Lin Luxiao memimpin tim penyelamat gempa | Bright Eyes in the Dark【INDO SUB】EP1 | iQIYI Indonesia

[Tersedia subtitle Bahasa Indonesia] Siang ini pukul 11.00 terjadi kebakaran besar di dalam gedung pemukiman [2014, Kota Beixun] di Distrik Binxi kota setempat. Apinya sangat besar dan menyebar ke seluruh gedung dalam sekejap. Saat ini tidak diketahui berapa orang yang terjebak di dalam gedung.

Pemadam kebakaran telah masuk ke lokasi kebakaran untuk melakukan pencarian dan penyelamatan. Kami akan terus melaporkan perkembangan situasi kepada Anda. melaporkan perkembangan situasi kepada Anda. Skuad khusus 1 bertanggung jawab atas misi pencarian dan penyelamatan orang-orang yang terjebak di lantai sepuluh gedung. Baik. Maju! Maju! Maju! Cepat jalan. Ikuti! Cepat! Masuk ke dalam dan cari.

Jangan takut. Aku bawa kamu keluar. [Satuan khusus Nanbin 1120] [Bright eyes in the Dark] [Episode 1] [Jangan Takut, Aku Akan Membawamu Keluar] [Wilayah Minshi] Berita terbaru dari Biro Seismologi Nasional. [3 Agustus 2014. Pusat gempa bermagnitudo 6.9 SR di SMP Jingde Wilayah Minshi Kota Beixun] Hari ini pukul 10.56,

Terjadi gempa bumi bermagnitudo 6,9 SR di Wilayah Minshi Kota Beixun. Lokasi spesifiknya ada di dekat Kota Beixun, 55 km barat laut Chengjiang. Menurut informasi yang kami kumpulkan dari berbagai sumber, juga terjadi gempa di Pingshan, Yonghan, Shiqian, Pingling, Gaopo, serta beberapa titik lainnya. Menurut informasi dari Biro Seismologi Nasional,

Saat ini rencana penyelamatan gempa sudah diaktifkan secara darurat. Personel, peralatan, dan persediaan sedang dipersiapkan secara aktif. Tolong! Siapa pun tolong aku! Tolong! Tolong! Ayo, bantu. [Lin Luxiao] [Satuan Khusus Detasemen Polisi Pemadam Kebakaran Kota Beixun] Apakah ada orang? Apakah masih ada orang? Cepat, di sini ada orang. Bantu aku.

[Lou Mingye] [Satuan Khusus Detasemen Polisi Pemadam Kebakaran Kota Beixun] [Lei Dagang] [Satuan Khusus Detasemen Polisi Pemadam Kebakaran Kota Beixun] Pusat komando. Aku adalah Meng Guohong. Tim kami sudah tiba di Wilayah Minshi. Mohon petunjuknya. [Meng Guohong] [Satuan Khusus Detasemen Polisi Pemadam Kebakaran Kota Beixun] Pusat komando menerima.

Mohon Anda segera menuju ke SMP Jingde untuk membantu. Baik. Perhatian semua tim. Target adalah SMP Jingde. Baik. [Fang Xiangqian] [Satuan Khusus Detasemen Polisi Pemadam Kebakaran Kota Beixun] Semuanya perhatikan keselamatan. Hati-hati gempa susulan. Hati-hati runtuhan kedua. Selalu perhatikan langkah kaki, jangan sampai tersandung. Saat pencarian dan penyelamatan, dengarkan ketukan.

[Yang Zhengang] [Satuan Khusus Detasemen Polisi Pemadam Kebakaran Kota Beixun] Dengarkan dengan teliti. Semuanya perhatikan. Baik, gali sedikit ke sini. Kalian gali sedikit ke sini. Ikut aku masuk. Baik. Kapten Meng. Saat gempa bumi terjadi, sedang ada pembelajaran di sekolah. Sebagian besar guru dan murid keluar, tapi masih ada sebagian kecil yang terkubur di bawah.

