INDOSUB [Word of Honor] EP23 | Genre Wuxia | Zhang Zhehan/Gong Jun/Zhou Ye/Ma Wenyuan | YOUKU

♪Tanyakan pada pedang, dendam terhapuskan♪ ♪Baru dan lama akan membingungkanku♪ ♪Tanya taktik dan langkah, siapa lebih hebat♪ ♪Nasib berubah, sulit ditebak♪ ♪Tanya jalan dan arah, jarak yang jauh♪ ♪Di mana pendampingku♪ ♪Tanya hujan dan langit cerah, punya beban pikiran apa♪ ♪Menghadapi bulan setiap saat♪ ♪Tanyakan bunga dan daun, warna yang bagus♪

♪Hidup ini singkat, berapa musim semi lagi♪ ♪Tanyakan musim semi dan dingin, badai berlanjut♪ ♪Awan mudah tersebar, hari sulit dilewati♪ ♪Tak ada yang tahu bunga mekar lebih awal♪ ♪Langit tak pernah menertawakan, kita tetap bertambah tua♪ ♪Sungai kecil, tapi terasa jauh♪ ♪Ada yang pergi dan kulupakan♪ ♪Tak ada yang tahu bunga mekar lebih awal♪

♪Langit tak pernah menertawakan, kita tetap bertambah tua♪ ♪Sungai kecil, tapi terasa jauh♪ ♪Ada yang pergi dan kulupakan♪ =Word of Honor= =Episode 23= Paman Shen, biar kuantar. Pertama-tama, itu… Luka Anda baik-baik saja? Tak apa. Utangku pada keluarga Wen… …tak cukup hanya pukulan ini. Jadi,… …Anda mau ke mana? Aku harus temukan Xiaolian dulu.

Xiaolian sudah hilang begitu lama, aku khawatir dia… Tidak akan. Guru sudah bilang. Paman Gao merusak Kunci Giok Biru di Rapat Besar Pahlawan. Itu untuk melindungi kalian. Orang yang menculik Kak Xiaolian, pasti tak akan membunuhnya. Semoga seperti itu. Kakakku hanya punya keturunan ini, jika aku tak bisa melindunginya,… Chengling.

Sekarang kau berguru di Desa Empat Musim,… …Paman sangat senang untukmu. Kami semua berutang banyak pada Keluarga Wen. Kau harus patuh dan berbakti pada mereka. Itu sudah termasuk penebusan dosa untuk kami. Paman Shen, saya mengerti. Jika aku menemukan Xiaolian,… …aku akan membawanya ke Sekte Gunung Dagu. Hanya saja, jika suatu hari aku meninggal,…

…tak peduli kau dan Xiaolian punya jodoh menikah atau tidak,… …apakah kau bisa menjaganya? Jika bisa, bawa dia ke Desa Empat Musim. Dia seorang gadis, tak ada yang melindungi. Bolehkah? Baik, meski Anda tak mengatakannya,… …saya juga akan menjaga Kak Xiaolian. Anak baik. Paman pergi dulu. Jaga diri. Masih belum sadar? A-Xiang. Apa dulu Lao Wen pernah pingsan dan muntah darah? Tidak. Namun, saat aku kecil, Master sering berbaring di kasur. Setelah besar sudah membaik. Sejak kapan kau mengikuti Lao Wen? Sejak aku bisa mengingat, aku sudah mengikuti Master. Kalau begitu,… …kapan dia sampai di sana? Sampai di mana? Tak apa.

Gadis kecil, kau pergilah istirahat. Aku yang menjaganya. Tidak, aku mau menemani Master. Kau tak urus Pendekar Cao yang ikut kau tak makan dan tak minum? Untuk apa mengurusnya? Master lebih penting. Gadis yang baik, istirahatlah. Ada aku di sini. Baiklah. Kalau Master sadar, kau harus langsung beri tahu aku. A-Xing salah.

