aranoid Afu memamerkan kekuatannya | Song of the Moon【INDO SUB】EP28 | iQIYI Indonesia
[Tersedia subtitle Bahasa Indonesia] [Song of the Moon] [Episode 28] Aku tidak apa-apa. Hanya saja, aku sudah sepakat dengan Liu Shao. Hari ini, aku akan pulang bersamanya ke Kediaman Peri. Apa katamu? Bukankah akan tinggal beberapa hari lagi? Aku tidak ingin lagi. Apakah Liu Shao mengatakan sesuatu padamu? Tidak. Aku yang tiba-tiba mengerti. Mungkin,
Peri dan siluman memang tidak seharusnya bersama. Raja Siluman dan Peri Zeshui yang dulu, merupakan pelajaran terbaik bagi kita. Karena kamu sudah kembali bebas sekarang, maka tinggallah di Istana Air, menjadi Jenderal Istana Air. Aku ingin pulang ke Kediaman Peri untuk menjadi peri kecil Luo Ning. Kelak, kita jalani hidup masing-masing. Tidak berkomunikasi lagi.
Bukankah lebih baik? Baik apanya? Aku tidak setuju. Terserah padamu. Pokoknya, aku tidak akan kemari lagi kelak. kamu juga jangan ke Kediaman Peri lagi. Aku bilang, aku tidak setuju. Lalu, apa maumu? Meniru Raja Siluman kalian untuk mengurungku selamanya atau langsung membunuhku? Tidak. Maaf. Maaf. Dalam satu malam, Luo Ning berubah drastis.
Ini pasti ulah Liu Shao. Mengapa mendadak pergi? Luo Ning bilang merindukan kakaknya, ingin segera pulang. Kamu juga mencemaskan Luo Ge dan ingin kembali, benar tidak? Demi bisa bersama dengannya, kamu rela menderita. Bahkan bersedia menyegel esensi. Kamu baru akan mengingat kakakku saat butuh bantuannya. Di saat yang lain, kamu tidak bisa melihatnya
Meski apa pun yang dilakukannya. Fu. Ada apa? Apakah ucapanku salah? Coba tunjukkan luka tangan kananmu padanya. Selama ini, dia bahkan tidak tahu tanganmu sudah rusak? He Na. Wajar jika terluka ketika menaklukkan lawan yang hebat. Sudah sembuh dari lama. Pantas saja, kamu memegang suling dengan tangan kiri. Aku yang ceroboh. Maaf.
Bukankah kamu harus tanya, apa penyebab lukanya? Kemampuan Tuan Siluman bahkan mampu menang dari Peri Wuxiang. Siluman sehebat apa yang mampu melukainya? Fu, sudah cukup. Kenapa cukup? Saat kamu menolongnya di tungku, pernahkah dia memikirkan bagaimana rasanya klan air yang terpanggang api? Jika bukan karena kamu terluka parah di sana, tidak mungkin seorang siluman hutan
Bisa merusak lenganmu. Hanya kecelakaan. Bukan salahmu. Fu. Ada apa denganmu hari ini? Liu Shao. Kutanya padamu. Apa yang sudah kamu katakan pada Luo Ning? Kenapa dia mendadak ingin pergi? Juga ingin memutus hubungan denganku. Aku malah ingin tanya. Apa yang kamu katakan atau lakukan padanya? Tidak ada. Sementara Luo Ning, sangat berharga
Bagi Luo Ge dan Kediaman Peri. Dia juga adalah pewaris Peri Zeshui. Aku hanya ingin balas dendam padanya. Dia yang bodoh karena menyerahkan diri. Kamu ingin aku sama denganmu? Bahkan tidak bisa mempertahankan wanita di depan mata. Fu. Burung emas dan roda adalah klon Yaoling, memiliki kekuatan esensi Dewa Yaoling. Aku menemukan ini lagi.