Saat ini kami tidak tahu kondisi di bawah, jadi tidak menggunakan peralatan penyelamatan yang berat. Kami hanya bisa menggali dengan tangan kosong. Hati-hati gempa susulan! Baik-baik saja, ‘kan? Baik-baik saja, ‘kan? Aku tidak apa-apa. – Tidak apa-apa. – Tidak apa-apa. Skuad khusus 1, bersiap untuk pencarian dan penyelamatan. – Baik. – Baik. Yijiu. Yijiu. Shiquan.

Jangan bergerak. Ada dua batu di dadamu. Shiquan. Jangan bergerak sembarangan. Jangan takut. Akan ada orang yang datang menyelamatkan kita. Nanti kita akan keluar bersama. Pegang ini. Jangan tidur. [4 jam setelah gempa] Ada orang di dalam. Bagaimana kondisinya? [Liu Ruyi] [Satuan Khusus Detasemen Polisi Pemadam Kebakaran Kota Beixun] Bisa dengar, tidak? Dua orang terjepit.

Selamatkan yang di atas dulu. Ayo. Bergerak pelan-pelan. Di bawah masih ada orang. Selamatkan yang di bawah dulu. Anak Muda. Tidak apa-apa. Kami bisa selamatkan semuanya. Pasang tiang penahan dan gali dengan tangan. Jangan pindahkan lempengan batu itu. Siapa kamu? Yu Qilei. [Yu Qilei] [Insinyur struktural] Seorang insinyur struktural.

Kebetulan aku sedang perjalanan bisnis di sini. Aku seharusnya bisa membantu kalian. Semuanya jangan sembarangan memindahkan. Hati-hati runtuhan kedua. Aku akan membantu kalian mencari urutan pembongkaran. Titik tumpu di sebelah kiri ini. Titik tumpu ini masih perlu diperkuat. Pelan-pelan. Di sini? Benar. Menyelamatkan orang yang di atas lebih mudah.

Jika ingin menarik orang yang di bawah keluar, takutnya tiang penahan tidak akan bisa tahan. Hindari lempengan batu di sebelah kiri. Sekeras apa pun menggunakan tenaga pada arah vertikal juga tidak masalah. Sekarang kita butuh sebuah tiang penyangga. Baik. Semuanya pelan-pelan. Sekarang kita sudah bisa membongkarnya. Insinyur struktural yang profesional, ya? Percayalah padaku. Ayo, bersiap.

Kita angkat lebih kuat lagi. Ayo. Satu, dua, tiga! [10 jam setelah gempa] Tim 1 istirahat 10 menit di tempat. Tim 2 mundur ke zona aman untuk beristirahat. Tim 3 masuk untuk pencarian dan penyelamatan. Aku menelepon ketua timmu. Mereka bilang tempat kamu tinggal sedang gempa. Katanya tidak bisa menghubungimu.

Kukira aku tidak akan pernah melihatmu lagi. [Mi Lan] Tenang saja. Aku sudah dievakuasi ke tempat yang aman. Setelah aku pulang, kita ambil foto pernikahan. Apakah kalian bisa mendengar suara anak kecil yang sedang bernyanyi? Kapten Meng. Aku terus mendengar ada suara anak yang sedang bernyanyi. Ingat suara ini. Tapi jangan terganggu karenanya.

Selama 48 jam ke depan sangat penting. Kita selamatkan satu dulu, baru selamatkan satu lagi. Selamatkan satu per satu. Selamatkan satu dulu, baru selamatkan satu lagi. Selamatkan satu per satu. Ayo. Kita selamatkan orang. Selamatkan satu per satu. Perhatikan batu di bawah kaki! [14 jam setelah gempa] Ayo. Tarik. Satu, dua, tiga. Pelan-pelan. Pelan-pelan.