Mohon bimbingan Ketua Lembah. Begini baru benar. Kau harus ingat, ini adalah Lembah Hantu. Bukan Lembah Gunung, melainkan Lembah Racun. Hanya Raja Racun yang kejam sampai bisa menelan semua ketakutan… …baru berhak untuk hidup. Di ratusan ribu tempat terpencil dan hening,… …bukan kau mati maka aku yang hidup. Orang takut sakit, kau tidak.

Sebaliknya malah menikmati rasa sakit,… …jadi, kau bisa hidup, sedangkan mereka mati. A-Xing, kau masuk Lembah sejak kecil. Kau bisa hidup sampai hari ini,… …bahkan jadi seperti ini sudah tidak mudah. Aku menyukaimu, baru bersedia mengajarimu. A-Xing berterima kasih, akan selalu ingat dalam hati. Bagus. Berhasil atau tidak jadi raja ribuan racun,…

…pemimpin seluruh kejahatan, bergantung pada dirimu sendiri. Lao Wen, kau sudah sadar. A-Xu. Kau sudah pingsan satu hari satu malam. Cepat atur tenaga dalammu. Kulihat nadimu normal, jadi tak berani memberimu obat. Tak apa. Mungkin hanya tenaga dalamku tak berjalan lancar. Mana Shen Shen? Aku sudah mengusirnya. Kenapa?

Shen Shen ini meski sudah egois, tapi itu karena dikelabui orang. Tak sampai harus mati. Selama ini, hati nurani mereka juga tersiksa. Hati nurani? Zhou Zishu, kau kira semua orang punya hati nurani? Shen Shen masih berani menanyakan orang tuaku. Harusnya kuantar dia menemui mereka. Lao Wen, pada dasarnya yang bersalah adalah Zhao Jing.

Yang lain punya kesulitan mereka sendiri. Sekarang kau bahas derita semua orang denganku? Apakah orang tuaku tak menderita? Kesulitan orang jahat adalah kesulitan. Jadi, orang baik pantas untuk mati? Mau jadi dewa, kau sendiri saja. Lebih baik jadi pemimpin kejahatan dan masuk neraka,… …aku juga tak mau menahan amarah ini. Lao Wen. Maaf.

Bagaimanapun ini dendam pribadimu. Aku tak seharusnya ikut campur. Maaf. Aku hanya tak ingin tanganmu dipenuhi darah lagi. Sudahlah. Jika Shen Shen mati di tanganku,… …itu memberinya kesempatan menebus kesalahan. Itu menguntungkannya. Biarkan dia hidup dengan baik. Lihat dengan jelas orang-orang Ikatan Lima Danau… Setelah kau pulih,…

…aku ikut kau cari Zhao Jing untuk balas dendam. Aku baik-baik saja. Hanya merasa haus. Cepat layani aku. Pergi kuganti arak? Mau balas dendam juga harus tunggu kau sembuh dulu. Ikatan Lima Danau selalu berbicara tentang kesetiaan. Malah ingkar janji dan berkhianat. Posisi Ketua Sekte malah berada di orang yang tak berperasaan.

Ini tak termasuk karma? Sekarang melihat mereka yang busuk itu saling membunuh,… …itu lebih menyenangkan daripada bunuh langsung. Master! Master, kau mengejutkanku. Kau ribut sekali. Master, bagaimana? Merasa pusing? Merasa lapar? Mau kumasakkan untukmu? Sekarang aku merasa kau sangat ribut. Kalian berbincanglah. Kulihat Chengling sudah selesai masak atau belum. Master, kau… Sup Penghilang Ingatan.

Kau tak mengkhianatiku. Aku tak mengkhianatimu. Jing. Master. Jing. Master. Jing. Di dunia ini banyak yang bernama Jing. Mungkin Zhao Jing yang wanita gila ini maksud hanya kebetulan. Jika sungguh hanya salah paham,… …untuk apa Ayah Angkat mengutus Hantu Mesum… …untuk membunuhnya? Jing. Jing. Kau tak mengkhianatiku, aku tak mengkhianatimu. Jing. Kau mau apa?