Dia menahan kita di sini, membaca buku dan mencari cara semalaman. Lalu, dia duduk santai di sana. Sungguh kejam. Sepertinya kamu tidak takut dengan mantra penutup mulutnya. Benar, ‘kan? Kamu… Kamu diam saja. Kamu sama sekali tidak serius memeriksa buku. Menunggu Liu Shao dan Ning kembali kemari dan membantumu? Tuan Siluman mengajakku kemari sendiri,
Apakah ada yang mau dibicarakan? Peri Luo Ning. Fu berbicara kasar. Tidak bisa menjaga ucapan. Mengabaikan perasaan orang lain. Jika ada yang menyinggung, mohon peri jangan memedulikannya. Tuan Siluman memanggilku, hanya untuk membahas ini? Peri Luo Ning, ucapan Fu kadang kala tidak dipikirkan dengan matang. Hatinya tidak berniat begitu. Sangat baik.
Jika ingin melihat jelas sifat seseorang, bukan hanya harus melihat tindakan dan memperhatikan ucapannya. Keduanya penting. Luo Ning. Luo Ning. Ini untukmu. Ini sama seperti pemberian kakakku pada Liu Shao. Ini dibuat dari elemen silumanku. Bisa dipakai untuk memanggilku. Aku tidak mau. Aku juga memasukkan esensiku ke dalam. Jika, kamu merasa aku melakukan kesalahan,
Dengan menusuknya, aku pasti akan merasa sakit. Jika kamu merasa masih kurang puas, maka remas saja, aku pasti akan terluka parah. Benarkah? Fu. Fu. Fu. Tuan Siluman, aku pamit. Fu. Apa yang kamu lakukan? Dia pasti sudah mendengar ucapanku sebelumnya. Jika tidak melakukan ini, maka kekesalannya tidak akan reda. Jika memang menyukainya,
Maka harus menjaga ucapan. Membuatnya marah, apakah kamu tidak merasa sedih? Kamu lihat saja. Dia tidak tega membuatku sakit dan menyimpan mutiaraku dengan baik. Sulit bagiku untuk mencari sedikit informasi setelah meninggalkan Kediaman Peri. Dia membawa esensiku ke sana, berarti memberiku peluang untuk bebas masuk ke Kediaman Peri. Luo Ge sudah kembali. Alam siluman disatukan.
Tiga alam sudah hampir damai. Untuk apa kamu berpikir seperti ini lagi? Sedamai apa pun tiga alam, hidup kita masih bergantung pada air. Apakah Kakak sungguh takut pada Kediaman Peri? Hanya ingin menjadi pengecut dengan tenang? Kamu… Aku tidak apa-apa. Kamu pergi saja. Baik. Roda Dewa Yao bisa menahan segala makhluk jahat.
Benar, banyak yang bisa dilakukan oleh Roda itu. Kabarnya, roda itu dibuat oleh Dewa Yaoling dengan menggunakan serpihan esensinya dan air spiritual dari burung emas. Kabarnya kala itu… Liu Shao sudah pulang. Hei. Sudah pulang. Liu Shao kembali, tapi tidak ke Istana Chonghua? Luo Ge. Kamu pasti tidak bisa menandingi
Tuan Siluman Baju Putih yang lembut dan pengertian. Air mata setengah siluman punya manfaat sebesar ini? Lagi pula, tidak kupakai. Untukmu saja. Terima kasih, Luo Ning. Kamu sudah memikirkannya? Menyegel esensi bukan sebuah permainan. Tapi, lebih baik daripada tidak bisa bersama dan saling melukai tanpa diketahui. Kalau begitu, disegel saja. Ingat. Hal ini
Tidak boleh diberi tahu pada kakakmu. Kamu mengatakannya dengan mudah. Apakah ini bisa disembunyikan? Lihat saja. Harus memilih hari dan membuat formasi, harus meminta bantuan para penguasa istana juga. Lagi pula, kakakku akan tahu hal ini cepat atau lambat. Mengetahui setelahnya dan membiarkannya melihatku menderita, adalah dua hal berbeda. Sudah. Kamu juga tahu.
Kakakmu terlihat dingin dari luar, tidak suka bicara, tapi sangat berperasaan. Jika dia mengetahuinya, sebelum aku menyegel, dia akan mulai menyalahkan diri dan bersedih setiap hari. Akan mengganggu meditasinya nanti. Liu Shao. Kakakku sungguh beruntung bisa bertemu denganmu. Orang yang saling menyukai bisa bersama, bukanlah hal yang mudah. Menghargai keberuntungan, aku memahaminya.