Jangan pedulikan aku. Tarik anak itu keluar dulu. Cepat tarik anak itu dulu. Baik, cepat keluar. – Tarik dia. – Baik. [21 jam setelah gempa] Hati-hati gempa susulan! Cepat. Cepat! Bertahanlah. Dokter. Dokter! [30 jam setelah gempa] Cepat! Cepat. [36 jam setelah gempa] Pelan-pelan. Gunakan tenaga. Ayo. [38 jam setelah gempa]

Ada seorang anak yang sedang bernyanyi. Dia terus bernyanyi. Terus bernyanyi. Pasti masih ada orang yang terkubur di sana dan sedang menunggu kita. Kita adalah harapan terakhir mereka. Aku harus menemukannya. Aku harus menyelamatkannya. Dengar, tidak? – Ya. – Ya. Di sini. Ambil perlengkapan. Cepat! – Cepat ambil tiang penyangga. – Ambil tali. Di sini.

Nak, kami datang menyelamatkanmu. Kamu keluarkan suara dan tunggu aku. Jangan berhenti bersuara. Struktur di dalam sangat tidak stabil. Lubang hanya bisa dibuka sebesar ini. Ruangan itu terlalu kecil. Hanya satu orang yang bisa masuk. Ambil tali, aku akan masuk. Kita menjadi penahan dan pelindung. Bersihkan lubangnya. Ini tali. Berikan tiang penyangga padaku. Hati-hati.

Di sana juga diperkuat dulu. Pelan-pelan. Gunakan batu bata untuk melindungi titik penyangga itu. Ayo, bantu. Ayo. Hati-hati. Hati-hati kepalamu. Hati-hati. Jika titik fokus ada kelonggaran, harus segera memberi tahu kami. Nak. Nak, jangan tidur. Bangun. Aku datang menyelamatkanmu. Bagaimana keadaanmu? Jangan tidur. Nak. Bangunlah. Siapa namamu? Paman. Mataku tidak bisa melihat apa pun.

Bisakah kamu membantuku melihat bagaimana keadaan adikku? Adikmu? Adikmu tidak apa-apa. Adikmu baik-baik saja. Ada sesuatu di tubuhmu yang mau Paman gunting. Ini sedikit sakit, bertahanlah. Aku akan menyelamatkanmu. Kamu akan segera keluar. Lagu apa yang kamu nyanyikan tadi? Nyanyikan lagi untukku. Nak. Bangunlah. Cepat bangun. Sudah. Nak. Paman akan menarikmu. Biarkan aku melihatnya.

Biar kulihat bagaimana belakangmu. Nak, kamu harus bertahan. Paman akan mengangkatmu sedikit lagi. Bagaimana kondisi anak? Beri aku satu menit lagi. Nak. Jangan tidur. Bangunlah. Bangunlah. Jangan bergerak. Jangan bergerak. Gempa susulan datang. Cepat tarik keluar! Tarik keluar! Lepaskan! Jangan tarik aku! Jangan tarik aku! Jangan tarik aku! Ayo bantu! Lin. Jangan gali lagi.

Jangan gali lagi! Aku menyuruhmu jangan gali lagi! Kubilang jangan tarik aku! Apa kamu tidak dengar? Bisakah kamu mendengarnya? Kenapa? Jangan emosi. Apa? Jika tidak menarikmu, kamu akan terkubur di dalam. Beri aku lima detik lagi dan aku bisa menyelamatkan anak itu. Kenapa? Masih ada orang lain yang menunggu penyelamatan kita. Kamu tenang sedikit.

Lanjutkan pencarian dan penyelamatan! Lin, kamu sudah berusaha. Teruslah menyelamatkan orang. [42 jam setelah gempa] Lima menit kemudian, lanjutkan pencarian dan penyelamatan. Semuanya cepat memulihkan tenaga. [Xu Jianfei] [Satuan Khusus Detasemen Polisi Pemadam Kebakaran Kota Beixun] Masih ingin berguru padaku? Waktu itu, pertama kali aku melakukan misi besar, ketua kelompokku juga adalah guruku,

Pernah berkata kepadaku. Dia bilang Jianfei, hari ini kamu harus ada persiapan mental. Mungkin kamu tidak melakukan kesalahan apa pun. Pada akhirnya, tetap tidak bisa berbuat apa-apa. Tapi kamu tidak boleh berhenti dan merasa kecewa. Kamu harus tetap bangkit dan melanjutkan pekerjaanmu. Tugas pemadam kebakaran adalah balapan dengan waktu. Tenggelam dalam emosi sendiri,

