu pernah ingin memiliki rumah? Apa? Melakukan begitu banyak, tidak ada mendapatkan apapun.

Bahkan tidak dapat menemukan catatan telepon. Identitas pembunuh ini, tetap saja misterius. Justru sebaliknya. Nenek itu tadi hampir memberitahu kita identitas pembunuh. Tidak mengerti. Tingkat ketergantungan orang jaman sekarang terhadap ponsel dan internet telah mencapai kondisi yang sangat menarik. Kita bahkan tidak bisa mengingat nomor telepon siapapun. Ponsel Jia De tidak dapat digunakan,

Tapi pada saat dia meminjam telepon tidak membawa buku telepon, catatan dan notes apapun. Jadi ada satu kemungkinan, dia sangat mengingat nomor ini. Jadi nomor ini tidak perlu diperiksa, tidak perlu dicatat, bahkan anak-anak juga mengetahuinya. 191, nomor lapor polisi. Yang paling menarik adalah, tidak sampai setengah jam setelah Jia De lapor polisi malah dibunuh.

Xiao Lian mengetahui informasi dengan begitu cepat. Jadi kita bisa berspekulasi… Xiao Lian memiliki antek dalam di kantor polisi. Atau Xiao Lian memang berada pada internal kantor polisi. Ternyata Kun Ta diadopsi. Orang tua angkat bertempat tinggal di Penang, Malaysia. Paman Wen, aku pergi memeriksa rumahnya dulu, lihat apakah ada petunjuk baru. Kamu kemana?

Rumah Kun Ta. Kamu ajaklah aku, kenapa pergi sendiri? Kuperingatkan kamu Sasha, kamu pergi menangani kasus lagi harus memanggil paman Wen, jika kamu terjadi kecelakaan lagi, hati nurani paman Wen tidak akan tenang. Sudah mengerti, paman wen. Ada satu lagi ku katakan dengan mu. Ayo, ayo, ayo… kita pergi dulu. Ayo, ayo, ayo.

Membaur kedalam kantor polisi mengambil ponsel Jia De. Kamu lupa kamu diburon? Tentu bukan aku. Polisi wanita itu Sasha, mungkin bisa membantu. Itu juga harus pihak kepolisian tidak menyadari ponselnya. Rumah Jia De telah dibongkar kosong, mereka mungkin tidak begitu cepat memeriksa beras kantong itu. Ini sama sekali tidak berarti!

Suruh kamu kerja apa, kerjakan saja. Perintah kapten selalu benar. Baik. Kalau begitu kamu tetap disini terus membongkar sampah saja! Aku lebih baik menangkap Lin Mo! Kamu kenapa? Kamu pergi menangkap! Takap mereka semua! Kamu tahu orangnya dimana mau menangkapnya! Sebentar lagi sudah jam pulang kerja, aku traktir kamu minum di tempat NANA, sangat bagus.

Ada penemuan apa? Sementara tidak ada. Berikan kepada teman divisi teknis, buka kata kuncinya dan periksa saja. Hanya bisa bergantung kepada keberuntungan. Tenang, dilihat dari wajahmu, keberuntunganmu tidak akan buruk. Disini juga tidak terlihat seperti tempat tinggal orang kaya. Ai suka pelihara kucing, jadi dia dapat menilai emosi kucing berdasarkan posisi dan suara mereka.

Kamu jangan kesini, aku membencimu. Sudah kukatakan dia adalah wanita jahat. Kenapa kamu tidak menghiraukannya? Mesti bersama dengannya. Kami sedang menyelidiki satu kasus penting. Jangan bicarakan ini dulu, kucing itu dimana? Da Mi? Disini. Bantu aku tanyakan dia ada melihat pembunuh yang membunuh majikannya tidak. Da Mi, lihat aku. Apa yang dia katakan? Dia merasakannya,

Senyuman yang penuh dengan kejahatan. Xiao Lian. Rokok mentol. Apa? Malam itu aku mencium dua aroma tembakau yang berbeda pada tubuh Jia De. Salah satunya adalah produk lokal Thailand. Rokok mentol murah. Jia De tidak menghisap rokok jenis itu. Kamu menghisap rokok Camel. Jadi aroma rokok mentol itu milik siapa? Jadi maksudmu

Xiao Lian adalah polisi yang menghisap rokok mentol Thailand? Menurut pengamatanku, kebanyakan polisi menghisap rokok impor. Apalagi yang bisa aku bantu? Kamu bantu aku pergi ke kantor polisi cari polisi yang bernama Sasha. Untuk apa mencarinya? Minta dia bantu aku carikan sesuatu. Adik kecil, kamu mencari siapa? Sasha ada ditempat? Aku mencarinya. Nona kecil,

Kamu mencariku? Nona besar, naiklah. Pemandangannya lumayan bagus. Kenapa memanggilku kesini? Aku tidak kenal dekat denganmu, selain sini bisa janji dimana lagi? Katakanlah, apa yang dibicarakan. Bicarakan Lin Mo. Bicara dia? Kenapa bicara dia denganku? Karena kamu adalah orang baik. Hanya karena aku melepaskannya sebelumnya? Aku melepaskannya masih bisa menangkapnya,

Siapa mengatakan aku adalah orang baik. Kucingmu yang memberitahuku. Apa? Kucingmu? Kucing bulu pendek britania yang kamu panggil Kari? Dia menceritakan banyak tentangmu kepadaku. kamu paling suka memeluk menciumnya, sering merebut kerupuk kentang kesukaanya, juga sering memaksanya nonton film horor denganmu. Kamu siapa? Namaku Ai, kenal dengan Lin Mo di panti asuhan.