Kamu ingin kami memeriksa buku kuno, apakah demi mencari cara untuk menjadi dewa? Persiapkan semuanya dengan baik. Ini demi membantu Liu Shao menambah energi spiritualnya. Kamu berjanji menyelamatkan juniorku. Apa yang kamu tunggu sekarang? Kenapa tergesa-gesa? Serahkan urusan ini padaku. Keluarlah, Tuan Fu. Xie Lingqi sudah aku tekan. Benda apa yang sangat penting
Hingga aku harus membahayakan diri dan mengambilnya sendiri? Sebuah barang peninggalan Dewa Yueguang. Aku menggunakan tenagaku yang tersisa untuk mengekstraknya. Barang peninggalan Dewa Yueguang? Benar. Kamu tidak tahu, barang ini adalah milik Xie Lingqi. Berasal dari Labirin Yinyang. Aku sudah mengerti. Kamu selalu memakai barang milik Xie Lingqi berkali-kali.
Luo Ge akan menyadarinya cepat atau lambat. Tentu saja aku tahu. Kamu mengira aku akan takut padanya? Dasar orang gila. Kolam Tulang. Tuan Dewa Luo Ge. Bukankah kamu sedang mencariku? Bagaimana? Terkejut tidak? Kamu sengaja membocorkan keberadaanmu. Sebenarnya apa rencanamu? Bukankah aku adalah kamu? Kamu tidak tahu apa yang ingin aku lakukan?
Meski kekuatanmu untuk kabur sebanding dengan petapa, tapi jangan sombong di hadapanku. Kebetulan, aku sudah bosan berada di dalam tubuh ini. Sungguh tidak berguna. Bahkan tidak bisa menjaga obat. Menghabiskan waktuku saja. Katakan. Kamu tahu siapa pelakunya? Sepertinya seorang wanita. Wanita? Aku mencium aroma bunga kala itu. Benda yang merampas botol obat ini terasa dingin.
Seperti butiran air. Apakah adalah Luo Ning? Ini berarti, aura jahat menembus keluar, bersembunyi di tubuh Xie Lingqi untuk mengelabui? Aku sudah menghilangkan aura jahat dalam tubuh Xie Lingqi. Tapi, aku curiga masih ada aura jahat lain di Kediaman Peri. Membahas persembunyian aura jahat di dalam Kediaman Peri, maka hanya ada Labirin Yinyang. Labirin Yinyang?
Tempat itu pernah menjadi tempat penyegelan Ayahku. Ada banyak aura jahat kecil di dalam sana. Ditambah perlindungan dari batasan, seharusnya bukanlah masalah. Tapi, jika guncangan aura jahat di dalam labirin terlalu banyak, maka aura jahat Monumen akan menembus keluar. Kala itu, aku pernah dilukai aura jahat karena hal ini.
Memangnya kenapa jika aku menguasai ilmu membakar laut sejak 500 tahun lalu? Aura jahat itu sudah melukai intisari periku. Jika tidak membersihkannya dengan Formasi Xilun, aku tidak akan bisa menjadi Tuan Peri selamanya. Tapi, kamu juga tahu. Apa yang harus dikorbankan jika memakai Formasi Xilun. Pengorbanan ini terlalu besar, aku tidak sanggup.
Jika hal ini kamu beri tahu kepada Zhuo Qiuxian lebih awal, aku percaya dia tidak akan mendesakmu menjadi Tuan Peri. Harapan seniorku selama ribuan tahun adalah ingin aku menjadi Tuan Peri. Jika dia ingin memakai formasi dan mengorbankan diri, bagaimana denganku nantinya? Jadi, kamu memilih untuk diomeli dan dipukuli olehnya, daripada harus memberitahunya?
Aku bisa bagaimana? Dia adalah seniorku. Shang Yurong. Pergi. Dasar Luo Ge yang tidak berperasaan. Penguasa Istana Shang. Apa yang dilakukan Tuan Peri Luo Ge? Kamu mengatainya tidak berperasaan lagi. Bukan urusanmu. Melihat tampangmu yang masam begini, pantas saja Penguasa Istana Zhuo kesal. Jangan membahas seniorku. Di mana dia? Di mana dia? Senior. Senior.
