INDOSUB [Word of Honor] EP01 | Genre Wuxia | Zhang Zhehan/Gong Jun/Zhou Ye/Ma Wenyuan | YOUKU

♪Berbicara tentang pedang dan pisau, dendam terhapuskan♪ ♪Dendam baru dan lama membuatku kebingungan♪ ♪Berbicara tentang taktik dan cara, siapa lebih hebat?♪ ♪Kesulitan yang kita hadapi sulit ditebak♪ ♪Tanya jalan dan arah, perjalanan sangat jauh♪ ♪Di mana pendampingku?♪ ♪Menceritakan beban pikiran pada hujan dan langit cerah♪ ♪Menghadapi bulan setiap saat♪

♪Lihatlah warna bunga dan daun yang indah ini♪ ♪Hidup ini singkat, berapa tahun sudah berlalu?♪ ♪Musim gugur maupun dingin, badai terus berlanjut♪ ♪Awan mudah menyebar, hari-hariku sulit dilewati♪ ♪Tak ada yang tahu bunga mekar lebih awal♪ ♪Langit tak pernah menertawakan, kita tetap bertambah tua♪ ♪Sungai kecil, tapi terasa jauh♪ ♪Ada yang pergi dan kulupakan♪

♪Tak ada yang tahu bunga mekar lebih awal♪ ♪Langit tak pernah menertawakan, kita tetap bertambah tua♪ ♪Sungai kecil, tapi terasa jauh♪ ♪Ada yang pergi dan kulupakan♪ =Word of Honor= =Episode 1= Apa yang terjadi? Lihat. Di sana juga ada. Pemanah bersiap. Panah. Raja Jin diam-diam membina Pembunuh Tianchuang… …untuk membunuh Pejabat Pengadilan. (Kepala Militer, Tuan Li) Dia berniat memberontak. (Pendekar Pedang Hijau) Tuan, pembunuh Tianchuang datang. Cepat ikut aku. Kau siapa? Keluarkan surat rahasia. Jangan harap! Tuan Zhou. Kau… Kau adalah anggota Tianchuang? Zhou Zishu datang mengantar Tuan Li. Zhou Zishu, segala hal akan ada balasannya. Kau membantu kejahatan. Kelak akan bermasalah dan tersiksa. Itu semua karena hari ini. Kematianku tak akan sia-sia. Tuan Li, maaf. Kak Zhou. Tuan Putri Jing An. Ini… Kepala Militer Utama bersekongkol dengan pejabat lain… …untuk memberontak, pantas dieksekusi. Tak mungkin, tak mungkin. Ayahku selalu pikirkan rakyat dan negara… Kemurahan hatinya dapat dimengerti, tapi, tindakannya tak dapat diampuni. Hari ini aku berkunjung… …karena ingin memberikan pilihan pada Tuan Putri. Aku berterima kasih, Tuan Putri mengantarkan…

…jasad adikku Qin Jiuxiao kepadaku dalam kekacauan ini. Aku mengingatnya dengan jelas. Tuan Putri, Anda begitu berharga. Jika melakukannya sendiri, maka tak perlu tersiksa. Bukankah aku harus berterima kasih pada Tuan Zhou? Kau bunuh semua keluargaku, masih membiarkan jasadku utuh. Di mana kau… …memakamkan Jiuxiao? Desa Empat Musim. Dia tertidur di samping Guru.

Bunga selalu mekar, semua tahu apa yang terjadi. Jelek sekali. Berikan. Berikan. Menyebalkan. Adik. Jika ada wanita yang kau sukai, Kakak senang untukmu. Dulu dia pernah bilang,… …setelah dia turun dari kedudukannya,… …dia akan tinggal menetap bersamaku. Sudah dibersihkan. Hanya beberapa Jenderal yang tak tahu diri,… …mereka mencoba melawan. Semua sudah kubunuh. Pimpinan, Bi Changfeng melakukan kesalahan besar dalam pembunuhan…

…Kepala Militer, bahkan bersikeras keluar dari Tianchuang. Itu membuat Raja Jin marah, Raja Jin ingin Anda mengurusnya. Paman Bi. Ketua, kau datang. Paman Bi. Desa Empat Musim hanya tersisa kita berdua. Dari 81 saudara yang ikut kau datang ke Jinzhou,… …sekarang hanya tersisa kita. Bahkan Jiuxiao juga sudah mati. Masih Desa Empat Musim apa lagi? Kenapa lukamu belum sembuh? Bisa masuk dan tak bisa keluar.