Tidak masalah bagi orang biasa. Tapi bagi kita yang sedang menyelamatkan orang lain, terlalu mewah. Kita hanya bisa terus maju tanpa keraguan. Di sini masih ada banyak orang yang menunggu untuk kita selamatkan! Kita adalah satu-satunya harapan mereka. Kita tidak mungkin menyelamatkan semua orang. Tapi selalu bisa menyelamatkan lebih banyak orang. Semuanya siap!

Periode emas 72 jam belum berlalu. Lanjutkan pertarungan! Baik! Gempa dengan magnitudo 6,9 SR tiba-tiba datang mengguncang. Hanya dalam 80 detik, puluhan ribu nyawa didorong ke ambang kematian. Pemadam Kebakaran Binjiang mengutus 30 orang tim garda depan, membawa peralatan penyelamatan darurat dan obat-obatan. Mereka tiba lebih dulu di area pusat gempa. Detasemen Beixun, Detasemen Nanbin

Detasemen Donglin dan detasemen penyelamat yang lainnya, mengerahkan 160 petugas pemadam kebakaran, tujuh ekskavator, alat pengangkut dan kendaraan penyelamat darurat lainnya, membawa detektor kehidupan, alat pembongkaran dan peralatan profesional lainnya. Masuk ke dalam pusat gempa. Ada tujuh gempa susulan di sekitar area pusat gempa. Sebagian besar gempa susulan berada di kedalaman 35 km.

Magnitudo gempa terbesar adalah 5,2 SR. Terjadi sekitar 25 menit setelah gempa pertama. Kekuatan para penyelamat dari berbagai pihak selalu mengutamakan keselamatan nyawa dan properti korban. Berpacu dengan waktu untuk menyelamatkan korban, berusaha sekuat tenaga dalam menangani kondisi darurat. [46-124 jam setelah gempa] [Kota Beixun] Pekerjaan penyelamatan darurat sudah selesai.

Kita semua sudah mengusahakan yang terbaik. Sebenarnya di dalam tim kita ada beberapa orang baru. Mereka belum pernah melihat mayat berdarah, juga tidak pernah mengalami perpisahan maut. Jadi pertama kali, kita semua menghadapi situasi yang begitu kejam dan dapat sepenuhnya fokus ke dalam misi. Aku di sini. Berterima kasih pada kalian semua.

Aku tahu di dalam hati kalian semua merasa sangat sedih. Jadi hari ini aku datang untuk berbincang baik-baik dengan kalian. Siapa yang punya pendapat, boleh dikatakan. Lin Luxiao. Hadir. Lou Mingye. Hadir. Hari itu di lokasi, ada apa dengan kalian berdua? Lin Luxiao. Hari itu, tampak jelas bahwa emosimu tidak terkendali.

Hari ini di depan semua orang minta maaf. Iya. Aku minta maaf. Tidak perlu. Aku tak butuh permintaan maafmu. Kapten Meng, menurutku misi penyelamatan kali ini, kami telah menunjukkan banyak masalah. Kekurangan persiapan latihan, kekurangan peralatan teknis, dan beberapa anggota tim di lokasi, jelas-jelas kurang kesadaran untuk melindungi diri sendiri. Mengabaikan kondisi lingkungan secara objektif,

Terlalu gegabah, dan melakukan penyelamatan dengan nekat. Seharusnya mengintrospeksi diri. Apa maksudmu? Maksud secara literal. Kita sebagai tim penyelamat mengutamakan kerja sama tim. Seandainya hari itu mendengarkan ucapanku, beri aku beberapa detik, meskipun aku mati, anak itu pasti bisa diselamatkan. Aku tidak bahas kamu sanggup atau tidak melakukannya. Yang ingin kukatakan hari ini adalah