Aku yang salah. Aku seharusnya berlatih di Istana Yuanjing. Luo Ge yang menyuruhku kemari. Bercerita tentang masa lalu. Senior. Apa salahku? Bukankah kamu sudah menguasai ilmu membakar laut? Kenapa tidak dipakai? Bisu, ya? Bukankah kamu selalu memanggilku dan cukup cerewet biasanya? Zhuo Qiuxian. Sudah cukup. Ini urusanku dengan Shang Yurong. Tidak perlu ikut campur.
Kamu ingin membuatnya mati? Mari mengobrol. Aku menyeduh teh berkualitas. Jika dia ingin menjadi Tuan Peri, maka harus mengorbankan seseorang yang levelnya di atas petapa. Dia tidak bisa menjadi Tuan Peri. Dia takut kamu berkorban untuknya juga. Lebih memilih untuk menipumu selamanya, membiarkanmu memarahinya, tidak ingin maju. Selama seribu tahun ini,
Dia menyimpan rahasia ini sendirian. Meski harus dikatai sebagai penguasa istana yang tidak becus. Dia hanya tidak ingin mengorbankan siapa pun. Lebih tidak ingin, kamu merasa sedih karenanya. Kamu sudah tahu aku akan kemari. Bahkan menyiapkan hadiah sebesar ini untukku. Jika aku tidak menyiapkan hadiah ini, entah sampai kapan kamu akan menganggapku seperti orang bodoh.
Aku tidak menganggapmu bodoh. Aku… Aku… Aku memang menyembunyikan beberapa hal darimu. Seperti aku yang sudah menolong Bai Feng. Tapi, itu bukan karena aku ingin melakukannya. Itu karena dia pernah memanfaatkanku, dia juga punya nilai untuk dimanfaatkan. Jadi, aku menolongnya. Masalah ini tidak seperti yang kamu pikirkan. Benarkah? Bai Feng menusuk Dewa.
Hampir mencelakai kakakku dan Liu Shao. Saat kamu menolongnya, apakah kamu pernah mempertimbangkanku? Itu adalah hal yang sudah berlalu. Tapi, apakah kamu tidak bisa memikirkan kebaikanku padamu? Tidak tahu malu. Luo Ning. Luo Ning. Jangan marah padaku. Jika kamu ingin melampiaskan, pukul saja aku. Marahi saja aku. Kamu jangan bersandiwara lagi. Kamu selalu
Menipuku sejak awal. Bahkan… Bahkan malam itu juga sama. Ada apa? Bahkan kamu pun mengeluhkan aku adalah makhluk aneh yang tidak bisa hidup tanpa air? Kamu selalu bersikap lemah padaku. Kamu mendapatkan rasa kasihanku. ♫ Bunga malus mekar dan gugur ♫ Meski wajah aslimu telah terbongkar, kamu masih seperti ini. Awalnya,
♫ Bertahan sendirian, diterpa angin dan hujan ♫ aku tidak ingin bermusuhan denganmu. Tapi, yang kudapatkan ♫ Tumbuhan tidak seperti manusia yang memiliki perasaan ♫ adalah mutiara esensi air yang penuh dengan rencana burukmu. ♫ Tidak bisa melupakan kepolosan saat pertemuan pertama ♫ Coba katakan. Sudah berapa kali kamu keluar masuk dengan mengandalkan ini?
Aku mengaku, ♫ Kupu-kupu keluar dari kepompong, sulit terbang ke langit ♫ aku pernah datang. Tapi, hanya melihatmu. Tidak melakukan apa pun. ♫ Sayapnya berat, larut dalam mimpi panjang ♫ Tuan Fu. Kamu menipuku sejak awal. ♫ Tersesat di labirin karena mendambakan keramaian ♫ Berapa kali lagi aku bisa memercayaimu? Atau mungkin
♫ Ada waktu di masa muda, menantikan keberhasilan kelak ♫ kamu sungguh menganggapku bodoh? Bawa mutiara esensi airmu ini ♫ Beberapa ujian di dunia manusia ♫ dan segera pergi dari sini. Mulai hari ini, ♫ Digantikan dengan pertemuan kembali ♫ jangan datang ke Kediaman Peri lagi. ♫ Kesedihan dan kesengsaraan yang dirasakan ♫
♫ Menjungkirbalikkan mimpi ♫ Luo Ning. ♫ Membebaskan tubuh berusia ribuan tahun ♫ Luo Ning. Aku mohon padamu. Aku mohon padamu. ♫ Hati perlahan memanas di kala menjadi abu ♫ Meski aku melakukan banyak kesalahan, tapi perasaanku padamu tidak palsu. ♫ Deru angin terhenti, warna merah bunga malus kembali terlihat ♫
Aku tidak akan menyerah pada hubungan kita. Aku juga melarangmu untuk menyerah pada hubungan kita. Aku mohon. Simpan ini. Biarkan aku kemari untuk melihatmu. Sungguh hanya untuk melihatmu. Kamu bermimpi! Cepat pergi sekarang juga. Jika tidak, aku akan membuka pembatas di kamar ini, membiarkanmu dibuang ke Kolam Tulang.
