Luo Ge turun ke bumi lagi | Song of the Moon【INDO SUB】EP24 | iQIYI Indonesia
[Tersedia subtitle Bahasa Indonesia] [Song of the Moon] [Episode 24] Luo Ge menjadi seperti ini, semua karena aku. Karena esensi Dewa Yaoling. Apakah sungguh salah jika aku ada di sisinya? Ikut denganku. Ada banyak perubahan selama beberapa hari ini. Mungkin kamu tidak memperhatikannya. Cahaya senja sudah muncul di Gunung Xiyin selama beberapa hari.
Cahaya senja adalah pertanda buruk. ♫ Bunga malus mekar dan gugur ♫ Menandakan bahaya atau petaka. Karena ini muncul di Gunung Xiyin… ♫ Bertahan sendirian, diterpa angin dan hujan ♫ Menandakan akan terjadi hal buruk pada Luo Ge. ♫ Tumbuhan tidak seperti manusia yang memiliki perasaan ♫ Ge
Adalah satu-satunya Tuan Peri di Kediaman Peri kami. Aku tidak ingin dia dimanfaatkan orang. ♫ Tidak bisa melupakan kepolosan saat pertemuan pertama ♫ Kamu seharusnya mengerti seberapa menderita dirinya karena serpihan Yaoling milikmu. ♫ Kupu-kupu keluar dari kepompong, sulit terbang ke langit ♫ Orang dicintai menderita karena diri sendiri. Apakah hatimu tidak merasa sedih?
♫ Sayapnya berat, larut dalam mimpi panjang ♫ ♫ Tersesat di labirin karena mendambakan keramaian ♫ ♫ Ada waktu di masa muda, menantikan keberhasilan kelak ♫ Mohon Dewa, memutuskan kerinduannya. ♫ Beberapa ujian di dunia manusia ♫ Aku tidak ingin ♫ Digantikan dengan pertemuan kembali ♫ menjadi hambatannya. ♫ Kesedihan dan kesengsaraan yang dirasakan ♫
♫ Menjungkirbalikkan mimpi ♫ ♫ Membebaskan tubuh berusia ribuan tahun ♫ ♫ Hati perlahan memanas di kala menjadi abu ♫ ♫ Deru angin terhenti, warna merah bunga malus kembali terlihat ♫ ♫ Beberapa ujian di dunia manusia ♫ ♫ Digantikan dengan pertemuan kembali ♫ ♫ Kesedihan dan kesengsaraan yang dirasakan ♫ ♫ Menjungkirbalikkan mimpi ♫
♫ Membebaskan tubuh berusia ribuan tahun ♫ Yang satu mengasihi dunia. Yang satu mengacaukan tiga alam. Kamu bukanlah dia. ♫ Hati perlahan memanas di kala menjadi abu ♫ Kamu bisa melihatnya sendiri jika tidak percaya. Meski harus mati akibat Pedang Bulan, ♫ Deru angin terhenti, warna merah bunga malus kembali terlihat ♫
Aku juga tidak akan melepaskanmu. Tuan Fu, ingin pergi ke mana? Jika kukatakan Klanku bermasalah, apakah kamu percaya? Alasannya? Tidak ada alasan. Itu adalah tempatku tumbuh besar. Jika terjadi sesuatu, aku dan kakakku bisa merasakannya. Seperti itu ya… Aku bisa lepas dari air selama dua jam. Tapi, anggota klan-ku pasti akan mati tanpa air.
Jika sungguh terjadi sesuatu, mereka tidak punya tempat untuk kabur. Lalu, apakah kamu akan kembali setelah pergi dari sini? Setelah memastikan istana baik-baik saja, aku segera kembali. Pergi dari sini saja. Air ini adalah air laut Gunung Xiyin. Terhubung dengan lautan di dunia manusia. Jika kamu bersembunyi di dalam, seharusnya tidak akan
Diperhatikan oleh orang lain. Tapi, kamu harus kembali sebelum matahari terbenam. Bagaimana jika aku tidak kembali? Jika kamu tidak kembali, sepertinya aku juga tidak bisa apa-apa. Tapi, apa pun pilihanmu, aku tidak akan menyesal dengan keputusan yang kubuat. Luo Ning. Terima kasih. Tuan Fu. Kamu layak dipercaya atau tidak, jawabannya akan segera diketahui.