Tugas kita menyelamatkan secara ilmiah dan masuk akal, bukan menukar nyawa dengan nyawa. Tugas kita adalah melindungi rakyat. Siap berkorban kapan saja! Kalau semua orang sepertimu, takut maju karena ada bahaya, lalu apakah gunanya kita? Apa yang masyarakat harapkan darimu? Keberanian dan profesionalisme tidak bertentangan. Kapten Meng. Menurutku, jika Saudara Lin Luxiao

Setiap kali berpartisipasi dalam misi penyelamatan dengan pikiran nyawa ditukar nyawa, maka hal itu sangat berbahaya. Kamu ini tidak bertanggung jawab. Apa sudah selesai bicara? Sudah selesai bicara belum! Pertanyaan yang kalian ajukan hari ini juga adalah masalah yang selalu kami diskusikan. Tapi hari ini aku tidak akan memberikan kalian jawaban.

Aku harap kalian berdua pulang dan pikirkan baik-baik. Kelak dalam pekerjaan dan kehidupan kalian berdua pasti akan menemukan jawaban yang cocok untuk diri sendiri. Masalah emosi, selesaikan sendiri. Masalah disiplin. Lin luxiao. Hadir. Introspeksi diri dengan baik, pertimbangkan secara mendalam! Baik. Duduk. Tidak ada tugas juga bagus. Anggap saja istirahat.

Kebetulan kamu juga dapat memulihkan diri. Lou Mingye. Jangan hentikan aku. Kita adalah teman seperjuangan yang berjuang bersama. Apa maksudmu berkata seperti itu di depan pemimpin? Apa maksudmu? Kamu bersikap macam apa itu? Setidaknya aku adalah gurumu, kamu! Kapten Meng. Dengar-dengar, detasemen ada satu kesempatan untuk belajar ke luar negeri.

Aku ingin mengajukan diri untuk belajar di luar. [Satuan Khusus Detasemen Polisi Pemadam Kebakaran Kota Beixun] Halo, kamu ada perlu apa? Aku ingin mencari seorang pemadam kebakaran. Siapa namanya? Aku tidak tahu namanya. Aku hanya tahu nomor serinya. Kapten Wu. Kenapa kamu datang? Aku datang untuk menengok Ketua Kelompok Xu.

Saat pertandingan akhir yang lalu, tiba-tiba ada misi. Aku terburu-buru mengambil seragam pemadam api Ketua Kelompok Xu. Hari ini aku datang untuk mengembalikannya. Ikut aku. Keluarga Ketua Kelompok Xu sedang dalam perjalanan. Pelajaran yang Ketua Kelompok Xu tidak sempat ajarkan padamu, [Sertifikat Pahlawan yang Gugur] kamu hanya bisa mengandalkan diri sendiri untuk mempelajarinya.

[Satuan Khusus Nanbin 1120] Ketua Kelompok, karena hasil kerjamu ini, aku harus berguru padamu. Tolong kamu mengajariku. Berguru apa? Jangan bercanda. Ini namanya komunikasi. Ini hebat sekali. Kelompok 1 dan 2. Naik ke kendaraan! Baik! Ajarkan aku, jangan lupa. Mengajarkan apanya? Aku akan mencarimu saat pulang. Hati-hati. Aku sudah melihat berita menyelamatkan orang. Hari ini,

Kamu akhirnya membuat tim Nanbin dan diriku bangga. Apa maksudnya membanggakan Nanbin? Yang kamu pakai adalah bajuku. Salah ambil. Terlalu buru-buru saat berangkat. Tidak apa-apa, nanti pulang aku akan mencucinya untukmu. Setelah dijemur bersih, aku akan mengembalikannya padamu. Sekalian ajarkan aku cara potong telur itu. Penyelamatan darurat. Penyelamatan darurat.

Terjadi gempa magnitudo 6.9 SR di Wilayah Minshi. Memberangkatkan mobil 1, mobil 2, mobil 3. Celaka. Terjadi gempa di Wilayah Minshi. Aku juga sudah menerima panggilannya. Kamu berhati-hatilah. Kita ketemu di lokasi. [Satuan Khusus Nanbin 1120] Halo. [Ruang Tamu] Halo. Duduk. Gadis kecil, apakah kamu yang mencari 1120? Bolehkah aku bertemu dengannya?

