Tang Fan menemukan petunjuk | The Sleuth of the Ming Dynasty【INDO SUB】EP3 | iQIYI Indonesia
[Tersedia subtitle Bahasa Indonesia] The Sleuth of Ming Dynasty Episode 3 Ikuti aku. Letakkan dia di sini. Paman, kamu mau ke mana? Bagaimana denganku? Paman, paman. bagaimana aku bisa tahu? Hamba tidak berani. Reputasi dan kekuasaan Yang Mulia melampaui segalanya, memiliki kemampuan mengetahui segalanya, … Jangan mengira aku hanya memiliki Kantor Intelijen Barat.
Jenderal Han Yong baru saja meninggal, Han Zao langsung meninggal. Meskipun dapat dikatakan tidak sedarah, namun masih termasuk satu leluhur. Kasus Han Zao jangan lagi diundur. Baik! Masih ada, jangan lagi mencampur-adukkan masalah ke dalam istana. Aku ingin kamu menyelesaikan masalah. Bukan menciptakan masalah. Hamba laksanakan. Tinta hari ini tidak bagus.
Tulisan ini aku hadiahkan kepadamu. [Dengarkan maka semua akan jelas.] Di lokasi kejadian kasus, kami menemukan dua jenazah. Zheng Cheng dan Han Zao. Tidak peduli siapa mereka, tidak peduli ini adalah berapa kasus, Hal yang harus kita lakukan adalah menyelidiki kebenaran dan juga menemukan pelaku yang membunuh mereka. Sekarang kita tahu Han Zao
Meninggal karena obat racun akut. Namun siapa yang meracuninya? Apakah kusir kereta kuda dari kediaman Han? Kusir kereta sudah meninggal. Meninggal tidak bisa bersaksi. Aku mengutus Xue Ling untuk menyelidiki keluarganya. Orang tuanya sudah meninggal. Tidak memiliki istri dan anak, sebatang kara. Saat berusia belasan tahun datang ke kediaman Han menjadi kusir kereta
Sampai sekarang sudah 30 tahun lebih. Di ibu kota juga hanya ada satu saudara jauh. Apakah sudah menemukan saudara jauhnya? Orang kediaman Han juga hanya pernah mendengar saja. Tidak pernah melihat mereka pernah bertemu. Tidak apa-apa. Petunjuk memang harus dicari. Karena tidak ada jalan pintas, maka kita gunakan saja cara yang paling bodoh.
Aku bertanya, kamu menjawab. Jika bisa menjawab maka masih ada. Beberapa hari lalu apakah kamu pernah melihat kereta kuda itu? Pernah melihat. Masih ada orang yang berkelahi di sini. Jadi apakah kamu melihat kereta kuda ini berasal dari mana? Dari sana. Terima kasih, Tuan Besar. Bos, apakah Anda pernah melihat kereta kuda ini?
Pernahkah melihat kereta kuda ini? Tidak. Apakah Anda pernah melihat kereta kuda ini? Tidak, tidak. Apakah Anda pernah melihat kereta kuda ini? Tidak pernah. Apakah pernah melihat kereta kuda ini? Tidak. Kalian berdua adalah Tuan dari kediaman Han bukan! Mari, mari, mari! Silakan! Hari ini Hou tidak mengendarai kereta untuk kalian? Kusir kereta kuda itu…
Bermarga Hou. Pemilik toko kenal dengan Hou? Belum pernah bertemu langsung. Aku hanya sedikit kenal dengan Paman Hou di sebelah. Dia asal datang ke tempatku minum teh, pasti akan memamerkan sebentar keponakan jauhnya yang menjadi kusir kereta kuda di rumah pejabat besar. Jika bukan karena dua hari lalu
Aku melihat kereta kuda ini berhenti di depan rumahnya, aku masih belum percaya. Rumahnya di mana? Sudah datang, sudah datang, sudah datang. Sudah datang. Kedua Tuan Pejabat, ada keperluan apa? Kusir kereta kuda Kediaman Han, Hou apakah adalah keponakan jauhmu? Tidak kenal. Tidak kenal. Ikut kami ke Departemen Penyelidikan Utara. Tuan! Tuan!
Dia adalah keponakan jauhku. Aku yang mengusulkan agar dia lari. Mohon kalian mengampuniku tidak mati. Dengan begini maka sudah cocok. Berdasarkan alur perjalanan dan waktu barusan adalah pukul 7:15. Suku Oirat di sekitar gerbang kota melihat kusir kereta kuda kediaman Han, Hou. Dimajukan ke depan, antara pukul 5:30 – 5:45
Hou berada di rumah paman Hou. Waktu yang dibutuhkan dari jarak antara dua tempat adalah 1 jam. Dimajukan lagi. Dari rumah paman Hou ke pintu belakang kediaman Hou, lalu dari pintu belakang kediaman Hou sampai ke pasar dibutuhkan waktu selama 1 jam dan 15 menit. Jika dihitung seperti ini, maka cocok dengan waktu
Saat aku dan Zheng Cheng bertengkar. Pukul 5:15 sore. Tunggu sebentar, tunggu sebentar. Awalnya aku sudah jelas, tiba-tiba kamu mengatakan ini malah membuatku bingung. Kita sudah sampai. Turun dan lihat-lihat dulu. Hari itu aku berdiri di samping lapak kecil ini. Tangan kiri memegang permen buah manisan, tangan kanan memegang kue kastanye.
