Cinta Dunia Keenam di Era Pertama | Love You Seven Times【INDO SUB】EP2 | iQIYI Indonesia
[Tersedia subtitle Bahasa Indonesia] [Love You Seven Times] [Episode 2] Apakah kalian sudah mendengarnya? Dewa Chu Kong pergi melewati cobaan dengan seorang dewi kecil. Entah dewi kecil dari keluarga mana yang begitu beruntung bisa melewati cobaan bersama Dewa Chu Kong. Sudah kembali, mereka sudah kembali. Xiao Xiangzi. Kakek. Xiao Xiangzi. Li. Xiao Xiangzi. Menyakitkan sekali.
Dewa. Dewa sudah kembali. Salam, Dewa. Dewa. Dewa jangan marah. Dewa jangan marah. Kamu… Baiklah. Mulai sekarang, kamu adalah pasangan melewati cobaanku. Apa maksudnya? Aku… Aku tidak salah dengar, ‘kan? Makna kalimat ini terlalu rumit. Paviliun Perjodohan ini sungguh mengejutkan. Bisa berjodoh dengan Dewa Chu Kong adalah keberuntungan yang sulit dikumpulkan. Selamat, Peri Xiangyun. Xiangyun.
Xiao Xiangzi. Xiao Xiangzi. Xiao Xiangzi. [Paviliun Perjodohan] Tabib, bagaimana? Tidak apa-apa. Jika merasa lelah, cukup resepkan beberapa obat spiritual untuk menutrisi jiwa saja. Astaga, benang merahku. Tadi kamu begitu serius, menakutkanku saja. Kalau begitu, terima kasih, Tabib. Kakek Penjodoh, aku pamit dulu. Hati-hati di jalan. Xiao Xiangzi. Aku seekor harimau besar,
Setiap hari membawakan makanan untuknya. Tapi dia tidak menghargainya. Aku bahkan hampir mati kelaparan. Tidak apa-apa. Nanti makan lebih banyak. Cukup dimakan kembali saja. Sekarang identitasmu sudah berbeda. Kamu adalah pasangan melewati cobaan yang dipilih sendiri oleh Dewa Perang. Mulai sekarang, kamu harus menjaga dirimu baik-baik. Kakek. Tabib sudah berpesan,
Kamu harus makan dan minum dengan baik. Aku buatkan makanan dan minuman enak untukmu. Kakek. Aku sudah mendengar tentang Departemen Perubahan Takdir. Aku sangat senang untukmu. Aku hanya tidak tahu sebenarnya secantik apa dewi itu sampai bisa membuat hati Dewa Perang Chu Kong yang sudah 30.000 tahun tidak tergerak begitu menyukainya. Aku sangat penasaran.
Bagaimana rupa dewi itu, aku tidak memperhatikannya, juga tidak peduli. Hanya saja tidak disangka, aku melewati cobaan cinta dengannya ternyata bisa memulihkan sedikit jiwa. Sudah 30.000 tahun, baik itu cobaan petir, cobaan es, ataupun cobaan hidup dan mati, semua tidak bisa membantumu memulihkan jiwa. Cobaan cinta ini apa sungguh berguna? Saat ini, sepertinya begitu.
Aku masih punya enam tahap jodoh dengan dewi itu. Jika cara ini sungguh bisa membantuku memulihkan jiwa, seperti yang dikatakan Orakel mengenai kebangkitan Cang Hai, maka situasi di Enam Alam mungkin akan terselesaikan. Jika itu benar adanya, hal ini adalah keberuntungan Enam Alam. Aku dan Dewa Chu Kong
Masih memiliki enam kali cobaan cinta yang harus dilalui? Tadi Dewa menyampaikan seperti ini. Lalu, apa dalam hal ini tidak ada kesempatan untuk kembali? Xiao Xiangzi. Dewa memiliki keberanian dan strategi. Di Alam Langit juga memiliki posisi tertinggi. Ini hal baik. Hal baik? Hal baik. Baik apanya? Aku baru berusia 3.000 tahun.