Tak ada yang boleh tahu hal yang ada di sini. Kalimat ini… …adalah permintaan Raja Jin saat aku mendirikan Tianchuang. Setelah… …Tianchuang masuk, maka tak akan bisa keluar lagi. Kau tahu itu. Aku tahu. Jika tak bisa berjalan keluar,… …apakah aku tak bisa keluar dengan berbaring? Meski hanya bisa hidup satu hari,…

…lebih baik daripada jadi budak Raja Jin. Kau lebih memilih jadi orang cacat, daripada terus mengikutiku? Selama ini ikut Ketua melakukan hal berbahaya. Aku melakukan apa pun yang kau minta. Namun, saudara Desa Empat Musim dan keluarganya dibunuh,… …itu membuatku mencurigai tujuan Raja Jin. Sudah seperti ini,… …aku sungguh tak bisa melakukannya lagi.

Jangankan tujuh paku,… …meski ribuan sayatan pedang, aku juga mau berhenti. Aku tahu kau juga tak berdaya. Aku tak menyalahkanmu. Jika kau masih menghargai hubungan kita selama ini,… …maka berikanlah paku itu. Benar juga, yang bisa Zishu lakukan hanya mengantarmu. Tenang, Zishu akan menjaga keluargamu. Tenang, khawatir. Aku tak akan tahu lagi. Ketua, silakan. Lao Bi benar-benar pria kuat. Tujuh Paku Penyiksa tak bisa diterima orang biasa. Kak Zhang. Sebenarnya apa itu Tujuh Paku Penyiksa? Tujuh Paku Penyiksa, dalam tiga tahun pasti mati. Begitu dihukum dengan paku ini, tak hanya ilmu bela dirimu hilang,… …bahkan lima inderamu akan perlahan-lahan rusak. Awalnya tak bisa bicara,…

…tak bisa dengar, tak bisa mencium bau, tak bisa melihat,… …lalu akan jadi mayat hidup. Hanya dengan begini,… …barulah kau tak akan sebarkan rahasia Tianchuang. Meski jadi cacat, tapi hatimu masih sadar. Artinya membuatmu menderita tiga tahun,… …baru membunuhmu. Kenapa harus tersiksa seperti itu? Bukankah lebih baik langsung mati? Lihatlah perkataanmu.

Apakah kau bisa mati semudah itu? Ini adalah aturan Tianchuang, agar kau merasa sangat takut. Dengan begini kau tak berani ingin pergi. Tak boleh pergi. Kelak suatu hari,… …nyalimu sudah besar dan tak ingin berada di Tianchuang,… …maka cabut pedangmu saat bertugas, pura-pura tak sengaja tertusuk. Lalu, mati maka tak perlu menderita.

Jika kau meninggal saat bertugas, ketua kita akan menjaga keluargamu. Tidak, aku tak berani. Seumur hidup aku setia pada Tianchuang. Hanya setia pada Ketua. Kau memanggilku apa? Ketua. Tidak, tidak, Pimpinan. Aku salah. Aku mengira semuanya memanggil begitu. Orang terakhir di Desa Empat Musim juga sudah tiada. Kata ketua ini, jangan dibahas lagi. ♪Angin timur membuat hati menjadi kosong♪ ♪Terjatuh tanpa suara♪ Sudah sepuluh tahun. Sepuluh tahun tanpa jalan kembali. Aku ingat setiap wajah yang mati di depanku. Semuanya sudah mati. Hanya aku yang masih hidup. Atas dasar apa? Tentu saja karena aku tak pantas mati dengan baik,… …aku memang harus hidup. Pemimpin Tianchuang,…