♫ Kupu-kupu keluar dari kepompong, sulit terbang ke langit ♫ Kamu tidak akan melakukannya. ♫ Sayapnya berat, larut dalam mimpi panjang ♫ Benar. Aku tidak akan. ♫ Tersesat di labirin karena mendambakan keramaian ♫ Kamu sudah yakin bahwa perasaanku padamu adalah tulus. Sejak awal, ♫ Ada waktu di masa muda, menantikan keberhasilan kelak ♫
Semua perasaanku kepadamu ada di dalam rencanamu, benar tidak? Tidak. ♫ Beberapa ujian di dunia manusia ♫ ♫ Digantikan dengan pertemuan kembali ♫ Karena ♫ Kesedihan dan kesengsaraan yang dirasakan ♫ ♫ Menjungkirbalikkan mimpi ♫ ♫ Membebaskan tubuh berusia ribuan tahun ♫ aku sangat menyayangimu. Aku lebih mementingkanmu daripada nyawaku.
♫ Hati perlahan memanas di kala menjadi abu ♫ Kamu tidak akan tega melakukannya. ♫ Deru angin terhenti, warna merah bunga malus kembali terlihat ♫ Tuan Fu. ♫ Ingin melebarkan sayap dan terbang ♫ Ucapanmu benar. ♫ Untuk apa berebut dengan dunia ♫ Aku memang tidak tega melukaimu.
♫ Waktu di dunia sangat singkat namun indah ♫ Tapi, aku tidak ingin bertemu denganmu lagi seumur hidup ini. ♫ Beberapa ujian di dunia manusia ♫ ♫ Digantikan dengan pertemuan kembali ♫ ♫ Kesedihan dan kesengsaraan yang dirasakan ♫ ♫ Menjungkirbalikkan mimpi ♫ ♫ Membebaskan tubuh berusia ribuan tahun ♫
♫ Hati perlahan memanas di kala menjadi abu ♫ ♫ Deru angin terhenti, warna merah bunga malus kembali terlihat ♫ Tuan Fu. Siapa yang melukai esensimu hingga seperti ini? Apakah Peri Luo Ning? Tai Lao. Aku ingin mengambil alih dunia ini. Aku ingin Luo Ning terkurung di Istana Siluman Air ini. Agar dia
Tidak bisa meninggalkanku selamanya. Tuan Fu. Tapi, kamu bukan lawan Tuan Peri Luo Ge. Bukan lawan bagi Yang Mulia juga. Bagaimana jika aku mendapatkan elemen siluman dari Raja Siluman? Kekuatan elemen peninggalan Raja Siluman ini menjadi tonggak dunia Klan Air. Jika kamu mendapatkannya, maka akan memiliki kemampuan untuk menandingi Tuan Siluman. Tapi, Klan Air ini…
Akan… Kamu sungguh merasa dengan perpaduan kekuatanku dan kakak, masih tidak bisa melawan Kediaman Peri? Itu hanya kebaikan dan ketidakinginan dari kakakku. Tuan Fu. Maksudmu adalah… Jika dia tidak bersedia, maka aku akan memaksanya turun tangan. Mengapa tidur secepat ini? Peri suka tidur akhir-akhir ini. Apakah perlu kubangunkan? Tidak perlu.