Dia sudah berusia 50.000 tahun. Di antara kami selisih 47.000 tahun. Ini seperti si tua bangka memaksa menikahi gadis muda. Terlebih lagi, setelah melewati cobaan sebelumnya, sejak awal aku sudah memahami Chu Kong. Dia pasti menyembunyikan sesuatu untuk memberiku pelajaran. Orang seperti dia paling tidak berperasaan dan cuek. Pokoknya aku tidak mau pergi.
Terserah siapa dari kalian yang mau pergi. Xiao Xiangzi. Kamu juga jangan terlalu khawatir. Dewa tahu kamu penakut, makanya sengaja memerintahkanku, Dewa Pelindung Li, untuk menulis buku jodoh kalian. Kamu? Menulis buku jodohku? Benar. Kakek Penjodoh. Kakek. Aku adalah Xiao Xiangzi. Dewi pelayan kecil yang paling Anda sukai, Xiao Xiangzi. Apakah Anda benar-benar bisa melihat
Xiao Xiangzi yang menyayangi dan berbakti pada Anda, pintar dan cerdas, juga ceria dan imut berada dalam bahaya dan takdirnya harus digantungkan pada belas kasih orang lain? Terlebih lagi, Xiao Xiangzi bisa ada hari ini bukankah demi Paviliun Perjodohan? Xiao Xiangzi. Kalau begitu, kamu temanilah Dewa
Melewati enam kali cobaan cinta yang tersisa demi Paviliun Perjodohan. Pak Tua. Ini bukan karena aku kejam, melainkan di antara kamu dan Dewa Chu Kong masih ada enam Benang Pemilih Jodoh yang belum dilepaskan. [Paviliun Penglai] Konon di Sembilan Langit, satu-satunya keluarga kerajaan yang tersisa dari Klan Dewa Dixiu, Yang Mulia Xiuming,
Selama puluhan ribu tahun selalu tidak terganggu oleh godaan dari luar. Kenapa hari ini Yang Mulia melukis sendiri? [Dewa zaman kuno, Xiuming] Semua orang tahu bahwa batu giok ini Yang Mulia anggap lebih berharga daripada nyawa sendiri. Hari ini aku… Yang Mulia. Selesai. Coba kulihat. Yang Mulia. Kamu sudah melukis begitu lama,
Tapi kamu hanya menggambar sepasang mataku. Tentu saja karena hanya sepasang matamu yang mirip dengan dia. Dia? Kamu sudah duduk lama. Sungguh menyusahkanmu. Jika ada waktu, aku akan melihat sepasang matamu lagi. Yang Mulia. Masih belum ada reaksi. Sudah 30.000 tahun, sebenarnya di mana kamu? Yang Mulia. Lapor, Yang Mulia.
Dewa Chu Kong berubah menjadi babi hutan dan mengalami cobaan cinta dengan peri kecil. Berubah menjadi babi hutan? Dewa Chu Kong memang berbeda dari yang lain. Tak disangka, bahkan melewati cobaan cinta dengan begitu unik. Aku harus pergi melihatnya. [Paviliun Perjodohan] Di sini nanti harus dibersihkan. Rumput kecil tumbuh di sini, terlihat sangat jelek, ‘kan?
Semuanya berhenti! Minggir! Putri Yingshi. Putri Yingshi. Putri Yingshi. Putri Yingshi jangan marah. Mohon Putri Yingshi jangan marah. Jangan marah. Di mana Xiangyun? Suruh dia keluar. Sudah sepakat akan memberikan jodoh Chu Kong padaku, kenapa dia pergi sendiri? Apakah dia pikir aku sang Putri Laut Timur mudah ditindas? Keluar! Keluar! Aku di sini
Mewakilinya meminta maaf kepada Anda. Maaf. Prajurit Udang, Jenderal Kepiting. Ya. Hancurkan Paviliun Perjodohan! Tuan Putri. Putri Yingshi. Putri Yingshi. Bagus, Xiangyun. Aku rasa kamu sudah bosan hidup. Putri, Anda jangan khawatir. Aku dan Dewa Chu Kong melewati cobaan terakhir kali hanya demi membuat contoh untuk Tuan Putri.