Lalu berjalan menuju ke arah sana dan melihat Zheng Cheng. Jadi pada hari itu Zheng Cheng berada di sini mengganggu gadis penjual bunga. Betul, tidak salah. Aku melihatnya jadi tidak bisa jika hanya melihat tanpa melakukan apa-apa. Oleh karena itu kalian bertengkar. Benar. Tetapi di samping masih ada satu orang. Zheng Fu. Betul.
Setelah aku dan Zheng Fu berdebat sebentar, Zheng Cheng kesal lalu menjatuhkan Zheng Fu. Orang sekitar yang melihat berkumpul ke mari membuat jalan menjadi macet. Kereta kuda kediaman Han terjebak macet di jalan itu. Mengapa punya dia paling banyak? Makanlah selagi panas. Jika dingin maka tidak enak lagi. Sudah sampai mana penyelidikan kalian?
Jadi besok pagi kita… Menangkap orang adalah tugas kami Pengawal Kerajaan. Tidak perlu merepotkan Tuan Tang. Datang lagi. Menyepakku pergi setelah mendapatkan apa yang kamu mau. Membuangku begitu saja setelah tidak perlu. Meninggalkanku setelah tidak butuh lagi. Pasar besi berbeda dengan tempat lain. Sangat berbahaya. Aku hanya bisa membawa 4-5 orang. Tidak bisa menjagamu.
Kamu datang hanya akan menghambat kerjaku. Menghambat kerja? Sekarang aku menjadi penghambat kerjamu? Benar. Kamu akan menyesal. Pelanggan, datanglah melihat-lihat. Kakak Besar, semua sudah berada diposisi. Tinggal menunggu Lin Chaodong masuk ke dalam perangkap, maka kita sudah bisa mendapatkan informasi. Apa yang kamu lakukan? Distrik Shuntian sedang melaksanakan tugas. Apa yang kamu inginkan!
Di sini adalah tempat melaksanakan tugas? Betul. Kamu jangan lupa, ini adalah kasusku. Kenapa tidak bicara? Merasa bersalah? Memang benar jika merasa bersalah. Jika kamu masih ada sedikit hati nurani, maka jangan menghalangiku. Tusuk aku. Kakak Besar. Tusuk aku. Jika berhasil menusukku kamu boleh tinggal. Kamu jangan mengira aku tidak berani. Sudah sekali, mari.
Sekali lagi. Kamu sudah mati tiga kali. Apa kamu masih ingin tinggal? Setelah hari ini akan baik-baik saja. Ayo jalan! Pencuri! Masih berani kemari mencuri barangku. Aku akan membuatmu mati, percaya atau tidak?! Sui Zhou itu dia! Berhenti! Kejar! Cepat! Cepat! Han Dong, bagaimana? Cepat! Kejar ke arah sana! Cepat!
Aku menyembunyikan dua ekor kuda di dalam hutan di luar pasar besi. Asalkan kita dapat keluar dari pasar besi, maka kita sudah aman. Tetapi tanda pengenal… Keluar dulu baru bicarakan lagi. Di sini. Kejar! Di sana! Sudah berakhir. Belum berakhir! Kita masih mempunyai kesempatan. Ingat. Nanti kamu katakan jika aku yang menangkapmu,
Kamu tidak tahu apa pun. Chaodong! Chaodong! Chaodong! Chaodong! Kalian cepat tolong dia! Cepat! Bantu! Selamatkan dia! Pei! Selamatkan orang! Cepat, cepat, cepat! Pei! Cepat! Pei! Selamatkan orang! Letakkan di sini. Lain hari. Kalian bertiga tetap tinggal, yang lain keluar. Tarik layarnya. Jalan! Baik! Chaodong! Chaodong! Kepala panah menancap masuk 2 inci lebih.
Aku akan memotong lukanya. Tang Fan! Sui Zhou! Setelah aku memotong luka, kalian berdua bantu aku dengan jari menahan lukanya. Aku akan menggunakan alat mengeluarkan kepala panah. Saudara yang satu ini. Ini adalah bubuk penghenti darah. Jika aku berkata taruh obat, maka kamu menuangkan bubuk penghenti darah. Baik.
Setelah itu berikan pisau yang ada di pot api itu kepadaku. Aku ingin melengketkan lukanya. Baik. Apa sudah siap? Pegang yang erat. Aku mencari penyebab lainnya. Mau tuang obatkah? Tunggu sebentar, tunggu sebentar, tunggu sebentar. Ayo jalan! Bukankah sudah berjanji akan jalan bersama! Bukankah kalian ingin tahu detail dari masalah ini?