…di bawah satu orang, di atas puluh ribuan orang. Hidup begitu terhormat dan kuat,… …tapi tak bisa melindungi orang yang ingin kulindungi. ♪Apakah harus mengecewakan orang agar mimpi tercapai♪ ♪Tiba-tiba semua jadi bukti♪ ♪Saat itu jadi terasa hampa♪ (Raja Jin) Kenapa Zishu belum menemuiku? (Raja Jin) Lukanya belum sembuh? Jawab Raja. Pejabat pemberontak mengumpulkan pendekar dunia,… …semuanya sangat hebat. Pimpinan lama tak bertarung,… …kali ini pasti melukai tenaga dalam lagi. Beberapa hari ini sedang berobat. Sejak dia muntah darah dan pingsan karena kematian Qin Jiuxiao,… …luka dalamnya sudah berapa lama?

Sudah satu tahun lebih, ‘kan? Jawab Raja. Benar. Demi seorang Qin Jiuxiao langsung begini,… …sungguh tak bisa dimanfaatkan. Minta dia segera temui aku. Hamba laksanakan. Bunga selalu mekar, semua tahu apa yang terjadi. Dari 81 saudara yang mengikutimu datang ke Jinzhou,… …sekarang hanya tersisa kita. Bahkan Jiuxiao juga sudah mati. Masih Desa Empat Musim apa lagi? Demi meninggalkan Tianchuang, aku gunakan waktu satu setengah tahun… …untuk memasangkan Tujuh Paku Penyiksa. Sebenarnya ada dua cara memakai Tujuh Paku Penyiksa.

Jika langsung memasukkan tujuh,… …maka kemampuan indera akan pelan-pelan berkurang. Hanya bisa hidup seperti orang cacat dalam tiga tahun. Namun, jika setiap tiga bulan memasang satu,… …biarkan paku itu tumbuh dalam daging… …dan menyatu dengan tubuh. Meski hanya bisa hidup tiga tahun,… …masih bisa mempertahankan 50% kekuatan,… …masih bisa mempertahankan lima indera. Pada akhirnya…

…hanya perlu merasakan sakit menusuk tulang… …selama tiga tahun 18 bulan. Kakak. Jangan. Jiuxiao. Kenapa kau menangis? Apa yang perlu ditangisi? Aku pantas menerimanya. Sebanyak 81 orang Desa Empat Musim bersatu,… …semuanya mati di tanganku. Tak bisa diteruskan lagi. Aku tak bisa menjaga satu pun. Aku bahkan membunuh orang yang kau cintai. Setelah mati,…

…bagaimana aku bisa menghadapimu? Sekarang… …apakah kau sudah bertemu Tuan Putri Jing’an atau belum? Dia sedang melapor padamu, ‘kan? Kenapa bisa ada Kakak sekeji aku? Hadiah pertemuan pertama pada Adik Ipar… …adalah sebotol racun. Pengawal Zhou Zishu ingin bertemu. Masuk. Zhou Zishu hormat pada Raja. Cepat berdiri. Raut wajahmu…

Jika sungguh tak bisa, kau istirahat dulu. Kau adalah pilar negara. Rencana besarku masih membutuhkan dirimu. Zhou Zishu hanya orang tak penting di dunia. Hanya cocok jadi pedang Raja. Sekarang Hedong sudah tenang. Raja hanya perlu mencari orang pintar pengurus negara. Zishu hanya tahu bela diri,… …sulit untuk menanggung kepercayaan Raja. Zishu, apa maksud perkataanmu?