Lagi pula, kau bisa apa? Aku hanya ingin memeriksa nadinya saja. Minggir. Kau ingin aku membunuhmu sekalian? Dia jadi seperti ini karena Sup Penghilang Ingatan? Bukan. Sup Penghilang Ingatan hanya membuat orang lupa… …hal yang paling sulit dilepas. Tak akan merusak pikiran. Masterku sudah punya penyakit lama.

Mungkin karena dipancing orang lain, penyakit imajinasinya kambuh lagi… …sehingga jadi begini. Melupakan hal yang paling sulit dilepas. Jadi, yang ingin dia lupakan… …adalah orang yang mengkhianatinya. Apakah ada obatnya? Maaf, Raja Xie. Aku tak minum Sup Penghilang Ingatan. Bukan aku yang ingin masuk lembah. Saat aku ingin bunuh diri karena tak ada jalan lain,…

…Master yang menolongku. Dia membawaku ke Gunung Qingya. Ketua Lembah berbaik hati dan buat pengecualian untukku. Kaulah orang yang harus minum. Pengecualian apa? Karena aku pikir asalkan aku ingat, maka tak akan mengulanginya. Jika kau bersedia ingat semuanya,… …kenapa mau kembali ke sisi marga Yu itu? Raja Xie pernah bertemu orang yang suka bertaruh?

Semakin bertaruh semakin kalah, semakin kalah semakin mau bertaruh. Menyerahkan hati seseorang adalah taruhan terbesar. Aku salah bertaruh. Awalnya mengira bisa kalah padanya dengan nyawa ini. Karena pertolongan Master aku bisa hidup begitu lama seperti ini. Sebenarnya saat Hantu Mesum datang membunuhnya,… …aku sudah berpikir untuk menolongnya. Biarkan aku kalah sepenuhnya.

Siapa sangka Langit malah membuatku menang. Dungu. Kenapa Lembah Hantu bisa membimbing orang sepertimu? Paviliun Buku Percintaan. Kenapa diberi nama itu? Karena Master pernah bilang… …pria tak berperasaan, wanita bernasib buruk. Dia mau memberi keadilan pada wanita yang dikhianati. Membunuh semua pria pengkhianat. Tak setia dan tak berperasaan adalah sifat manusia.

Pria dan wanita tak berbeda. Konyol. Siapa yang tak pernah mengkhianati, siapa yang tak pernah dikhianati? Hidupmu sangat menderita. Aku tak mau lagi. Begini. Kuberikan kau kesempatan memilih. Jika kau bersedia mengabdi padaku, jangankan marga Yu itu… …aku akan menyetujui semua permintaanmu. Bagaimanapun caranya temukan resep Sup Penghilang Ingatan… …dan serahkan padaku. Aku akan melepaskanmu.

Master, saat kau masuk Lembah masih berusia tujuh delapan tahun. Kenapa harus minum Sup Penghilang Ingatan? Ada orang yang tak ingin aku mengingat beberapa hal. Maaf, mengecewakan mereka. Namun, setelah minum sup itu, kenapa kau masih ingat? Dendam yang begitu dalam, bagaimana bisa dilupakan? Jangankan Sup Penghilang Ingatan, walau membunuhku sampai hancur…

…membuatku merangkak keluar dari neraka… …aku juga harus balas dendam. Saat kecil,… …aku sering sakit kepala, muntah darah dan pingsan. Itu adalah bayaranku yang bertekad melawan sup itu. Penyakit ini sudah lama tak kambuh. Waktu dekat ini terus mengingat masa lalu,… …mungkin ada pengaruhnya. Suatu hari,…

…mungkin aku akan tersiksa oleh sakit kepala ini sampai gila. Namun, sebelum hari itu tiba, musuhku… …harus mati di depan mataku. Kau jangan takut. Sebelum hari itu tiba,… …aku akan menempatkanmu dengan baik. Apa yang kutakutkan? Aku hanya marah. Master, kau membesarkanku dari kecil. Kau punya keinginan itu, kenapa tak memberitahuku?