Ada apa kamu mencarinya? Dia pernah menyelamatkanku. Aku ingin berterima kasih padanya secara langsung. Aku ingin tahu namanya. Kamu datang terlambat. Namanya Xu Jianfei. Dalam operasi penyelamatan gempa belum lama ini, dia telah gugur. Jangan takut. Aku bawa kamu keluar. [Satuan Khusus Nanbin 1120] [Empat tahun kemudian] Sambut bendera.

[Upacara Pengibaran Bendera Penyambutan dan Pergantian Seragam Detasemen Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Beixun] Maju, jalan. [Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tiongkok] Aku bersumpah, aku bersedia bergabung dengan tim pemadam kebakaran dan penyelamatan negara. Setia pada negara dan menaati tata tertib. Melakukan apa pun demi masyarakat. Berusaha menjalankannya dan mematuhi perintah.

Patuh pada komando dan melaksanakan tugas. Berlatih keras, tidak takut bahaya, tidak takut mengorbankan diri. Demi melindungi keamanan hidup dan properti masyarakat. Melindungi kestabilan masyarakat. Mengabdikan diri seutuhnya. Penyumpah. [Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tiongkok] Kelihatannya sudah minum sekitar 250 ml arak. Di sampingnya masih ada 3-4 botol bir. Lihat sekilas sudah tahu dia banyak minum.

Jangan sampai memicu emosinya, [Yu Qilei, Wakil Ketua Stasiun Satuan Khusus Jalan Heping] [Liu Ruyi, Asisten Ketua Stasiun Satuan Khusus Jalan Heping] – Alihkan perhatiannya dan cari kesempatan. – Sendirian? Ingin minum minuman keras, tinggal minum. Ingin minum arak, tinggal minum arak. Ingin minum bir, tinggal minum bir. Apanya yang kalian tidak menginginkanku?

Akulah yang tidak menginginkan kalian lagi. Kak. Teman sekampung. Itu… Jika kamu ada masalah, ada pertanyaan apa. Bicaralah dengan kami. Mungkin saja, kami punya solusinya. Pergi! Jangan pedulikan aku. Pergi! – Kak! – Pergi! Kamu jangan gegabah. [Lei Dagang, Kelompok Pertempuran Dua, Stasiun Satuan Khusus Jalan Heping] Ada masalah apa yang tidak bisa diselesaikan,

Kamu turun dan ceritakan perlahan. [Bir Beixun] [Lin Luxiao, Ketua Stasiun Satuan Khusus Jalan Heping] Aku akan menemanimu minum sebentar. Abaikan mereka. Sudah mabuk, ya? Siapa? Kamu bilang siapa yang mabuk? Aku tidak mabuk. Aku minum denganmu. Baik, kamu, jangan pergi. Kita satu lawan satu. Main apa? Bisa main suit? Ayo, main suit. Baik, ayo.

Dua saudara baik, baik sekali lagi. Lima pemimpin. Enam. Lima pemimpin. – Lima pemimpin. – Enam… Sudah selesai. Sudah selesai. Kamu sudah mengatakannya. Kenapa kemampuan minummu buruk? Selera minumanmu juga buruk? Kalau kamu begini, aku tidak minum denganmu lagi. Siapa yang selera minumannya… Selera minumannya buruk? Kamu… Kamu kalah harus minum. Kamu mau minum tidak?

Kamu tidak minum, aku tidak minum denganmu lagi. Jangan pergi. Kamu curang. Kamu ini… Jangan pergi. Dasar curang! Bubar. Curang! Ada apa? Aku ingin menuntut kalian. Saat itu, situasi di lokasi sebenarnya sangat mendesak. Ketua Lin yang hari ini libur, juga ikut datang. Kenapa dia datang? Siapa? Muridmu yang baik.