Zishu. Keinginan hati Zishu sudah dipastikan. Luka lama tak sembuh, sulit dimanfaatkan. Hanya mohon jasadku diantar ke kampung halaman. Zishu sudah keluar dari Tianchuang. Aku memasang Tujuh Paku Penyiksa pada diri sendiri. Aku memasukkannya sendiri. Paku ini,… …sudah kumasukkan enam buah. Jika menambah lagi,… …aku takut tak sempat menemui Raja. Kuharap Raja mengingat usaha kerasku…

…dan memberiku sebuah restu. Baik. Sangat bagus. Zhou Zishu. Kau memang Pemimpin Tianchuang. Kau menghukum dengan tegas,… …bahkan bisa begitu kejam pada diri sendiri. Raja, jangan marah. Jika kau juga tak ingin hidup lagi, maka kukabulkan permintaanmu. Untuk apa begitu repot-repot? Nyawa Zishu adalah pemberian Raja. Jika Raja bersedia,…

…Zishu akan hidup dua tahun lagi dengan badan cacat ini. Jika Raja tak bersedia,… …ambil saja nyawa ini. Ini semua bohong. Yun Xing sudah pergi. Bei Yuan… Bei Yuan sudah tiada. Aku sungguh hanya seorang diri. Zishu, semua yang kau bilang itu bohong, ‘kan? Jika kubiarkan kau hidup, kau mau bantu aku wujudkan… …rencana besarku?

Zishu mohon Raja berikan paku terakhir. Kau bersedia jadi cacat… …daripada menjadi pejabat kepercayaanku? Baik. Aku mengerti maksudmu. Tujuh Paku Penyiksa, dalam tiga tahun pasti mati. Zhou Zishu, kau hidup baik-baik. Tiga tahun. Dalam tiga tahun, aku pasti akan masuk ke ibu kota dan naik takhta. Akan kuperlihatkan padamu, akulah pemimpin pilihan Langit itu.

Tak ada yang bisa menggantikanku. Saya akan berusaha. Pengju, ikuti keinginannya. Mulai hari ini, kaulah Ketua Tianchuang. Pimpinan, maksud Raja… Selamat untuk kita. Hari ini keinginan kita tercapai. Air sungai mengalir, Tianchuang menghubungkan kegelapan. Rumor menutupi kebenaran, awan menutupi matahari. Kau tunggu saja, Zhou Zishu. Aku lepaskan kau pergi sementara.

♪Berbicara tentang taktik dan cara, siapa lebih hebat?♪ ♪Kesulitan yang kita hadapi sulit ditebak♪ ♪Tanya jalan dan arah, perjalanan sangat jauh♪ ♪Di mana pendampingku?♪ ♪Menceritakan beban pikiran pada hujan dan langit cerah♪ ♪Menghadapi bulan setiap saat♪ ♪Lihatlah warna bunga dan daun yang indah ini♪ ♪Hidup ini singkat, berapa tahun sudah berlalu?♪

♪Musim gugur maupun dingin, badai terus berlanjut♪ ♪Awan mudah menyebar, hari-hariku sulit dilewati♪ ♪Tak ada yang tahu bunga mekar lebih awal♪ ♪Langit tak pernah menertawakan, kita tetap bertambah tua♪ ♪Sungai kecil, tapi terasa jauh♪ ♪Ada yang pergi dan kulupakan♪ ♪Tak ada yang tahu bunga mekar lebih awal♪ ♪Langit tak pernah menertawakan, kita tetap bertambah tua♪

♪Tak banyak pahlawan yang tersisa, hidup tak lama lagi♪ ♪Ada yang pergi dan kulupakan♪ Hantu Gantung yang pantas mati itu tiba-tiba melompat ke jurang. Hamba tak bisa berbuat apa-apa. Tak bisa menahannya. Tak berguna! Hidup harus ada orangnya, mati harus ada jasadnya. Mana jasadnya? Di dasar jurang… Di dasar jurang tak ada jasadnya. Sangat bagus, sangat bagus. Hamba… Hamba pantas mati. Mohon Ketua Lembah mengampuni. Ampunilah, ampunilah. Ketua Lembah mohon ampun, berlutut. -Mohon Ketua Lembah mengampuni. -Mohon Ketua Lembah mengampuni. Hantu Gantung mencuri kunci giok biruku. Kun… Kunci Giok Biru? Perintahkan 3.000 hantu di Gunung Qingya. Mulai hari ini aku mau kalian keluar… …dan merobek jasad pengkhianat ini.