Meski mati pun, aku akan membantumu. Aku tak perlu bantuanmu. A-Xiang, kutanya padamu. Kau sungguh menyukai Cao Weining? Master, apa yang kau katakan? Aku bahas hal penting, jangan memotong. Jawab aku, jika kau tak suka, akan kubunuh dia. Mas… Mas… Kalau begitu artinya suka. Kalau suka,… …besok kau ikut dia kembali ke Sekte Pedang Qingfeng.

Mo Huaiyang sangat kuat dan licik. Seharusnya tak akan biarkan sektenya ada masalah. Kau tinggal di sana sangat aman. Master, kau tak menginginkanku lagi? Gadis Lugu, jalan yang kuambil adalah jalan kematian. Kau memang tanpa sengaja dan tersesat di Lembah Hantu. Sekarang ada kesempatan terlahir kembali. Untuk apa mengikutiku lagi?

Cao Weining ini, meski aku tetap tak suka,… …tapi mudah diatur. Kau ikut dia kembali ke alam manusia. Lewati hari yang tenang. Aku percaya dia tak akan buat masalah besar. Master. Ada satu hal yang belum sempat kukatakan. Aku ikut Cao Weining, sebenarnya karena dia bilang… …Gao Chong sangat mungkin memberikan Kunci Giok Biru…

…pada Sekte Pedang Qingfeng. Aku bersama Cao Weining, sebenarnya karena ingin… …mencari tahu keberadaan Kunci Giok Biru untuk Master,… …baru bersama dengannya. Namun… Namun, aku… Aku juga tak tahu kenapa… Aku… Aku sungguh bersama dengannya. Master, kumohon padamu. Apakah boleh jangan menyerang Sekte Pedang Qingfeng? Maaf, Master. Aku tahu aku tak boleh berkata begini. Namun,…

Namun, aku tak ingin dia membenciku. Dia… Dia… Dia tak ada hubungan denganku. Aku… Aku hanya tak ingin dia… Tak ingin terjadi apa-apa padanya. Tak apa. Masalah kecil ini tak pantas untuk kau tangisi seperti ini. Namun, Master. Aku takut. Mereka bilang… …manusia dan hantu tak bisa bersama. Aku dan Kak Cao berbeda.

Aku hanya tahu bagaimana membunuh dan mencelakai orang. Bagaimana mencegah orang melukaiku. Bahkan aku mendekati Kak Cao juga dengan niat tak baik. Sekarang dia baik padaku,… …hanya karena aku menutupinya dengan baik. Suatu hari jika dia tahu siapa aku,… …dia tak membunuhku dengan pedangnya,… …sudah termasuk sangat setia. Dia berani?

Jika Cao Weining berani menindasmu, aku bunuh seperguruannya. Master. Aku yang bersalah padanya, bukan dia yang bersalah padaku. Master, aku sangat takut, Aku merasa… Semakin dia baik padaku, aku semakin merasa itu palsu. Seperti manusia salju yang kau buatkan untukku. Begitu matahari muncul,… …ia… Ia akan mencair. Bukankah aku buatkan beberapa lagi? Jangan menangis lagi.

Namun, yang paling kusukai adalah yang pertama. Sebaik atau sebesar apa pun manusia salju yang kau buat. Mereka tak sebagus manusia salju pertama yang kita buat. Master, coba pikir. Jika suatu hari, Zhou Xu tahu identitasmu,… …apakah kau akan membunuhnya dan cari teman yang baru? Cukup, Gu Xiang.