Aku tidak punya murid seperti itu. Sial. [Lou Mingye] [Inspektur, Detasemen Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Beixun] Hari ini kamu melanggar berapa peraturan saat memimpin tim. Aku akan melaporkannya satu per satu kepada detasemen. Situasi di lokasi kamu juga sudah lihat sendiri. Ada sebuah platform sehingga bantalan udara tidak bisa dibuka. Dan orang yang bersangkutan,

Kamu lihat situasinya. Akalnya dalam kondisi tidak sadar. Menurutmu, jika aku tidak segera menipunya untuk turun, apakah yang harus kulakukan? Aku tidak peduli dengan solusi dan caramu, tapi ini adalah tempat umum. Kamu sebagai pemimpin tim, pernahkah kamu mempertimbangkan, apa dampak yang akan muncul karena tindakanmu? Aku datang untuk menyelamatkan orang. Apakah tindakanku penting?

Aku datang untuk mengawasi dan aku pikir kinerjamu tidak cukup baik untuk menjadi kandidat ketua satuan. Baik. Aku sudah tahu. Lin Luxiao. Jangan melakukan kesalahan. Aku akan terus mengawasimu. [Kelas Pemadam Kebakaran] Saat terjadi gempa, bagaimana solusi tercepat menghindari bahaya secara ilmiah? Aturan dasar kita adalah saat guncangan, segera menghindari bahaya di tempat.

Setelah guncangan selesai, segera evakuasi. Pertama-tama, tetap tenang. Jika kamu berada di lantai satu, kamu harus pergi ke area terbuka di luar bangunan. Berusaha menjauh dari bangunan yang mungkin akan runtuh. Jika kamu sulit keluar karena berada di lantai tinggi, harus memilih kamar mandi, ruang penyimpanan, dan yang lainnya terlebih dahulu.

Ruangan kecil terbuka dengan dinding penahan beban, atau sofa, ranjang, dan perabotan lainnya. Saat rumah runtuh, bisa membentuk posisi segitiga dalam ruangan, dan melindungi kepala dengan pakaian. Pada saat bersamaan, kita harus ingat, jangan pergi ke jendela dan balkon. Karena pintu jendela akan berubah dengan cepat, sehingga bisa runtuh kapan saja.

Terlebih lagi, tidak boleh melompat dari gedung, juga tidak boleh memilih naik lift. Menjauh dari posisi dengan arus listrik. Menjauh dari barang yang mudah terbakar dan meledak. ♫Orang datang dan berlalu dengan haru♫ ♫Debu yang melayang, lalu tersebar♫ ♫Cinta memiliki perasaan yang membara♫ ♫Rasa sakit hanya bisa dikubur dalam-dalam♫ ♫Janjikan ketergantungan untuk hari esok♫

♫Orang yang melawan arus memiliki cahaya♫ ♫Menerangi kehidupan♫ ♫Kehidupan ini sangat panas♫ ♫Takdir juga pernah terbakar oleh impian♫ ♫Tidak takut terluka di sekujur tubuh♫ ♫Dia berjalan dari cahaya api♫ ♫Langit gelap menggenggam cahaya♫ ♫Memantulkan keberadaan kecil♫ ♫Mencabik malam gelap, menerangi langit♫ ♫Melepaskan kegelapan, berlari ke depan♫ ♫Berani berkumpul menjadi cahaya di langit♫ ♫Mengarungi waktu♫

♫Dalam sekejap♫ ♫Membiaskan sinar yang menyilaukan itu♫ ♫Orang yang melawan arus memiliki cahaya♫ ♫Menerangi kehidupan♫ ♫Kehidupan ini sangat panas♫ ♫Takdir juga pernah terbakar oleh impian♫ ♫Tidak takut terluka di sekujur tubuh♫ ♫Dia berjalan dari cahaya api♫ ♫Langit gelap menggenggam cahaya♫ ♫Memantulkan keberadaan kecil♫ ♫Lautan awan di ujung langit♫ ♫Akan selalu demi matahari pagi♫ ♫Berpencar♫