Kulihat Liu Shao terluka cukup parah. Oleh karena itu, dia diizinkan beristirahat di Gedung Feiyuan beberapa hari. Ge. Energi spiritualmu banyak terkuras kali ini, mungkin akan melukai inti spiritualmu. Jangan menemuinya lagi. Kadang kala… Aku mengerti. Aku tidak akan menemuinya lagi. Masih belum ditemukan? Mataharinya terik hari ini. Mencari seseorang saja, apakah sesulit ini?
Lapor, Penguasa Istana. Jika dia masih hidup, kita pasti bisa menemukannya. Dia pasti sudah mati. Mungkin sudah mati tenggelam. Mati semudah ini? Aku tidak percaya. Jika sungguh sudah mati, pasti akan ada aura siluman yang tersebar di sekitar. Tidak mungkin tidak ada petunjuk. Ditakutkan ada orang yang membawanya pergi dari Gunung Xiyin. Atau menyembunyikan auranya
Dengan suatu cara. Lalu, sekarang… Tambah anggota untuk mencarinya. Jangan lengah. Baik. Kakak. Kamu mendengar ucapanku tidak? Aku mendengarnya. Kakak. Apakah tidak baik jika Liu Shao menemanimu di sini? Aku tidak mengerti. Kenapa melarangnya menemuimu? Kakak, apakah kamu tidak merasa, setelah dia datang ke Gunung Xiyin, kehidupanmu baru terasa hidup? Jadi, selama ribuan tahun lalu,
Aku tidak termasuk hidup? Tidak termasuk. Itu… Ada cahaya di mata dan senyum di wajah, baru termasuk hidup. Kakak. Bukankah Lonceng Wang ini sudah diberikan untuk Liu Shao? Mengapa diambil kembali? Benda pemberian untuk orang lain memang tidak seharusnya diambil kembali. Bantu aku memberikannya padanya. Aku tidak mau. Kamu berikan sendiri saja jika mau.
Kamu mau pergi tidak? Tidak mau. Tuan Siluman? Tuan Peri. Aku bisa membantu memberikan Lonceng Wang ini. Ini teh dari tanaman di kebun bunga Gunung Xiyin. Wan Sui mengatakan ia mengandung energi dunia. Bisa meningkatkan kemampuan setelah diminum. Kamu buru-buru pergi waktu itu. Baik-baik saja, ‘kan? Aku terus mencemaskanmu. Aku baik-baik saja. Sangat baik.
Ada apa dengan tanganmu? Tidak apa-apa. Apakah ada masalah? Kenapa kamu memegang teh memakai tangan kiri? Karena saat aku sedang berlatih suling akhir-akhir ini, rasanya tangan kiriku kaku. Jadi, Tai Lao ingin aku melatih tangan kiri. Apa rencanamu untuk ke depannya? Pulang ke rumah. Aku merindukan rumah. Ingin memanjakan orang tuaku. Tenang saja.
Tuan Peri ingin aku menyerahkan ini. Ini adalah senjata peri miliknya. Karena aku sudah memutuskan untuk pergi, maka tidak boleh menerimanya. Kamu masih marah padanya? Tidak. Pergi adalah keputusanku sendiri. Aku hanya berharap dia baik-baik saja. Jadi, kamu bisa menyimpan Lonceng Wang ini. Dengan begini, mungkin dia tidak akan terlalu sedih.
Jika kamu merasa kesepian kelak, cari aku di Istana Air. Jika dikatakan, Istana Airku itu membutuhkan seorang Ratu Siluman. He Na. Aku… Aku bercanda. Pokoknya, kamu harus ingat. Kamu tidak sendirian. Setidaknya teman sepertiku selalu ada di Istana Air selamanya. Kakak. Aku sangat terkejut saat tahu ada masalah di klan. Tapi, kelihatannya aku terlalu cemas.
Bagaimanapun, kakak ada di sini, siluman kecil itu bukan apa-apa. Aku tahu kamu akan cemas. Aku akan langsung pergi mencarimu ke Kediaman Peri saat urusan selesai, agar kamu merasa tenang. Tidak disangka kamu sudah kemari. Pohon jeruk di depan sudah berbuah. Aku ingat kamu menyukainya, jadi membawakanmu beberapa. Pulang ke rumah memang paling baik.