Aku hanya merasa dia terlalu diam akhir-akhir ini. Takut terjadi sesuatu padanya. Jagalah dia dengan baik. Biarkan dia beristirahat. Dan juga, tugas dari kakaknya untuknya, sudah kusembunyikan sebagian. Sisanya, suruh dia menghafalnya jika bisa. Jika tidak bisa, pura-pura sakit saja. Baik. Kamu begitu menyukaiku, seharusnya bersedia menghafal tugasku bulan ini, bukan? [Mantra Zen] Mantra Zen?
♫ Suara alat musik sheng menyambut musim semi ♫ Ada apa? Tidak mau menghafal? Akan kuhafal. Pasti bersedia membantumu. ♫ Bunga plum terbang mengikuti burung walet ♫ ♫ Cahaya kecil milik siapa yang menerangi kepulangan ♫ Bagaimana jika aku menjadi kakakmu? Lalu, ♫ Awan menutupi matahari senja ♫ ♫ Bulan seolah mengecup ujung alis ♫
Ingin melindungimu juga. ♫ Masih menunggumu mengatakan ♫ Membiarkanmu terus menjadi peri kecil yang bahagia. ♫ Hidup ini, malam ini ♫ Luo Ning. Aku sungguh bersyukur ♫ Bertanya pada arus air ♫ bisa bertemu denganmu di sini. ♫ Betapa besar kerinduan daun merah ♫ Jangan datang ke Kediaman Peri lagi.
♫ Masih ingat akan masa muda itu ♫ Luo Ning. Luo Ning, aku bersalah. ♫ Senyuman yang tidak menua ♫ Meski aku melakukan banyak kesalahan, tapi perasaanku padamu tidak palsu. ♫ Bunga mekar, wanginya semerbak ♫ Aku mementingkanmu lebih dari nyawaku. ♫ Memandang galaksi penuh bintang ♫ Kamu tidak tega melakukannya.
♫ Memahami akan kerumitan cinta ♫ ♫ Hembusan angin menerbangkan bunga tempuh wiyang ♫ ♫ Mengantarmu hingga ke Barat ♫ Sebenarnya, yang mana yang asli, ♫ Melihat angsa melintasi pegunungan ♫ yang mana yang palsu? ♫ Mengejar mimpi ♫ ♫ Jodoh selama tiga kehidupan ♫ ♫ Bergandengan dan menatap ♫ ♫ Ribuan bunga ♫ Fu.
Sudah berapa banyak kamu menipuku? Berapa banyak yang masih bisa kupercaya? Apakah pada akhirnya ♫ Bunga mekar, wanginya semerbak ♫ hatiku sudah salah menilai? ♫ Memandang galaksi penuh bintang ♫ ♫ Memahami akan kerumitan cinta ♫ ♫ Hembusan angin menerbangkan bunga tempuh wiyang ♫ ♫ Mengantarmu hingga ke Barat ♫
Ingin aku memimpin siluman dan mengacaukan? Apakah Klan Air akan menurutiku? Aku akan mengurus Istana Siluman Air. Kamu hanya perlu mengacaukan Dunia Manusia dan menunggu perintahku saja. Mengacaukan Dunia Manusia? Apakah pantas dilakukan? Ditakutkan Raja Siluman… Apakah bisa disamakan? Bukan hanya ada aku yang mendukungmu. Masih ada seseorang yang bisa bersaing dengan Luo Ge.
Menjernihkan pikiran. Luo Ge. Pikiranmu sudah kacau? Aku adalah kamu. Bagaimana kamu bisa menjernihkannya? Meski kamu bisa menjernihkan ruangan ini, tapi aku bukan hanya ada di satu tempat. Luo Ge. Aku ada di tiga alam. Coba lihat saja. Apa yang sedang dikejar oleh orang-orang yang kamu lindungi? Rasa gengsi. Cinta dan hasrat. Ambisi. Keserakahan. Kebohongan.
Keegoisan. Pertempuran. Kekuasaan. Rasa iri. Rasa tidak puas. Prasangka. Keangkuhan. Aku ada di mana-mana. Aku sudah akan datang. Hati-hati. Siapa? Siapa yang menghancurkan Klan Air-ku? [Biro Marquis Wu Yang] Cepat. Cepat. Cepat minta bantuan pada Kediaman Peri. Tidak boleh. Kamu tidak boleh pergi. Kamu sungguh tidak boleh pergi. Tuan Peri ingin kamu bertapa dengan baik.