Seperti Putri Yingshi kita yang mulia dan sombong, meskipun itu demi Dewa Chu Kong juga pasti tidak ingin berubah menjadi hewan dan berkeliaran. Benar, ‘kan? Sebenarnya, sejak awal aku sudah mengaturnya untukmu. Baik. Aku akan memercayaimu untuk terakhir kalinya. Jika terjadi sesuatu lagi… Aku tidak akan melakukan kesalahan sedikit pun. Prajurit Udang, Jenderal Kepiting. Ya.
Ayo kita pergi. Kak Udang, Kak Kepiting. Kalian bersalah karena menakuti semua orang. Hati-hati di jalan. Semuanya jangan lihat lagi, cepat pergi bekerja. Ayo bekerja. Ayo pergi. Apakah kamu yakin dengan masalah Putri Yingshi? Hanya bisa mencoba yang terbaik. Astaga, benang merahku. Kalau begitu, kamu sama sekali tidak yakin. Lagi-lagi muncul Tuan Putri Laut Timur.
Sudah cukup tertawa, belum? Xiuming. Sebagai pemimpin dewa-dewi Enam Alam, bukankah kamu terlalu santai? Di Enam Alam, semua orang tahu bahwa yang disebut Yang Mulia Xiuming dari Klan Langit hanyalah sebuah kedok. Sebenarnya adalah pengangguran kaya dengan ilmu sihir yang rendah. Karena tidak bisa mengurus apa pun, kenapa aku harus khawatir? [Paviliun Perjodohan]
Kenapa kamu begitu berani? Astaga, benang merahku. Benang Pemilih Jodoh juga berani kamu ambil. Senjata suci bahari. Selain melewati cobaan cinta, hanya ada satu cara untuk melepaskannya. Apa? Cara apa? Itu adalah salah satu dari kalian berdua harus musnah jiwanya dan ketakutan luar biasa. Sekarang tampaknya, jika ingin hidup,
Hanya bisa pergi memohon pada Dewa Chu Kong. Chu Kong. Lalu, dewi kecil yang berubah menjadi harimau sebenarnya berasal dari istana mana? Tentu saja aku harus pergi melihatnya dan membantumu mengawasinya. Kamu? Mengawasi? Kenapa? Kamu tidak percaya padaku? Jangan-jangan, kamu khawatir aku akan merebut dewimu? Tentu saja tidak. Hanya saja dewi kecil itu
Tidak memiliki pencapaian apa pun. Aku percaya meskipun kamu bertemu dengannya, kamu juga tidak akan menyukainya. Terlebih lagi, sudah 30.000 tahun. Bukankah kamu masih selalu memikirkan Nona Giok milikmu itu? Kamu tahu? Aku tidak buta. Selain itu, aku juga sangat penasaran. Penasaran apa? Sebenarnya wanita seperti apa yang bisa membuat Yang Mulia Xiuming kita
Tidak bisa melupakannya selama lebih dari 30.000 tahun? Omong-omong… Chu Kong, kamu pernah bertemu dengannya. Aku pernah bertemu dengannya? Benar. Sayangnya, kamu kehilangan ingatan itu. Kalau begitu, dia menghilang kira-kira saat perang Cangri? Benar. Chu Kong. Sebenarnya apa yang terjadi 30.000 tahun lalu, apakah kamu benar-benar tidak pernah ingin tahu? [Gunung Moluo]
Pelindung, berkat jurus serangan tipuan Anda, baru bisa mendapatkan Hati Batu Nuwa dengan lancar. Mereka mungkin merasa bangga diri sendiri. Mereka mengira telah mengalahkan Klan Dewa Moluo kita. Tunggu aku menggunakan Hati Batu Nuwa ini untuk membangkitkan jiwa Kaisar, itu akan menjadi hari bencana bagi Klan Langit. Pelindung bijaksana. Sayang sekali,
Sekarang hati batu ini hanya sebuah benda mati. Hanya jika terkontaminasi dengan cinta, baru bisa membuatnya benar-benar berdetak dan menjadi sebuah hati yang hidup. Lempar ke dunia fana saja. Awasi pergerakannya. [Paviliun Wenrui] Cantik sekali. ♫Tidak ada penyesalan♫ ♫Betapa berharganya keberanian segenap jiwa♫ ♫Mengalaminya dengan hati-hati♫ ♫Waktu akan membuktikan apakah pilihan itu benar♫
♫Melupakan siapa aku♫ ♫Tidak masalah♫ ♫Hanya ingin menemani di belakangmu♫ ♫Jangan mentertawakan aku yang mabuk♫ Mulai lagi. ♫Akulah yang bersedia menemanimu♫ Kenapa gambaran seperti ini selalu muncul? ♫Masalah duniawi tidak ada hubungannya denganku♫ ♫Hatiku hanya akan berani untukmu♫ ♫Menghadapi siklus takdir♫ ♫Tidak meninggalkan penyesalan♫ ♫Aku tidak akan menyerah♫ Kamu adalah pangeran Klan Dixiu?