Luo Ge membuat batasan di tempat kamu dikurung. Bagaimana caramu kabur? Tidak ada batasan yang bisa menahanku jika aku berniat kabur. Aku ada kesepakatan dengan Kediaman Peri. Aku bisa membawamu pulang setelah menaklukkan empat klan. Hari itu hampir tiba. Kamu jangan gegabah dan membuat masalah lagi. Jika aku mengatakan aku tidak akan kembali ke sana,
Apakah kamu akan membawaku ke sana sendiri? Makan jerukmu. Tanganmu kenapa? Aliran spiritualmu rusak. Sarafmu sudah rusak. Mengapa bisa begini? Apakah karena Siluman Elang itu? Tidak mungkin. Seharusnya dia bukan tandinganmu. Hanya sedikit ceroboh. Tidak masalah, Fu. Meski tangan ini sudah rusak, aku tetap bisa membawamu pulang. Seingatku, kamu juga menyukai ini. Tapi, kamu selalu
Memberiku yang terbesar dan termanis. Aku akan kembali ke Kediaman Peri jika kamu ingin. Aku akan menemui siluman kecil yang tersisa dulu. Aku akan menyelidiki dengan jelas siapa yang melukai tanganmu. Apakah dia masih akan kembali? ♫ Mengambang di lautan awan, melihat bulan di dalam air ♫ Bunuh dia.
♫ Menunggu dengan diam, telapak tangan membulat ♫ ♫ Masih kuingat saat pertama kita bertemu ♫ ♫ Mata yang tidak mengenal angin dan hujan ♫ ♫ Lindungi pedang panjang di langit ♫ ♫ Sulit untuk menghancurkan sisa-sisa cinta ♫ ♫ Sudah memutuskan untuk menggila selama sisa hidup ♫ ♫ Aku tak punya pilihan ♫
♫ Katanya sulit memilih persahabatan atau cinta ♫ ♫ Tetap berutang ♫ ♫ Aku merindukan masa lalu ♫ ♫ Tak kurang sedikit pun ♫ ♫ Berapa banyak sumpah dan kebohongan yang terjalin menjadi kepompong ♫ Saat kamu kembali, akan kuberi pelajaran. ♫ Mimpi telah sirna ♫
♫ Siapa yang ingin mematahkan pohon willow dan pergi ke langit ♫ ♫ Hidup ini singkat dan tidak berarti ♫ ♫ Mengobarkan bara dalam hati ♫ ♫ Mengorbankan diri hanya demi mendengar, tidak pernah berubah ♫ Tuan Siluman. Jangan bunuh aku. Jangan. ♫ Kenapa kehidupan ribuan tahun ♫ Dasar Fu penipu. Masih tidak kembali?
♫ Jauh sekali dariku ♫ ♫ Apa kamu bisa meminjamkan tangan, menghangatkan kehidupan ♫ ♫ Untuk beberapa malam penuh kegelisahan ♫ Jika aku masih tidak kembali, ♫ Berapa banyak sumpah dan kebohongan yang terjalin menjadi kepompong ♫ mungkin kamu sudah akan melempar esensi air itu. ♫ Mimpi telah sirna ♫ Tidak akan.
Hanya saja mungkin ♫ Siapa yang ingin mematahkan pohon willow dan pergi ke langit ♫ aku akan menghancurkanmu, membuangmu ke kolam untuk dimakan ikan. Sebanyak apa pun ikan yang kamu beri makan, tidak ada seekor pun yang bisa membantumu menghafal pelajaran. Ucapanmu ini memang cukup masuk akal. Tapi, kamu sudah terlambat dua jam. Katakan.
Aku harus menghukummu seperti apa? Terserah padamu. Aku tidak akan membalas. Ada apa? Apakah awalnya kamu berencana membalas? Aku tidak berani. Ini. Aku membawa sesuatu untukmu. Ada apa dengan tanganmu? Kamu ini. Bukan hanya kabur keluar, malah berkelahi dengan orang. Sudah berkelahi, malah terluka. Lihat saja kemampuanmu ini. Tidak akan terulang lagi.
Aku pasti akan memenggal mereka lain kali. Tidak akan memberi mereka kesempatan untuk melukaiku. Jangan asal bicara. Aku menyuruhmu jangan berkelahi di luar. Siapa yang menyuruhmu memperebutkan kemenangan? Baik. Tidak berkelahi lagi. Mari. Makan jeruk. Pohon jeruk ini ditanam oleh kakakku sembilan ratus tahun lalu. Setengah hasil panennya akan diantar ke kamarku. Ternyata
Kamu suka makan jeruk kecil ini? Sebenarnya bukan menyukainya. Begini. Dahulu kala, kakakku pernah menelan mutiara api demi aku. Sangat tersiksa. Tidak bernafsu makan. Tapi suatu hari, aku melihatnya memakan jeruk ini. Aku merasa sangat senang. Jadi, keluar untuk mencari. Aku menemukan kebun buah, lalu memaksa mereka untuk menebang semua pohon buah
Dan hanya menanam pohon jeruk. Lalu? Lalu, kakakku memarahiku. Sejak saat itu, dia mengira aku suka memakan jeruk ini. Sengaja menanam sebuah pohon buah di rumahku. Kamu harus tahu. Tidak mudah untuk menanam pohon ini di alam siluman. Entah berapa banyak usaha yang sudah dilakukannya diam-diam, sehingga pohon buah kami bisa tumbuh dan berbuah.