Maksudku kenapa kamu mengetahui begitu banyak hal tentangku! Hari ini bukan untuk membicarakan itu. Kuceritakan kepadamu tentang Lin Mo, cerita yang bahkan tidak diketahui siapapun. Hingga saat ini Lin Mo juga tidak tahu apa pekerjaan orang tuanya. Keluarganya sangat kaya, dia hanya mengingat pada saat dia berumur 4 tahun,

Orang tuanya datang dari Tiongkok ke Thailand. Wen, apapun yang kamu lihat, jangan mengeluarkan suara apapun, baik? Berjanjilah kepada ibu, Ayah dan ibu selalu mencintaimu Aroma apa itu? Lebih tepatnya, itu adalah sebuah aroma yang tidak pernah dicium Lin Mo. Dia bilang aroma itu dipencamkan dalam benaknya tidak akan dilupakan seumur hidup.

Makanya dia mempelajari kimia. Demi meracik aroma seperti itu, dia melatih indera penciumannya. Bahkan pernah menjadi porter di bandara internasional. Untuk apa? Untuk memastikan asal bagasi dan isi didalamnya. Terima kasih telah memberitahuku semua ini. Jika sudah tanya, maka tidak ada yang perlu disembunyikan lagi. Jadi kamu tidak hanya ingin mencari Xiao Lian,

Lebih ingin menari Q? Setiap orang memiliki nasib yang berbeda. Mungkin nasibku adalah menghadapi kejahatan itu. Dari menjadi kawanan kejahatan, hingga memusnahkan mereka, Begitu banyak kejahatan pada dunia ini tidak akan habis dimusnahkan. Musnahkan sedikit juga baik. Dari perkataanmu, jangan-jangan setelah perkara ini selesai kamu akan menjadi polisi? Ada hal yang

Tidak hanya polisi saja yang bisa melakukannya. Membasmi kejahatan, atau menebus kesalahan? Jangan minum sendiri, aku bisa menemanimu. Bagaimana dengan gurumu? Kenapa Xiao Lian membunuhnya? Karena aku, itu pertama kalinya aku bekerja dengan guru diluar. Cepat. Aku tangani yang besar, kamu yang kecil. Baik. Ayah dan ibu selalu mencintaimu.

Aku ingin memperlambat kekakuan mayat denga suhu tubuh, baru menyadari kedinginan mayat tidak akan pernah dihangatkan. Aku tidak ingat hari itu, menghangatkan tubuh anak itu berapa lama. Sekarang memikirkannya masih merasakan kedinginan pada kedua telapak tangan. Mulai dari hari itu, aku menjadi dapat melihat mereka. Mereka… Mereka… Orang-orang yang mati itu. Jangan… Jangan… Guru. Pergi!

Cepat pergi, cepat pergi! Siapa? Berhenti! Sayangnya tidak ada arak lagi, jika tidak, sungguh ingin mabuk bersamamu. Kamu ingin mabuk? Tentu. Pada malam yang begitu indah kami disini, siapa yang tahu besok kita akan kemana. Kamu sedang apa? Jangan-jangan kamu ingin menggunakan itu untuk meracik arak? Aku menurunkan alkohol yang bisa dikonsumsi hingga sekitar 60%,

Lalu campurkan dengan beberapa rasa yang menarik. Seharusnya baik. Tidak disangka pengalamannya begitu susah. Aku tahu membicarakan ini semua denganmu bisa membuat kamu menyukainya dengan mudah. Menyukai dia? Tidak mungkin. Suka juga tidak apa-apa. Menyukaimu, lebih baik dari menyukai wanita jahat itu. Wanita jahat? Ivy? Juga kucing yang memberitahumu? Bukan, dia tidak pelihara kucing.

Hanya firasatku. Aku percaya firasatmu. Jadi aku merasa kamu juga bisa menyukai Lin Mo. Kamu… Sudahlah, jadi kamu mau membantu Lin Mo? Tentu, aku juga ingin mengetahui rahasia apa yang terdapat pada ponsel tersebut. Baik. Kita janji. Janji. Kamu tebak, sekarang Lin Mo dan wanita jahat itu sedang melakukan apa? Bagaimana? Lumayan. Pembersih jejak kasus,

Apa yang sedang kamu pikirkan? Aku sedang memikirkan perkataanmu tadi. Hari ini kita disini, besok tidak tahu akan pergi kemana. Karena nasib entah sampai ke tempat apa. Sebernarnya… kami semua tidak memiliki pilihan. Jadi… hargai malam ini, hargai saat ini.