♫Aku juga tidak akan menyesal♫ ♫Demi dirimu, meskipun aku♫ Ya. ♫Salah lagi dan lagi♫ Kelak, kamu tinggal di Istana Kekaisaran Moluo dengan tenang saja ♫Aku berjanji♫ dan anggap tempat ini sebagai rumah sendiri. ♫Akan menghadapinya dengan berani♫ ♫Hingga akhir waktu♫ ♫Sesulit apa pun juga harus dijalani bersama♫ Apa itu kamu? Apa itu benar-benar kamu?
♫Jika ada kamu yang menemaniku, penderitaan bukanlah apa-apa♫ ♫Melintasi lautan waktu♫ ♫Segala sesuatu di dunia akan meninggalkan cinta♫ ♫Aku tidak akan menyerah♫ ♫Aku juga tidak akan menyesal♫ ♫Demi dirimu, meskipun aku♫ ♫Salah lagi dan lagi♫ ♫Aku berjanji♫ ♫Akan menghadapinya dengan berani♫ ♫Hingga akhir waktu♫ ♫Sesulit apa pun juga harus dijalani bersama♫
♫Jika ada kamu yang menemaniku, penderitaan bukanlah apa-apa♫ ♫Melintasi lautan waktu♫ ♫Segala sesuatu di dunia akan meninggalkan cinta♫ ♫Ada untukmu♫ Dewa. [Istana Xiaoyun] Ini adalah penyakit lama Chu Kong. Kamu tidak perlu khawatir. Penyakit lama? Benar. Sejak perang Cangri… Jangan bahas ini lagi. Duduklah. Kamu adalah dewi yang berjodoh tujuh kali
Dengan Chu Kong itu, ‘kan? Aku sudah mendengarnya sejak dulu. Hari ini, akhirnya bertemu denganmu. Tak disangka Alam Langit begitu besar, sampai aku tidak pernah melihatmu selama ribuan tahun. Aku selalu sibuk di Paviliun Perjodohan dan tidak berhubungan dengan dewa lain. Kelak kamu bisa sering datang ke Paviliun Penglai. Berteman dengan lebih banyak dewa
Akan sangat bermanfaat bagimu. Anda adalah Yang Mulia Xiuming dari Klan Dewa Dixiu? Benar. Apakah kamu benar-benar bersedia melewati cobaan cinta bersama Chu Kong? Minumlah teh. Xiuming. Salam pada Dewa. Aku sangat cocok dengan Dewi Xiangyun. Jika kamu tidak tertarik padanya, lebih baik lepaskan dia untuk menghindari cobaan cinta ini. Bagaimana?