Kamu cukup aneh. Jika demikian, kenapa tidak menjelaskannya pada kakakmu? Dia sudah memarahiku. Tentu tidak boleh mengaku. Aku berbeda denganmu. Jika kakakku memarahiku, aku pasti langsung mengaku salah. Lalu, bersikap manja padanya. Jika seperti ini, dia akan menurut padaku. Bagaimana kondisi kakakmu? Kabarnya Istana Chonghua bermasalah hari ini. Benar. Bahkan Liu Shao
Dikurung di dalam tungku oleh Bai Feng. Tapi, untung saja kakakmu datang tepat waktu dan menyelamatkannya. Mengeluarkannya dari bahaya. Kakakku? Ternyata, kakakku terkena api di Kediaman Peri sehingga diserang Siluman Elang. Luo Ge. Liu Shao. Aku tidak akan mengampuni kalian. Siapa kamu? Orang yang pernah menghukum Klan-mu. Juga orang yang bisa menyelamatkan Klan-mu. Dewa Yueguang?
Tuan Fu dari Klan Air memberi salam pada Dewa. Aku tahu kamu punya banyak rasa tidak puas dan kekesalan. Aku memilikinya juga. Jika Dewa bisa menghilangkan kutukan Klan-ku, aku bersedia melakukan segalanya untuk menghapus rasa tidak puas dan kekesalan Dewa. Bagus sekali. Kebetulan, aku punya urusan penting besok. Ingin meminjam sesuatu padamu.
Ternyata menghisap 30 persen kekuatan silumanku. Tapi, jika dia sungguh bisa mengacaukan Kediaman Peri, maka ini juga layak. Jika kamu hanya Lu Li, si manusia biasa, jika bisa bersama selamanya pada pertemuan pertama kala itu… Jika tidak ada tanggung jawab di dunia ini, jika tidak ada hambatan energi yang berlawanan, maka akan sangat baik.
Kita berdua dipisahkan oleh takdir. Jika bisa bersama, aku bersedia melawan takdir tiga alam. Tapi, hal yang bisa melukaimu ternyata adalah aku. Sungguh sebuah lelucon. Orang yang aku lukai adalah orang yang kucintai. Hanya bisa pergi jauh. Kediaman Peri ini, pernah kubenci, juga pernah kucintai. Kita berpisah mulai hari ini. Saling melepaskan. Siapa kamu?
Aku adalah dirimu yang utuh. Monumen Empat Musim masih ada. Semua hanya imajinasi. Mungkin seharusnya aku mengatakan, imajinasi muncul dari pikiran. Kenapa kamu masih belum menyerah? Kenapa aku harus menyerah? Demi menjadi Tuan Peri, kamu menjadi tidak berperasaan. Tidak berani mengungkapkan cinta saat bertemu orang yang disukai. Peri seperti apa ini? Dewa seperti apa ini?
Aku mengejar jalan kebenaran demi warga, demi tiga alam. Perasaan pribadi bukan apa-apa. Mengejar jalan kebenaran? Jika sungguh demikian, apa yang ada di telapak tanganmu? Apa yang tidak bisa kuhindari, tidak bisa kamu hindari juga. Hal yang tidak kudapat, tidak bisa kamu dapat juga. Apa yang kualami, akan kamu alami juga.
Pada akhirnya, kamu akan menjadi diriku. Tidak mungkin. Memangnya mengapa jika berhasil menjadi Peri atau Dewa? Hal yang didapat adalah semua makhluk. Tapi, kamu kehilangan perasaan. Yang kamu lukai adalah orang yang kamu cintai. Ini… Lu Sheng. Ini adalah mantra pemakan jiwa. Aku menanamnya di dalam tubuhmu. Jika kamu jatuh cinta pada Liu Shao,
Maka kutukan ini akan bereaksi. Jika kamu tidak bisa melupakannya, sarafmu akan menyebar, membuatmu hidup segan mati tak mau. Mantra pemakan jiwa. Ini adalah ingatan Lu Li. Tidak mungkin. Mantra pemakan jiwa ini ternyata tidak bisa aku atasi. Hanya sebuah mantra pemakan jiwa. Kenapa? Luo Ge. Gunung Xiyin sedang menurun. Luo Ge bermasalah.