Jangan lupa kau adalah Hantu Ungu tanpa hati. Baru menyerap sedikit aura manusia sudah jadi begitu bertele-tele. Apakah aku bisa lupa? Apakah bisa dilupakan? Gadis jelek saja bisa menikah. Namun,… Namun, Hantu Ungu tanpa hati tak bisa terkena cahaya matahari. Cukup. Sudah kuputuskan. Dengarkan aku. Kau tumbuh besar di Lembah Hantu.

Tak pernah ke dunia persilatan. Mereka tak akan tahu identitasmu. Tutupi saja sampai akhir. Aku janji padamu. Tak akan menyerang Sekte Pedang Qingfeng. Kelak masalah Lembah Hantu, kau jangan ikut campur. Jika aku tak memanggilmu, kau tetap di Gunung Qingfeng. Kalau begitu,… …Kunci Giok Biru tak mau lagi? Tak mau lagi. Kunci Giok Biru…

…itu memang hanya umpan. Tuan Muda Wen, kau sudah sadar. Kau baik-baik saja? Baik-baik saja. Kau ikut aku. Ada yang ingin kubicarakan. Paman Wen, Kak Cao, jangan pergi. Aku… Aku tak bisa masak. Tuan Muda Wen. Tiba-tiba memanggilku ada perlu apa? Aku… Saat aku masih anak-anak, aku menemukan A-Xiang.

Pertama kali menyuapinya bubur, aku membuat mulutnya terkena panas. Tempat tinggal kami saat kecil… …bukan untuk manusia. Aku bahkan tak bisa menjaga diri. Awalnya tak ingin membawa beban ini. Sering kali ingin membuangnya. Namun, anak ini belum pandai berbicara. Seperti hewan kecil yang tegar. Dia mengikutiku ke mana pun aku pergi. Mulutnya sudah terluka,…

…masih tersenyum lebar padaku. Hanya takut aku meninggalkannya. A-Xiang pernah cerita padaku. Aku tahu. Selama ini dia banyak menderita. Dia ikut dengan orang sepertiku,… …sudah sangat bagus sifatnya tak menjadi jahat. Sebenarnya A-Xiang bukan pelayanku. Itu karena aku menolongnya, setelah dia tumbuh besar,… …dia mau jadi pelayan untuk melayaniku. Karena itu ada status ini. Sebenarnya…

…sampai sekarang aku baru mengerti. Bukan aku yang menolongnya, tapi dia yang menolongku. Jika bukan ada dia di sisiku, memberi kehangatan akhir di hatiku. Aku… Aku bicara begitu banyak,… …hanya ingin memberitahumu A-Xiang seperti adikku. Jika dilihat dari generasi,… …aku yang membesarkannya, dia sudah seperti anakku. Seumur hidup ini, tak banyak yang baik padaku.

Hanya ada beberapa orang saja. Aku bersedia balas dengan nyawaku. A-Xiang termasuk salah satunya. Dulu ada hal… …yang tak pernah kupikirkan. Terlalu jauh. Namun, sekarang… …sepertinya tak lagi jauh. Aku ingin dia hidup dengan baik. Aku ingin suatu hari… …dia bisa melewati hari yang bahagia seperti orang biasa. Cao Weining.

Kau bisa berikan hidup seperti itu padanya? Bisa, tentu bisa. Meski aku tak bisa memberinya kemewahan, tapi… Aku tak minta kau memberinya kemewahan. Besok kau bawa dia ke Sekte Pedang Qingfeng. Namun, aku ingin kau menjamin… …tak akan pernah mengecewakan A-Xiang. Kelak apa pun yang terjadi,… …harus melindungi dan menahan semua untuknya.

Menjamin kebahagiaannya dan tanpa kekhawatiran. Kau bisa? Tuan Muda Wen, aku mengerti. Tenang saja. Hari ini aku bersumpah di hadapanmu. Dewa Langit dan Bumi, akan melihatnya dengan jelas. Aku Cao Weining seumur hidup ini,… …mulai sekarang sampai mati, termasuk setiap saat,… …tak akan melakukan hal yang mengecewakan A-Xiang.