Hantu mana pun yang membantuku mendapat kembali Kunci Giok Biru,… …akan kuangkat dia jadi Pemimpin Sepuluh Hantu Kejam. Bunuh Hantu Gantung, rebut Kunci Giok Biru. Bunuh Hantu Gantung, rebut Kunci Giok Biru. Tiga tahun jadi pengemis,… …Kaisar juga tak ganti. Master, Master, lihat Pengemis itu sungguh berpikiran terbuka. Pengemis ini tak punya mangkuk. Bahkan tak punya uang sedikit pun, masih bisa begitu senang. Apakah dia dungu? Dia sedang berjemur. Berjemur? Apa bagusnya berjemur? Dia sudah sekurus itu. Jika berjemur lagi bukankah jadi kering? Master, jangan mengejekku tak tahu banyak hal. Jelas-jelas dia terlihat seperti tiga tahun tak pernah makan.

Kapan saja bisa jatuh dan mati. Salahkah? Aku bertaruh dia pasti pengemis. Bertaruh apa? Kau temani aku main kartu selama tiga hari. Kalau kau kalah? Aku temani kau main kartu selama tiga hari. Gadis Tengik, kau ingin mempermainkanku. Xiao Wu, berikan uang. Master, Master, lihat. Ada yang memberinya uang. Aku menang.

Kenapa dia tak mau uang pemberian orang? Tuan Muda, lihatlah pengemis ini. Dia bahkan tak berterima kasih. Memang pantas mati. Kenapa kau lempar ke tubuhnya? Pengemis! Aku traktir kau makan bagaimana? Orang baik hati. Bagaimana kalau kau traktir aku arak? Master, dia memanggilku orang baik hati. Orang baik hati.

Kita bertaruh, nanti kita bahas taruhan apa. Baik, kutraktir kau minum arak. Ini. Kau tak takut arak ini beracun? Itu akan menghancurkan ususmu. Arak bagus. Mati keracunan juga sepadan. Bersulang pada gadis cantik. Terima kasih, orang baik hati. Orang baik hati. Ambil. Bela diri Kakak sungguh bagus. Kutanyakan padamu,…

…kenapa kau tak terima uang pemberian orang? Mau arak tak mau uang. Kau sangat berkelas dalam mengemis. Siapa bilang aku pengemis? Aku hanya berjemur saja. Mau menipu arakku? Kembalikan! Mau arak tak ada, mau nyawa ambil saja. Jangan kira aku tak berani membunuhmu. Kakak, bela dirimu begitu hebat. Bagaimana bisa menindas orang sakit?

Orang yang bisa bela diri… …seharusnya bertindak adil dan menolong yang lemah. Agar tak menjelekkan pahlawan. Anak lugu. Kau bicara teori begitu banyak. Hati-hati kupotong lidahmu. Orang baik hati. Kau begitu manis, tapi begitu kejam. Aku tak percaya. ♪Di bawah langit biru aku melewati sungai dingin♪ ♪Di malam sunyi, bayangan bulan di gelas tersenyum padaku♪

♪Siapa yang izinkan aku berkuda berkeliling dunia?♪ ♪Siapa yang mabuk dan tak bisa menemukan rumahnya?♪ ♪Di tengah suasana sunyi, hujan mencium jendelaku♪ ♪Tak peduli apa pendapat orang, aku tetap setia♪ ♪Angin musim semi berhembus ke tepi sungai♪ ♪Tak mampu menghangatkan hati♪ ♪Semua hal datang terlalu mendadak, apakah itu adalah cahaya kita?♪

♪Terlalu lambat bertemu, namun, kebahagiaan belum terlambat♪ ♪Jangan lagi menyia-nyiakan waktu kita♪ ♪Lupakan kesedihan itu, jalanilah hidup yang tenang♪ ♪Lampu yang bersinar menerangi dunia♪ ♪Masa lalu bagaikan kabut♪ ♪Akan kuhabiskan hidupku bersamamu♪ ♪Di mana pun kau berada, aku akan bersamamu♪