Hal yang aku alami, akan kamu alami juga. Pada akhirnya, kamu akan menjadi diriku. Kakak. Luo Ge! Apa yang terjadi? Kamu baik-baik saja? Liu Shao. Luo Ge! Liu Shao. Luo Ge! Dewa Yueguang. Kamu menciptakan mantra pemakan jiwa ini dengan perasaan seperti apa? Tidak membiarkan orang merasakan cinta. Luo Ge. Luo Ge! Luo Ge!
Luo Ge. Tanggung jawabmu terlalu banyak. Mantra pemakan jiwa ini disebabkan olehku. Seharusnya ditanggung olehku. Para Tetua, apakah hal seperti ini pernah terjadi sebelumnya? Pernah terjadi sebelumnya. Pernah menyebabkan keanehan di Kediaman Peri. Hal ini membahayakan tiga alam. Bagaimana mengatasinya? Kabarnya, bisa mencari kembali Tuan Peri, atau muncul Tuan Peri lagi di Kediaman Peri. Dewa.
Petaka yang dialami Luo Ge ini sungguh tidak beruntung. Tapi, jika dia bisa mengatasi iblis di dalam hatinya dan kembali, maka kemampuannya akan meningkat. Tapi, kapan dia akan kembali? Jika dia belum kembali, siapa yang bisa memulihkan keanehan di Gunung Xiyin? Jika dia harus berada di dunia selama 20 tahun lagi,
Mungkin tiga alam akan kacau. Penguasa Istana Shang punya kemampuan. Minta dia memakai formasi sihir Xilun. Bisa menjadi Peri dalam satu langkah. Asalkan Tuan Peri yang memimpin, maka bisa menyelamatkan situasi. Formasi sihir Xilun berbahaya. Pelaku formasi sihir bisa berubah menjadi batu kapan saja. Tidak boleh asal dipakai. Lapor. Lapor, Penguasa Istana.
Retakan Monumen bertambah parah, aura jahat muncul dari bawah Monumen. Dewa, Senior. Para Tetua. Ini bukan saatnya memperhitungkan hal lain. Mari bekerja sama untuk menyegel makhluk jahat. Baik. Kamu mengira aku tidak berdaya karena kamu turun ke Dunia Manusia? Ternyata benda ini memang ada di sini. Karena kalian tidak melepaskanku,
Akan kupakai putra dari pemimpin siluman ini untuk mengumpulkan elemen siluman dan memulihkan kekuatan. Aku ingin kalian menebus tindakan kalian yang sudah menyegelku selama puluhan ribu tahun. [Ao Yin, Putra Ao Hen] Luo Ge. Di mana kamu? Mengapa aku tidak menemukanmu meski sudah mencari ke semua tempat? Apa? [Biro Marquis Wu Yang] Kakak? Benar.
Apakah dia kemari? Tidak. Aku tahu kamu pasti aman karena dilindungi Lonceng Yue. Luo Ge tidak kemari. Aku akan mengutus orang untuk mencarinya. Luo Ge. Aku pasti bisa menemukanmu. Entah kamu berubah menjadi siapa kali ini, aku pasti bisa mengenalimu. Tunggu aku. Dewa Yueguang ini sungguh hebat. Hanya memakai 30 persen kekuatan silumanku,
Sudah membuat Luo Ge seperti ini. Kediaman Peri juga menjadi kacau karena Monumen Empat Musim. Luo Ning. Ada apa denganmu? Siapa yang menindasmu? Fu. Kakakku sudah lama menghilang. Apakah sungguh terjadi sesuatu padanya? Kamu jangan cemas. Luo Ge adalah Tuan Peri. Semua masalah bisa diatasinya. Tapi, tidak ada kabar tentangnya sedikit pun.