Jika ingkar janji, tak diterima Langit dan Bumi. Jangan berbicara terlalu yakin. Bagaimanapun kalian baru kenal. Belum tentu dia seperti yang kau bayangkan. Kau tak bersumpah, aku tak memaksamu. Namun, hari ini kau sudah bersumpah. Jangan kira sumpahmu ini tak berarti. Jika kelak kau mengecewakan A-Xiang, aku yang akan membunuhmu dulu. Aku mengerti.

Aku tahu dia. Melihat seseorang bukan dari lama kenalnya. Dari pertama kali aku melihat A-Xiang,… …aku sudah ingin baik padanya seumur hidup. Jika sekarang keinginanku terkabul, aku sudah sangat senang. Jika kelak aku mengecewakannya, tak perlu Anda buka mulut. Aku akan bunuh diri untuk menebusnya. Baik, kau yang mengatakannya.

Jika kau tak bisa menepatinya, jadi hantu pun tak akan kuampuni. Sepakat. Sepakat. Mana ada Mertua yang berbicara ingin membunuh seperti kamu? Kau tak takut menantumu mundur? Kau curi dengar perkataan kami? Aku tak curi dengar, aku dengar dengan sangat terbuka. Weining, jika mertuamu ini masih menindasmu,… …aku akan mengurusnya.

Kau hanya perlu baik pada A-Xiang. Baik, kami akan berangkat besok. Aku siapkan barang dulu. Menantu kecilmu ini memang lumayan,… …tapi kenapa kau buru-buru menyerahkan A-Xiang? Kau tak takut keluarga mereka tak baik padanya? Siapa yang berani? Lao Wen. Kenapa kau buru-buru menyerahkan A-Xiang? Karena aku sudah punya rencana, lalu suka jadi makcomblang.

Ingin mengatur A-Xiang dengan baik dan mengasingkan diri denganmu. Melewati hari yang indah. Tuan Baik Wen. Kau juga berbuat baiklah, jadi makcombalangku. Paman Wen. Kau memanggil Kak Cao terlalu lama. Aku tak bisa masak. Sepertinya kuali itu sudah gosong, bagaimana ini? Dia turun gunung untuk beli makanan enak. Tak perlu masak lagi. Sudah lihat?

Hari-hari menyenangkan apa? Lihat bocah tengik ini,… …kelak kita hanya ada hari-hari yang penuh ketakutan. A-Xu, kau ini minum cuka atau arak? Begitu tak enak pun bisa kau telan. Desa miskin begini mana ada arak bagus. Tahankan saja. Setelah tiba di Desa Empat Musim,… …kubiarkan kau coba arak bagus yang kukuburkan di hutan bunga plum.

Guru, desa kita ada hutan bunga plum? Tak hanya hutan bunga plum. Orang dunia persilatan menyebut desa kita,… …”Bunga mekar sepanjang tahun, mengetahui segala hal di dunia.” Ayah Angkat. Xie’er, bagus kau datang. Kau mengatasi Sekte Xianxia dengan bagus. Orang yang dibiarkan hidup oleh Arahat Cantik,… …jauh-jauh pergi ke gunung Song. Berlutut tiga hari tiga malam di pintu Kuil Shaolin. Meminta biksu besar memberi mereka keadilan. Kau tebak, apa yang dilakukan Ci Mu Si Pak Tua itu? Tak bisa diam lagi.

Dia sedang meminta semua sekte untuk menyerang Lembah Hantu. Mohon Ketua Zhao untuk ikut, akan sangat senang. Ayah Angkat jawab apa? Tentu saja tak banyak bicara. Saat itu semua sekte yang pura-pura setia ini,… …saat Lembah Hantu menghadapi Ikatan Lima Danau,… …satu per satu hanya melihat saja. Sekarang lihatlah.