Untuk apa kamu datang ke Istana Xiaoyun? Aku… Aku karena… Mohon Dewa bermurah hati dan melepaskan aku. Melepaskanmu? Tentu saja bisa. Mengenai Paviliun Perjodohan… Dewa. Apakah Anda sedang mengancamku? Belakangan ini, ada terlalu banyak istana dewa yang tidak berguna di Istana Langit. Mengenai Paviliun Perjodohan, aku akan mengambil keputusan setelah kembali dari melewati cobaan. Kenapa?
Masih ada yang ingin dikatakan padaku? Tidak ada. Dewa tenang saja. Aku pasti akan menyelesaikan tugas dengan baik dan tidak akan membuat kesalahan. Aku akan pergi bersiap. Apa yang sebenarnya terjadi 30.000 tahun lalu? Kenapa aku tidak ingat sama sekali? [Departemen Perubahan Takdir] Dewa Pelindung Li. Selamat, Dewi Xiangyun. Sama-sama. Sangat membanggakan. Tapi Xiangyun,
Dua hari yang lalu aku mendengar omong kosong seorang gadis yang berkata kamu tak pantas untuk Dewa Chu Kong. Orang itu membuatku marah. Pantas atau tidaknya apa perlu mereka yang katakan? Xiangyun. Kamu juga tidak perlu terlalu pesimis. Coba pikirkan, orang yang menulis buku takdir dunia fana adalah sahabat terbaikmu. Li.
Aku tahu masih ada kamu. Harus membiarkan saudara meninggal dengan tenang. Tenang saja, Xiangyun. Kita adalah saudara. Aku mengerti. Dewa sudah datang. Dewa. Dewa. Dewa. Dewa tenang saja. Aku sudah mengaturnya untukmu. Dijamin Dewa puas. Lihat daftarku. Legenda Cinta Mendebarkan Selir Terbuang di Istana Berbahaya, Kisah Pendekar dan Gadis yang Disembunyikan di Dunia Persilatan.
Dan ini, Pertemuan Jodoh yang Serasi. Aku tidak tahu gaya apa yang Dewa suka. Dasar Dewa Pelindung Li. Tadi masih memanggilku saudara, sekarang langsung membantu orang luar. Apa-apaan ini? Dewa Pelindung Li. Aku di sini. Aku dengar kamu sangat dekat dengan Dewi Xiangyun. Dewa tenang saja. Aku sangat paham. Walau Xiangyun adalah adik kandung,
Aku juga tidak akan pilih kasih. Dewa, beberapa literaturku ini lumayan bagus. Dewa, apa kamu tidak pertimbangkan dulu? Li. Kamu ini… Singkirkan ekspresi galakmu itu. Kakek. Saat masih muda, sebentar-sebentar muka Li terluka karena kamu cakar. Sekarang sudah besar, tidak boleh seperti ini lagi. Li itu sungguh bukan manusia. Bagaimana bisa mengatainya seperti itu?
Dia memang bukan manusia. Sudahlah. Jangan marah lagi. Apa ini? Melewati cobaan kali ini adalah sebagai manusia biasa. Menurut aturan langit, harus minum Air Sungai Pelupaan. Ini adalah obat spiritual yang diam-diam kuambil dari Dewi Pengubah Nasib. Khusus untuk mengobati efek Air Sungai Pelupaan. Nama obat ini adalah Madu Sungai Pelupaan.
Untuk satu gelas Air Sungai Pelupaan, dua tetes ini sudah cukup. Serahkan semuanya padaku. Kakek. Aku tahu kamu yang paling baik padaku. Sejak 3.000 tahun yang lalu aku menghidupkanmu, kamu tidak pernah begitu lama meninggalkanku. Jika kamu menghadapi kesulitan dan masalah, pergilah ke kuil perjodohan terdekat untuk meramal nasib. Aku akan berusaha melindungimu. Kakek.
Aku tidak rela berpisah. Aku juga tidak merelakanmu, anak bodoh. Seperti kata pepatah, melepaskan keuntungan di depan mata baru bisa mendapatkan keuntungan jangka panjang. Waktu keberuntungan hampir tiba. Ayo pergi. Waktu keberuntungan telah tiba. Upacara turun ke dunia fana dimulai sekarang. Baik. Dewa Chu Kong, apakah kamu bersedia turun ke dunia fana bersama Dewi Xiangyun?