Ingin aku berdiam diri saja? Dewa Wanwu sudah bilang, akan mengutus murid kediaman untuk membantu. Aku paling familier dengan Biro. Aku bisa membantu para murid itu. Biarkan aku ke sana. Tolong. Tanahnya retak. Tolong. Bertahan. Semuanya bertahan. Jika terhempas keluar dari air, maka semuanya akan mati. Yang Mulia akan menyelamatkan kita. Bertahan.
Kakak sedang mengokohkan alam siluman. Aku akan memeriksanya. Yang Mulia! Yang Mulia memakai kekuatannya untuk menstabilkan alam siluman! Di mana Fu? [Kumpulan Orang Bertalenta] Itu peri. Peri menyelamatkan kita. [Biro Marquis Wuyang] Liu Shao. Aku tahu kamu akan membantu kami. Wang Jian, Xue. Kalian baik-baik saja? Kami baik-baik saja. Hanya saja siluman sangat brutal.
Melukai warga. Sekarang, kami juga merasa khawatir. Tidak tahu harus bagaimana. Bukankah Dewa sudah mengutus murid Kediaman Peri untuk menolong? Mungkin ada hambatan di perjalanan. Tidak ada orang lain yang datang. Bagaimana dengan He Na? Dia adalah Raja Siluman, tidak akan tinggal diam. Kami pernah mengabari ke Kolam Bulan. Sepertinya Klan Air sedang bermasalah juga.
Tidak ada yang merespon. Dunia Manusia dan siluman bermasalah bersamaan. Ini terlalu kebetulan. Kamu tidak perlu mencemaskan Biro Marquis Wuyang. Aku sudah mengutus murid untuk memeriksanya. Mengenai bahaya yang terjadi di alam siluman, Klan Air selalu mengatasinya sendiri. Lebih baik kamu fokus bertapa. Jangan terganggu oleh hal ini. Aku akan memeriksa Monumen Empat Musim nanti.
Kamu di sini saja, melanjutkan bertapa. Tidak masalah. Aku akan ikut denganmu. Liu Shao. Aku punya firasat yang sangat buruk. Sepertinya ada kekuatan yang akan meluap. Tidak tahu apakah pihak He Na akan bermasalah. Kekuatan sudah kupakai habis baru bisa mempertahankan alam siluman. Tampaknya harus memikirkan cara lain. Kamu tahu kesalahanmu? Apa salahku?
Kamu mencuri esensi Raja Siluman dan hampir menghancurkan Klan berusia puluhan ribu tahun. Klan puluhan ribu tahun? Kakak. Kamu sudah lupa. Klan kita berasal dari daratan. Para siluman harus menuruti perintah kita dulu. Jika tidak membelah Monumen, memohon dewa untuk menghilangkan kutukan klan, maka tidak bisa kembali ke darat lagi. Kakak tidak tahu, bukan?
Mendengar kabar yang ada, Luo Ge sudah hampir menjadi dewa. Kamu ingin menunggu sampai kapan baru bersedia menghadapi kenyataan? Aku menanyakan ini pada klan kita. Ingin hidup tertindas atau bertempur? Dengarkan jawaban dari jenderal klan kita. Kami bersedia berjuang hingga mati. Tidak ingin hidup tertindas. Mengalahkan Kediaman Peri dan kembali ke daratan. Tai Lao.
Apakah kamu juga berpikir demikian? Mohon Yang Mulia pergi ke Kediaman Peri dan memecahkan Monumen. Membebaskan Dewa Yueguang, meniadakan kutukan klan ini. Membebaskan Dewa Yueguang. Meniadakan kutukan klan ini. Apakah kalian tahu, orang yang ada di bawah Monumen itu sudah dirasuki aura jahat sejak lama? Bukan lagi Dewa Yueguang yang murni. Jika dia bebas,
Pasti akan mengacaukan tiga alam, masyarakat akan sengsara. Saat aku berada di sana, Dewa pernah masuk dalam mimpiku. Berjanji akan meniadakan kutukan setelah dia dibebaskan. Hal yang lain, bukan urusan klan kita. Mohon Yang Mulia pergi ke Kediaman Peri, memecahkan Monumen dan membebaskan Dewa Yueguang. Meniadakan kutukan klan. Bebaskan Dewa Yueguang! Meniadakan kutukan klan ini!