Giliran dirinya yang terancam baru mulai takut. Ingin meminta Ikatan Lima Danau membantu,… …tak akan semudah itu. Ingin aku keluar? Baik, perlihatkanlah niat kalian. Ayah Angkat, aku tak mengerti. Nak. Pengetahuanmu tentang dunia ini masih dangkal. Dulu Gao Chong juga begini. Hidup begitu lama masih tak mengerti aturan ini. Coba pikirkan.

Kejahatan yang dilakukan Lembah Hantu,… …selain dendam kecil, sebagian besar untuk melawan Ikatan Lima Danau. Namun, Gao Chong malah membuat rapat besar di saat seperti ini. Yang datang hanya orang-orang kecil. Mereka hanya meramaikan saja. Sekte-sekte besar yang sesungguhnya, siapa yang datang? Benar. Satu Pengelola pun tak ada yang datang dari delapan sekte besar.

Bahkan Dewa Pedang dari gunung Changming… …juga hanya mengutus muridnya saja. Karena itu, Nak. Sekte pahlawan di dunia persilatan, semuanya serakah… …dan hanya memanfaatkan nama. Mereka itu sangat perhitungan. Biarkan mereka menyerang Lembah Hantu bersama. Hanya ada kesetiaan, tanpa keuntungan, tak akan berhasil. Hanya ada keuntungan tanpa nama, juga tak akan berhasil.

Jadi, membuat rencana besar… …lalu memasukkan nama dan keuntungan di dalamnya… …baru bisa memancing mereka. Kuda yang baik, makanlah yang kenyang. Bawa A-Xiang kami dengan baik. Jangan berlagak, yang patuh. Siapa yang milikmu? Xiaohong dan Dahong. Kau pilih satu dan pergi. Makanan dan minuman sudah kusiapkan untukmu. Kita berpisah di sini.

A-Xiang, kenapa kau marah padaku lagi? Marah apanya? Aku adalah pelayan Master. Sudah pasti ikut Master pergi. Kau kembali saja ke Sekte Pedang Qingfeng. A-Xiang, aku salah. Kau jangan marah lagi, ya? Siapa bilang kau salah? Kau adalah pendekar sekte ternama. Aku hanya seorang gadis liar. Kita bukan orang yang satu jalan.

Siapa bilang kau gadis liar? Saudara Wen. Master. Kau pelayanku, ‘kan? Bukankah aku jadi orang liar? Cao Weining, kau bawa uang? Bawa. Aku tak mau gadis ini lagi. Kujual padamu tiga perak, mau? Jika mau serahkan uang, kuserahkan dia. Kalau sudah bayar, tak bisa dikembalikan. Master, kau… Kau berengsek. Lihat tidak? Pelayan berani menindas majikan.

Aku… Masih bisa ditahan? Begini, kuhitung lebih murah. Satu setengah perak, jangan merasa mahal lagi. A-Xu yang begitu hebat saja hanya tiga perak. Kenapa kau tertawa? Zhou Xu, uruslah dia. Aku mana bisa mengurusnya. Kau tak mengurusnya, siapa lagi? Bahkan begitu galak. Aku berikan secara gratis, aku tak mau lagi. Cepat bawa pergi. Saudara Wen.

Bersumpah pada Langit,… …aku tak pernah menganggap A-Xiang sebagai pelayan. Anda menyerahkannya padaku. Setelah aku melapor pada Guru,… …aku akan menikahinya dengan tradisi dan mas kawin yang baik. Tak akan sembarangan. Mas kawin? Bukankah itu menikahkan anak perempuan? Kau tahu apa? A-Xiang! Xie’er, buatkan daftar nama kumpulan Hantu. Umumkan pada Dunia Persilatan. Namun, sekarang sudah bekerja sama, kenapa mau mengingkari? Jika Ayah Angkat memberikan daftar nama kumpulan Hantu,… …bukankah akan membunuh mereka semua? Kalau begitu… Kelak bagaimana aku meminta mereka bekerja lagi? Xie’er. Sekarang Kuil Shaolin pun sudah keluar. ‘Sup’ ini sudah dimasak terlalu lama.