Dewa Chu Kong berkata dengan tatapannya yang tajam, dia bersedia. Mengerti. Bersedia. Kalau begitu, Dewi Xiangyun, apakah kamu bersedia bersama dengan Dewa Chu Kong… Xiangyun begitu bersedia sampai tidak tahu harus bagaimana. Ini, kamu ini… Mengerti. Aku umumkan, mulai sekarang, kalian berdua akan menjadi pasangan melewati cobaan. Bagus. Suguhkan Air Sungai Pelupaan.
Sudah ditambah Madu Sungai Pelupaan. Tunggu sebentar. Chu Kong. Kali ini aku akan pergi dengan kalian ke dunia fana, bagaimana? Apa? Dewi Xiangyun. Apakah kamu keberatan aku ikut kalian ke dunia fana untuk melewati cobaan? Baik… Semuanya boleh, ‘kan? Kalau begitu, mari kita bersulang. Bersulang? Jangan membuat masalah lagi. Bagaimana jika… aku habiskan dulu?
Bagaimana jika aku melompat dulu? Mulai lagi? Aku sudah menunggu hari ini selama 30.000 tahun. Semuanya, aku pamit dulu. Putri. Air Sungai Pelupaan sudah datang. Apakah Anda yakin mau menggunakan cara ini? Tentu saja. Ucapan dalam surat Xiangyun memang masuk akal. Sekarang, Dewa Hao Xuan sudah menetapkan jodoh dia dengan Dewa.
Namun, jika aku ikut turun ke dunia fana, di dunia fana, aku menjalin jodoh dengan Dewa Chu Kong. Namun, bagaimana jika Xiangyun itu jatuh cinta dengan Dewa Chu Kong di dunia fana? Kamu pikir Dewa buta seperti kalian? Benar. Jika aku berdiri bersama dewi kecil dari Paviliun Perjodohan,
Itu seperti menyandingkan bunga dafodil dan daun bawang. Apa Dewa akan memilihnya? Tentu saja tidak akan. Tidak akan. Bersiaplah. Teras Bintang menciptakan tujuh kali jodoh. Dewa Pelindung Li menulisnya sebagai gulungan buku jodoh. Nantinya semuanya datang lihat. Semuanya datang meramaikan. Dengar, tidak? Semuanya harus datang. Semuanya lihat. Semuanya datang dan lihat.
Trik yang dilakukan Li cukup banyak. Ya. Sudah seharusnya. Sudah seharusnya. Apakah tadi ada bayangan seseorang? Matamu sudah rabun, Dewa Pelindung Li? Aku bukan Dewa Pelindung Li. Dia adalah Dewi Pengubah Nasib. Meskipun Li tidak bisa diandalkan, tapi misi cobaan cintaku kali ini tetap dimulai. Song Qinwen mahir dalam sastra dan seni bela diri.
Ibu Wan lembut dan berbudi luhur. Aku juga termasuk dibesarkan dengan penuh kasih sayang. Mereka sangat menyayangi dan memanjakanku. Tidak hanya memberiku Giok Panjang Umur, mencuci baju, melipat selimut, menyapu lantai, memasak, tidak perlu aku kerjakan. Bahkan saat bermain perosotan ada Pak Song di bawah yang melindungi dengan hati-hati. Hidupku terlalu nyaman. Sungguh nakal. Xiangyun,
Duduklah di sini. Cepat duduk. [Nyonya Kediaman Song, Wanjun] Lelah, tidak? Tidak lelah. Aku lap keringatmu. Ayah tuangkan air untukmu. Makanlah sedikit. Terima kasih, Ibu. Ayo, minum air. Terima kasih, Pak Song. [Komandan Pasukan Kekaisaran, Song Qinwen] Tidak punya aturan, panggil ayah. Pak Song. Panggil ayah. Pak Song. Tidak punya aturan, panggil ayah.