Dia jatuh ke Dunia Manusia, entah ada di mana sekarang. Kediaman Peri pasti akan mengutus orang untuk mencarinya. Tidak. Aku ingin mencari kakak sendiri. Tidak boleh. Kamu tidak pernah meninggalkan tempat ini. Tidak tahu bahaya di Dunia Manusia. Jika kakakmu mengetahuinya, dia juga tidak akan setuju kamu pergi sekarang. Bagaimana jika kakakmu yang bermasalah? Aku…
Luo Ning. Aku ikut denganmu. Yurong. Sudah bekerja keras hari ini. Ini bukan apa-apa. Hanya saja, bergiliran memperbaikinya tidak bisa bertahan lama. Jika Luo Ge belum kembali, kondisi ini akan semakin memburuk. Jika Ge tidak kembali, Kediaman Peri tidak bisa berhenti berguncang. Monumen Empat Musim akan terus retak, tidak mampu menahan makhluk jahat ini keluar.
Dunia Manusia berada di bawah Gunung Xiyin. Jika jatuh, maka Dunia Manusia akan mengalami petaka. Ditambah lagi, makhluk di dalam Monumen pernah mengacaukan tiga alam ribuan tahun lalu. Tidak ada orang yang bisa menekannya sekarang. Jika dia keluar, entah berapa banyak nyawa yang akan celaka. Saat Luo Ge membuat formasi ini kala itu,
Pernah membuat tujuh butiran jimat dalam tubuh Liu Shao. Empat butir sudah terpakai kala itu. Masih ada tiga butir di dalam tubuhnya. Jika mengambilnya dengan sihir, seharusnya bisa mengulur waktu. Tapi, bukankah Liu Shao mengikuti Luo Ge pergi ke Dunia Manusia? Sebelum Liu Shao pergi, aku membuat jejak di tubuhnya. Seharusnya bisa menemukannya.
Ambil kipasku, tidak akan salah. Kalian masih di sini? Hong. Ambil punyaku. Ada orang bodoh yang menjual mutiara di Sungai Bulan. Sangat menarik. Ayo, kubawa kamu ke sana. Ada di sana. Sungai Bulan? Apakah… ♫ Bertanya pada awan dan bunga ♫ ♫ Bagaimana caranya mengatasi kerinduan? ♫ ♫ Menjalani seluruh hidup ♫
♫ Mampukah bertahan selamanya? ♫ ♫ Kerinduan ini, terukir secara mendalam ♫ ♫ Waktu berlalu dan berubah menjadi lembaran puisi ♫ ♫ Kenangan belum pergi, cinta belum terhenti ♫ ♫ Bak langit luas yang mencintai bulan ♫ Mengapa kamu di sini? Mengambil bulan di Sungai Bulan. ♫ Apakah kamu tahu? ♫ Kamu mau ikut tidak?
♫ Ribuan lampu terang seperti siang hari ♫ Ini adalah bulan yang kamu maksud? Tentu saja bukan. Pejamkan matamu. ♫ Seperti rindu di hatiku yang tidak pudar ♫ Sudah dipejamkan, ‘kan? ♫ Menunggu bulan berada di atas pohon willow ♫ Berapa harga gelang ini? Nona. ♫ Berharap bisa bergandengan sambil menghitung biji saga ♫
Gelang ini bukan gelang biasa. Siluman Danau ♫ Menjaga, berpaling satu kali ♫ sengaja mengorek sebelah matanya dan membuat ini demi merawat anaknya, lalu meletakkannya di dalam kerang emas. ♫ Agar bisa hidup bersama di dunia ♫ Menangkal hal gaib. Dijamin manjur. ♫ Perasaan masih seperti dulu ♫ Berapa harganya? Tidak mahal. Seribu tael.
Sembarangan. Mau menipu, ya? Mengarang cerita dan menipu. Benar. Tuan Lu, ayo pergi. Tuan Shao, ayo pergi. Penipu apa? Sungguh tidak tahu apa-apa. Mengapa aku merasa pasti ada orang yang akan membelinya? Seribu tael tidak layak. ♫ Apakah kamu tahu? ♫ Lima ribu tael. ♫ Ribuan lampu terang seperti siang hari ♫ Aku akan membelinya.
♫ Seperti rindu di hatiku yang tidak pudar ♫ ♫ Menunggu bulan berada di atas pohon willow ♫ ♫ Berharap bisa bergandengan sambil menghitung biji saga ♫ Jangan biarkan Siluman Danau mengorek matanya yang lain ♫ Menjaga, berpaling satu kali ♫ agar anaknya bisa melewati musim dingin. Nona,
♫ Agar bisa hidup bersama di dunia ♫ orang yang selalu aku tunggu ♫ Perasaan sama seperti saat awal pertemuan ♫ adalah kamu?