Lagi pula, untuk apa kita simpan kumpulan Hantu ini? Perangkap sudah ditaruh,… …hanya perlu tunggu buruan kita masuk. Masih tak mengerti? Jika mau musnahkan Lembah Hantu dan kumpulan Hantu ada di luar,… …mereka mau bunuh siapa? Begitu kehilangan perlindungan dariku… …mereka sulit bergerak di dunia persilatan. Menurutmu, mereka bisa ke mana? Maksud Ayah Angkat,…

…ingin buat mereka tak berdaya, hanya bisa kembali ke Lembah Hantu. Namun, Ayah Angkat. Jika mereka keluar dan asal bicara,… Siapa yang akan percaya pada mereka? Lagi pula, masalah Gao Chong sekongkol dengan Lembah Hantu… …belum diselesaikan. Belum diselesaikan sampai sekarang. Meski sekarang tak dibahas,… …tapi sudah beri pengaruh buruk pada Ikatan Lima Danau.

Jadi di saat ini, aku ingin kumpulan hantu ini bisa asal menyerang. Kita cari Hantu Jahat untuk menjadi saksi… …kalau Lembah Hantu fitnah Ikatan Lima Danau… …karena saat itu mau membagi dunia persilatan. Ikatan Lima Danau difitnah hingga begitu kasar. Begitu sudah terbukti tak bersalah,… …Kak Gao Chong tak bisa melihatnya lagi.

Menurutmu, sekte ternama di dunia persilatan… …akan merasa sangat malu tidak? Pada saat itu aku pimpin mereka memusnahkan Lembah Hantu. Terkesan sangat berwibawa dan bijaksana. Bahkan memikul rasa bersalah para sekte padaku. Saat ini memilih Ketua Dunia Persilatan,… …bukan aku siapa lagi? Ayah Angkat. Kenapa Anda begitu pintar? Meski Penasihat Militer Zhuge masih hidup,…

…melihat kecerdasan Anda, Beliau akan merasa malu. Kau yang manja ini pintar berbicara. Tahu membuatku senang. Teknik kecilku ini mana berani dibandingkan dengan ahlinya. Hanya saja Hantu Mesum belum ada kabar sampai sekarang. Seharusnya Yu Qiufeng bukanlah tandingannya. Apakah dia mendengar kabar buruk, langsung bersembunyi? Tak masalah. Sekarang semua sekte dunia persilatan… …membantuku mencari kalian.

Lihat kalian bisa bersembunyi ke mana. ♪Di bawah langit biru aku melewati sungai dingin♪ ♪Di malam sunyi, bayangan bulan di gelas tersenyum padaku♪ ♪Siapa yang izinkan aku berkuda berkeliling dunia?♪ ♪Siapa yang mabuk dan tak bisa menemukan rumahnya?♪ ♪Di tengah suasana sunyi, hujan mencium jendelaku♪ ♪Tak peduli apa pendapat orang, aku tetap setia♪

♪Angin musim semi berhembus ke tepi sungai♪ ♪Tak mampu menghangatkan hati♪ ♪Semua hal datang terlalu mendadak, apakah itu adalah cahaya kita?♪ ♪Terlalu lambat bertemu, namun, kebahagiaan belum terlambat♪ ♪Jangan lagi menyia-nyiakan waktu kita♪ ♪Lupakan kesedihan itu, jalanilah hidup yang tenang♪ ♪Lampu yang bersinar menerangi dunia♪ ♪Masa lalu bagaikan kabut♪ ♪Akan kuhabiskan hidupku bersamamu♪

♪Di mana pun kau berada, aku akan bersamamu♪