Semua salah ibumu begitu melindungimu. Pak Song. Memanjakanmu sampai begini. Jangan sampai aku menangkapmu. Ibu, tolong. Panggil ayah. Oh, ya. [Kediaman Lu] Aku lupa memberi tahu kalian kabar gembira. Bulan lalu, Pak Song baru saja naik pangkat. Dia mengambil alih 100.000 orang Pasukan Kekaisaran di ibu kota. Mulai sekarang, semuanya harus memanggilnya dengan sebutan
Komandan Song. Pak Lu! Pak Lu, aku datang. Sudah datang. Ini adalah teman terbaik Pak Song, Lu Liang, [Jenderal Besar Pelindung Negara, Lu Liang] jenderal yang menjaga perbatasan. Salam, Paman Lu. Aspirasi dan minat keduanya sama. Hubungan mereka sangat akrab. Untuk apa bawa hadiah? Antara kita untuk apa sungkan?
Yang di belakang ini adalah Nyonya Lu. Dan juga… Tuan Song sudah datang. Salam pada Bibi. Xiangyun. [Nyonya Kediaman Lu, Xie Zhen] Ayo lihat calon suamimu. Calon suami? Seorang komandan pasukan kekaisaran, bertanggung jawab atas keamanan ibu kota. Seorang jenderal penting di perbatasan memimpin pasukannya untuk menjaga perbatasan. Kecuali Kaisar bodoh,
Jika tidak, bagaimana mungkin membiarkan mereka menjadi besan? Kelak, anak ini pasti seorang jenderal yang hebat. Ternyata awalnya sudah lain dari biasanya begini. Li. Aku sarankan kamu berbaik hati. Jadi, apakah namanya Lu Chukong? Tidak benar. Lu Changkong. Lu… Lu Changkong? Ini nama yang diberikan Paman Lu. Bagaimana menurut Xiangyun? Apakah nama ini bagus?
Bagus, sangat bagus. Kelak, pasti adalah jenderal terhebat di dinasti kita. Memang putri Saudara Song. Meskipun hanya perkataan anak-anak, tapi punya kemampuan pengamatan yang bagus. Salam kepada Dewa Chu Kong. Salam kepada Dewa Chu Kong. Jika Anda bisa mendengarku, maka berilah respons sekali. Jika tidak, dua kali. Sepertinya dia benar-benar meminum Air Sungai Pelupaan.
Dewa perang selama 50.000 tahun apanya? Bukankah tetap jatuh ke tanganku? Dewa Chu Kong jangan marah. Dewa Chu Kong jangan marah. Tidak bisa. Berdasarkan karakter Dewa Chu Kong, begitu dia kembali ke Alam Langit… dia akan ingat aku menindasnya di dunia fana. Dewa Chu Kong, aku hanya ingin membuat Anda senang.
Tapi aku tidak bermaksud mengambil kesempatan memukul Anda. Dewa Chu Kong jangan marah. Mohon ampun, Dewa Chu Kong. Aku pantas mati. Aku sudah berdosa besar. [Beberapa tahun kemudian] Kemampuan catur Saudara Song sangat bagus. Kamu juga ada kemajuan. Kakak Xiangyun, bagaimana gambarku? [Song Xiangyun] Kucing ini cukup imut. Tapi, kenapa ada kerutan dahi?
Waktu berlalu begitu cepat. Dalam sekejap, anak-anak sudah sebesar ini. Melihat wajah heroiknya, kelak, dia pasti seorang jenderal yang berbakat. Aku tidak berharap dia bisa sukses. Aku hanya berharap dia bisa aman dan sehat. Kelak, bisa meminang seorang istri yang berpendidikan dan punya etika serta lembut dan berbudi luhur,
Lalu melahirkan cucu yang gemuk untuk kita. Lembut dan berbudi luhur? Berpendidikan dan punya etika? Seharusnya mengatakan sejak awal. Maafkan aku, Dewa Chu Kong. Aku juga demi kebahagiaan kita berdua di kehidupan ini. Lu Changkong.